cover
Contact Name
Farzand Abdullatif
Contact Email
farzand@unsoed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
farzand@unsoed.ac.id
Editorial Address
Universitas Jenderal Soedirman
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teras Fisika : Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
ISSN : 26147580     EISSN : 26151219     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Teras Fisika menyediakan sebuah forum penting yang mengungkap dan membahas kontribusi asli dalam bidang Fisika mulai dari Teori, Modeling sampai dengan aplikasinya yang meliputi: Fisika Partikel, Fisika material, Instrumentasi dan Pengukuran, Fisika Bumi dan Lingkungan, Biofisika dan Fisika Medis.
Articles 82 Documents
Hubungan parameter cuaca dengan sebaran titik api (hot spot) terhadap fenomena kebakaran hutan (studi kasus kabupaten Sumba Timur) Purwanti, Khairunnisa Zalfa; Putra, Ryan Sudrajat Permana; Irayani, Zaroh
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.1.11462

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan merupakan fenomena tahunan yang terjadi di wilayah Sumba Timur. Keberadaannya dapat dideteksi dari citra titik api menggunakan satelit penginderaan jauh. Faktor cuaca dan dominasi vegetasi sabana pada musim kering diperkirakan menjadi penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara jumlah titik api dan empat parameter cuaca, yaitu: suhu udara, curah hujan, kelembaban, dan tekanan udara. Data titik api diperoleh dari hasil penginderaan jauh menggunakan satelit Terra-Modis, sedangkan parameter cuaca didapatkan dari hasil pengukuran oleh Badan Meteorologi dan Geofisika Sumba Timur selama tahun 2018-2022. Korelasi antar besaran dilihat dari pola statistikanya, baik untuk korelasi masing-masing besaran terhadap jumlah titik api, maupun korelasi keempat parameter dan jumlah titik api secara simultan. Hasil menunjukkan bahwa parameter yang memiliki hubungan tinggi dengan titik api adalah curah hujan, kelembaban, dan tekanan udara. Suhu udara memiliki hubungan yang rendah dengan titik api. Korelasi secara simultan menghasilkan hubungan parameter cuaca dengan titik api memiliki nilai hubungan yang tinggi.
Studi pemodelan efisiensi detektor HPGE-CSI(TL) menggunakan Monte Carlo n-Particle (MCNP) Khodijah, Siti; Umiati, Ngurah Ayu Ketut; Arianto, Fajar
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.1.11716

Abstract

Telah dilakukan simulasi detektor HPGe dan CsI(Tl) menggunakan program MCNP. Simulasi ini bertujuan untuk menentukan efisiensi detektor yang terjadi pada kondisi jarak dan penggunaan material housing. Simulasi dilakukan dengan membuat geometri detektor, definisi sumber dan model pulsa cacahan. Geometri detektor dibuat dengan memodifikasi aluminium dan stainless steel housing. Radiasi gamma yang dipancarkan berasal dari sumber titik sinar Cs-137. Penyinaran radiasi terhadap detektor searah sumbu x dengan variasi 0,75 hingga 3,75 cm. Keluaran dari program MCNP yaitu menampilkan nilai cacah pada tiap-tiap bin energi yang telah ditentukan dan nilai kesalahannya masing-masing. Hasil simulasi menunjukan bahwa penggunaan housing pada detektor dan jarak sumber berpengaruh terhadap pencacahan. Nilai efisiensi terbaik detektor HPGe dan CsI(Tl) berturut-turut adalah dan untuk housing aluminium. Hasil simulasi ini bersesuaian dengan teori yang ada. Kata kunci: HPGe, CsI(Tl), efisiensi, aluminium, stainless steel.
Pemodelan inversi tiga dimensi struktur bawah permukaan kawasan panasbumi Dieng berdasarkan data anomali gravitasi citra satelit Sehah, Sehah; Utami, Aviyatna Fikri; Sunardi, Sunardi
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.1.11803

