cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2026)" : 18 Documents clear
Representasi GoFood Sebagai Pengganti Ibu dalam Iklan “Ungkapkan yang di Hati, Kirimkan yang Berarti” Gunawan, Nathania Raissa; Ramdani, Guruh; Mulyono
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2362

Abstract

Advertisement, as a form of visual and verbal communication, utilizes various elements to attract attention and shape consumer understanding in accordance with its communicative goals. One advertisement that employs connotative signs to shape audience perception is GoFood’s “Ungkapkan yang Di Hati, Kirimkan yang Berarti” campaign. This ad goes beyond merely promoting a food delivery service; it also represents emotional values such as love and care, which are conveyed through its messaging. This study aims to analyze how GoFood is represented as a substitute for the role of a mother in the “Ungkapkan yang Di Hati, Kirimkan yang Berarti” advertisement. The research is conducted using a qualitative descriptive method, employing Stuart Hall’s theory of representation and Roland Barthes’ theory of extended connotation semiotics to uncover the connotative meanings and myths contained in the advertisement. This study is expected to contribute to a deeper understanding of how advertisements work through various connotative signs, visual, verbal, and textual, which can serve as creative methods during the advertisement production process. Abstrak Iklan sebagai bentuk komunikasi visual dan verbal memanfaatkan berbagai elemen untuk menarik perhatian dan membentuk pemahaman konsumen yang sesuai dengan tujuan komunikatifnya. Salah satu iklan yang juga memanfaatkan penanda-penanda konotatif yang membentuk presepsi audiens adalah iklan GoFood versi "Ungkapkan yang di Hati, Kirimkan yang Berarti." Iklan ini tidak hanya sekadar mempromosikan layanan pengantaran makanan, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai emosional, seperti kasih sayang dan perhatian, yang disampaikan melalui iklannya. Penelitian ini bertujuan untuk membedah bagaimana GoFood direpresentasikan sebagai pengganti peran ibu dalam iklan GoFood versi “Ungkapkan yang Di Hati, Kirimkan yang Berarti”. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan teori representasi dari Stuart Hall dan semiotika konotasi berlanjut dari Roland Barthes untuk mengungkap makna-makna konotatif dan juga mitos yang terkandung dalam iklan “Ungkapkan yang di Hati, Kirimkan yang Berarti”. Penelitian ini diharapkan mampu menambah pengetahuan cara kerja iklan melalui berbagai penanda-penanda konotatif, baik yang bersifat visual, verbal, maupun tekstual yang dapat berguna sebagai salah satu bentuk metode kreatif pada tahap produksi pembuatan iklan.
Proses Penulisan Siaran Pers Kegiatan Pimpinan Daerah Melalui Situs Web oleh Pemerintah Kota Bogor Khoerunnisa, Assyifa Uzzahro; Ramdani, Guruh
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2366

