cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 406 Documents
EVALUASI TERHADAP LAYANAN PPDB ONLINE DI KOTA PEKANBARU Waldopo Waldopo
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.604 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v18i1.107

Abstract

Abstrak:Sejak diperkenalkan kepada masyarakat tahun 2012, permintaan layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online dari daerah terus bertambah. Oleh karena itu perlu dilakukan studi yang bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online dengan juklak dan juknisnya khususnya yang menyangkut pembiayaan, persyaratan minimal yang harus dipenuhi daerah, komitmen dari pihak yang menjalin kerjasama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta kelancaran konektivitas layanan. Studi dilaksanakan di kota Pekanbaru pada tanggal 24 sampai dengan 28 Juni 2013. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, pengamatan lapangan, dan memeriksa dokumentasi. Responden studi adalah penanggung jawab kegiatan, supervisor, operator, tenaga teknis dari Pustekkom Kemdikbud, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Layanan PPDB Online diberikan secara gratis, (2) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru telah memenuhi pesyaratan minimal untuk diberikan layanan PPDB Online secara gratis, (3) Pustekkom Kemdikbud dan Dinas Pendidikan Kota telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sesuai dengan komitmen yang telah disepakati, dan (4) Konektivitas layanan belum lancar secara optimal (atau belum dapat sepenuhnya berjalan dengan lancar). Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah konektivitas layanan PPDB Online di masa yang akan datang, disarankan agar diadakan simulasi/ujicoba layanan PPDB Online terlebih dahulu.Kata Kunci: TIK, Infrastruktur TIK, Aplikasi berbasis WEB, dan PPDB Online. Abstract:Since its introduction to public in 2012, the service request for Online Admission Application System for New Students (PPDB Online) from districts has continued to increase. It is therefore necessary to conduct a study aims to evaluate the conformity of the implementation of PPDB Online based on its guidelines, particularly regarding the financing, minimum requirements needed to fulfill by District, the commitment from related parties that in carrying out their duties and responsibilities, and the smooth connectivity of the service. The study ws conducted in the city of Pekanbaru from June 24 to June 28, 2013. The data collection was obtained by interviews, field observations, and checking the documentation. The respondents were person in charge (PIC), supervisors, operators, technical personnels from Pustekkom Kemdikbud, and parents. Data was analyzed descriptively. The results of the study indicated that (1) PPDB Online service is provided for free, (2) Educational Division at Pekanbaru City has met the minimum requirements for a free-of-charge service of PPDB Online, (3) Pustekkom Kemdikbud and Educational Division at Pekanbaru City have carried out their duties and responsibilities properly in accordance with the approved commitments , and (4) the connectivity of the service has not yet optimally implemented (or has not yet run smoothly). Therefore, to overcome the connectivity issue in PPDB Online in the future, it is suggested to conduct a simulation / testing services beforehand.Keywords: ICT, ICT Infrastructure, Web-Based Application, Online Admission Application System for New Students
PENERAPAN PROGRAM PARENTING BERBASIS E-LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENDIDIK ANAK Asep Saepudin; Saly Ulfah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.829 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.130

Abstract

Abstrak:Fokus penelitian ini adalah penerapan parenting berbasis e-learning dalam mengembangkan kemampuan mendidik anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) penyelenggaraan program parenting di komunitas Institut Ibu Profesional (IIP) di Bandung, (2) pembelajaran parenting yang berbasis e-learning yang diselenggarakan oleh komunitas Institut Ibu Profesional, (3) perkembangan kemampuan mendidik anak pada anggota komunitas IIP Bandung setelah mengikuti program parenting dan pembelajaran parenting berbasis e-learning, dan (4) factor pendukung dan penghambat perkembangan kemampuan mendidik anak pada anggota. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Kesimpulan hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) penyelenggaraan program parenting, diselenggarakan dengan pendekatan pendidikan orang dewasa melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, (2) pembelajaran dilaksanakan dalam kelas virtual syncronous (kelas online), (3) perkembangan kemampuan mendidik anak peserta setelah mengikuti pembelajaran e-learning, pada skala baik dan sangatbaik, dan (4) faktor penghambat dan pendukung perkembangan kemampuan mendidik anak dipengaruhi faktor internal yaitu diri orang tua dan eksternal yaitu pembelajaran parenting berbasis e-learning.Kata kunci: Manajemen Program, Parenting, e-learning, Kemampuan Mendidik Anak. Abstract:The focus of this research is the implementation of e-learning based parenting program in advancing the skill to educate children. The objectives of this research are to obtain information about: (1) the implementation of a parenting program in Professional Mother Institute (IIP) community members in Bandung, (2) the process of elearning- based parenting program in Professional Mother Institute (IIP) community members, (3) the development of the skill to educate children in the IIP community members in Bandung after attending the parenting programs and experiencing the process of e-learning-based parenting program, and (4) the factors supporting and inhibiting the development of the skill to educate children in IIP community members. The method usedwas descriptive research with a sample of 20 people. The conclusions of this research are: (1) the implementation of an e-learningbased parenting program was conducted with an adult education approach through the stages of planning, implementation, and evaluation, (2) the research was conducted in a synchronous virtual classroom (online classes), (3) the skill to educate children had developed after following the e-learning-based parenting program; on a scale of good and very good, and (4) the inhibiting factors and supporting factors of developing the skill to educate children are influenced by internal aspect, namely parents and external aspect namely the learning process of e-learningbased parenting program.Key words: Program Management, Parenting, e-learning, Child Education Skill.
STUDI TENTANG KEMUNGKINAN PEMANFAATAN PENDIDIKAN JARAK JAUH UNTUK PENGEMBANGAN SDM KEPALA SEKOLAH MADRASAH waldopo waldopo
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.33 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v12i1.418

