cover
Contact Name
Jaka Rukmana
Contact Email
jakarukmana@unpas.ac.id
Phone
+6281394080506
Journal Mail Official
jakarukmana@unpas.ac.id
Editorial Address
Jalan Dr. Setiabudi, No. 193, Bandung. Gedung C Lantai 1 Prodi Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, UNPAS.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ)
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 23561742     EISSN : 26151405     DOI : https://dx.doi.org/10.23969/pftj
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) adalah majalah ilmiah berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang Teknologi Pangan. PFTJ diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan suatu penemuan atau inovasi ilmiah tentang Teknologi Pangan kepada para praktisi yang bergerak dalam bidang industri pangan maupun yang bergerak dalam bidang pendidikan.
Articles 148 Documents
AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK ETANOL DAUN CINCAU HITAM PADA MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN Dadan Rohdiana
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 9 No 2 (2022): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v9i2.5790

Abstract

Telah dilakukan penelitian aktivitas antihiperglikemik EEDCH atau ekstrak etanol daun cincau hitam (Mesona palustris B.L) pada mencit putih jantan yang diinduksi aloksan. Penelitian ini dibagi menjadi empat tahap yaitu ekstraksi daun cincau hitam menggunakan pelarut etanol 96%, skrining fitokimia, analisis total flavonoid dan pengujian aktivitas antihiperglikemik. Mencit putih jantan dibuat diabetes dengan diinduksi aloksan. Mencit dibagi menjadi lima kelompok yang terdiri dari kontrol negatif (Aquadest), kontrol positif (Glibenklamid 5 mg/Kg BB), dosis 1 (4 mg EEDCH/kgBB), dosis 2 (8 mg EEDCH/kgBB), dosis 3 (12 mg EEDCH/kgBB). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun cincau hitam positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Hasil analisis pada EECDH menunjukkan bahwa total flavonoid sampel yang diuji adalah sebesar 4,9 mg QE/g. Hasil pengujian aktivitas antihiperglimek menunjukkan bahwa mencit putih jantan diabetes didapati mengalami penurunan kadar gula darah pada hari ke 14 dan 21 masing-masing sebesar 26,33% dan 43,89%; 27,46% dan 44,32%; 39,89% dan 57,37% pasca pemberian yang EEDCH pada dosis 1, 2 dan 3.
PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAPUR DAN GARAM HIMALAYA TERHADAP MASA SIMPAN TAHU Lusi Marlina; Yumna meilana
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 1 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i1.6149

Abstract

Makanan merupakan salah satu kebutuhan utama bagi manusia, makanan yang dikonsumsi harus memenuhi fungsinya yaitu terdapat nilai gizi. Salah satu makanan yang mengandung gizi adalah tahu. Tahu sudah termasuk makanan pengganti lauk karena tahu menjadi makanan terfavorit bagi orang Indonesia. Rata-rata tahu bertahan hanya 1 - 2 hari di kondisi biasa (suhu ruang). Alternatif pengawetan tahu dengan pengawet alami dapat mempertahankan mutu tahu. Tujuan penelitian ini menggunakan dua jenis larutan garam untuk mengetahui pengaruh antara larutan garam dapur (NaCl) dengan larutan garam Himalaya terhadap tahu selama penyimpanan di kondisi biasa (suhu ruang). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yaitu tanpa variasi sebagai kontrol dengan variasi konsentrasi antara larutan garam dapur (NaCl) [X] 3%; 5%; 7% dan larutan garam Himalaya [Y] 3%; 5%; 7% pada perendaman selama 0 hari, 2 hari ,4 hari dan 6 hari. Parameter yang dianalisis adalah kadar protein, kadar air, kadar abu, total mikroba dan uji organoleptik tahu (warna, bau, rasa dan tekstur). Penelitian ini sesuai dengan SNI 01-3141-1998.  Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh konsentrasi larutan garam dapur (NaCl) atau garam Himalaya terhadap kadar protein tahu. Konsentrasi garam dapur (NaCl) ataupun garam Himalaya berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, total mikroba dan uji organoleptik tahu. Konsentrasi 7% garam dapur merupakan pengawet terbaik terhadap masa simpan tahu. Adanya lendir, aroma busuk dan perubahan warna merupakan tanda kerusakan pada tahu. Masa simpan tahu lebih baik tidak lebih dari 4 hari.
OPTIMASI SEREAL PANGAN DARURAT SUBSITUSI TEPUNG BERAS, MAIZENA, DAN TAPIOKA METODE CRISP DAN FUZZY LINEAR PROGRAMMING Shalli Shalli Nurhawa
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 1 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i1.6295