Abstract

A press release is news or information written by an organization to describe the organization's activities. In government agencies, press releases have a vital role to maintain public trust through transparency of information submitted on the agency's official channel. The purpose of this paper is to describe the process of writing press releases of Bogor City regional leaders' activities carried out by the Bogor City Government. This research method uses a descriptive qualitative approach through in-depth interviews and participatory observation. This research reveals that the process of writing press releases is divided into three. First, the pre-production stage which consists of directing the leader's coverage and gathering information. Second, the production stage includes coverage, writing, editing and quality checking. Third, the post-production stage includes press release distribution and media monitoring. Bogor City Government uses a journalistic style in writing press releases with an inverted pyramid model and applies special rules in writing press releases to optimize search engine optimization (SEO), maintain accuracy, neutrality, and news value. This research provides a practical contribution for local government PR practitioners in drafting quality press releases to shape the positive image of government agencies. Abstrak Siaran pers adalah berita atau informasi yang ditulis oleh sebuah organisasi untuk menggambarkan kegiatan organisasi tersebut. Pada instansi pemerintah, siaran pers memiliki peranan vital untuk menjaga kepercayaan publik melalui transparansi informasi yang disampaikan pada kanal resmi instansi. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menguraikan proses penulisan siaran pers kegiatan pimpinan daerah Kota Bogor yang dilakukan oleh Pemkot Bogor. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Penelitian ini mengungkapkan bahwa proses penulisan siaran pers terbagi menjadi tiga. Pertama, tahap praproduksi yang terdiri atas arahan liputan pimpinan dan pengumpulan informasi. Kedua, tahap produksi mencakup liputan, penulisan, penyuntingan dan pengecekan kualitas. Ketiga, tahap pascaproduksi meliputi penyebaran siaran pers dan media monitoring. Pemkot Bogor menggunakan gaya jurnalistik dalam menulis siaran pers dengan model piramida terbalik dan menerapkan aturan khusus dalam penulisan siaran pers untuk optimalisasi search engine optimization (SEO), menjaga akurasi, netralitas, dan nilai berita. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi praktisi humas pemerintah daerah dalam menyusun siaran pers yang berkualitas untuk membentuk citra positif instansi pemerintah.
The Implementasi AIDA pada Platform Instagram untuk Meningkatkan Occupancy Whiz Hotel Cikini Maharani, Karina Adinda; Priatna, Wahyu Budi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2643

Abstract

The digital transformation within the hospitality industry has driven Whiz Hotel Cikini to optimize its marketing communication strategy through Instagram to enhance brand awareness and occupancy. This study analyzes the implementation of the AIDA Model (Attention, Interest, Desire, Action) in the hotel’s digital strategy and its impact on marketing performance. A descriptive qualitative method was used, involving digital observation, content analysis, and interviews. The findings indicate that each AIDA stage contributes significantly. The Attention stage is achieved through consistent and visually appealing content that enhances brand visibility and audience reach. The Interest stage emerges from interactive content such as quizzes and guest-experience storytelling, which significantly increases audience engagement. The Desire stage is strengthened through guest testimonials and influencer collaborations that build trust and encourage interest among potential guests. The Action stage shows direct results through clear CTAs, booking links, and increased traffic from Instagram to the reservation page. The study concludes that the integrated application of AIDA creates a more effective customer journey, leading audiences from awareness to booking decisions. This strategy has proven to enhance engagement, expand audience reach, and contribute positively to the increase in Whiz Hotel Cikini’s occupancy rate. Abstrak Transformasi digital dalam industri perhotelan mendorong Whiz Hotel Cikini untuk memaksimalkan strategi komunikasi pemasaran melalui Instagram sebagai upaya meningkatkan brand awareness dan occupancy. Penelitian ini menganalisis penerapan Model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) dalam strategi digital hotel serta dampaknya terhadap kinerja pemasaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi digital, analisis konten, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahap AIDA memberikan kontribusi nyata. Tahap Attention diraih melalui konsistensi konten visual yang menarik sehingga meningkatkan visibilitas merek dan jangkauan audiens. Tahap Interest muncul dari konten interaktif seperti kuis dan storytelling pengalaman tamu yang mampu meningkatkan keterlibatan secara signifikan. Tahap Desire diperkuat melalui testimoni tamu dan kolaborasi influencer yang membangun kepercayaan dan mendorong minat calon tamu. Tahap Action menunjukkan hasil langsung melalui CTA yang jelas, tautan pemesanan, serta meningkatnya trafik dari Instagram menuju halaman reservasi. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan Model AIDA secara terintegrasi membentuk customer journey yang lebih efektif, mulai dari menarik perhatian hingga mendorong keputusan pemesanan. Strategi ini terbukti meningkatkan engagement rate, memperluas audiens, dan memberikan kontribusi positif pada kenaikan tingkat hunian Whiz Hotel Cikini.
Interaksi Instagram @bukune dalam Meningkatkan Branding Penerbit Bukune Savitri, Aisy Andini; Priatna, Wahyu Budi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2648

