Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi"
:
9 Documents
clear
Korelasi Kemampuan Berpikir Reflektif Terhadap Self-Confidence
Iis Pika Prisila;
Diana Hernawati;
Mufti Ali;
Samuel Agus Triyanto
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi kemampuan berpikir reflektif terhadap self-confidence peserta didik di kelas X MIPA SMA Negeri 1 Talaga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan populasi seluruh kelas X MIPA sebanyak 7 kelas dengan jumlah peserta didik berjumlah 252 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling berupa kelas X MIPA 6. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari instrumen tes untuk kemampuan berpikir reflektif dan kuisioner untuk self-confidence. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi bivariate dan uji regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi kemampuan berpikir reflektif terhadap self-confidence (R= 0.633; R Square= 0.401). Sehingga kontribusi dari kemampuan berpikir reflektif terhadap self-confidence sebesar 40.1%.
Meta Analisis Miskonsepsi Buku Teks Pada Materi Biologi SMA
Novia Afriliska;
Zulyusri Zulyusri
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Miskonsepsi adalah kesalahan pada konsep materi yang tidak relevan dengan konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui berapa persentase miskonsepsi yang terdapat pada buku teks Biologi SMA yng digunakan sebagai pedoman pembelajaran disekolah. Identifikasi miskonsepsi dikategorikan menjadi 5 yaitu undergeneralization, obsolete concept and terms, oversimplification, overgeneralization, misidentification. Jenis penelitian yang digunakan adalah meta analisis dengan melakukan review terhadap artikel sumber. Kategori tingkat persentase miskonsepsi dibedakan menjadi 3 yaitu tingkat miskonsepsi rendah (0,00-0,30%), tingkat miskonsepsi sedang (0,31-0,60%), dan tingkat miskonsepsi tinggi (0,61-100%). Hasil dari penelitian ini adalah semua buku Biologi SMA yang diteliti oleh peneliti artikel sumber memiliki persentase miskonsepsi yang berbeda-beda.
Pengembangan Miskonsepsi One Tier Ke Four Tier Diagnostic Test Pada Materi Tata Surya Siswa SMP
Febria, Anna Mepti;
Maison, Maison;
Astalini, Astalini
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v3i1.3257
Pengembangan instrument yang digunakan untuk mengukur miskonsepsi bermacam-macam, beberapa instrumennya yaitu two-tier, three-tier, dan four tier. Dari beberapa instrument tersebut four-tier memiliki kemampuan menganalisa yang lebih akurat dikarenakan tes yang dilakukan sebanyak empat tingkat, yaitu: soal disertai jawaban berbentuk pilihan ganda, keyakinan terhadap jawaban, alasan memilih jawaban, keyakinan terhadap alasan. Peneliti tertarik melakukan pengembangan instrumen miskonsepsi jenis four-tier dan pada materi tata surya hal ini dikarenakan belum ada instumen pengukuran miskonsepsi berjenis four-tier pada materi tata surya. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu model pengembangan 4D (four D model) oleh Thiagarajan, Dorothy, dan Melvyn. Sample yang peneliti dapatkan adalah sebanyak 50 siswa dimana 28 siswa dari dari SMPN 11 Batang Hari dan 22 siswa dari SMPN 3 Batanghari. Hasil penelitian ini adalah terdapat miskonsepsi yang di alami siswa kelas VIII SMPN 3 Batang Hari dan SMPN 11 Batang Hari, hal ini terlihat dari uji coba kelompok kecil pada pengembangan instrument miskonsepsi jenis four tier
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa
Suginem Suginem