Abstract

The purpose of this study was to determine the substitution of rice flour, maizena, and tapioca that used in making cereals product for emergency food. The experimental design used in this study were organoleptic responses which include attributes of color, aroma, taste and texture. The chemical responses used in this study were carbohydrate content, protein content, fat content, water content, ash content, and fiber content. The result showed that the ratio of rice flour, maizena, and tapioca were used for optimized cereal product used in Crisp Linear Programming to determine the highest total calory when the cost material stabil, and Fuzzy Linear Programming used to determine minimal the cost in case the cost of material fluctuated. The result showed that the ratio of rice flour, maizena, and tapioca had an effect on the organoleptic responses, the chemical responses, optimized the highest total calory, optimized the cost in case the cost of material fluctuated, and the determination of product shelf life.
PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI Acetobacter xylinum TERHADAP KUALITAS NATA DE BANANA SKIN Nur Rohmah Tria Romadhoni; Puspita Diana Arumawati; Fadhiatul Mufrihah; Pramesti Dewi; Dewi Mustikanintyas
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 1 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i1.6782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan konsentrasi Acetobacter Xylinum terhadap kualitas Nata de Banana dari limbah kulit buah pisang raja. Peneliti menggunakan kulit pisang sebagai objek penelitian karena terdapat senyawa pendukung pertumbuhan (growth promoting factor) dan adanya kandungan karbohidrat yang akan meningkatkan pertumbuhan mikroba. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Eksperimen dengan pendekatan Kualitatif. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel bebas dengan konsentrasi mikroba Acetobacter xylinumvariasi 10%, 20%, dan 30%. Variabel terikat pada penelitian ini meliputi berat, ketebalan, dan warna pada produk Nata de Banana Skin. Variabel terkendali pada penelitian adalah variabel yang diperlakukan dalam keadaan yang sama yaitu meliputi media ekstrak kulit pisang dan lama fermentasiselama 10 hari. Hasil analisis pada masing-masing parameter dengan dua kali ulangan: Nata yang memiliki berat paling tinggi pada konsentrasi Acetobacter xylinum 20% yaitu (5g; 6g) dan 30% (8g; 7g). Ketebalan paling tinggi pada konsentrasi Acetobacter xylinum sebanyak 30% yaitu 5 mm & 4 mm. Konsentrasi Acetobacter xylinum yang digunakan tidak berpengaruh terhadap perbedaan warna nata yang dihasilkan karena memiliki warna yang sama, yaitu cream. Tetapi terdapat perbedaan kecerahan pada masing-masing konsentrasi. semakin tinggi konsentrasi Acetobacter xylinum yang ditambahkan menghasilkan warna yang lebih menguning. Pada penelitian ini memberikan hasil terbaik pada konsentrasi 30%
Karakteristik Fisikokimia Minuman Serbuk Instan Dengan Variasi Bonggol Nanas (Ananas comosus Merr) dan Maltodekstrin Amalya Nurul Khairi; Nadya Furayda
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 1 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i1.6998