Abstract

Departemen Agama melalui MESA (Madrasah Education Sub Sector Assesment) melakukan studi menyeluruh tentang pengelolaan Madrasah sekaligus melihat kesiapan Madrasah jika pengelolaannya diserahkan ke daerah dengan mengkaji berbagai dokumen, mewawancarai para guru dan Kepala Madrasah, pakar, pejabat, praktisi lapangan, melakukan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) dengan para pejabat Propinsi dan Kabupaten/Kota Departemen Agama dan yang membidangi anggaran dan perencanaan di 6 lokasi sampel (Jambi, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Bali, dan Sulawesi Tenggara) guna melihat kondisi realitas Madrasah. Selain itu, dilakukan juga observasi dan wawancara dengan para pengelola MDC (Madrasah Development Center) dan CLRC (Community Learning Resources Center) dan pengelola Madrasah Model. Tulisan ini difokuskan pada pengembangan SDM Kepala Madrasah sesuai dengan fungsinya yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran/pendidikan di Madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 37.288 Kepala Madrasah, lebih dari separuhnya (19.210) berstatus masih non pegawai negeri. Dari segi pendidikan, sebagian besar dari mereka belum berkualifikasi pendidikan S1. Selain itu, para pejabat Depag di daerah cenderung merasa “belum siap” jika Madrasah didesentralisaikan sebagaimana halnya dengan sekolah umum.
OMMEN SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN FISIKA DI DAERAH KHUSUS (3T) DALAM MENYONGSONG EDUCATION 4.0 DAN PEMERATAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Qusthalani Qusthalani
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.588 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i1.503

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran fisika di daerah khusus (3T) yaitu minimnya sarana dan prasarana laboratorium. Solusi yang diberikan yaitu menggunakan Laboratorium Fisika Virtual atau maya dari portal rumah belajar, karena sekolah di daerah khusus (3T) minim jaringan internet maka rumah belajar versi offline menjadi pilihan utama. Peserta didik yang menggunakan laboratorium maya tersebut diberikan tantangan untuk menyelesaikan tugas yaitu one month one exsperimen (OMMEN). Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan kreativitas guru fisika dalam setiap proses belajar mengajar dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui pemnafaatan laboratorium maya pada portal rumah belajar dalam pembelajaran fisika. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar mencerminkan keterlaksanaan model OMMEN, aktivitas guru paling dominan pada siklus pertama adalah menjawab pertanyaan yang diajukan siswa (skor 3), siklus kedua memberikan permasalahan yang berhubungan dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa (skor 4), siklus ketiga memberikan permasalahan yang berhubungan dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa (skor 5), sedangkan aktivitas siswa paling dominan pada siklus pertama, mengajukan pertanyaan (skor 3), siklus kedua memecahkan permasalahan yang diberikan guru (skor 4), dan siklus ketiga memecahkan masalah yang diberikan guru (skor 5). Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I sampai dengan siklus III. Pada siklus I hasil rata-rata yang diperoleh adalah 71,2 meningkat menjadi 80,08 pada siklus II dan pada siklus III mengalami peningkatan lagi sebesar 89,24.
DEBAT AKTIF SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN NOVEL YANG MOTIVATIF AGAR PESERTA DIDIK SMP TERAMPIL BERBICARA Dewi Subadra
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.149 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.22