Abstract

This study analyzes the role of interaction on the @bukune Instagram account in strengthening Bukune Publishing’s branding in the digital space. The research is grounded in the increasing use of social media as a communication, promotion, and brand-building tool in the publishing industry. A qualitative descriptive approach was applied using the POST framework, consisting of People, Objectives, Strategy, and Technology. Data were collected through observation, in-depth interviews with the account manager, and documentation of @bukune’s Instagram posts. The findings show that Bukune builds strong interaction through audience-relevant content, interactive features, two-way communication, and consistent visual identity. Instagram technology also supports higher follower engagement and strengthens the publisher’s brand image. Thus, interaction on Instagram contributes significantly to Bukune’s branding as a publisher that is close to its audience, responsive, and aligned with younger readers. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis peran interaksi akun Instagram @bukune dalam meningkatkan branding Penerbit Bukune di ruang digital. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi, promosi, dan pembentukan citra merek di industri penerbitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis POST, yaitu People, Objectives, Strategy, dan Technology. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola akun, dan dokumentasi unggahan Instagram @bukune. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bukune membangun interaksi yang kuat melalui konten yang relevan bagi audiens muda, penggunaan fitur interaktif, komunikasi dua arah, serta konsistensi identitas visual. Pemanfaatan teknologi Instagram juga mendukung peningkatan keterlibatan pengikut dan penguatan citra merek penerbit. Dengan demikian, interaksi di Instagram berkontribusi signifikan terhadap pembentukan branding Bukune sebagai penerbit yang dekat, responsif, dan sesuai dengan karakter generasi muda.
Strategi Humas dalam Penyampaian Informasi Pertanahan melalui Instagram @kantahkabbogor1 Habibah, Manda Nur Iryanti; Priatna, Wahyu Budi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2649

Abstract

The use of government social media as a public communication tool plays a vital role in disseminating information to the public. Studies on public relations strategies for conveying land-related information through the Instagram accounts of vertical government agencies require further examination. This study aims to identify public relations strategies for conveying land-related information via the Instagram account @kantahkabbogor1, as well as the factors that contribute to the effectiveness of such information dissemination. This study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The results indicate that public relations strategies are implemented through planned public communication management, ranging from identifying the public’s information needs, content planning, information dissemination via feed posts and Reels, to evaluation using Instagram Insights. The dissemination of land administration information via Instagram is capable of creating public communication that is more adaptive, interactive, and easily accessible to the public. The effectiveness of information dissemination is supported by the consistency of posts, the use of visual content, creativity in content management, as well as active audience participation through comments and direct messages. This study demonstrates that the success of the government’s digital public communication is not only determined by the use of social media, but also by the public relations department’s ability to understand the public’s information needs. Abstrak Pemanfaatan media sosial pemerintah sebagai sarana komunikasi publik menjadi bagian penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Kajian mengenai strategi humas dalam penyampaian informasi pertanahan melalui akun Instagram instansi vertikal pemerintah masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi humas dalam penyampaian informasi pertanahan melalui Instagram @kantahkabbogor1 serta faktor-faktor yang mendukung efektivitas penyampaian informasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi humas dilakukan melalui pengelolaan komunikasi publik yang terencana, mulai dari identifikasi kebutuhan informasi masyarakat, perencanaan konten, penyampaian informasi melalui unggahan feeds dan reels, hingga evaluasi melalui insight Instagram. Penyampaian informasi pertanahan melalui Instagram mampu menciptakan komunikasi publik yang lebih adaptif, interaktif, dan mudah diakses masyarakat. Efektivitas penyampaian informasi didukung oleh konsistensi unggahan, pemanfaatan konten visual, kreativitas pengelolaan konten, serta partisipasi aktif audiens melalui komentar dan pesan langsung. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi publik digital pemerintah tidak hanya ditentukan oleh penggunaan media sosial, tetapi juga kemampuan humas dalam memahami kebutuhan informasi masyarakat dan membangun komunikasi dua arah dengan publik.
Pemanfaatan Media Digital Instagram untuk Penguatan Citra Pemerintah Kabupaten Bogor Zuhra, Arummaisya Rosdiana; Sasmita, Hari Otang
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2697