Abstract

Data gravitasi citra satelit GGMplus dapat digunakan untuk mengetahui struktur bawah permukaan dan reservoir panasbumi, terutama untuk daerah yang sulit dijangkau seperti Dataran Tinggi Dieng. Pemodelan pada penelitian ini dilakukan secara 3D berdasarkan data anomali gravitasi residual. Tahapan penelitian yang telah dilakukan meliputi pengaksesan data, koreksi bougeur, koreksi terrain, reduksi data ke bidang datar, pemisahan data anomali regional dan residual, pemodelan inversi, dan interpretasi. Data anomali gravitasi yang telah diakses adalah data GGMplus dengan batas koordinat geografis 109,8° – 110,3° BT dan 7,12° - 7,28° LS. Setelah pengaksesan data, selanjutnya koreksi bougeur dan terrain diterapkan, sehingga diperoleh data Anomali Bouguer Lengkap (ABL) dengan nilai berkisar -56,6 – 65,7 mGal. Data ABL diproses sesuai tahapan penelitian hingga diperoleh data anomali residual yang berkisar -73.59 – 47.60 mGal. Data anomali ini terdistribusi pada ketinggian rata-rata topografi daerah penelitian, yaitu 1392.35 m. Pemodelan inversi 3D terhadap data anomali residual dilakukan sehingga diperoleh model anomali bawah permukaan dengan densitas berkisar 1.00– 4.60 g/cm3 yang diinterpretasi sebagai struktur geologi bawah permukaaan Dataran Tinggi Dieng. Hasil interpretasi menunjukan bahwa reservoir panasbumi terletak pada batuan lava andesit dengan densitas total berkisar 2.80 – 3.70 g/cm3
Desain sistem pemantauan kualitas udara jangka panjang berbasis Internet of Things Setiawan, Andreas; Sulistiyanto, Sigit; Riyanto, Cucun Alep; Wiguna, Gede Arya
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.1.11859

Abstract

Polusi udara adalah ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan masyarakat global dan menyumbang jutaan kematian dini setiap tahunnya. Dalam setiap tarikan napas, manusia dapat menghirup sejumlah partikel kecil yang dapat merusak paru-paru, jantung, dan otak yang menyebabkan masalah kesehatan. Meskipun polusi udara merupakan masalah global, polusi udara tidak secara proporsional mempengaruhi seluruh dunia. Masyarakat yang tinggal di negara-negara berkembang memiliki dampak yang lebih besar karena pengelolaan lingkungan yang buruk. Terbatasnya sistem pemantauan udara yang terjangkau dan dapat beroperasi dalam jangka panjang, menyebabkan kurangnya antisipasi untuk masalah ini. Berpijak pada urgensi ini, dalam laporan ini disampaikan pengembangan dan ujicoba sistem pengukuran kualitas udara berbasis sensor ENS160 dan WEMOS D1 yang terintegrasi dengan platform Internet of Things. Pada bagian akhir dilaporkan uji coba sistem yang telah dioperasikan selama 4,5 bulan secara terus menerus. Sistem berhasil menyimpan 200.000 data yang merupakan akumulasi pengukuran setiap 1 menit, dengan kesalahan pengukuran kurang dari 1%. Hal ini memperlihatkan keberhasilan sistem sebagai sebuah sistem pengukuran kualitas udara yang handal dan terjangkau untuk jangka panjang. Dengan ditemukannya formulasi sistem pengukuran yang tepat diharapkan membantu pengelolaan dan peningkatan kesehatan lingkungan terutama terhadap pengaruh polusi udara di Indonesia.
Penentuan momen inersia bola pejal menggunakan sensor gyroscope MPU6050 dan sensor photodioda Pratiwi, Umi; Maulita, Ika; Adi, Efita Pratiwi; Luthfia, Adilla
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.1.12006

