cover
Contact Name
Usmaedi
Contact Email
usmaedikentlee@gmail.com
Phone
+6287773140507
Journal Mail Official
usmaedikentlee@gmail.com
Editorial Address
STKIP Setia Budhi Rangkasbitung Jl. Budi utomo no. 22 L komplek pendidikan
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
ISSN : 25809466     EISSN : 26214997     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi digagas untuk memberi wadah publikasi bagi dosen, guru, peneliti dan praktisi Pendidikan Dasar yang bertujuan untuk menampung gagasan dan kajian yang dilengkapi dengan hasil penelitian pada sekolah dasar.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi" : 5 Documents clear
DIGITALISASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH PEDALAMAN (Implementasi Pembelajaran Berbasis Komputer di SD Bina Dharma Muara Tiga dan Kebun Sentral Sumatera Utara) Dera Nugraha; Yanti Anggraini
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.928 KB)

Abstract

Digitalisation of learning is one of the challenges currently faced by schools in Indonesia, including for schools in the interior. This study aims to implement and measure the effectiveness of computer-based learning in SD Bina Dharma Muara Tiga and SD Bina Dharma Kebun Tengah Central Asahan, North Sumatra, find out the problems faced, and find the right computer-based learning models for these schools. The research method used was experimental research with a qualitative-descriptive approach, using observation instruments, interviews, and document analysis. The findings of this study indicate that computer-based learning at SD Bina Dharma Muara Tiga and SD Bina Dharma Kebun Sentral help improve learning outcomes. The right computer-based learning model is instructional game with the PAILKEM approach. The problems faced in digitizing learning are related to human resources, facilities, and supporting policies of the principal. Keywords: Digitalisation of learning, computer-based learning, Home Learning, Rural Schools. Abstrak Digitalisasi pembelajaran merupakan salah satu tantangan saat ini yang tengah dihadapi oleh sekolah-sekolah di Indonesia, termasuk bagi sekolah-sekolah yang ada di pedalaman. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan serta mengukur efektifitas pembelajaran berbasis komputer di SD Bina Dharma Muara Tiga dan SD Bina Dharma Kebun Sentral Kabupaten Asahan Sumatera Utara, mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi, dan menemukan model pembelajaran berbasis komputer yang tepat untuk sekolah-sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran berbasis komputer di SD Bina Dharma Muara Tiga dan SD Bina Dharma Kebun Sentral membantu peningkatan hasil pembelajarannya. Model pembelajaran berbasis komputer yang tepat adalah instructional game dengan pendekatan PAILKEM. Permasalahan yang dihadapi dalam digitalisasi pembelajaran tersebut adalah berkaitan dengan sumber daya manusia, sarana, dan kebijakan pendukung dari kepala sekolah. Kata kunci : Digitalisasi pembelajaran, pembelajaran berbasis komputer, Rumah Belajar, Sekolah Pedalaman.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN ATLETIK LARI 100 M MELALUI PEMANASAN MENGGUNAKAN PERMAINAN OLAHRAGA TRADISIONAL BENTENGAN Rahmat, Ayi; Aryadi, Dedi
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inadequate learning methods as well as inadequate learning process in the 100 m running athletic learning process result in student learning outcomes that are not optimal. The problem problem in research is "Does warming up with traditional sports games can increase the athletic learning outcomes of Running 100 m in STKIP Setia Budhi students. To find out the quality of student learning outcomes in following the lecture process is indicated by the results of performance tests. This research uses the action research method. The object of research using the method of warming up traditional sports games with the subject of research is STKIP students. The sample used was 24 students. The instrument used in data retrieval was obtained from the results of performance tests demonstrated by students during the implementation of the test. From the results of research conducted, an increase in student learning outcomes from pre-cycle conditions to cycle I and cycle II, both from an increase in the average value of 100 m running athletics and the value of completeness of learning outcomes. The average value of pre-cycle (65.29), the average value of cycle I (67.46), increased by (2.17) from pre-cycle to cycle I, and the average value of cycle II (72.21), experienced an increase of (4.75) from cycle