Abstract

Instagram has become one of the strategic media in government communication because it is able to disseminate information quickly, widely, and interactively. However, its effectiveness in building a positive image of local government still requires further study, particularly regarding the role and communication strategies of public relations in managing content and engaging the community. This study aims to explain the role of the Bogor Regency Communication and Information Agency's public relations division in utilizing Instagram as a platform for strengthening government image, as well as to analyze the communication strategies applied in managing the official @kabupaten.bogor account. This research uses a descriptive qualitative method through observation, interviews, active involvement in the workflow of the public relations team, and literature study. Data were collected from the public relations work processes, including pre-production, production, and post-production of content. The results show that public relations play an important role in delivering transparent, accurate, and accessible information. The communication strategy used refers to The Circular Model of Social Media (SOME), which includes the stages of Share, Optimize, Manage, and Engage. The use of features such as stories, live streaming, polls, reposts, and comments is proven to enhance interaction and strengthen two-way communication with the public. Abstrak Instagram menjadi salah satu media strategis dalam komunikasi pemerintah karena mampu menyebarkan informasi secara cepat, luas, dan interaktif. Namun, efektivitas pemanfaatannya dalam membangun citra positif pemerintah daerah masih perlu diteliti lebih dalam, terutama terkait peran serta strategi komunikasi humas dalam mengelola konten dan membangun keterlibatan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Humas Diskominfo Kabupaten Bogor dalam memanfaatkan Instagram sebagai sarana penguatan citra pemerintah, serta menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan dalam pengelolaan akun resmi @kabupaten.bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, keterlibatan langsung dalam alur kerja humas, serta studi pustaka. Data dikumpulkan dari tahapan kerja humas yang meliputi pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas berperan penting dalam menyampaikan informasi yang transparan, akurat, dan mudah dipahami publik. Strategi komunikasi yang digunakan mengacu pada The Circular Model of Social Media (SOME), yaitu Share, Optimize, Manage, dan Engage. Pemanfaatan fitur Instagram seperti stories, live, polling, repost, dan komentar terbukti meningkatkan interaksi serta memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
The Role of PATRIA Bulletin in Information Dissemination at PT United Tractors Pandu Engineering Shafinas, Citra Ayu; Ramdani, Guruh
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2706

Abstract

PATRIA Bulletin is a digital internal communication medium created by PT United Tractors Pandu Engineering to support the dissemination of organizational information, strengthen corporate culture, and enhance employee engagement across divisions. As the company continues its digital transformation, the Bulletin plays an important role in ensuring that key messages, corporate values, achievements, and development programs are delivered to employees in a clear and structured manner. The uniqueness of this study lies in its focus on communication patterns and message construction within the Bulletin’s production process, an area rarely explored in previous research. This study examines how PATRIA Bulletin functions as an information channel, the types of messages conveyed, interdivision communication, and digital engagement. Using a qualitative study approach, the research draws on interviews, observations, and digital analysis. The findings indicate that effective communication patterns are essential for strengthening PATRIA Bulletin as a sustainable internal medium. Abstrak PATRIA Bulletin adalah media komunikasi internal digital yang dibuat oleh PT United Tractors Pandu Engineering untuk mendukung penyebaran informasi organisasi, memperkuat budaya perusahaan, dan meningkatkan keterlibatan karyawan di seluruh divisi. Seiring perusahaan melanjutkan transformasi digitalnya, Bulletin berperan penting dalam memastikan pesan utama, nilai perusahaan, pencapaian, dan program pengembangan tersampaikan kepada karyawan secara jelas dan terstruktur. Keunikan penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap pola komunikasi dan konstruksi pesan dalam proses produksi Bulletin, area yang jarang dieksplorasi dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini menelaah bagaimana PATRIA Bulletin berfungsi sebagai saluran informasi, jenis pesan yang disampaikan, komunikasi antardivisi, dan keterlibatan digital. Dengan menggunakan pendekatan studi kualitatif, penelitian ini mengacu pada wawancara, observasi, dan analisis digital. Temuan menunjukkan bahwa pola komunikasi yang efektif sangat penting untuk memperkuat PATRIA Bulletin sebagai media internal yang berkelanjutan.
Peran Account Executive dalam Event Marketing Huawei Berbasis Komunikasi Digital Salsabilla, Moza; Ramdani, Guruh
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2728

