cover
Contact Name
Ramadhita
Contact Email
sakina@uin-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sakina@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jl. Gajayana 50 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sakina: Journal of Family Studies
ISSN : -     EISSN : 25809865     DOI : -
Journal of Family Studies merupakan sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari riset-riset mahasiswa di bidang hukum keluarga dengan berbagai aspek dan pendekatan
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 432 Documents
Upaya Petani Tambak Udang Vaname dalam Membentuk Keluarga Sakinah Ubaidillah Mahdi
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1384

Abstract

Bukan perkara yang mudah membentuk keluarga sakinah pada petani tambak udang vaname disebabkan sering terjadinya gagal panen karena faktor hujan, harga jual tidak stabil, harga bibit udang naik dan harga pakan juga naik. Hal tersebut berdapak pada ketidak setabilan ekonomi keluarga untuk mencukupi kebutuhan setiap harinya. Sehinggah fokus permasalahan dalam penelitian ini yaitu upaya dan kendala pasangan petani tambak udang vaname dalam membentuk keluarga sakinah.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Adapun metode pengolahan data yang digunakan adalah pemeriksaan data editing, klasifikasi, verivikasi, analisis dan kesimpulan. Hasil Penelitian ini yaitu: Upaya yang diterapkan pasangan suami istri petani tambak udang vaname dalam membentuk keluarga sakinah ada enam cara, yaitu mengendalikan diri dari sifat egois dan emosi agar bisa menjaga kedamaian dan ketentraman rumah tangga, selalu menyelesaikan masalah bersama untuk mencari solusi bersama, Selalu bersyukur dalam menerima apapun yang diberikan keluarga, saling terbuka dalam setiap hal, adanya komunikasi antar kedua pasangan, saling mengerti keadaan keluarga agar bisa terjalinnya hubungan baik. kendala yang dialami pasangan petani tambak udang vaname dalam membentuk keluarga sakinah ada 2 yaitu masalah ekonomi dan masalah perbedaan pendapat.
Sakinah Family Concept of Career Spouses at Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang Ilmiani Nurul Hikmah; Zaenul Mahmudi Zaenul Mahmudi
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1387

Abstract

Islam has regulated the concept of marriage in great detail based on the texts of the Qur'an and Hadith so that human life is organized and the purpose of marriage itself is achieved. Marriage is something that has been required in the Islam teachings, especially for those who are physically and mentally capable. One of the goals of marriage is to build a sakinah household, which can be an ark and a captain for His heaven. In the 1945 Constitution, it is stated that every community has the right to marry, form a happy family, and carry on offspring with a legal marriage. This study is an empirical research that use a qualitative approach, the data sources used are primary and secondary data source. The primary data source is the interview result conducted with married spouses who work career also as caregiver in the Pesantren foundation, especially at Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang. Secondary data source in the form of texts or nash of the qur'an and hadith and also some other literature such as laws that specifically regulate marriage, family and problems in it, papers, thesis, and thesis from previous research which also discusses about sakinah family, career family, and everything related to it. The result study conclude that some efforts carried out or implemented by several husband and wife career worker as Pesantren caregivers in Pesantren Darul Ulum Jombang include an even distribution of household tasks, good time management, families who apply a sense of mutual understanding, appreciate and respect, so that there are no friction problems in the family, husband and wife who understand each other's rights and obligation, animate a religious atmosphere. Then, the category or level of the Sakinah family, occupy the Sakinah Family Level III Plus, namely family that have been able to fulfill all the needs of faith, piety and good morals perfectly, psychological social needs, and development and can become role model for the social community environment.
pernikahan online ditengah pandemi bagi penderita positif covid-19 ahmad syarifuddin
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1402

Abstract

Nikah online adalah suatu rangkaian akad ijab qabul pernikahan yang dilaksanakan oleh kedua belah pihak mempelai dimana rangkaian akad pernikahan tersebut dilaksanakan tidak dalam satu majelis. Dengan adanya pandemi covid 19 seperti ini nikah online menjadi salah satu solusi bagi calon mempelai yang ingin menikah akan tetapi takut dengan virus menular tersebut. Keabsahan dari nikah online tersebut masih menjadi perdebatan antar kalangan ulama madzhab. Tujuan dari penelitian ini adalah yang pertama, untuk mengetahui dan mendeskripsikan pendapat Madzhab Hanafi dan Madzhab Syafi’i mengenai akad nikah via online.Kedua,Untuk mengetahui dan mendeskripsikan tinjauan teori tarjih terhadap dalil-dalil dari Madzhab Hanafi dan Madzhab Syafi’i. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library Research), karena penelitian ini analisanya berorientasi pada sumber-sumber kepustakaan. Adapun pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif. Hasil dari penelitian ini diantaranya adalah: Menurut Madzhab Hanafi pernikahan online tersebut mengharuskan kesinamabungan waktu, bukan menyangkut kesatuan tempat, jadi sah-sah saja jika orang melakukan pernikahan satu waktu beda majelis atau disebut nikah online. Sedangkan menurut Madzhab Syafi’i berpendapat bahwa syarat sahnya pernikahan yaitu pengucapan ijab dan kabul yang shorih dalam satu waktu dan tempat yang sama. Jadi, nikah online menurut madzhab syafi’i tidah sah.
Upaya Klinik Nikah (Klik) Dalam Pendampingan Keluarga Sakinah Hotnida Nasution; Faridatus Syuhadak
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1421

Abstract

Abstract INDONESIA: Pengetahuan tentang pernikahan merupakan salah satu cabang ilmu yang sangat menarik sekaligus penting untuk dipelajari. Namun masih banyak sekali yang belum memahami hal tersebut. Tak heran bila sering terjadi pertengkaran dan perselisihan antara suami istri akibat kurang mengetahui hakikat dari sebuah pernikahan, yang tak hanya sebagai ilmu melainkan juga sebagai ibadah suci. Melihat hal tersebut peneliti tertarik untuk membahas Upaya Klinik Nikah (Klik) dalam pendampingan Keluarga Sakinah. Yang bertujuan untuk mengembangkan serta menambah wawasan bagi masyarakat dan pembaca dalam bimbingan dan konseling Islam. Serta meningkatkan mutu, kualitas, dan peran Klik dalam bimbingan pra dan pasca nikah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, yaitu mendeskripsikan suatu peristiwa atau perilaku tertentu yang ada dalam waktu tertentu ke dalam suatu paragraf, peneliti semata-mata hanya untuk menjelaskan keadaan objek atau peristiwa tanpa suatu maksud mengambil kesimpulan yang berlaku secara umum. perolehan data dihasilkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yanag ditujukan kepada pihak pengelola yang berkiprah secara aktif di Klik Kota Malang, serta beberapa anggota keluarga Alumni Klik yang sudah menikah dengan ketentuan usia pernikahan selama 1 tahun hingga usia pernikahan selama empat tahun. Pengelolaan data dilakukan dengan teknik editing, klasifikasi, verifikasi, analisa data dan konklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klik merupakan komunitas pendidikan pra nikah berformat kelas yang membekali iman, ilmu dan skill pernikahan untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, dan dakwah (samarada). Menyajikan materi pra dan pasca nikah yang sistematis dengan pemateri yang kompeten dibidangnya. Serta menyediakan fasilitas-fasilitas unggulan seperti sertifikat Kantor Urusan Agama, check up kesehatan, modul, tes Psikologis dan pendampingan Ta'aruf. Dan yang tidak kalah penting Klik tetap melakukan pendampingan terhadap alumni klik yang sudah menikah. Kata Kunci: Keluarga Sakinah; Klinik Nikah; Upaya ENGLISH: Knowledge of marriage is one of the very interesting branches at once important to learn. But there are still many who don’t understand this. No wonder if there are frequent quarrels and disputes between husband and wife due to less knowledge from a marriage that is not only a science but also as holy worship. Seeing this researcher interested in Discussing the Sturm of Marriage Clinics (clicks) in the sacinah family assistance which aims to develop and add insight to the community and readers in Islamic guidance and counseling. And improve quality, quality and role in pre-marriage guidance. This research is a type of qualitative research that describes a particular event or behavior that exists in a certain time into a researcher’s paragraph only to explain the state of objects or events without a purpose of conclusions that apply in general the acquisition of data is generated through observation interviews and documentation which is addressed to the manager who actively in the click of Malang City and several family members who are married to the provisions of marriage age for 1 year until the age of marriage for 4 year. Data management is done by editing techniques for the classification of data analysis verification and conclusion. The results showed that click was a community of premarat prematical class format that provided the faith of science and marriage skill to realize the sakinah family of Mawaddah warahmah and Da’wah (samarada). Presenting pre and post marriage material is systematic with competent speakers in their field. And provide excellent facilities such as KUA certificates, health check up, modules, psychological tests and taaruf mentoring and no less important clicks continue to mentorize alumni of married clicks. Keywords: Sakinah Family; Clinic Marriage; Effort ARABIC: المعرفة بالزواج هي واحدة من الفروع المثيرة للاهتمام للغاية في مهما مرة واحدة للتعلم. ولكن لا يزال هناك الكثير من الذين لا يفهمون هذا. ليس من المستغرب، هناك مشاجرات متكررة ونزاعات بين الزوج والزوجة بسبب معرفة أقل من الزواج، وهذا ليس فقط علميا ولكن أيضا عبادة مقدسة. رؤية هذا الباحث مهتما بمناقشة جهود عيادة الزواج (انقر) في توجيه عائلة ساكينة. الذي يهدف إلى تطوير وإضافة نظرة ثاقبة للمجتمع والقراء في الإرشادات الإسلامية والإرشاد. وتحسين الجودة والجودة ودور النقرات في إرشادات ما قبل الزواج. هذا البحث هو نوع من البحوث النوعية، أي وصف حدث أو سلوك معين موجود في وقت معين في فقرة، والباحثون فقط يفسرون حالة الكائنات أو الأحداث دون غرض من الاستخلاصات المعمول بها. استخدام البيانات يتم إنشاؤه من خلال المقابلات والملاحظة والوثائق التي تهدف إلى المديرين الذين نقروا بنشاط على مدينة مالانج، بالإضافة إلى العديد من أفراد الأسرة في الخريجين النقدية المتزوجين من سن الزواج لمدة سنة إلى سن أربع سنوات وبعد يتم إدارة البيانات مع تقنيات التحرير والتصنيف والتحقق وتحليل البيانات والاستنتاج. أظهرت النتائج أن النقر كان مجتمع تعليمي قبل الزواج بتنسيق الطبقة التي قدمت الإيمان والعلوم ومهارة الزواج لتحقيق عائلة ساكينا وموضة والوهارحمة والدعوة (سامارادا). عرض مواد قبل الزواج قبل الزواج منهجية مع مكبرات صوت مختصة في مجالهم. بالإضافة إلى توفير مرافق ممتازة مثل شهادات الشؤون المكتبية والفحص الصحي والوحدات والوحدات والاختبارات النفسية وتوجيه تعطوف. ولم تستمر نقرات أقل أهمية في جعل التوجيه ضد الخريجين المتزوجين. الكلمات الرئيسية: عائلة ساكينة. زواج العيادة جهد
Pandangan Mahasiswa Broken Home Dalam Membangun Keluarga Sakinah Devy Zulfia Damayanti; Faridatus Suhadak
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1423