Abstract

Powder drink is a more practical form of functional drink development from pineapple humps. Pineapple weevil is a waste of pineapple production which contains vitamin C and antioxidants. The heating process using high temperatures for a long time can damage the vitamin C and antioxidant content. The addition of maltodextrin as a filler can inhibit heat damage and increase the solubility of powdered drinks. The purpose of this study was to analyze the physicochemical properties of powdered drinks with variations of pineapple weevil and maltodextrin. This study used a one-factor Completely Randomized Design (CRD), namely the comparison of pineapple humps and maltodextrin. Parameters observed were physical characteristics (solubility, yield) and chemical (pH, moisture content, ash content, vitamin C, and antioxidants). The results showed that the addition of maltodextrin to powdered drinks increased the yield value of 3.72%, solubility of 25.86%, and pH of 3.1%, but decreased the value of the water content of 0.47%, ash content of 0.22%, vitamin C content. 42.9%, and 8.8% antioxidant activity.
EVALUASI MUTU PRODUK AKHIR MINUMAN PASTEURISASI PADA UNIT LINE PROSES PRODUKSI DI PRODI TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PASUNDAN jaka rukmana; Yusep Ikrawan; Ira Endah Rohima; Chindy Anggraeni; Wildan Qoharisma Salam
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 1 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i1.7221

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui mutu produk akhir minuman pasteurisasi pada unit line proses produksi di prodi Teknologi Pangan Fakultas Teknik Universitas Pasundan yang memenuhi SNI.  Manfaat yang dapat diberikan oleh penulis adalah memanfaatkan unit line proses yang terdapat di Laboratorium Teknologi Pangan Universitas Pasundan, meningkatkan nilai utilitas dan nilai ekonomis terhadap minuman pasteurisasi, mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap minuman yang berpengawet tinggi, meningkatkan produktivitas pangan lokal sebagai bentuk diversifikasi pangan, dan mengetahui proses pembuatan minuman pasteurisasi yang tepat dan berkualitas baik. Rancangan analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah  scoring Mutu. Metode ini dilakukan untuk mengetahui apakah minuman pasteurisasi yang dihasilkan pada unit line proses produksi di prodi Teknologi Pangan Fakultas Teknik Universitas Pasundan memenuhi standar mutu sesuai pada SNI 01-3951-1995 dan SNI 3719:2014. Penentuan ini mengacu pada jenis uji yang menjadi persyaratan mutu minuman pasteurisasi. Mutu susu cokelat memenuhi SNI. Dengan kadar protein, viskositas, TPC, Nilai kecerahan (L*) memenuhi nilai minimal yang tertera pada SNI 01-3951-1995 dan memiliki nilai mutu yang lebih baik dibandingkan 2 produk yang berada di pasaran dalam hal atribut warna cokelat dan aroma khas cokelat. Mutu susu murni memenuhi SNI. Dengan kadar protein, TPC, Nilai kecerahan (L*) memenuhi nilai minimal yang tertera pada SNI 01-3951-1995 dan memiliki nilai mutu yang kurang baik dibandingkan 2 produk yang berada di pasaran dalam hal atribut warna putih, rasa asin, konsistensi kekentalan dan aroma khas susu. Mutu sari jeruk lemon memenuhi SNI. Dengan kadar asam total, vitamin C, viskositas, TPC, Nilai kecerahan (L*) memenuhi nilai minimal yang tertera pada SNI 3719:2014  dan memiliki nilai mutu yang lebih baik dibandingkan 2 produk yang berada di pasaran dalam hal atribut rasa asam dan konsistensi kekentalan.
ANALISIS KUALITAS ES KRIM DENGAN PENAMBAHAN BUAH SENDUDUK Yolanda Intan Sari
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 2 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i2.7055

Abstract

The function of this research is to analyze the quality of ice cream that is fruit senduduk as much 40gr, 80gr, 120gr to quality color, aroma, texture, and flavor. This type of research is purely experiment using the method of complete random design using three repetitions with 25 people semi trained panelists at the workshop Layout Boga Majors IKK, FPP, UNP in may 2018. Instrument used is the question form which is then analyzed by organoleptic testing beneath it through. to test the hypothesis using statistical test of ANAVA then proceeded with the test results of the study showed there was significant influence between 40gr, 80gr, 120gr on quality ice cream that is on the quality of the color and flavor of ice cream. While the aroma of milk, soft texture, sweetness, flavor, milk has no effect. The best percentage result is present on the addition of fruit senduduk on ice cream as much as 80 Gr. to quality color
ANALISIS NUTRISI DAN ANTIOKSIDAN UMBI MENTAH DAN KUKUS DARI GANYONG (Canna edulis Kerr.) KULTIVAR LOKAL LEMBANG Triani, Rini; Marthia, Nabila; Nurhawa, Shalli; Siti Nurminabari, Ina
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 2 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i2.7261

