cover
Contact Name
nanang
Contact Email
jtiee@umg.ac.id
Phone
+6285329377772
Journal Mail Official
jtiee@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education)
ISSN : 2620665X     EISSN : 25992716     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/jtiee.v1i1.265
This journal facilitates teachers and researchers to publish their articles based on research, review, and practice. Topics for the articles published by this journal are teaching media, strategies, models, plans, evaluations and technologies especially in elementary education
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018): JTIEE" : 9 Documents clear
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISIONS (STAD) DAN TEAMS GAME TOURNAMENT (TGT) SISWA KELAS 4 SD Rima Yusi Christian; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.99 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.358

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika menggunakan model STAD dan TGT siswa kelas 4 SD di Gugus Sudirman Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah peserta didik didik kelas 4 SDN Kutowinangun 01 sebagai Sekolah Inti dengan jumlah 32 peserta didik, SDN Kutowinangun 11 sebagai Sekolah Imbas dengan jumlah 20 peserta didik, dan SD Kristen 03 sebagai Sekolah jauh dari Imbas dengan jumlah 46 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah instrument soal, teknik analisis yang dipakai yaitu menggunakan aplikasi SPSS 20 for windows. Hasil uji T menunjukkan temuan bahwa T hitung sebesar 2,584 dan nilai signifikasi sebesar (2-tailed) 0,011 dan sig. (1-tailed) 0,0055. Nilai probablilitas sebesar 0,0055 ini < α 0,05, oleh karena itu makan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian bahwa model STAD ebih tinggi secara signifikan dibandingkan model TGT. Selain hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa Ho ditolak, hasil rata-rata nilai posttest eksperimen 1 lebih tinggi dari hasil rata-rata nilai posttest eksperimen 2 mendukung hasil uji hipotesis yang menyatakan ada perbedaan hasil belajar yang signifikan. Data komparasi rata-rata nilai posttest eksperimen 1 adalah 80,00 sedangkan rata-rata nilai posttest eksperimen 2 adalah 74,18.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA KELAS V SD Bayu Gunawan; Stefanus Cristian relmasira; Agustina Asri Tyas Hardini
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.497 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.354

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuanya adalah memperbaiki hasil belajar IPA dan Kemampuan berfikir kreatif siswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning siswa kelas 5 SDN 2 Candisari Kecamatan Bansari Kabupaten Temanggung tahun 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN 2 Candisari Bansari Temanggung. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kajian dokumen, dan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Simpulan hasil penelitian adalah bahwa penerapan model Project Based Learning dapat memperbaiki hasil belajar IPA dan kemampuan berfikir kreatif siswa. Pada siklus 1 ketercapaian kemampuan berfikir kreatif siswa sebesar 75%. Pada siklus 2 kemampuan berfikir kreatif siswa meningkat menjadi 85% dan ketercapaian hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai 75%. Pada siklus 2 hasil belajar siswa meningkat menjadi 90%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Iqnatia Alfiansyah
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.491 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.359

Abstract

Penelitian ini mengacu pada rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran karena metode-metode guru dalam mengajar kurang variatif, terlebih metode diskusi kelompok yang sering diterapkan oleh guru kurang sesuai. Menilik dari hal tersebut, perlu adanya solusi untuk mengatasi rendahnya hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Head Together). Tujuan penelitian ini untuk melihat aktivitas guru dan siswa serta mengetahui hasil belajar dan kendala penerapan pembelajaran kooperatif selama proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. NHT merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 5-6 orang siswa yang memiliki kemampuan berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Dalam penelitian ini, yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas III Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III sekolah dasar. Kendala- kendala yang dihadapi, dalam siklus I maupun siklu II dapat teratasi dengan baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI BOTO 02 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Elita Varia Zuliyaningsih; Heny Dewi Koeswanti; Sri Giarti
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.917 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.355

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuanya adalah memperbaiki hasilbelajar IPA siswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning siswa kelas 5SDN Boto 02 Kecamatan Bancak Kabupaten semarang tahun 2017/2018. Penelitian inidilaksanakan dalam 2 siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan,dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN Boto 02 Kecamatan Bancak Kabupatensemarang. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara,observasi, kajian dokumen, dan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Simpulanhasil penelitian adalah bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat memperbaikihasil belajar IPA. ketercapaian hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai 73%. Pada siklus 2hasil belajar siswa meningkat menjadi 81,75%.
PEMBELAJARAN KONSEP BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB DAN PENGUASAAN KONSEP MUATAN IPS PADA SISWA SEKOLAH DASAR Arya Setya Nugroho
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.297 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.351

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari kemampuan siswa yang kurang mematuhi peraturan yang ada di kelas, kurang mampu memecahkan masalah, kurang tanggung jawab dalam mematuhi dan melaksanakan peraturan dalam kelompok, kurang tanggung jawab dala menyelesaikan soal evaluasi dari pendidik, dan kurang bekerjasama dengan anggota kelompoknya . Solusi yang diberikan untuk mengatasi adalah dengan menerapakan model pembelajaran konsep berbasis lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan karakter tanggung jawab dan penguasaan konsep. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran konsep berbasis lingkungan berpengaruh terhadap kemampuan karakter tanggung jawab dan penguasaan konsep siswa sekolah dasar.
KEMAMPUAN AWAL LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS V SDN SIDOREJO I TUBAN PADA MATERI DAUR AIR Anggun Winata; Sri cacik; Ifa Seftia R. W.
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.817 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.356

Abstract

Penelitian awal telah dilakukan pada peserta didik kelas V SDN Sidorejo 1 Tuban. Penelitian awal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal literasi sains peserta didik pada materi daur air yang terdiri dari tujuh indikator. Penelitian awal ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan petunjuk praktikum IPA berbasis literasi sains untuk meningkatkan kemampuan literasi sains khususnya di SDN Sidorejo I Tuban. Tes kemampuan literasi sains terdiri dari tujuh butir soal yang mencakup ketujuh indikator yang ingin dianalisis. Kemampuan awal literasi sains merupakan kemampuan peserta didik sebelum diterapkan suatu penelitian pengembangan. Hasil analisis kemampuan literasi sains menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik dalam membuat grafik secara tepat berdasarkan data dan kemampuan memecahkan masalah menggunakan keterampilan kuantitatif, termasuk statistik dasar memperoleh persentase lebih tinggi yaitu sebesar 68,8%. Sedangkan hasil analisis kemampuan literasi sains peserta didik yang lebih rendah adalah kemampuan melakukan penelusuran literatur yang efektif (misalnya mengevaluasi, validasi sumber, dan membedakan diantara tipe sumber-sumber tersebut) dan indikator melakukan inferensi, prediksi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan data kuantitatif dengan presentase sebesar 3,1%. Hasil yang diperoleh tersebut sesuai dengan hasil surve PISA tahun 2003, 2006, 2009 dan 2012. Selain itu juga sesuai dengan hasil surve TIMSS tahun 2007 dan 2011. PISA dan TIMSS menyatakan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik Indonesia termasuk dalam kategori rendah.
PEMANFAATAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDN NGLONING Istinganah Istinganah
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.235 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.352

