Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
The focus of JIPI Elementary School Teacher Education includes all aspects of scientific discussions about education at madrasah or school, educational innovations, and educational ideas covering: 1) research article, 2) conceptual idea, 3) review of the literature, and 4) practical experience.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 21 No 2 (2023): Desember"
:
11 Documents
clear
Membangun Nilai-Nilai Religius Dalam Kesenian Syarafal Anam Desa Pagar Agung
Trio Adetia;
Moch. Iqbal
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.3962
Di desa Pagar Agung, tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki perkembangan nilai-nilai agama dalam kaitannya dengan kesenian Sarafal Anam. Penelitian ini membahas masalah bagaimana menanamkan nilai-nilai agama dalam kesenian sarafal Anam desa Pagar Agung. Studi eksplorasi digunakan dalam metode penelitian, sedangkan pendekatan ini bergantung pada penelitian kualitatif. Nilai-nilai agama berikut ditemukan di desa Pagar Agung seni Saraf Anam:Pertama, dalam seni Sarafal Anam, ada nilai-nilai sosial seperti bekerja sama dan bersama. Pendirian situs pementasan Sarafal Anam, yang dilakukan dalam gotong royong, mencontohkan pentingnya gotong royong. Ender hanya dapat dibentuk dalam kelompok daripada secara individu. Kedua, penggunaan nuansa Arab dan Islami dalam lagu-lagu menunjukkan makna spiritual seni Sarafal Anam. Ini menyampaikan pentingnya utusan Allah dan ketuhanan. Penyampaian ini dimaksudkan untuk membawa orang lebih dekat kepada dewa yang benar. Ketiga, seni Sarafal Anam menempatkan nilai tinggi pada keindahan, sebagaimana dibuktikan dengan melantunkan syair-syair yang sama menyenangkannya dengan yang indah.
Implementasi Metode Ice Breaking Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Fiqih
Rohmadi
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.3984
During the learning process, motivation is needed to encourage and encourage students to be motivated in achieving the desired learning goals. This study aims to increase students’ motivation, enthusiasm for learning by using Ice Breaking method, to determine students’ learning motivation before and after the implementation of the Ice Breaking learning through fiqih material during the new normal period at MTs N 1 Palembang in class IX.J This Researcher uses a pre-eksperimental type of research (pre-experimental) with a one –grup pretest-posttest design. The popation in this study is all 152 students of class IX MTs N 1 Palembang. Determining the sample using purposivesampling technique. Then through, data collection techniques through questionnaires and documentation as well as data analysis techniques using validity testing, realiability testing and hypothesis testing using t test (paired samples test) through SPSS Version 23. From the results obtained in this study and the analysis can be seen from the average score of students’ learning motivation before classified as high as 7 students (24%), classified as moderate 7 students (24,1%), and classified as moderate 15 students (51%). And from the average score of students’ learning motivation after the Ice Breaking method was applied, namely students who were classfied as higt as many as 9 students (27,5%), classified as medium 12 students (41,3%), and classified as low 9 students (32%). Meanwhile, based on the t test analysis (paired samples test) obtained as sig value of 0.00 which is smaller than 0.05 (0,00 < 0,05) thus it can be concluded that ho is rejected and Ha is accepted which means there is an increase or difference in student learning motivation between before and after applying the Ice Breaking method
Implementasi Keteladanan Rasulullah SAW dalam Meningkatkan Akhlak Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Kota Bandar Lampung
Jefri Eko Aryanto
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4074
Perbuatan yang dilakukan oleh seseorang tanpa perlu membutuhkan pemikiran terlebih dahulu atau spontan itu adalah akhlak. Secara umum akhlak dalam ajaran agama islam memiliki tujuan akhir yaitu menggapai suatu kebahagiaan baik didunia maupun diakhirat yang diridhoi Allah swt serta disenangi sesama makhluk. Dengan banyaknya perkembangan tekhnologi dan budaya yang membuat perilaku buruk terjadi dimana-mana, dalam keluarga, sekolah, masyarakat, negara bahkan dunia. Dekadensi moral melanda khususnya kalangan remaja yang notabene masih duduk dibangku sekolah. Hal serupa dijumpai pula di salah satu Sekolah Menengah Atas Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data didapat dari guru pendidikan agama islam, kepala sekolah, peserta didik dan beberapa data pendukung dari guru mata pelajaran lain. Adapun tekhnik pengumpulan datanya, peneliti menggunakan wawamcara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah penerapan keteladanan Rasulullah SAW dalam meningkatkan akhlak peserta didik sudah berjalan dengan baik hal ini ditandai dengan bentuk-bentuk keteladanan yang dilakukan oleh guru seperti, disiplin, tepat waktu, mengucapkan salam, do’a, memberikan nasehat dan komunikasi spontan. Dalam penerapannya ada faktor mendukung seperti faktor pendidik, kemauan dan keinginan, orang tua dan lingkungan. Sedangkan faktor yang menghambat adalah faktor internal dimana muncul naluri malas dan bosan serta faktor lingkungan. Kata Kunci: Keteladanan Rasulullah SAW, Akhlak Peserta Didik