Abstract

Tujuan dari sebuah keluarga adalah untuk mencapai sakinah, mawaddah, dan rahmah. Untuk merealisasikan tujuan tersebut terdapat beberapa upaya yang harus dilakukan. Memiliki keluarga yang sakinah adalah sebuah dambaan setiap orang. Namun dalam kenyataanya tidak semua keluarga dapat menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga banyak terjadi konflik dan ketidakselarasan antara ayah (suami) dan ibu (istri). Konflik-konflik yang berkepanjangan seringkali berakhir pada perceraian. Dampak dari orang tua yang bercerai dirasakan oleh anak yang berstatus mahasiswa. Berdasarkan fenomena tersebut, artikel ini ditulis guna untuk mengetahui bagaimana pandangan mahasiswa broken home mengenai keluarga sakinah dan bagaimana upaya mereka dalam membangun keluarga sakinah di masa mendatang. Artikel ini ditulis menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif. Mahasiswa korban broken home UIN Malang memahami keluarga sakinah sebagai keluarga yang bahagia, rukun, damai, dan tentram, bisa mengelola dengan baik setiap permasalahan rumah tangga, keseimbangan peran, memiliki kesetiaan dan kesabaran, dapat merawat, mendidik, dan mendidik anak-anak secara bersama-sama. Upaya mahasiswa korban broken home UIN Malang dalam membangun keluarga sakinah di masa mendatang adalah belajar tentang kesabaran, membangun komunikasi yang baik, saling menyayangi dan tidak berbuat kasar, bertanggung jawab dengan kewajibannya, saling menghargai dan menghormati.
Pembatalan Nikah Akibat Manipulasi Identitas dalam Prespektif Imam al-Ghazali Muhammad Nabiel Aufa; Risma Nur Arifah
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1430

