cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
agriprimatech@gmail.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agriprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agriprimatech
ISSN : -     EISSN : 26216566     DOI : 10.34012
Agriprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan manajemen penjualan pasca panen yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang sosial dan budaya masyarakat pertanian, manajemen pemasaran, manajemen hasil pertanian, evaluasi pertanian secara berkelanjutan. Agriprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 189 Documents
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA CINTA DAME KECAMATAN SIMANINDO KABUPATEN SAMOSIR PROPINSI SUMATERA UTARA Nadeak, Tonny Hendra
Agriprimatech Vol. 5 No. 1 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.2641

Abstract

Bawang merah (Allium ascanolicum L.) merupakan bahan sayuran untuk bumbu dan rempah-rempah yang mengandung gizi tinggi dan komposisinya lengkap sehingga sangat cocok dikembangkan untuk memenuhii kebutuhan bumbu dan rempah-rempah pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan dan kelayakan usahatani bawang merah di daerah penelitian. Penelitian dilaksanakan di Desa Cinta Dame Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Jumlah sampel sebanyak 40 orang petani bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan usahatani bawang merah sebesar Rp. 44.967.500,00/petani/mt. Nilai RCR (Revenue Cost Ratio) usahatani bawang merah di daerah penelitian adalah sebesar 2,57. Hal ini menunjukkan bahwa RCR lebih besar dari satu sehingga usahatani bawang merah tersebut layak diusahakan (menguntungkan secara ekonomi).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN DAN KONSUMSI JAGUNG DI KABUPATEN DELI SERDANG Kumala Sari, Indriani; Tantawi, Ahmad Rafiqi; Khairad, Fastabiqul
Agriprimatech Vol. 5 No. 1 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.2642

Abstract

Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu kontributor produksi pangan terutama padi di Sumatera Utara, dan Deli Serdang juga merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar setelah kota medan di Sumatera Utara. Peningkatan pertumbuhan jumlah penduduk mampu mengancam penurunan produksi padi, sehingga konsumsi beras perlu dikendalikan untuk menjaga ketahanan pangan, maka dari itu diperlukannya upaya diversifikasi pangan pokok. Komoditas jagung bisa menjadi pilihan sebagai komoditas diversifikasi pangan di Kabupaten Deli Serdang sebab pertumbuhan produksi jagung yang cukup tinggi. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan jagung di Kabupaten Deli Serdang. (2). Untuk mengatuhi faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi jagung di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan di Deli Serdang pada bulan mei-juni 2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berdasarkan deret waktu (times series) pada tahun 2015-2020 dan analisis data menggunakan model regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 20. Berdasarkan hasil dan pembahasan, faktor-faktor yang mempengaruhi ketersedian jagung di Kabupaten Deli Serdang yang dianalisis dalam penelitian ini adalah luas panen jagung, harga jagung dan jumlah penduduk, sedangkan populasi unggas memberikan pengaruh yang negatif. Namun pengaruhnya tidak nyata ataupun signifikan baik secara simultan ataupun parsial. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi jagung adalah pendapatan perkapita yang memberikan pengaruh positif, harga jagung dan harga beras tidak memberikan pengaruh, produksi jangung memberikan pengaruh negatif. Variabel-variabel ini berpengaruh nyata secara simultan tapi tidak secara parsial.
ANALISIS PENDAPATAN DAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA NELAYAN TRADISIONAL DI KECAMATAN TELUK NIBUNG KOTA TANJUNG BALAI Rizaldi Azhar, Mizwar; Lubis, Mitra Mustika; Abdina, Fadly
Agriprimatech Vol. 5 No. 1 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.2643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : besarnya pendapatan rumah tangga nelayan, besarnya pengeluaran rumah tangga nelayan, pengaruh umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pengalaman melaut, hasil tangkapan dan harga ikan terhadap tingkat pendapatan rumah tangga nelayan dan pengaruh umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pengalaman melaut, hasil tangkapan dan harga ikan terhadap pengeluaran rumah tangga nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, penelitian ini ditentukan secara sengaja (Purposive) di Kecamatan Teluk Nibung. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - Oktober 2020. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 37 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendapatan bersih nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai adalah sebesar Rp. 3,321,298,67/bulan. Total pengeluaran rumah tangga nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai sebesar Rp. 2.753.567,57/bulan. Pengeluaran rumah tangga nelayan dialokasikan terhadap pengeluaran pangan sebesar Rp. 1.565.189,19 / bulan (56,84 %) dan non pangan sebesar sebesar Rp. 1.188.378,38 /bulan (43,16 %). Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga nelayan untuk pangan lebih tinggi dibandingkan dengan non pangan. Variabel umur, tingkat pendidikan dan harga ikan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan rumah tangga nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, sedangkan variabel jumlah tanggungan, pengalaman melaut dan hasil tangkapan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan rumah tangga nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai. Variabel umur berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga tangga nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, sedangkan variabel tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pengalaman melaut, hasil tangkapan dan harga ikan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengeluaran rumah tangga nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.
ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DESA BERUAS DAN DESA PUPUT KABUPATEN BANGKA TENGAH Fitriana, Fifin
Agriprimatech Vol. 5 No. 1 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.2644