Abstract

Sesuai dengan KTSP, salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah sastra prosa (novel). Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia dituntut untuk menguasai dan menerapkan metode pembelajaran sastra yang baik dan menarik. Namun, berdasarkan pengalaman dan pengamatan sebagai guru bahasa Indonesia di SMP, masih banyak guru bahasa Indonesia yang merasa kesulitan untuk memilih dan menentukan metode pembelajaran sastra prosa (novel) yang menarik. Akibatnya, guru cenderung mengajarkan aspek kebahasaan saja dan mengesampingkan aspek sastra (novel). Pembelajaran sastra (novel) diperlakukan sebagai pelengkap ketentuan kurikulum saja. Dampaknya, guru cenderung menerapkan metode pembelajaran sastra novel yang paling tradisional, yaitu diawali dengan membaca ringkasan novel, menjawab pertanyaan yang tersedia, dan diakhiri dengan mencari unsur-unsur intrinsik. Keadaan yang demikian ini yang memprihatinkan penulis sehingga tergugah untuk berbagi pengalaman dalam menerapkan metode pembelajaran sastra (novel) yang menarik dan memotivasi peserta didik SMP mempelajari novel. Melalui metode debat aktif yang direkam dan diputar ulang dapat memotivasi peserta didik, tidak hanya dapat menikmati karya sastra yang disajikan tetapi juga memiliki kesenangan (hobi) membaca novel, bahkan membuat/menulis, dan membicarakan nilai-nilai intrinsik novel tanpa paksaan dari guru.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO UNTUK UJIAN NASIONAL PESERTA DIDIK TUNANETRA Suparti Suparti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.424 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i2.162

Abstract

Abstrak:Salah satu manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang pendidikan adalah membantu peserta didik tunanetra dalam mengakses informasi dan memahami beragam teks yang tidak mungkin diakses dengan keterbatasan penglihatan mereka, termasuk dalam mengakses soal-soal Ujian Nasional (UN). Ada tiga model penyajian soal-soal UN yang selama ini dikembangkan untuk peserta didik tunanetra di Indonesia, yaitu: (1) model soal UN dengan cetak/font diperbesar, (2) model soal UN dengan cetak huruf Braille, dan (3) model soal UN dengan dibacakan oleh pengawas UN atau guru pendamping. Ketiga model ini pada kenyataannya masih memiliki berbagai kelemahan dan belum bisa memenuhi kebutuhan peserta didik tunanetra dalam mengakses soal-soal UN. Oleh karena itu, permasalahan dalam kajian ini adalah bagaimana pemanfaatan media audio untuk peserta didik tunanetra dalam mengerjakan UN. Tujuannya adalah untuk mengungkapkan sebuah model media audio yang dimanfaatkan oleh peserta didik tunanetra dalam mengerjakan UN. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa model soal soal UN dengan media audio ini dapat dimanfaatkan dalam UN untuk peserta didik tunanetra. Model UN berbasis audio ini memiliki kelebihan, yaitu: (1) peserta didik tunanetra dapat mengakses soal-soal UN dengan kualitas dan standar yang sama, (2) efisiensi waktu dalam mengakses soal-soal UN, (3) soal lebih mudah digandakan, dan (4) efisiensi biaya. Oleh karena itu, langkah-langkah nyata dalam mengembangkan sebuah model UN berbasis audio untuk peserta didik tunanetra sangat diperlukan.Kata kunci: Media Audio, Ujian Nasional, Peserta Didik TunanetraAbstract:One of the advantages of Information and Communication Technology (ICT) in education is to help the visually impaired students access information and understand various texts, that couldn’t be accessed by their limited sight, including in accessing test items of National Exams. There are three models of presenting NE questions that have, so far, been developed for visually-impaired students in Indonesia, namely: 1) NE questions are printed with bigger characters, 2) NE questions are printed in braile, and 3) NE questions are read by an education officer or assisting teacher. In fact, the three models still have some weaknesses and have not been able to comprehensively solve the problem of visually-impaired students in doing the NE. Therefore, the problem of this study is how to utilize audio-media for the visually-impaired studetns in doing NE. The objective of this study is to expose the use of an audio-media model for the visually-impaired students in doing NE. The study result shows that the NE questions in the format of audio-media model can be done by visually-impaired students. Audio-media based-NE has some advantages: 1) Visually-impaired students can access NE questions with the same quality and standard as normal students; 2) The students get more efficient time in doing the NE; 3) NE questions are easier to be multiplied; and 4) There is more cost efficiency. Therefore, concrete actions to develop audio-media based-NE model for the visuallyimpaired students are highly required.Keywords: Audio Media, National Examination, Visually-Impaired Students
PENGELOLAAN PUSAT SUMBER BELAJAR PADA PUSDIKLAT SDM KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA Dewi Sukorini
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.737 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i3.463