I to cycle II. Improvement of the ability of movement in learning athletics running 100 m can be seen from the KKM value (7.00), after taking action in the first cycle the value of students' learning complete as many as 14 of 24 students (58.33%) and in the second cycle which has a value in on KKM as many as 17 out of 24 students in total or complete (70.83%). The conclusion of this research is the use of the warm-up method using traditional sports games to improve the learning outcomes of 100m running athletics for Physical Education Study Program students. The suggestion in this study is the use of more innovative learning methods that can increase student interest and motivation in following the lecture process so that it influences towards increasing optimal learning outcomes. Keywords: Action Research, Warming Method with games, Athletic Sports. Abstrak Metode pembelajaran yang kurang tepat serta proses pembelajaran yang kurang memadai dalam proses pembelajaran atletik lari 100 m mengakibatkan hasil belajar siswa tidak optimal. Rumusan masalah dalam penelitian adalah “Apakah dengan pemanasan permainan olahraga tradisional bentengan dapat meningkatkan hasil belajar atletik Lari 100 m pada mahasiswa STKIP Setia Budhi. Untuk mengetahui kualitas hasil belajar mahasiswa dalam mengikuti proses perkuliahan ditunjukkan dengan hasil tes unjuk kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan. Objek penelitian menggunakan metode pemanasan permainan olahraga tradisional bentengan subjek penelitiannya adalah mahasiswa STKIP. Sampel yang digunakan adalah 24 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data diperoleh dari hasil tes unjuk kerja yang didemonstrasikan siswa saat pelaksanaan tes. Dari hasil penelitian yang dilakukan, terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa dari kondisi prasiklus ke siklus I dan siklus II, baik dari peningkatan nilai rata-rata pembelajaran atletik lari 100 m maupun nilai ketuntasan hasil belajaran. Nilai rata-rata prasiklus (65,29), nilai rata-rata siklus I (67,46), mengalami peningkatan sebanyak (2,17) dari prasiklus ke siklus I, dan nilai rata-rata siklus II (72,21), mengalami peningkatan sebanyak (4,75) dari siklus I ke siklus II. Peningkatan kemampuan gerak pada pembelajaran atletik lari 100 m dapat dilihat dari nilai KKM (7,00), setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai belajar siswa yang tuntas sebanyak 14 dari 24 Mahasiswa (58,33%) dan pada siklus II yang memiliki nilai di atas KKM sebanyak 17 dari 24 Mahasiswa keseluruhan atau tuntas sebesar (70,83%). Kesimpulan peneliti ini adalah penggunaan metode pemanasan menggunakan permainan olahraga tradisional bentengan meningkatkan hasil belajar atletik lari 100 m pada mahasiswa Prodi Penjas. Saran dalam penelitian ini adalah penggunaan metode pembelajaran yang lebih inovatif dapat meningkatkan minat dan motivasi mahasiswa dalam mengikuti proses Perkuliahan sehingga berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar yang optimal. Kata kunci : Penelitian Tindakan, Metode Pemanasan dengan permainan, Olahraga Atletik.
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGARANG SISWA DI SEKOLAH DASAR Purwantiningsih, Sri
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing is language skills that are sustainable so that learning was necessary to continuously since attending elementary school . It is based on the idea that writing is the basis of a person's ability to learn in preparation , writing is the most difficult skill in speaking levels .Learning to write is often taken for granted by most students , because they consider it boring and they sometimes find it difficult to organize ideas or ideas into written form . In this study, I tried to apply the methods of learning Mind Mapping as an effort to improve essay writing skills fifth grade students of SDN 1 Rangkasbitung Timur Attack in the number of students 29 . The results of each cycle is average - average score of students in the first cycle is 50.03 while in the second cycle increased the average student value being 68.70 . In the first cycle of activities teachers mastery percentage rate that is equal to 42.85 % and in the second cycle increased to 68.00 % . On the activities of student activity in the first cycle , 5 -scale aspects categorized less and 3 other aspects are categorized scale while the second cycle increased the 4 aspects of scale are categorized and 4 other aspects of well categorized scale . Based on the research results , the conclusion that teaching fifth grade students wrote essays SDN 1 Rangkasbitung Timur Attack increased after the application of Mind Mapping learning methods and students feel motivated and able to pour an idea or an idea and develop it so that the ability to write the essay can be optimally. Keywords : Mind Mapping , Writing essays Abstrak Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang sifatnya berkelanjutan sehingga pembelajarannya pun perlu dilakukan secara berkesinambungan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa menulis adalah kemampuan dasar seseorang sebagai bekal belajar, menulis merupakan keterampilan paling sukar dalam tingkatan berbahasa. Pembelajaran menulis seringkali dianggap remeh oleh sebagian siswa, karena mereka menganggapnya membosankan dan merekapun terkadang merasa kesulitan mengorganisasikan ide atau gagasannya kedalam bentuk tulisan. Pada penelitian ini saya mencoba menerapkan metode pembelajaran Mind Mapping sebagai upaya meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas V SDN 1 Rangkasbitung Timur dengan jumlah siswa 29 orang. Adapun hasil dari setiap siklus adalah rata – rata nilai siswa pada siklus I yaitu 50,03 sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata nilai siswa menjadi 68,70. Pada kegiatan guru siklus I tingkat prosentase penguasaannya yaitu sebesar 42,85% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 68,00%. Pada kegiatan aktivitas siswa pada siklus I, 5 aspek di kategorikan berskala kurang dan 3 aspek lainnya di kategorikan berskala sedang sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 4 aspek di kategorikan berskala sedang dan 4 aspek lainnya di kategorikan berskala baik. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulannya bahwa pembelajaran menulis karangan siswa kelas V SDN 1 Rangkasbitung Timur meningkat setelah diterapkan metode pembelajaran Mind Mapping dan siswa merasa termotivasi serta mampu menuangkan ide atau gagasan dan mengembangkannya sehingga kemampuan menulis karangan dapat terkembangkan secara optimal. Kata kunci : Mind Mapping, Menulis karangan
PENGARUH RASA PERCAYA DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (Survei Pada Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak) Usmaedi, Usmaedi
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research method used was a survey, a sample size of 45 teachers randomly selected from all socialstudies teachers in SD Negeri Sekec Kecamatan Rangkasbitung Kab. Lebak. Data collection was carried outby using questionnaire distribution techniques, data analysis, with descriptive statistical methods, multipleperson correlation coefficient, determination coefficient, and regression analysis. The statistical test used the ttest and F test. This research was conducted on December 6, 2018 to December 13, 2018 the results: Ŷ =126.887 + 0.166X1 + 0.160 X2 Constant of 126.887 states that if the independent variable is consideredconstant, then the average Y will be increased by 126,879. The regression coefficient for X1 is 0.166, whichstates that each addition of X1 is 1 point, and X2 is constant, then Y will increase by 127.045. Theregression coefficient of X2 is 0.160, which states that for each addition of X2 of 1 point and X1 is constant,then Y will increase by 127.039. This means that the variable Self-Confidence (X1) and AchievementMotivation (X2) affect the Social Science Teacher Performance variable.Keywords: Confidence, Achievement Motivation, Social Studies teacher performance. AbstrakMetode penelitian yang digunakan adalah survai, sampel berukuran 45 guru yang dipilih secara random dariseluruh guru IPS di SD Negeri Sekecamatan Rangkasbitung Kab. Lebak. Pengumpulan data dilaksanakandengan tehnik penyebaran angket, Analisis data, dengan metode statistik deskriptif, koefisien korelasi gandaperson, koef determinasi, dan analisa regresi. Uji statistik dipergunakan Uji t dan Uji F. Penelitian inidilaksakan pada tanggal 6 Desember 2018 sampai dengan 13 Desember 2018 hasilnya: Ŷ=126,879 +0,166X1 + 0,160 X2 Konstanta sebesar 126,879 menyatakan bahwa jika variable independent dianggapkonstan, maka rata-rata Y akan meningkat sebesar 126,879. Koefisien regresi X1 sebesar 0,166 menyatakanbahwa setiap penambahan X1 sebesar 1 point, dan X2 konstan, maka Y akan meningkat sebesar 127,045.Koefisien regresi X2 sebesar 0,160 menyatakan bahwa setiap penambahan X2 sebesar 1 point dan X1konstan, maka Y akan meningkat sebesar 127,039. Hal ini berarti bahwa variable Rasa Percaya Diri (X1)dan Motivasi Berprestasi (X2) berpengaruh pada variable Kinerja Guru IPS.Kata Kunci : Rasa Percaya Diri, Motivasi Berprestasi, Kinerja guru IPS.