Abstract

Pemanfaatan satwa liar banyak dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah masyarakat Desa Beruas dan Desa Puput yang berada di wilayah Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifiksi jenis satwa liar yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Beruas dan Desa Puput dan bagaimana bentuk pemanfaatnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November hingga bulan Desember 2021 di Desa Beruas dan Desa Puput Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah. Metode yang digunakan adalah snowball sampling yang meliputi survei pendahuluan dan penentuan informan, kemudian pengumpulan data primer melalui wawancara. Hasil penelitian diperoleh 10 jenis hewan yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dan terbagi dalam 7 kelas yaitu Malacostrata (1 jenis), Insecta (1 jenis), Amfibi (1 jenis), Reptil (3 jenis), Pisces (2 jenis), Clitellata (1 jenis) dan Mammalia (1 jenis). Dari segi pemafaatannya terbagi dalam 5 kategori pemanfaatan yaitu : hewan sebagai bahan obat (10), hewan untuk konsumsi (3), untuk hiasan (1), hewan peliharaan (6) dan jual beli (5)
KESEDIAAN MEMBAYAR WILLINGNESS TO PAY SERTA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Nasution, Myrna Pratiwi
Agriprimatech Vol. 5 No. 1 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.2645

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengalaman, tingkat pendidikan, pendapatan dan harga dalam mempengaruhi willingness to pay bibit sawit bersertifikat. Penelitian ini dilakukan pada 42 orang responden petani sawit dikecamatan bandar khalifah. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu data diambil secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengalaman dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap willingness to pay bibit sawit bersertifikat, pendapatan dan harga berpengaruh terhadap willingness to pay bibit sawit bersertifikat sedangkan secara simultan pengalaman, tingkat pendidikan, pendapatan dan harga berpengaruh terhadap willingness to pay. Nilai koefesien determinasi yang diperoleh (R-Square) adalah 0,743 maka diketahui pengalaman, tingkat pendidikan, pendapatan dan harga berpengaruh 74,3%, adapun sisanya 25,7% dipengaruhi faktor diluar dari variabel yang diteliti.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN PURBA, KABUPATEN SIMALUNGUN SITINJAK, WAHYUNITA; Sinaga, Risdon
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun pada Bulan Juli sampai Agustus 2021. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat pendapatan usahatani bawang merah di daerah penelitian, (2) menganalisis kelayakan usahatani bawang merah di lokasi penelitian dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan usahatani bawang merah di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan rRata -rata biaya produksi usahatani bawang merah permusim tanam adalah Rp 12.049.706 yang terdiri dari biaya tetap Rp 1.083.863,- (biaya tetap) dan Rp 10.965.843,- (biaya tidak tetap). Rata – rata produksi usahatani bawang merah dalam satu kali musim tanam adalah 1.576 kg dengan produktivitas 9,91 ton/ha Rata – rata harga jual bawang merah adalah Rp 22.556,-/kg dengan demikian rata – rata penerimaan petani adalah Rp 35.642.724,-. Rata-rata pendapatan petani adalah Rp 22.676.783,-. Usahatani bawang merah layak untuk dikembangkan karena memiliki nilai R/C sebesar 2,75 artinya kegiatan usahatani bawang merah jika dikeluarkan biaya sebesar Rp 1,- akan memberikan penerimaan sebesar Rp 2,75,-. Untuk nilai B/C adalah 1,75 artinya jika dikeluarkan biaya untuk usahatani sebesar Rp 1,- akan memberikan keuntungan sebesar Rp 1,75. Faktor – faktor yang berpengaruh signifikan mempengaruhi penerimaan usahatani bawang merah adalah biaya pupuk. Dimana penambahan biaya pupuk sebesar Rp 1,- akan meningkatkan penerimaan sebesar Rp 12,619.-.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI POLA ROTASI PADI-JAGUNG PADA LAHAN SAWAH (Studi Kasus : Di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun) Ginting, Mustafa; Harahap, Lilik Agustina