Abstract

The aim of this research is to explore the possibility for managing Learning Resource Center of Pusdiklat Departmen Kesehatan more effectively. Descriptive analytic method is used in this research. Data Collection are collected through in-depth interview, observation, and document analysis. Those data are then analyzed through several steps such as data reduction, data presentation, conclusion, and verification. Result of this study indicated that the management Learning Resources Center is not adequate to be viewed from theconcept of managementt. The human resources of the center are not adequate in quantity as well as professional quality. The facilities of the center are not adequate to support the intended activities. The lack of budgetary allocation is also hampering the effectiveness of the center operation.
PENINGKATAN KREATIVITAS MENGGAMBAR MELALUI PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER Luluk Asmawati Luluk Asmawati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.505 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.66

Abstract

diterima: 06 Februari 2013; dikembalikan untuk revisi: 18 Februari 2013; disetujui: 26 Februari 2013.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi kreativitas menggambar anak TK kelompok B melalui pembelajaran berbantuan komputer agar anak siap menghadapi dan berani menggunakan komputer di masa depan. Subjek penelitian adalah anak TK kelompok B 1 berjumlah 11 anak.Penelitian ini dilaksanakan di TK Happy Holy Kids Kota Depok. Waktu penelitian selama 2 minggu yaitu pada tanggal 4 sampai dengan 15 Februari 2013. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas model Hopkins. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas: (1) perencanaan (planning), (2) tindakan (acting), (3) observasi (observing), dan refleksi (reflecting).Temuan-temuan penelitian meliputi pada siklus I secara keseluruhan mencapai kriteria cukup (C). Hal ini dengan rincian kriteria baik (B) sejumlah 6 anak (55%), kriteria cukup (C) sejumlah 4 anak (36%), dan kriteria kurang (K) sejumlah 1 anak (9%). Pada siklus II telah mengalami peningkatan kualitas pembelajaran, secara keseluruhan mencapai kriteria baik (B). Rincian kriteria peningkatan penelitian ini adalah kriteria baik (B) sejumlah 8 anak (73%) dan kriteria cukup (C) sejumlah 3 anak (27%), kriteria kurang (K) sudah tidak ada. Hal ini pada siklus II: (1) anak-anak telah memiliki pengalaman lansung pada siklus I untuk membuat kreativitas menggambar melalui pembelajaran berbantuan komputer dengan program Power Paint, (2) guru memberikan penguatan cara menggunakan ikon pensil untuk melengkapi aksesoris pada objek gambar, (3) guru selalu mengingatkan waktu agar gambar dapat berbentuk sesuai tema dan sub tema buah-buahan, diberi warna sesuai warna idenya, dan dilengkapi aksesoris gambar lain. Anak-anak juga telah mampu menyimpan data hasil kreativitas menggambarnya untuk dicetak dan dipajang di dalam portofolio mereka masing-masing.Kata kunci: kreativitas menggambar, pembelajaran berbantuan komputer, TK B.Abstract:This study aims to stimulate the creativity of the group B kindergartners draw through computer-assisted learning for children to be ready to face and dare to use computers in the future. Subjects were kindergartners group B 1 totaled 11 anak.Penelitian was held at Holy Happy Kids Kindergarten research Depok. Waktu City for 2 weeks on December 4 to 15 Februari 2013. The research method is the Hopkins model of classroom action research. Classroom Action Research done in two cycles. Each cycle consists of: (1) planning, (2)action , (3) observation, and reflection. Include research findings on the first cycle as a whole achieve sufficient criteria (C ). It is the details of both criteria (B) number of 6 children (55%), sufficient criteria (C) number of 4 children (36%), and less criteria (K) number 1 children (9%). In the second cycle has increased the quality of learning, achieving overall good criterion (B). Details of this research is the improvement criteria both criteria (B) number of 8 children (73%) and sufficient criteria (C) number of 3 children (27%), lack of criteria (K) is not there. This is the second cycle: (1) the children have had direct experience in the first cycle to make creativity draw through computer-assisted learning with Power Paint program, (2) the teacher provides reinforcement how to use accessories to complete the pencil icon on the object image, (3) the teacher always reminded time for the image to be shaped according to the theme and sub-theme of fruits, ideas colored by color, and other image features accessories. Children have also been able to store data for printing and drawing creativity displayed in their respective portfolios.Keywords: creativity drawing, computer-assisted learning, TK B
EVALUASI PEMANFAATAN MEDIA AUDIO GELARIA (GERAK DAN LAGU ANAK CERIA) Kulsum Nur Hayati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.604 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i2.245

