cover
Contact Name
jurnalloakaltim
Contact Email
jurnalloakaltim@yahoo.com
Phone
+62541-250256
Journal Mail Official
jurnalloakaltim@yahoo.com
Editorial Address
Kantor Bahasa Kalimantan Timur Jalan Batu Cermin 25, Sempaja Utara Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan
ISSN : 1907073X     EISSN : 27148653     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal LOA adalah jurnal yang memublikasikan berbagai hasil penelitian dan kajian bidang bahasa dan sastra, baik bahasa/sastra Indonesia, bahasa/sastra daerah, bahasa/sastra asing, maupun pengajaran bahasa/sastra Indonesia. Setiap artikel yang diterbitkan di Loa akan melalui proses penelaahan oleh mitra bebestari dan penyuntingan oleh redaksi pelaksana. Jurnal LOA diterbitkan oleh Kantor Bahasa Kalimantan Timur. Jurnal LOA terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 229 Documents
FRUSTRATED CHARACTER IN CHOPIN’S THE AWAKENING: A PSYCHOLOGICAL APPROACH Siggih Daru Kuncara
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 11, No 2 (2016): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.631 KB) | DOI: 10.26499/loa.v11i2.1610

Abstract

This paper studied the famous work of Kate Chopin, The Awakening. The core of the study was the main character, Edna Pontellier. The physiological approach was applied in this paper. It used psychological theory of frustration. The theory consisted of the definition and sources of frustation and reactions to frustration. The analysis focused on the frustration happened on the main character, Edna. It explained the process of frustration represented on a sketch. It  illustrated the steps how Edna became a frustrated person. From the analysis, it could be seen that Edna at the beginning of the story was an ordinary mother who took care of her family. Then, she changed herself after summer vacation with new ambitions. Her ambitions could be divided into three parts, such as getting independence in life, sex, and love. Later, she failed in gaining her ambitions. This failure led her to frustration. She belonged to a frustrated person due to her reaction in facing problems to reach her independence. 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENULIS CERITA FANTASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAKEM SISWA KELAS VIII-C SMP NEGERI 5 TENGGARONG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 NFN Jumairi
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 14, No 1 (2019): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.902 KB) | DOI: 10.26499/loa.v14i1.1680

Abstract

This study aims to improve learning outcomes of class VIII-C students of SMP Negeri 5 Tenggarong, academic year of 2018/2019, in writing fantasy stories using the Pakem method. It  was conducted in 3 (three) cycles and each of them consisted of planning, action, observation, and reflection. Based on the results, it can be concluded that the use of Pakem method in the learning of writing fantasy stories can improve the learning outcomes of class VIII-C students of SMP Negeri 5 Tenggarong in the academic year of 2018/2019.
DEIKSIS SOSIAL DALAM GALUH: SAKIDIT KISDAP BANJAR Jahdiah Jahdiah
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 10, No 2 (2015): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.109 KB) | DOI: 10.26499/loa.v10i2.2048

Abstract

                                                            AbstrakTulisan ini membahas mengenai jenis dan fungsi deiksis sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Galuh: Sakidit Kisdap Banjar. Cerpen dalam bahasa Banjar sering disebut dengan kisdap (kisah handap). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengolahan data deskriptif. Teknik analisis data dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dalam Galuh: Sakidit Kisdap Banjar terdapat deikisi sosial jenis 1) panggilan kehormatan, 2) jabatan, 3) gelar, 4) profesi, dan 5) julukan. Fungsi deiksis sosial yang terdapat dalam Galuh: Sakidit KisdapBanjar, yaitu menjadi 1) pembeda tingkat sosial, 2) alat memperjelas kedudukan seseorang dalam masyarakat, 3) alat identitas sosial, 4) alat memperjelas kedekatan hubungan sosial atau kekerabatan, 5) alat untuk menjaga sopan santun.Kata Kunci : deiksis sosial, fungsi, bentuk                                                            AbstractThis paper discusses about the types of social deixis and its social functions in short story collection “Galuh”. Short stories in Banjar are called kisdap (kisah handap). It is a qualitative and descriptive study. The technique used in the data analysis is content analysis. The result shows that there are types of social deixis in “Galuh” Kisdap: call of 1) honor, 2) position, 3) title, 4) profession, and 5) nickname. The functions of social deiksis in “Galuh” short story are 1) to differentiate the social level, 2) to clarify one’s position in society, 3) to show social identity, 4) to clarify the social closeness or kinship, 5) to keep up good manners.Keyword: social deixis, function, form
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF MODEL STAD KELAS XI SMK NEGERI 6 SAMARINDA NFN Alimah
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 13, No 2 (2018): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.905 KB) | DOI: 10.26499/loa.v13i2.1670