Abstract

This report examines the role of the Account Executive (AE) in Huawei’s event marketing executed through digital communication at Gushcloud Indonesia. It aims to map how AEs plan, implement, and evaluate campaigns so that brand messages remain consistent across channels. A qualitative approach was used through active participation, observation, in-depth interviews (two AEs and one Account Manager), documentation, and literature review. Findings show that AEs play a central end-to-end role: translating client needs into strategy, building a message house and creative briefs, selecting influencers based on audience–brand fit (beyond follower counts), enforcing message consistency across platforms (social media, website, livestream), coordinating vendors under clear SLAs, and closing with data-driven evaluation (reach, engagement, timeline adherence, and audience feedback). Key challenges include client–agency expectation gaps, cross-platform consistency, multi-party coordination, time–budget constraints, and the need for technological and cross-cultural sensitivity. Recommended practices include establishing a message house, content calendar, go-live checklist/war room, pre-flight testing of materials (titles, hooks, thumbnails, CTAs), SLA-based vendor control, and rapid post-mortems for iterative improvement. Overall, a well-structured AE function boosts audience engagement and strengthens brand awareness, while sales impact typically follows over time. Abstrak Penelitian ini mengkaji peran Account Executive (AE) dalam pemasaran acara Huawei yang dilakukan melalui komunikasi digital di Gushcloud Indonesia. Tujuannya adalah untuk memetakan bagaimana AE merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kampanye sehingga pesan merek tetap konsisten di berbagai saluran. Pendekatan kualitatif digunakan melalui partisipasi aktif, observasi, wawancara mendalam (dua AE dan satu Account Manager), dokumentasi, dan tinjauan pustaka. Temuan menunjukkan bahwa AE memainkan peran sentral dari awal hingga akhir: menerjemahkan kebutuhan klien ke dalam strategi, membangun kerangka pesan dan brief kreatif, memilih influencer berdasarkan kesesuaian audiens-merek (di luar jumlah pengikut), menegakkan konsistensi pesan di berbagai platform (media sosial, situs web, siaran langsung), mengoordinasikan vendor di bawah SLA yang jelas, dan menutup dengan evaluasi berbasis data (jangkauan, keterlibatan, kepatuhan terhadap jadwal, dan umpan balik audiens). Tantangan utama meliputi kesenjangan ekspektasi klien-agensi, konsistensi lintas platform, koordinasi multi-pihak, kendala waktu-anggaran, dan kebutuhan akan sensitivitas teknologi dan lintas budaya. Praktik yang direkomendasikan meliputi pembentukan tim pemasaran terpadu, kalender konten, daftar periksa/ruang kerja persiapan peluncuran, pengujian awal materi (judul, pengantar, gambar mini, ajakan bertindak), kontrol vendor berbasis SLA, dan analisis pasca-peluncuran yang cepat untuk perbaikan berulang. Secara keseluruhan, fungsi AE yang terstruktur dengan baik meningkatkan keterlibatan audiens dan memperkuat kesadaran merek, sementara dampak penjualan biasanya akan terlihat seiring waktu.

Page 2 of 2 | Total Record : 18