Abstract

This study aims to analyze the nutritional and antioxidant content of raw and cooked canna tubers (steamed) of the local Lembang cultivar, agricultural products of Pasir Angling, Suntenjaya Village, Lembang District, West Bandung Regency. The method used is chemical analysis to determine the content of nutritional values of the tuber such as carbohydrates, proteins, fats and also the total antioxidant content (DPPH). The results showed that canna steamed tubers had higher nutritional and antioxidant content compared to raw tubers. This shows that the cooking process can affect the content of nutrients and antioxidants in canna tubers. Consequently, Ganyong steamed tubers can be considered as a source of nutrients and antioxidants that are beneficial to human health.
PERUBAHAN MUTU BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L) VARIETAS IPB 9 (CALINA) SELAMA PENYIMPANAN PASCA SIMULASI TRANSPORTASI Ismaya, Pandu Legawa
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 2 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i2.7737

Abstract

Papaya (Carica Papaya L.) IPB 9 (calina) variety has thick, sweet flesh and high productivity. During the transportation process of papaya fruit, mechanical damage (bruises, abrasions, weight loss) and physiological damage often occur which can cause papaya fruit to experience a decrease in the quality of papaya during storage before consumption. The purpose of this study was to determine changes in the quality of papaya fruit after transportation simulation. The research design used a randomized block design (RAK) with the treatment of the position of the fruit in the packaging which was stored horizontally (KS1) and vertically (KS2) during the transportation simulation process. After transport simulation, the papayas were stored at 18-20oC for 12 days. The quality measurement results for weight loss after 12 days of storage for KS1 reached 7.34% and KS2 reached 7.43%. The results of hardness measurements after 12 days of storage for KS1 were 0.84 kgf and KS2 were 0.76 kgf. The results of measuring the skin color of papaya fruit after 12 days of storage showed a decrease in the freshness of the papaya fruit but it was still suitable for consumption. The measurement results for the total dissolved solids content after 12 days of storage for KS1 reached 11.45% and KS2 reached 11.32%.  
KAJIAN UMUR SIMPAN BUMBU SERBUK JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS) MENGGUNAKAN METODE ACCELERATED SHELF-LIFE TESTING (ASLT) Sumartini
Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Vol 10 No 2 (2023): PASUNDAN FOOD TECHNOLOGY JOURNAL (PFTJ)
Publisher : Department of Food Technology, Universitas Pasundan, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pftj.v10i2.9372

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui umur simpan bumbu serbuk jamur tiram pada suhu penyimpanan yang berbeda menggunakan metode Accelerated Shelf – Life Testing (ASLT) model Arrhenius.Dimana untuk mendapatkan bumbu serbuk jamur tiram metode pengeringannya digunakan metode foam mat dryingPenelitian dibagi dalam dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menentukan formulasi yang akan digunakan dalam penelitian utama dengan membandingkan kadar air, nilai rendemen dan tingkat kesukaan konsumen. Pada penelitian utama dilakukan metode penelitian yang digunakan yaitu penerapan metode Accelerated Shelf – Life Testing (ASLT) model Arrhenius terhadap umur simpan bumbu serbuk jamur tiram berdasarkan parameter kadar air dan total mikroba.Hasil dari penelitian berdasarkan kadar air menunjukkan bahwa bumbu serbuk jamur tiram yang disimpan pada suhu 25     memiliki umur simpan 201 hari, pada suhu 35 memiliki umur simpan 139 hari, dan pada suhu 45 memiliki umur simpan 98 hari. Berdasarkan total mikroba menunjukkan bahwa bumbu serbuk jamur tiram yang disimpan pada suhu 25 memiliki umur simpan 101 hari, pada suhu 35    memiliki umur simpan 54 hari, dan pada suhu 45 memiliki umur simpan 30 hari.