Abstract

This research aims to determine the design of teaching materials and to know the implementation and effectiveness in the learning of explanation text writing. It uses the development of teaching materials and cooperative learning strategy (STAD) on 11th grade students of SMK Negeri 6 Samarinda. It is a research and development. This study brings about teaching material products proved by validator teams and education practitioners. The data analysis shows that STAD can improve the average of students’ learning outcomes and percentage of students’ mastery learning. The average is 67.93 on the first experiment of big group and 92,57 on the second experiment.
MOTIFEME DALAM TERJEMAHAN DONGENG 10 KOREAN CLASSIC TALES '10 KISAH KLASIK KOREA' Evi Melila Sari
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 1, No 1 (2015): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.531 KB) | DOI: 10.26499/loa.v1i1.2037

Abstract

                                                              AbstrakDongeng terjemahan adalah salah satu bentuk karya sastra yang mewarnai sastra Indonesia dewasa ini. Dalam penelitian ini, penulis mengangkat masalah motifeme dalam dongeng terjemahan 10 Korean Classic Tales ‘10 Kisah Klasik Korea’ yang diceritakan kembali oleh Mathilde May. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis data dan studi kepustakaan. Metode analisis yang digunakan adalah strukturalisme analisis dari Alan Dundes. Dalam dongeng Korea tersebut, kekurangan tokoh-tokoh dalam motifeme lack tergambar dalam keinginan untuk membahagiakan orang lain, anak yang tidak mematuhi orang tua, dan keinginan yang besar terpenuhi berkat kebaikan hati dan perjuangan keras yang pada akhirnya membawa akibat masing-masing dalam setiap dongeng. Akhir cerita dongeng dideskripsikan melalui motifeme akibat secara variatif dalam bentuk kebaikan, kematian, dan penyesalan. Kata kunci: motifeme, dongeng terjemahan, dongeng Korea                                                            AbstractTranslation of classic tales is one of literary works flourished in Indonesia lately. This study discusses motifemes in 10 Korean Classic Tales ‘10 Kisah Klasik Korea’ retold by Mathilde May. It uses data analysis method and library research. It also uses Alan Dundes’ structural analysis. The result shows that characters’ weaknesses in motifeme of lack are portrayed on the willing to make their parents happy, children who disobey their parents and the accomplished goal by performing act of kindness and struggling that bring consequences in every tale. Motifeme of “akibat” describes the ending of the tales differently in the form of kindness, death, and regret.Keyword: motifeme, translation of classic tales, Korean Classic Tales
SINKRETISME MANTRA MASYARAKAT AJI: SEBUAH IDENTITAS BUDAYA Dian Susilastri
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 9, No 2 (2014): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.497 KB) | DOI: 10.26499/loa.v9i2.2082

Abstract

                                                          AbstrakMasyarakat etnis Aji (suku Haji) yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu bagian etnis besar Melayu yang memiliki tradisi bermantra. Berdasarkan pengamatan terhadap bentuk dan isi mantra masyarkat Aji ditemukan kecenderungan adanya sinkretisme, khususnya sinkretis fenomenologis. Sinkretisme tersebut dengan sendirinya memunculkan sebuah identitas ambivalen, satu sisi mempertahankan tradisi leluhur yang menganut ajaran Hindu-Budha dan satu sisi menganut ajaran Islam sebagai agama mereka.Kata kunci: mantra, sinkretisme, identitas                                                             AbstractAji’s ethnic society (Haji ethnic) in South Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatera is one of the big Malay ethnics possessing mantra tradition. Based on the observation towards the form and the content of the mantra, it shows a tendency of syncretism, especially the phenomenological syncretism. This syncretism, by itsown way, emerges an ambivalent identity. The society not only keeps maintaining their ancestor’s tradition adhering Hindu-Buddha’s teachings but also adheres Islamic teachings as their present religion.Keywords: mantra, syncretism, identity
Daftar Isi, Pengantar Redaksi, Abstrak LOA: Volume 13, Nomor 1, Juni 2017
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 13, No 1 (2018): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.248 KB)