Hadits Shahih, Hasan, Dan Dhaif Dalam Perspektif Hukum Islam: Sebuah Perbandingan Kualitatif
Ahmad Thoyib Masudi
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4085
Hadith, which is the second source of law after the Quran, plays an important role in elucidating the verses of the Quran. To understand hadith-based law, it is important to evaluate the authenticity of the hadith. This study is a review of the literature and falls under the category of qualitative research. The purpose of this study is to analyze the authenticity of hadith, which can be classified into three groups: Sahih, Hasan, and Daif. The authenticity of hadith varies, with sahih hadith being the strongest, followed by hasan hadith, and the weakest being daif hadith.
Systematic Review: Implementasi Mind mapping Pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam
Munawir munawir;
Putri Regina;
Ananda Eka;
Riza Zulmi;
Salsabila Laili
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4087
Materi sejarah yang bersifat normatif tanpa disertai strategi pembelajaran yang membangkitkan kehidupan pada pembelajaran SKI dapat sulit diterima oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi teknik mind mapping dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam melalui sebuah systematic review terhadap 11 artikel yang ditemukan melalui Google Scholar. Mind mapping dianggap sebagai metode yang mampu memfasilitasi pembelajaran yang aktif, kreatif, dan terorganisir dengan memvisualisasikan hubungan antar konsep, fakta, dan peristiwa sejarah. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya perangkat lunak mind mapping, diperkenalkan sebagai potensi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Metode inklusi dan ekslusi dengan menggunakan PICO digunakan dalam seleksi data, dengan artikel-artikel terpilih antara tahun 2019-2023. Proses identifikasi, ekstraksi data, dan sintesis artikel dilakukan untuk menyajikan gambaran komprehensif mengenai peran serta dampak penggunaan mind mapping dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Hasilnya diharapkan memberikan wawasan mendalam kepada para pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan terkait potensi dan keterbatasan penerapan mind mapping dalam konteks pembelajaran sejarah kebudayaan Islam.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di MIN 1 Yogyakarta
Anis Fajar Fitria;
Muh. Wasith Achadi
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4094
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan bagaimana kurikulum Merdeka Belajar diimplementasikan dalam pelajaran Akidah Akhlak di MIN 1 Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan observasi dan wawancara. Analisis data terdiri dari tiga tahap, yang pertama adalah tahap reduksi data, yang melibatkan koreksi dan deskripsi hasil wawancara. Penelitian ini dilakukan di MIN 1 Yogyakarta pada kelas IV dengan subjek penelitian berfokus pada guru pelajaran Akidah Akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MIN 1 Yogyakarta berperan sebagai salah satu program implementasi Kurikulum Merdeka di wilayah kabupaten Sleman DIY. Salah satu metode yang diterapkan dalam proses pembelajaran Kurikulum Merdeka adalah metode pembelajaran berbasis proyek, yang dikenal dengan sebutan Problem Based Learning (PBL). Metode ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, merangsang inisiatif mereka dalam proses belajar, dan mempromosikan perkembangan hubungan antarpribadi dalam kelompok. Namun, pada pelajaran Akidah Akidah materinya masih menggunakan materi K-13, hal tersebut karena belum adanya buku kurikulum merdeka pengeluaran langsung dari Kementerian Agama. Sehingga buku kurikulum merdeka hanya terfokus pada materi-materi umum saja. Kata Kunci : Kurikulum Merdeka, Akidah Akhlak, Merdeka Belajar
Konsep Kebijakan Dan Perencanaan Strategis Dalam Pendidikan
Mochamad Chairuddin
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4103
The literature research study discusses the importance of policy concepts and strategic planning in the context of education as the foundation for a nation's progress. The two are interrelated, with policy providing direction and purpose, while strategic planning implements action plans. Educational policy forms an education system's principal foundation, while strategic planning identifies long-term goals and allocates resources to achieve desired outcomes. Effective policy implementation provides the basis for successful strategic planning by validating policies and guiding strategy with relevant data. This process helps adjust plans and resource allocation according to actual needs, ensures consistency between policy objectives and implemented systems, and increases the potential for achieving desired educational goals. In this research, the main focus is an in-depth analysis of the relationship and contribution of the two in advancing education.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadis
Abdul Basir;
Bintan Maulida Safitri;
Sunarto Sunarto
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4104
This study aims to determine the effect of applying the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on student learning outcomes in Al-Quran Hadith class XI MA Al Asyhar Sungonlegowo Bungah Gresik subject. This research is quantitative. The data collection uses questionnaires and documentation. The issue of this research is class XI students. The population is 44 students. The researcher used a random sampling technique, namely random classes, by taking classes XI IPA and XI IPS, where the entire sample was 34 students. The data analysis technique researchers use is a simple linear regression analysis technique using IBM SPSS Statistics 25. The results of the research conducted show that the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model in the Al-Quran Hadith subject at MA Al Asyhar Sungonlegowo with the mean calculation of the results of distributing questionnaires is equal to 61.91%. There is a significant increase in student learning outcomes after the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model has a substantial effect on the learning outcomes of Al-Quran Hadith, as evidenced by an increase in the mean value of 77.71 to 88.56, obtained from the t-test and F-test respectively namely 2.231 and 4.978 with a significance of 0.033 < 0.05. The effect of applying the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on the learning outcomes of Al-Quran Hadith MA Al Asyhar Sungonlegowo students has an R-value of 0.367
Penerapan Metode Learning Start With A Question Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam
Qomaruddin Qomaruddin;
Moh. Maghfur;
Hana fuadiah
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4106
This research analyzes the application of the Learning Start With a Question method in PAI learning at UPT SMP 23 Gresik. It was found that the teacher succeeded in implementing this method well. The steps involve students in creating questions from the reading material provided, followed by discussion in class. The advantage is the direct involvement of all students in more interactive learning. However, the weakness is that students who are lazy about reading tend to repeat their friends' questions and sometimes ask things outside the material. The descriptive qualitative method allowed researchers to explain the actual conditions in the field. Data was obtained through observation, interviews and documentation, then analyzed through data reduction, presentation and verification. The research showed an increase in average student grades and positive individual achievements. Even though there are weaknesses, such as students not participating enough in reading and sometimes asking questions outside the material, overall, this method successfully improves PAI learning outcomes. Thus, it can be concluded that Learning Start With a Question effectively increases students' understanding of Islamic religious education in class VII SMPN 23 Gresik.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Sholat Berjamaah Siswa
Alimin Alimin;
Muhammad Ainur Rofiq
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jipi.v21i2.4108
This research explores the role of Islamic Religious Education teachers in improving students' discipline in carrying out congregational prayers at MTs Tarbiyatul Islam Karangrejo Ujungpangkah Gresik. The background is based on the phenomenon where some students still depend on teacher instructions to perform prayers; some even hide themselves when asked to do so. Field research methods with a qualitative approach were used to collect data through interviews, observation and documentation. The analysis shows that the teacher's role in fostering student discipline in worship has gone well. Even though there are inhibiting factors that cannot be avoided, the teacher's efforts in providing guidance, direction and explanation have increased students' awareness of carrying out congregational prayers. More than just imposing sanctions for absenteeism from prayer, this approach builds intrinsic awareness in students about the importance of congregational prayer for self-discipline, peace of mind, closeness to God, and strengthening social ties with the surrounding community. These findings illustrate the critical role of teachers in shaping students' spiritual awareness and discipline outside the school environment, creating a more profound impact in forming their character.