UPAYA GURU DALAM MELAKUKAN PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPOSITORI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI CIEMAS TAHUN KECAMATAN CURUG Bayu, Jaka Tirta; Anggraini, Ade Eka
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing skills in school are one of the skills that students must master in addition to reading, listening, and speaking skills. However, in reality, the Indonesian language, especially regarding the writing skills of grade V at SD Negeri Ciemas, has not shown satisfactory results. Researchers carried out the formulation of the problem were (1) How did the teacher's efforts to improve the ability to write essays using the expository method in class V SD Negeri Ciemas Tahun Kecamatan Curug (2) How did the test results improve essay writing skills using the expository method in grade V SD Negeri students Ciemas, Curug District, Academic Year? The objectives of this study are (1) Want to get a description of the teacher in overcoming student difficulties in improving the ability to write essays using the expository method in class V SD Negeri Ciemas, Curug District, (2) Want to improve the results of the essay writing skills test using the expository method in fifth grade students of Ciemas Public Elementary School Curug District. Students' ability in writing essays has shown a significant improvement. In the initial conditions, the class average score obtained was 58.9. In cycle 1 the average value reached 70.5. Classical completeness reached 43.25% or 16 students from 37 students and there were still 56.75% or 21 students out of 37 students who had not yet completed it. cycle II, both the class average and classical completeness showed an increase compared to the first cycle, the class average score increased to 81.8, and classical completeness reached 83.70% or 33 students out of 37 students had reached a value of ≥ 70 (KKM) and 6 out of 37 students, or about 16.30%. In the learning cycle, the increase in learning outcomes is quite significant. This is in accordance with what is expected in the research conducted, so that it has a positive impact on students, schools and researchers. Keywords: Writing Essays, Expository Method Abstrak Keterampilan menulis diajarkan di sekolah sebagai salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh murid selain keterampilan membaca, menyimak, dan berbicara. Namun, pada kenyataannya pengajaran bahasa Indonesia khususnya yang berhubungan dengan keterampilan menulis karangan kelas V di SD Negeri Ciemas belum menampakan hasil yang memuaskan. Peneliti melakukan rumusan masalah adalah (1) Bagaimana Upaya guru dalam melakukan peningkatan kemampuan menulis karangan dengan menggunakan metode ekspositori pada siswa kelas V SD Negeri Ciemas Tahun Kecamatan Curug (2) Bagaimana hasil tes meningkatkan keterampilan menulis karangan dengan menggunakan metode ekspositori pada siswa kelas V SD Negeri Ciemas Kecamatan Curug Tahun Ajaran?. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Ingin memperoleh gambaran guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam peningkatan kemampuan menulis karangan dengan menggunakan metode ekspositori pada siswa kelas V SD Negeri Ciemas Kecamatan Curug, (2) Ingin meningkatkan hasil tes keterampilan menulis karangan dengan menggunakan metode ekspositori pada siswa kelas V SD Negeri Ciemas Kecamatan Curug. Kemampuan siswa dalam menulis karangan telah menunjukan peningkatan yang signifikan. Pada kondisi awal, nilai rata-rata kelas yang diperoleh adalah 58,9. Pada siklus 1 nilai rata-rata mencapai 70,5. Ketuntasan klasikalnya mencapai 43.25 % atau 16 siswa dari 37 siswa dan yang belum tuntas masih terdapat 56,75 % atau 21 siswa dari 37 siswa. siklus II, baik pada rata-rata kelas dan tuntas klasikal menunjukan peningkatan jika dibandingkan dengan siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 81.8, dan ketuntasan klasikal mencapai 83.70 % atau 33 siswa dari 37 siswa telah memperoleh nilai ≥ 70 (KKM) dan yang belum tuntas 6 siswa dari 37 siswa atau sekitar 16.30 %. Pada siklus pembelajaran mengalami peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan. Hal itu sesuai dengan yang diharapkan dalam penelitian yang dilakukan, sehingga memberikan dampak yang positif baik bagi siswa, sekolah, dan peneliti. Kata Kunci : Menulis Karangan, Metode Ekspositori

Page 1 of 1 | Total Record : 5