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui hubungan Indeks Pola Tanam dengan pendapatan usaha tani pola rotasi padi-jagung di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun (2) Untuk mengetahui kelayakan usaha tani pola rotasi padi-jagung di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analisis pendapatan pola rotasi padi-jagung. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani padi-jagung di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun yang berjumlah 20 petani. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan kusioner terhadap petani. Teknik analisis data yang digunakan adalah SPSS melalui uji korelasi, uji signifikan (uji t), dan analisis kelayakan usaha tani. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan usahatani pola rotasi tanaman padi-jagung di Nagori Baliran Siborna Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun dapat dikatakan meningkat dan layak untuk dikembangkan serta menguntungkan bagi petani. Pada hasil R/C Padi 2,71, Pada hasil R/C Jagung 2,76, dan R/C pola rotasi Padi-Jagung dapat diketahui yaitu 2,74 yang berarti R/C >2 yang dapat dijelaskan usahatani tersebut layak dikembangkan dan menguntungkan. Hasil correlation pearson sebesar -0,976, nilai negative menunjukkan arah hubungan, yang berarti semakin tinggi nilai pendapatan maka semakin rendah indeks pola tanam dengan besarnya keeratan hubungan sebesar 0,976 atau sangat kuat. Hasil signifikansi menunjukkan nilai Sig lebih kecil dari 0.05 ( Sig < 0.05) dengan nilai 0.000 yang artinya terdapat hubungan/kolerasi indeks pola tanam dengan pendapatan pola rotasi padi-jagung.
ANALISIS PENGARUH BIAYA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq.) PADA PERKEBUNAN RAKYAT (Studi Kasus: Desa Dolok Parmonangan Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun ) Sembiring, Kristionata; Purba, Jhon Riahman; Tarigan, Putrisina
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KRISTIONATA SEMBIRING. PUTRISINA BR TARIGAN, S. P., M.Kesn2022. Analisis pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada perkebunan rakyat (Studi Kasus: Desa Dolok Parmonangan Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani kelapa sawit pada perkebunanan rakyat secara parsial. Populasi dalam penelitian adalah petani di Desa Dolok Parmonangan. Metode penelitian ini adalah kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Penentuan sampel dalam sampel ini dengan menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 15% sehingga diperoleh jumlah sampel 42 petani dari jumlah populasi 724 kk. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikoelinearitas, uji heteroskedastisitas, uji auto kolerasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan koefisien determinasi dengan perhitungan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menyatakan bahwa biaya bibit(X1) dan biaya herbisida (X3) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani, dan biaya pupuk (X2) berpengaruh secara signifikan pendapatan petani.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI ANYAMAN TIKAR DAUN MENGKUANG DI DESA BANDAR SONO KECAMATAN NIBUNG HANGUS KABUPATEN BATUBARA Mawaddah, Dian; Madya, Efi Brata
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat melalui anyaman tikar daun mengkuang, dan untuk mengetahui bagaimana manfaat ekonomis usaha anyaman tikar daun mengkuang dan apa saja penghambat dan pendukung dari usaha anyaman tikar daun mengkuang di desa Bandar Sono Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskritif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik wawancara terstruktur, wawancara mendalam adalah dilakukan dengan kasi kesejahteraan dan ketua pengrajin anyaman tikar. Sebagai pendukung penelitian ini yang dilakukan adalah menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa Pemberdayaan Masyarakat melalui anyaman tikar dengan melakukan pelatihan kepada masyarakat di mana pelatihan berupa penjelasan tentang bagaimana cara pembuatan anyaman tikar daun mengkuang agar masyarakat ikut serta untuk membudidayakan atau memberdayakan anyaman tikar agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, bisa memberantas pengangguran, menciptakan lapangan pekerjaan, memanfaatkan daun mengkuang dan memanfaatkan waktu sengang masyarakat. Terbukti dengan adanya kerajinan anyaman tikar daun mengkuang ini bisa mencukupi kehidupan keluarga dan sedikit lebih membantu para suami.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT Pinem, Laura Juwita; Aritonang, Andreas
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani kelapa sawit dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 93 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan data yang dihasilkan pada penelitian, 75,1 persen faktor-faktor seperti luas lahan, tenaga kerja, modal dan manejemen mempengaruhi hasil pendapatan petani kelapa sawit. Sedangkan sisanya 24,9 persen berasal dari faktor-faktor di luar penelitian

Page 6 of 19 | Total Record : 189