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan media audio Gelaria dalam menstimulasikemampuan seni dan fisik motorik anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan teknik surveydi 8 propinsi, yaitu: DIY, Sulawesi Barat, NTT, Jawa Barat, Bengkulu, Jawa Timur, Banten, dan Kalimantan Selatan.Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 24 guru dan 80 anak didik. Judul mediaaudio Gelaria yang digunakan dalam pembelajaran yaitu “Angsa”. Teknik pengumpulan data dengan observasipemanfaatan model, kuesioner tentang pemanfaatan Gelaria untuk pendidik PAUD, dan lembar pengamatan surveyor.Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menafsirkan data tentang ketercapaian tujuan pengembangan model.Hasil penelitian menunjukkan: 1) siswa dapat menyanyikan lagu sesuai nada dan irama musik dengan baik (85%);dan 2) siswa dapat melakukan gerakan sesuai lirik lagu dan irama musik dengan baik (85%). Gerakan yang dilakukanberagam, mulai dari menggerakkan kepala sampai menggerakkan kaki. Hasil penelitian juga menunjukkan jenis-jenisgerakan yang siswa mengalami kesulitan dalam melakukannya. Berdasar hasil penelitian saran yang perlu ditindaklanjutiyaitu Gelaria perlu dikembangkan lebih lanjut dengan jenis gerakan yang lebih bervariasi dan simpel serta lagu yangmudah dihafalkan oleh anak usia dini. Gelaria perlu dikembangkan lebih lanjut agar kemampuan fisik motorik anakdapat distimulasi dengan tepat dan membantu guru yang kesulitan dalam menumbuhkembangkan fisik motorik anak.Kata Kunci: evaluasi, seni, fisik motorik, media audio Gelaria.Abstract: This study aimed to evaluate the use of audio media Gelaria in stimulating artistic ability and physical motorskills of young children. This study is the evaluation of the survey technique in 8 provinces of Yogyakarta, WestSulawesi, East Nusa Tenggara, West Java, Bengkulu, East Java, Banten and South Kalimantan. The sampling techniqueused purposive sampling with a sample of 24 teachers and 80 students. Title Gelaria audio media used in the learningof “Angsa”. Data collection techniques with the use of a model observation, a questionnaire on the use Gelaria forearly childhood educators, and surveyor observation sheet. The data were analyzed descriptively to interpret data onthe achievement of the objectives of model development. The results showed: 1) students can sing songs to suit thetone and rhythm of the music with a good (85%); and 2) students can perform corresponding movements song lyricsand rhythm of the music with a good (85%). Movements performed diverse, ranging from moving the head to move thelegs. The results also suggest the kinds of movements that students have difficulty in doing so. Based on the resultsof research that need to be followed that advice Gelaria should be developed further with more varied types ofmovement and is simple and easy songs memorized by younger children. Gelaria need to be developed further sothat the physical capabilities of the child’s motor can be stimulated with the right and help teachers develop physicalmotor difficulties in children.Keywords: evaluation, art, physical motor skills,, audio media Gelaria.
MEMAHAMI ALGORITMA PEMOGRAMAN (Analisis Pembelajaran dalam Implementasi Software) Yuni Sugiarti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.453 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.538

Abstract

Kenyataan menunjukan bahwa pembelajaran pemograman komputer masih banyak yang mengalami kesulitan baik secara teori ataupun praktek. Akibatnya kurang mengahayati atau memahami konsep-konsep pemograman dan kesulitan mengaplikasikan pemograman komputer untuk aplikasi bisnis, pendidikan, game, dll. Salah satu cara pembelajaran pemograman komputer adalah dituntut untuk membiasakan menggunakan algoritma. Algoritma yaitu urutan langkah atau tahapan-tahapan berhingga untuk memecahkan masalah logika/matematika, dimulai dengan mendefinisikan masalah, menentukan solusi, memilih algoritma, menulis program, menguji program, menulis dokumentasi sampai merawat program atau maintenance. Tulisan ini menganalisis secara teoritis pembelajaran pemograman komputer menggunakan algoritma, serta implementasinya dalam kasus konversi software engeenering dikonversi ke sistem data base.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue