cover
Contact Name
Farzand Abdullatif
Contact Email
farzand@unsoed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
farzand@unsoed.ac.id
Editorial Address
Universitas Jenderal Soedirman
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teras Fisika : Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
ISSN : 26147580     EISSN : 26151219     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Teras Fisika menyediakan sebuah forum penting yang mengungkap dan membahas kontribusi asli dalam bidang Fisika mulai dari Teori, Modeling sampai dengan aplikasinya yang meliputi: Fisika Partikel, Fisika material, Instrumentasi dan Pengukuran, Fisika Bumi dan Lingkungan, Biofisika dan Fisika Medis.
Articles 91 Documents
Electronic Properties of Fe3-xCoxO4 (x = 0.25 and 0.375) Synthesized from Natural Iron Sand: Evaluation of Band Gap and Urbach Tail Saputra, Kormil; Inayah, Rahmatun; Aminy, Ika Umratul Asni; Ardianto, Teguh; Kurniawidi, Dian W.
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2025.8.2.17580

Abstract

Fe3-xCoxO4 nanoparticles (x = 0.25 and 0.375) were successfully synthesized using natural iron sand as the base material through a coprecipitation method with the addition of CoCl2·6H2O as a cobalt source. Optical characterization was carried out using UV–Vis spectroscopy in the wavelength range of 200–800 nm to analyze the electronic properties of the material. The measurement results showed that increasing the cobalt fraction strengthened the absorption in the visible region and shifted the absorption onset to lower energies, indicating a narrowing of the band gap energy. Tauc analysis revealed that the direct gap energy decreased from 2.271 eV (x = 0.25) to 2.221 eV (x = 0.375), while the indirect gap energy decreased from 2.222 eV to 2.204 eV. Furthermore, the Urbach energy calculation shows an increase from 0.073 eV at x = 0.25 to 0.074 eV at x = 0.375, indicating an increase in local disorder that broadens the band tail. This finding is consistent with previous research reports on Co-doped magnetite and CoFe2O4, and confirms that cobalt doping is effective in enhancing the visible light absorption capacity. Thus, Fe3-xCoxO4 based on natural iron sand, especially at x = 0.375, has potential applications as an active material in visible light-based photocatalysis and solar energy optoelectronic devices.
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Daerah Potensi Panas Bumi Bajawa dan Sekitarnya Menggunakan Metode Gravitasi Novianti, Teti Amalia; Perdhana, Radhitya; Zulfian, Zulfian
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2025.8.2.17745

Abstract

This study aims to identify the subsurface structure of geothermal systems in the Bajawa area, East Nusa Tenggara, using gravity methods based on GGMplus 2013 satellite data. The analysis was conducted on complete Bouguer anomaly data that had been corrected and separated into regional and residual components using Butterworth filters. 3D modeling and 2D cross-section incisions were performed on regional anomalies, having density variations between 1.9 - 3.5 g/cm³, a range of regional anomaly values of 92-138 mGal and depths up to 4.43 km. Based on the results of the analysis of the distribution of rock density values, suspected rock formations as geothermal systems such as the presence of reservoirs from the Nangapanda formation (Np) with densities ranging from 1.9 - 2.66 g/cm³, host rocks from the Aimere Scoria formation (As), Andesite Sasa (Ss), Andesite Inie Lika (Ik), Andesite Mataloko (Mk), Andesite Bobo (Bb) and Andesite Siutoro (Si), Inerie Basalt (Ie), Wabela Basalt (Wa), Lahar Deposit (Lh) and Tuf Welas (Wt) with densities ranging from 2.49 - 2.8 g/cm³ and heat sources from Maumbawa Basalt (Mb) with densities ranging from 2.7 -3.5 g/cm³ and Andesite Wangka (Wn) with densities ranging from 1.9 -2.9 g/cm³. This finding strengthens the indication that the Bajawa area and its surroundings could be a potential prospect area for geothermal systems.
Rancang bangun prototype alat ukur konsentrasi CO, suhu, dan kelembapan udara berbasis arduino dengan sensor MQ-7 dan DHT11 David Halomoan Nababan; Hasanuddin Hasanuddin; Zulfian Zulfian
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.9818

Abstract

Telah dilakukan perancangan prototype alat ukur konsentrasi CO, suhu, dan kelembapan udara dengan sensor MQ-7 dan DHT11. Rancangan prototype ini mengintegrasikan Arduino dengan sensor MQ-7, dan DHT11. Hasil pembacaan sensor ditampilkan pada layar LCD dengan menampilkan waktu, kadar CO, suhu, dan kelembapan udara. Penelitian diawali dengan perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Prototype alat diuji akurasinya dengan membandingkan hasil pengukuran menggunakan alat standart. Pengambilan data pada prototype alat ukur dilakukan setiap 1 menit. Hasil pengukuran dianalisis untuk memperoleh nilai error dari prototype alat ukur dan alat standar. Hasil akhir dilakukan dengan perhitungan nilai error menggunakan persamaan MAPE dengan nilai error didapat dari parameter CO, suhu, dan kelembapan udara masing-masing 5,32%, 0,61%, dan 5,23%. Berdasarkan persentase nilai error yang didapat bahwa prototype alat ukur dapat mendeteksi kadar CO, suhu, dan kelembapan udara dengan baik.
Analisis pengaruh inhibitor alami (ekstrak ampas kopi dan ampas kopi) terhadap laju korosi pada permukaan besi S45C berbasis citra gambar Muhammad Ilyas; Muhammad Nasir; Hari Mukti; M. Padli Sandi; Budiana Budiana
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.15605