Abstract

REDUPLIKASI BAHASA BUGIS: KAJIAN MORFOLOGI DISTRIBUSI Mahabbatul Camalia
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 11, No 1 (2016): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1783.802 KB) | DOI: 10.26499/loa.v11i1.1658

Abstract

Every language has a particular form of reduplication, including Bugis language. It contains inflectional reduplications that are full and partial reduplications. Morphology distribution theory by Framptom is used to explain the reduplication process in Bugis language. The data collection technique uses observation method. Agih method is used to analyze the data. Also, the data display uses formal and informal methods. The study shows that morphemes in reciprocal forms affiliate with basic forms of verbs, morphemes in quantity forms affiliate with basic forms of numerals, and morphemes in stressing forms affiliate with basic forms of adjectives.
PEMANFAATAN KBBI V DARING DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Sutrisno Sutrisno
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 14, No 2 (2019): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.711 KB) | DOI: 10.26499/loa.v14i2.1776

Abstract

                                                          AbstrakTulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan KBBI V versi daring dalam pengajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Pembelajaran bahasa di sekolah dasar sering menjadi kendala karena banyak kata tidak baku yang digunakan siswa. Hal ini terjadi karena dari kebiasaan awal ataupun memang sama sekali belum mengetahui penulisan yang benar. Kita memahami bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar merupakan salah satu bentuk untuk mempertahankan bahasa Indonesia. Oleh karena itu, perlu pembinaan penggunaan bahasa yang baik dan benar kepada siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan KBBI V versi daring dalam pengajaran bahasa Indonesia. Perlu dipahami bersama bahwa bahasa itu dinamis dan terus berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Dengan demikian, kesejalanan dan kesejajaran pengajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar dengan kebiasaan membuka atau memanfaatkan KBBI V versi daring ini merupakan hal yang harus dijalankan. Hal tersebut juga dimaksudkan untuk membiasakan siswa sekolah dasar dalam penggunaan bahasa Indonesia ini dapat dipraktikkan dengan benar, baik dalam penggunaan bahasa lisan maupun tulisan. Selanjutnya, pembelajaran bahasa Indonesia dengan kebiasaan membuka KBBI V daring akan lebih memaksimalkan pemahaman dan penggunaan kata-kata baku sehingga kesalahan-kesalahan dapat diminimalisasikan.Kata kunci: pemanfaatan, KBBI V daring, pembelajaran, bahasa dan sastra, sekolah dasar
ANALISIS WACANA IKLAN PARANORMAL DALAM TABLOID POSMO Wenni Rusbiyantoro
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 9, No 1 (2014): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.92 KB) | DOI: 10.26499/loa.v9i1.2068

Abstract

                                                     AbstrakWacana iklan paranormal ini merupakan wacana tertulis yang berisi penawaran sarana yang berhubungan dengan mistik atau daya magis. Pengiklan mencoba membujuk calon konsumen untuk menggunakan sarana ini serta memercayai adanya kekuatan supernatural yang mempengaruhi kehidupan manusia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mengkaji wacana iklan paranormal dari perspektif analisis wacana. Pada iklan paranormal tabloid Posmo ditemukan penggunaan tindak tutur langsung dan struktur makro dan mikro. Penggunaanistilah dalam iklan paranormal terdiri atas kata atau frasa yang berasal dari bahasa Indonesia, Jawa, dan Arab.Kata kunci: iklan paranormal, analisis wacana, tindak tutur                                                                                                             AbstractPsychic advertisements are written discourses containing items related to mystical and magical power. The advertisers persuade potential consumers to use these items and to believe in supernatural power that influences human life. This descriptive and qualitative study analyzes psychic advertisement from the perspective of discourse analysis. The finding reveals that the advertisements in Posmo tabloid use direct speech acts with macro and micro structures. The terms used in the advertisements are Indonesian, Javanese, and Arabic wordsor phrases.Keywords: Psychic advertisements, discourse analysis, direct speech