Abstract

Pembatalan nikah kerap menjadi persoalan yang tidak ada habisnya, terutama di kalangan masyakat yang tidak patuh adanya hukum yang berlaku, tentu hal itu disebabkan oleh berbagai hal, seperti melakukan pernikahan yang tidak sah dengan melakukan manipulasi identitas. Manipulasi identitas tentu menjadi permasalahan yang sangat fital jika hal itu dilakukan, dan bahkan hal itu bisa jadi masuk dalam perkara Hukum Pidana. Dalam aturan pernikahan wajib bagi calon pengantin melakukan pendaftaran pernikahan terlebih dahulu, tentu hal itu harus sesuai dengan data data yang benar. Jika dikaji lebih luas, persyaratan tersebut telah sesuai dengan aturan perundang undangan yang mengharuskan memberikan data data yang baik dan benar. Namun faktanya, permasalah tersebut telah terjadi pada tahun 2021 pada Putusan Pengadilan Nomor 988/Pdt.G/2021/PA.Mlg tentang pembatalan nikah yang disebabkan adanya manipulasi identitas. Artikel ini bertujuan untuk mencarikan solusi permasalahan dengan menggunakan konsep maslahah Imam al-Ghazali. Jenis penelitian ini merupakan penelitian normatif yang menggunakan metode kajian pustaka dan pendekatan kasus. Hasil artikel ini menunjukkan kemaslahatan yang terkandung dalam teori maslahah Imam al-Ghazali ialah suatu bentuk upaya mendapatkan jawaban dari suatu masalah yang terjadi, sehingga penelitian yang di dapatkan dari teorinya ialah, putusan tersebut mengakomodir dari 3 maqashid syariah yang berupa: menjaga jiwa menjaga keturunan dan menjaga harta
Peran Penghulu KUA Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Dalam Meminimalisasi Perkawinan Anak Di Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Maslahah Imam Al-Ghazali Afredo Naraspati
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1431

Abstract

Perkawinan di bawah umur merupakan problematika yang masih banyak terjadi di Kecamatan Muara Enim termasuk ketika pandemi Covid-19. Kantor Urusan Agama sebagai instansi layanan dan bimbingan perkawinan yang paling memahami tentang pegaturan batasan umur di dalam perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian empiris dan pendekatan kualitatif. Cara memperoleh data di lapangan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Proses pengolahan data digunakan teknik pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan peran penghulu KUA Kecamatan Muara Enim dalam meminimalisasi perkawinan anak di masa pandemi Covid-19 ialah peran penghulu secara administrasi menerapkan aturan batas minimal umur calon pengantin laki-laki dan perempuan secara tegas, memeriksa berkas pernikahan sesuai peraturan yang berlaku. Adapun Strategi penghulu KUA Kecamatan Muara Enim untuk meminimalisasi perkawinan anak di masa pandemi Covid-19 yakni dengan memberikan sosialisasi dan penyuluhan secara daring (social media), serta bimbingan kawin (bimwin) pra-nikah. Materi yang diberikan adalah pengetahuan agama dan peraturan perundang-undangan bidang perkawinan, pembagian peran dalam keluarga, kesehatan reproduksi, serta manajemen keluarga. Kemudian bahwa strategi yang digunakan oleh Penghulu sama sekali tidak menyalahi kemaslahatan dan tidak pula dibatalkan oleh nash. Dimana imam al-Ghazali menyampaikan di dalam kitab al-Mustasfa ia menyebutkan bahwa maslahah yang dimaksudkan adalah menjaga tujuan dari syariat (al-muhafazah ‘ala maqsudi asy-syar’i).
Pertimbangan Hakim Dalam Menghadirkasn Dua Saksi Sekaligus di Persidangan Raja Thorieq 'Azizi
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1432