Abstract

Pengukuran momen inersia sebagai konsep penting dalam sistem kerja mesin yang memerlukan gerak rotasi, namun pengukuran secara manual belum menghasilkan hasil maksimal. Diperlukan perancangan sistem peraga penentuan Momen Inersia Bola Pejal Menggunakan sensor Mpu6050 Gyroscope Angle dan sensor photodioda untuk penentuan momen kelembaman bola pejal menggunakan berbasis sensor. Metode yang dilakukan dengan merancang sisten pengukuran momen inersia bola pejal, membuat flowchart prinsip kerja sistem, membuat flowchart sistem, dan perhitungan ketelitian. Variabel yang diperoleh berupa waktu tempuh bola pejal, panjang lintasan, dan sudut lintasan bidang miring. Data yang diperoleh berupavariasi panjang lintasan 2
Identifikasi struktur geologi pada zona sesar di daerah Kalibening kabupaten Banjarnegara menggunakan metode gravitasi Maghfiroh, Fatkhiyatul; Sehah, Sehah; Sugito, Sugito
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.2.11853

Abstract

Penelitian menggunakan metode gravitasi telah dilakukan di daerah Kalibening Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan dan jenis sesar serta struktur geologi bawah permukaan daerah penelitian berdasarkan data anomali gravitasi. Penelitian menggunakan analisis First Horizontal Derivative (FHD) dan Second Vertical Derivative (SVD) untuk mengetahui keberadaan dan jenis sesar. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui Peta Anomali Bouguer yang diterbitkan oleh Pusat Sumberdaya Geologi Bandung. Jumlah data yang digunakan pada penelitian sebanyak 540 data dengan luas daerah 26 km x 19 km. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi reduksi data ke bidang datar, pemisahan data anomali regional dan residual, serta analisis FHD dan SVD untuk mengetahui keberadaan sesar dan jenisnya. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa di daerah Kalibening terdapat sebuah sesar dengan kategori sesar rotasi yang memiliki orientasi barat laut-tenggara dengan kemiringan 10°. Sedangkan hasil pemodelan dua dimensi memperlihatkan bahwa daerah Kalibening tersusun atas tujuh formasi batuan yaitu Formasi Gunungapi Jambangan (Qj) dengan nilai densitas 2,59 - 2,69 g/cm3, Formasi Ligung (QTlb) dengan nilai densitas 2,60 – 2,75 g/cm3, Formasi Halang (Tmph) dengan nilai densitas 2,66 – 2,79 g/cm3, Formasi Rambatan (Tmr) dengan nilai densitas 2,70 – 2,85 g/cm3, Anggota Sigugur Formasi Rambatan (Tmrs) dengan nilai densitas 2,67 – 2,85 g/cm3, Formasi Totogan (Tomt) dengan nilai densitas 2,82 – 2,88 g/cm3, dan batuan intrusi (Tm) dengan nilai denstias 2,83 – 2,90 g/cm3.
Analisis gugus fungsi nanopartikel magnetite Fe3O4 yang disintesis hijau menggunakan ekstrak moringa oleifera Firdaus, Fazri; Tabrani, Rizqi A’mal Hibatullah; Saefullah, Asep; Antarnusa, Ganesha
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.2.12690

Abstract

A study was conducted to analyze the functional groups in green synthesized (GS) Fe3O4 samples using Moringa Oleifera (MO) and black iron oxide (Fe3O4) nanoparticles using FTIR-Spectroscopy. Functional group analysis of the samples was carried out to ascertain whether there was any difference in the formation of MNPs from the use of MO, molecular bonds were observed using FTIR spectra. The presence of magnetite nanoparticle absorption peaks showed two vibrational bands in the range of wave numbers 596-642 cm-1, which correspond to the stretching vibrations of the M-O (metal-oxide) bond. The absorption around 578 cm-1 corresponds to stretching vibrations on the tetrahedral sites of the metal (Fetetra-O). The formation of GS-Fe3O4 is strongly confirmed by the presence of characteristics similar to conventional Fe3O4 in the range of wave numbers 1391, 1633 and 2318 cm-1, which represent stretching vibrations of C=O, N-H, C=O chemical bonds, and another absorption peak at wave number 3167 cm-1 corresponding to vibrations of O-H (hydroxyl) groups.
Rancang bangun dan implementasi Internet of Things pada sistem monitoring transformator menggunakan aplikasi Blynk RAHMAWATI, YULIA; Hartono, Hartono; Abdullatif, Farzand
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.2.12713