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktiftas dan hasil belajar siswa serta untuk mengetahui proses pelaksanaan pembalajaran dalam pembelajaran IPS siswa kelas VIII E SMP Negeri 20 Tasikmalaya melalui pembelajaran model Problem Based Learning (PBL). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 3 bulan dari mulai persiapan rapat sampai dengan pembuatan laporan Hasil Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas VIII C SMPN 20 Tasikmalaya tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian difokuskan pada aktifitas dan hasil belajar siswa. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian pada tahap proses pembelajaran yaitu siklus I keaktifan siswa mencapai 67,66 % kategori aktif sedangkan siklus II mengalami peningkatan menjadi aktif 82,81 % kategori sangat aktif Sedangkan nilai rata-rata kelas pada siklus I adalah 78 dengan ketuntasan belajar 68,75 % Pada siklus II nilai rata-rata kelas adalah 83,03 dengan ketuntasan belajar 93,75 %. sedangkan aktifitas kinerja guru pada siklus I mencapai 66,35 % dengan kategori cukup baik dan pada siklus II mencapai 92,79 % dengan kategori sangat baik ,hal ini menunjukkan bahwa aktifitas kinerja guru ada peningkatan
Ecovillage/ Desa Mandiri: Program Ecovillage di Daerah Kab. Bandung sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Setempat
Destiani, Dean Erliana;
Alam, Fikri Mahendra;
Safira, Ghaisani Aulia
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v3i1.3258
Artikel ini menuliskan tentang bagaimana partisipasi masyarakat di wilayah kabupaten barat dalam keikutsertaan program desa mandiri dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang diadakan oleh pemerintah. Tujuan penulis menulis artikel ini adalah untuk mengetahui sejauh mana dan berhasilakn pemerintah dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berbasis desa mandiri ini, metode yang digunakan adalah studi literatur dan hasil yang didapatkan adalah masyarakat akan lebih mempercayai proyek atau program pembangunan jika merasa dilibatkan dalam proses persiapan dan perencanaannya, karena mereka akan lebih mengetahui seluk-beluk proyek tersebut dan akan mempunyai rasa memiliki terhadap proyek tersebut; dan merupakan suatu hak demokrasi bila masyarakat dilibatkan dalam pembangunan masyarakat itu sendiri.
Model Cooperative Learning Tipe Picture And Picture Untuk Meningkatkan Ketelitian dan Ketrampilan Menulis Deskripsi pada Siswa Kelas 1 SD
Siska Estri Pangestika;
Agnes Herlina Dwi Hadiyanti;
Albertus Saptoro
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu masalah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas 1 SD adalah kesulitan siswa dalam menulis deskriptif yang baik dan benar. Dalam menulis terdapat suatu proses yang rumit. Oleh karena itu, diantara sikap yang harus dimiliki siswa dalam menulis adalah sikap ketelitian dan keterampilan. Dengan berkembangnya sikap ketelitian, maka ketrampilan menulis juga akan ikut berkembang. Penggunaan model Cooperative Learning tipe picture and picture diharapkan dapat meningkatkan ketelitian dan ketrampilan dalam pembelajaran menulis deskripsi pada siswa kelas 1 SD Kanisius Demangan Baru. Untuk itu, dilakukan penelitian terhadap siswa kelas kelas I SD Kanisius Demangan Baru dengan jumlah 17 siswa, terdiri dari 8 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari tahap rancangan, kegiatan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah non tes yaitu observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk data lembar observasi siswa dan guru serta deskriptif kuantitatif untuk mengukur tingkat keterampilan dan ketelitian menulis deskripsi dengan membandingkan hasil nilai sebelum dan sesudah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh presentase untuk ketelitian menulis deksripsi 65% dan ketrampilan menulis deskripsi 71%. Sedangkan pada siklus II diperoleh presentase untuk ketelitian menulis deskripsi mencapai 82% dan ketrampilan menulis deksripsi mencapai 80%. Kesimpulan hasil penelitian adalah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe picture and picture sangat baik diterapkan di kelas I SD karena terbukti dapat meningkatkan ketelitian dan ketrampilan menulis deskripsi.