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemeriksaan saksi oleh Hakim di Pengadilan Agama Jember yang berkaitan juga dengan hukum acara perdata yang berlaku di Indonesia. Hukum formil tidak dapat dilanggar dengan alasan apapun terutama pada Pengadilan Agama yang hanya mencari kebenaran formil. Didalam hukum acara perdata disebutkan bahwa saksi diperiksa satu persatu didalam ruang sidang agar tidak terdapat jawaban yang rancu dari keterangan para kedua saksi atau lebih. Artikel ini dilakukan yakni agar dapat mengetahui alasan dan pertimbangan Hakim yang melakukan praktek tersebut. Artikel ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan konseptual approach. Sumber data yang digunakan yakni sumber data primer dan sumber data sekunder, dalam pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Adapun pengolahan data menggunakan metode editing, klasifikasi, verifikasi, analisis, dan konklusi. Hasil penelitian ini adalah pertama, Pertimbangan hakim yang melakukan pemeriksaan dua saksi sekaligus pada persidangan yakni dikarenakan banyaknya kasus yang masuk di pengadilan dan untuk mempercepat proses pemeriksaan saksi agar perkara yang ditangani cepat selesai, akan tetapi proses tersebut tetap tidak bisa dibenarkan karena hukum acara adalah hukum formil yang bersifat kumulatif dan tidak boleh dilanggar. Kedua, Akibat hukum jika ada proses pemeriksaan saksi yang menyimpang atau menyalahi aturan hukum acara perdata maka perkara tersebut batal demi hukum atau perkara tersebut tidak dapat diterima, karena hukum perdata mencari kebenaran formil.
Efektivitas Ihdad Bagi Wanita Yang ditinggal Mati Suaminya Di Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan khairiyatin khairiyatin
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1454

Abstract

Peraturan di Indonesia cukup luas mengatur berbagai persoalan, baik dalam hal ketertiban ataupun keagamaan. Aturan dalam bentuk keagamaan beragam jenisnya, sebagai contoh beberapa pasal dalam kompilasi hukum islam. Pasal 170 BAB XIX Kompilasi Hukum Islam berisi tentang aturan Ihdad bagi wanita yang ditinggal mati suaminya. Dalam bahasa Arab Ihdad berasal dari kata Ahadda yang bermakna Al-man’u dalam artian sebagai cegahan dan larangan.penelitian ini bertujuan menganalisa konsep pelaksanaan ihdad dalam hukum islam serta menjelaskan efektivitas peraturan ihdad bagi wanita yang ditinggal mati suaminya di daerah Kecamatan Pakong. Jenis penelitian ini berupa empiris. Pendekatan penelitian ini termasuk kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Metode pengumpulan data dengan wawancara serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, aturan Idhad yang tersebar didaerah Kecamatan Pakong tidak jauh berbeda dengan aturan secara umum dalam Hukum Islam. Wanita yang ditinggal mati suaminya dianjurkan melaksanakan Ihdad selama masih berada dalam masa ‘iddahnya. Efektivitas pelaksanaaan ihdad di daerah Kecamatan Pakong sampai saat ini dapat dikatakan efektiv karena masyarakat setempat tetap melaksanakan ihdad pada masa iddahnya.
Upaya Konselor Dalam Menangani Peningkatan Permohonan Dispensasi Kawin Selama Pandemi Covid-19 Studi Di Pengadilan Agama Kab. Gresik Matsna Fathimatuz Zahroh; Risma Nur Arifah
Sakina: Journal of Family Studies Vol 6 No 2 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v6i2.1477

Abstract

Peningkatan dispensasi kawin sebanyak 3 kali lipat di Pengadilan Agama Kab. Gresik sejak adanya revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. hal ini menjadikan MUI Gresik bersama Pengadilan Agama Kab. Gresik membuat inovasi guna menkan laju tingginya pernikahan dini di Kab. Gresik dengan membuat lembaga konseling bernama SELINA atau Konseling Dispensasi Nikah. Artikel ini ditulis guna mengetahui faktor kegagalan dan upaya konselor dalam penanganan peningkatan permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kab. Gresik. Artikel ini ditulis menggunakan metode penelitian lapangan yang bersifat empiris dengan pendekatan deskripstif-kualitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada konselor di Pengadilan Agama Kab. Gresik yang merupakan anggota komisi PPAR (Pemberdayaan Perempuan Anak dan Remaja) MUI Gresik, kemudian data diolah dengan metode pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab kegagalan konselor dalam melaksanakan konseling di Pengadilan Agama Kab. Gresik dikarenakan mayorita pendaftar ialah pasangan hamil diluar nikah, pola asuh orang tua yang salah sehingga anak masuk dalam pergaulan bebas. Serta teknis pelaksanaan konseling yang cukup singkat. Adapun upaya konselor terbagi menjadi 2 yakni upaya di dalam ruang konseling dan upaya di luar ruang konseling.