Abstract

Logam merupakan jenis material yang sering digunakan untuk bahan konstruksi bangunan, perkapalan dan komponen elektronika. Salah satu bahan logam yang banyak digunakan adalah besi S45C. Besi S45C memiliki kekuatan yang cukup baik (570 – 700 MPa) dan tahan lama. Namun, besi ini mudah mengalami korosi. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan zat yang dapat menghambat laju korosi yang biasa disebut dengan inhibitor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan ampas kopi dan ekstrak amaps kopi terhadap laju korosi pada besi S45C dengan menggunakan teknologi citra. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknologi citra berhasil melakukan identifikasi luas korosi pada permukaan sampel besi S45C. Rata-rata laju korosi untuk sampel tanpa inhibitor bernilai 0,296 cm2/jam, rata-rata laju korosi untuk sampel ekstrak ampas kopi bernilai 0,086 cm2/jam dan rata-rata laju korosi untuk sampel ampas kopi bernilai 0,0795 cm2/jam. Dengan nilai rata-rata laju korosi tersebut terlihat bahwa penggunaan ampas kopi dan ekstrak ampas kopi dapat menurunkan laju korosi pada besi S45C.
Analisis pengaruh susunan panel sandwich komposit berbasis serat abaka dan papan gipsum terhadap sound transmission loss menggunakan simulasi INSUL 9.0 Bilqia Mafaz; Susilo Indrawati; Moch. Zainuri
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.15740

Abstract

Pengembangan panel sandwich menawarkan alternatif yang menjanjikan dalam struktur bangunan karena kemudahan instalasi serta peningkatan kemampuan isolasi suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai konfigurasi sandwich antara komposit serat pisang abaka dan papan gipsum terhadap nilai kehilangan transmisi bunyi (Sound Transmission Loss/STL), dengan menggunakan pendekatan simulasi INSUL 9.0. Material komposit yang digunakan terdiri atas resin epoksi sebagai matriks dan serat pisang abaka sebagai pengisi, dengan fraksi volume 70:30. Serat abaka diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5% dan perlakuan hidrolisis menggunakan larutan CH₃COOH 50% di bawah kondisi vakum, dengan panjang serat 5 mm. Konfigurasi panel sandwich yang diuji mencakup GUG, GAG, GAGAG, GAGUG, GGAG, dan GGAGG, seluruhnya memiliki ketebalan total 10 cm (dengan G: papan gipsum, A: serat pisang abaka, dan U: udara). Nilai STL dari masing-masing konfigurasi dianalisis menggunakan software INSUL 9.0. Di antara konfigurasi yang diuji, susunan GGAGG menunjukkan kinerja STL paling unggul, dengan rentang nilai antara 14 hingga 60 dB pada frekuensi 50 hingga 5000 Hz
Perbandingan CT simulator kontras dan non-kontras pada treatment planning radioterapi kanker cervix dan head & neck menggunakan Linac Widya Rachma Wulan; Arum Sinda Santika; Sayid Mubarok; Ghifari Muhammd
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.16174

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk melihat bagaimana hasil perencanaan dosis radioterapi berbeda antara CT Simulator (CT Sim) dengan kontras dan tanpa kontras pada kasus kanker serviks dan kanker kepala dan leher. Pemindaian dilakukan secara retrospektif, lalu dianalisis menggunakan Treatment Planning System (TPS) MONACO untuk menilai distribusi dosis, cakupan Planning Target Volume (PTV), serta dosis ke Organ At Risk (OAR). Hasil menunjukkan bahwa meskipun gambar kontras secara visual memberikan delineasi anatomi, penggunaan kontras tidak menyebabkan perubahaan signifikan secara statistik pada dosis maksimum, cakupan PTV, dan dosis ke OAR. Hasilnya menunjukann bahwa visualisasi klinis dan delineasi target harus diutamakan daripada optimalisasi dosis saat memilih kontras. Studi ini memberikan informasi penting bagi praktisi radioterapi ketika memilih strategi perencanaan terapi yang tepat sasaran.
Pendugaan potensi cadangan volume akuifer air tanah di daerah Sragen bagian timur Darsono Darsono; Sorja Koesuma; Budi Legowo; Ahmad Marzuki; Nuryani Nuryani; Gatot Yuliyanto
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.18649