Abstract

Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Keterampilan berbicara masih dianggap sulit untuk diajarkan karena memerlukan pelatihan dan pembiasaan kepada siswa. Diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Salah satunya adalah dengan menggunakan media pembelajaran, yaitu boneka tangan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pengumpulan data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbicara dengan menggunakan media boneka tangan berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat pada rata-rata keterampilan berbicara siswa siswa pada siklus I sebesar 69,05 dan rata-rata siswa pada siklus II sebesar 77, 14. Pada siklus I, dari 14 siswa masih terdapat 4 siswa yang belum tuntas belajar. Sedangkan pada siklus II, semua siswa sudah tuntas belajar. Berdasarkan penejelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil yang tercapai sudah memuaskan karena indikator keberhasilan sudah tercapai, sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING Mahlianurrahman Mahlianurrahman
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.698 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas lembar kerja siswa berbasis Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall. Prosedur penelitian ini meliputi 9 langkah, yaitu 1) penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi; 2) perencanaan; 3) pengembangan draft produk; 4) uji coba awal; 5) merevisi hasil uji coba terbatas; 6) uji coba lapangan; 7) penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan; 8) uji coba lapangan operasional; dan 9) penyempurnaan produk akhir. Subjek uji coba produk yaitu siswa kelas V SD Gunong Kleng. Teknik pengambilan data menggunakan tes. Soal pretest-posttest digunakan untuk mengukur hasil belajar. Kelayakan lembar kerja siswa dianalisis dengan konversi skor menggunakan skala 4. Efektivitas lembar kerja siswa dianalisis dengan gain score, dan persen peningkatan. Hasil penelitian ini berupa produk lembar kerja siswa IPA berbasis PBL pada materi gaya gerak dan energi yang layak dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGASI DAN MEDIA PANTAGRAM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENYAJIAN DAN PENGOLAHAN DATA SISWA KELAS VI SDN SUKOHARJO 2 MALANG Nita Retno Wahyuningati; Saeful Mizan
JUSEDA Vol 2 No 1 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.235 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i1.353

Abstract

Tugas guru selain mengajar juga perlu mencari cara mengatasi permasalahan yang yangterjadi dalam kegiatan pembelajaran. Guru sebagai pembelajar memiliki kewajiban mencari, menemukan dan memecahkan masalah-masalah belajar siswa agar tercapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Pencapaian tujuan pembelajaran dilakukan dengan berbacai cara dan aspek untuk memperoleh hasil yang maksimal. Namun, dalam setiap pembelajaran tentu ada hambatan yang ditemui. Hal tersebut juga dialami siswa kelas VI di SDN Sukoharjo. Berdasarkan Observasi ditemukan beberapa permasalahan, antara lain: 1) siswa kurang tertarik terhadap pembelajaran matematika, 2) kebanyakan siswa masih hanyadiam saat pembelajaran, 3) Nilai kognitif yang dicapai siswa masih di bawah Kriteria ketuntasan minimal (KKM), 4) aktivitas fisik(psikomor) lebih disukai daripada hanya duduk, 5) siswa terlihat bosan saat pembelajaran berlangsung, 6) pembelajaran masih berpusat pada guru, 7) interaksi antara siswa dan guru masih rendah, 8) Pemberian konsep yang kompleks, 9) Target nilai yang tinggi dengan materi yang banyak dan selesai. Hasil temuan tersebut juga di dukung dengan nilai hasil try out matematika siswa menunjukkan 15 siswa dari 33 siswa tidak tuntas. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) SDN Sukoharjo 2 yaitu 75 untuk individu dan 75% untuk ketuntasan secara klasikal. Pemecahan masalah dilakukan dalam rangka mencari solusi atau jalan keluar sehingga masalah dapat terselesaikan. Salah satu solusi adalah dengan menerapkan model Group Investigation (GI) dan dipadukan dengan media Pantagram yang berupa papan, tabel diagram. Penelitian ini bertujuan 1) Mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar penyajian dan pengolahan data siswa kelas VI SDN Sukoharjo 2 Malang setelah diterapkan Model GI dan media Pantagram.; 2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar penyajian dan pengolahan data siswa kelas VI SDN Sukoharjo 2 Malang setelah diterapkan Model GI dan media Pantagram. Rancangan penelitian yang digunakan adalah PTK. Pelaksanaan PTK mengacu pada model siklus PTK oleh Kemmis dan Taggart meliputi empat tahap yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Aktivitas belajar penyajian dan pengolahan data pada siklus I nilai rata-ratanya yaitu 75,00 kemudian pada siklus II yaitu 81,15., 2) Sebelum tindakan nilai rata-rata siswa adalah 69,67, pada siklus I hasil belajar mengalami peningkatan yaitu rata-rata siswa menjadi siswa 82,00 dan pada siklus II dan rata-rata hasil belajar siswa 85,30. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penerapan model GI dan media Pantagram dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajarpenyajian dan pengolahan data siswa kelas VI SDN Sukoharjo 2 Malang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9