Abstract

Ketersediaan energi listrik memiliki peran penting bagi rumah tangga dan industri. Transformator distribusi merupakan komponen vital dalam energi listrik yang memiliki peran penting dalam pendistribusian energi listrik ke konsumen. Gangguan pada transformator seperti overload dan overheat dapat terjadi dan menurunkan kinerja sistem distribusi listrik. Oleh karena itu, penting untuk melakukan monitoring transformator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem monitoring transformator berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan aplikasi Blynk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring berhasil dibuat dan berfungsi dengan baik dalam memantau suhu, arus, dan tegangan transformator dengan akurasi tinggi, yaitu 99,44% untuk suhu, 98,35% untuk arus, dan 98,09% untuk tegangan. Hasil monitoring transformator dapat diakses secara real-time melalui aplikasi Blynk. Selain itu, sistem otomatisasi bekerja sesuai harapan dengan mematikan beban secara otomatis dan mengirimkan notifikasi ke smartphone pengguna saat suhu mencapai nilai set point yang ditentukan, yaitu >50°C.
Rancang bangun sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) sebagai upaya pencegahan tindak pencurian Maulana, Ahmad Rifqi; Yuniarto, Abdul Hakim Prima
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.2.12864

Abstract

Peningkatan kasus pencurian di Jawa Tengah, khususnya Pekalongan, menunjukkan kebutuhan akan sistem keamanan rumah yang lebih efektif. Penelitian ini merancang sistem keamanan berbasis IoT menggunakan NodeMCU ESP8266 dan aplikasi Android untuk kontrol jarak jauh. Sistem ini mencakup modul RFID untuk mengendalikan solenoid doorlock, sensor LDR dan laser untuk deteksi pencuri, sensor magnetik untuk menyalakan alarm jika jendela dibuka paksa, LCD sebagai antarmuka, dan push button sebagai bel tamu. Aplikasi Blynk digunakan untuk kontrol jarak jauh dan notifikasi. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini efektif meningkatkan keamanan rumah dan memberikan rasa aman kepada pemiliknya.
Rancang bangun smart door double lock menggunakan sensor RFID dan piezoelektrik dengan home security detector berbasis IoT Cahyani, Ningrum Ayu; Hartono, Hartono; Pratiwi, Umi
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2024.7.2.13231

Abstract

As science and technology advance, traditional locks are increasingly considered inefficient. Traditional keys are not only vulnerable to break-ins, but also easy to copy and impractical. The shortcomings of traditional locking systems can be overcome by switching to digital locking systems. Researchers have designed and built a smart double locking system for doors that can be accessed via the rhythm of knocking and the NUID of the RFID tag. The door locking system can also be accessed through an Android smartphone based on IoT technology. In addition, this smart double door lock can also detect intrusion and instantly send notifications of abnormal situations to the user's mobile phone. The research was conducted in four stages: preparation, system design, system development, and system testing to characterize the system. To create a suitable system, the system design phase is divided into several types of diagrams and system designs, including block diagrams, circuit diagrams, schematics, 3D prototype design, and IoT technology interface design. In this research, the system was successfully built and can run with static characteristics of 0% error and 100% accuracy, so it can be said that the system is working well. The power requirement in the active standby state was 1,788W to 2,652W, and the electrical power demand when the system is actively working for ±6 seconds is 6.960 W - 8.016 W.