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran dan ketebalan akuifer di wilayah timur Kabupaten Sragen menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi Schlumberger. Data hasil pengukuran di lapangan diolah menggunakan perangkat lunak untuk analisis 1D serta pemodelan 2D dan 3D guna menginterpretasi litologi bawah permukaan dan karakteristik akuifer. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa lapisan bawah permukaan tersusun atas tanah penutup (topsoil), lempung, lempung pasiran, pasir, pasir kerikilan, dan breksi. Zona akuifer umumnya diwakili oleh lapisan pasir dan pasir kerikilan. Pada kecamatan Sambirejo terdeteksi akuifer bebas pada kedalaman antara 1,17-35,7 m dengan ketebalan antara 9,56-31,36 m sedangkan akuifer tertekan pada kedalaman 26,4-90,8 m dengan ketebalan antara 35,8-56,3 m. Pada kecamatan Gondang terdeteksi akuifer bebas pada kedalaman antara 0,8-29,7 m dengan ketebalan antara 12,51-23,59 m sedangkan akuifer tertekan pada kedalaman 100-133 m dengan ketebalan antara 33 m. Pada kecamatan Sambung macan terdeteksi akuifer bebas pada ketertekanan antara 0,59-47,8 m dengan ketebalan antara 4,42-29,04 m, sedangkan akuifer tertekan pada kedalaman 20-121 m dengan ketebalan antara 33,4-93,7 m. Berdasarkan hasil pemodelan 3D, potensi airtanah terbesar terdapat pada lapisan pasir dan pasir kerikilan dengan volume masing-masing sebesar 8,735 × 10⁶ m³ dan 5,435 × 10⁶ m³. Penelitian ini menunjukkan bahwa konfigurasi geolistrik Schlumberger efektif dalam mendelineasi geometri akuifer dan menilai potensi airtanah, khususnya pada wilayah yang rentan terhadap kekeringan musiman seperti bagian timur Kabupaten Sragen. Kata kunci: airtanah, geolistrik tahanan jenis, konfigurasi Schlumberger, akuifer bebas, akuifer tertekan, Sragen.
Rancang bangun prototipe sistem otomatisasi jembatan timbang dengan sensor load cell berbasis IoT Damar Putri Rizqiya; Hartono Hartono; Abdullah Nur Aziz
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.19573

Abstract

Jalan sebagai sarana mobilitas masyrakat dan distribusi barang perlu dijaga dari kerusakan akibat muatan berlebih. Salah satu upaya adalah melalui pembangunan jembatan timbang. Namun, sistem yang ada dinilai masih kurang efektif dan memiliki beberapa risiko, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih sederhana dan efisien. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan tersebut dengan merancang prototipe jembatan timbang bebasis sensor Load Cell dan sistem otomatisasi Internet of Things (IoT) menggunakan aplikasi Blynk. Sistem ini mampu memberikan peringatan kelebihan muatan melalui notifikasi aplikasi dan indikator LED, serta merekam data pengukuran secara real-time pada Google Spreadsheet. Penelitian dilakukan dalam enam tahap: persiapan, pengujian sensor, perancangan program dan perangkat keras, perangkaian prototipe, pengujian sistem, serta analisis hasil. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa prototipe berfungsi baik dengan akurasi 97% dan waktu respons 0,87 detik, serta efektif memberikan peringatan otomatis dan pencatatan data tanpa intervensi petugas.
Analisis parameter kinetika neutron reaktor NuScale dengan selongsong Ti3SiC2 menggunakan metode Monte Carlo Fajar Arianto; Wahyu Budi Utomo; Rahmania Serli Assifa; Indras Marhaendrajaya
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.19857

Abstract

Fuel cladding is a critical component in nuclear reactor safety. Accident Tolerant Fuel (ATF) is developed to enhance fuel resilience, including the use of Ti3SiC2 MAX phase material. This study analyzes neutron kinetic parameters, specifically the effective delayed neutron fraction (βeff) and mean neutron generation time (Λ), in the NuScale reactor using Monte Carlo N-Particle 6.2 (MCNP6.2). Simulation results indicate that Ti3SiC2 exhibits a disadvantage with a sharper decline in βeff compared to M5, despite a slightly higher initial value (0.0073) than M5 (0.0069). Furthermore, Ti3SiC2 is less superior due to its smaller Λ leading to faster power responses. Nevertheless, both materials remain within thermal reactor safety limits throughout the 5-year operational period.
Design of a smart automated switching multi-channel, multi configurations resistivity meter Fuad Abdulloh; Hartono Hartono; Farzand Abdullatif; Abdullah Nur Aziz
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2026.9.1.20186

Abstract

The resistivity method uses a resistivity meter to measure subsurface resistivity by measuring voltage and current. Conventional data acquisition involves manual electrode movement, which is time-consuming and error-prone. This research developed a multi-channel smart resistivity meter based on Internet of Things (IoT) technology with automatic electrode switching and automated measurements for Schlumberger, Wenner, and Dipole-dipole configurations. The automatic switching system uses relays controlled by an ESP32 master controller. The measurement system employs shunt resistor-based current sensors and voltage divider-based voltage sensors, integrated with Arduino Uno microcontrollers and ESP32 master. Data is automatically stored in cloud storage and controlled via mobile application. Testing results show 3% voltage and 2% current reading errors, with 92% voltage and 96% current precision within 0-100V and 0-100mA ranges. The system successfully performs automatic switching and uploads real-time data every 5 seconds, significantly improving geoelectrical data acquisition efficiency.

Page 9 of 10 | Total Record : 91