Pengaruh Google Classroom Berpadu Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving terhadap Hasil Belajar Peserta Didik
Titing Suartini;
Abang Iwan
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelaksanaan pembelajaran daring pada kondisi pandemi Covid-19 menjadi salah satu alternatif di tengah penerapan kebijakan pemerintah untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19. Pembelajaran daring tentunya memiliki keterbatasan dibandingkan dengan pembelajaran luring, yaitu terbatasnya komunikasi dan instruksi yang diberikan oleh guru, serta interaksi yang terbatas antara guru dengan peserta didik. Oleh karena itu diperlukan suatu pemecahan masalah untuk mengatasi berbagai keterbatasan pada pelaksanaan pembelajaran daring, salah satunya dengan penerapan model pembelajaran double loop problem solving. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Google Classroom berpadu model pembelajaran double loop problem solving terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di Kelas IX MTs Negeri 8 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 sampai dengan bulan November 2020 di MTs Negeri 8 Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX MTs Negeri 8 Tasikmalaya sebanyak dua kelas, dengan jumlah sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan kelas IXB sebagai kelas eksperimen dan kelas IXA sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar peserta didik pada konsep perkembangbiakan tumbuhan berbentuk pilihan majemuk sebanyak 30 soal dengan empat options. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan taraf nyata α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penggunaan model pembelajaran double loop problem solving (DLPS) terhadap hasil belajar siswa pada konsep Perkembangbiakan Tumbuhan di kelas IX MTs Negeri 8 Tasikmalaya Tahun Pelajaran 2020/2021.
Pengembangan Insturmen Miskonsepsi One Tier Ke Four Tier Diagnostic Test Pada Materi Tata Surya Siswa SMP
Anna Mepti Febria;
Maison Maison;
Astalini Astalini
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengembangan instrument yang digunakan untuk mengukur miskonsepsi bermacam-macam, beberapa instrumennya yaitu two-tier, three-tier, dan four tier. Dari beberapa instrument tersebut four-tier memiliki kemampuan menganalisa yang lebih akurat dikarenakan tes yang dilakukan sebanyak empat tingkat, yaitu: soal disertai jawaban berbentuk pilihan ganda, keyakinan terhadap jawaban, alasan memilih jawaban, keyakinan terhadap alasan. Peneliti tertarik melakukan pengembangan instrumen miskonsepsi jenis four-tier dan pada materi tata surya hal ini dikarenakan belum ada instumen pengukuran miskonsepsi berjenis four-tier pada materi tata surya. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu model pengembangan 4D (four D model) oleh Thiagarajan, Dorothy, dan Melvyn. Sample yang peneliti dapatkan adalah sebanyak 50 siswa dimana 28 siswa dari dari SMPN 11 Batang Hari dan 22 siswa dari SMPN 3 Batanghari. Hasil penelitian ini adalah terdapat miskonsepsi yang di alami siswa kelas VIII SMPN 3 Batang Hari dan SMPN 11 Batang Hari, hal ini terlihat dari uji coba kelompok kecil pada pengembangan instrument miskonsepsi jenis four tier
Ecovillage/ Desa Mandiri: Program Ecovillage di Daerah Kab. Bandung sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Setempat
Dean Erliana Destiani;
Fikri Mahendra Alam;
Ghaisani Aulia Safira
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 3, No 1 (2021): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini menuliskan tentang bagaimana partisipasi masyarakat di wilayah kabupaten barat dalam keikutsertaan program desa mandiri dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang diadakan oleh pemerintah. Tujuan penulis menulis artikel ini adalah untuk mengetahui sejauh mana dan berhasilakn pemerintah dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berbasis desa mandiri ini, metode yang digunakan adalah studi literatur dan hasil yang didapatkan adalah masyarakat akan lebih mempercayai proyek atau program pembangunan jika merasa dilibatkan dalam proses persiapan dan perencanaannya, karena mereka akan lebih mengetahui seluk-beluk proyek tersebut dan akan mempunyai rasa memiliki terhadap proyek tersebut; dan merupakan suatu hak demokrasi bila masyarakat dilibatkan dalam pembangunan masyarakat itu sendiri.