cover
Contact Name
Riong Seulina Panjaitan
Contact Email
editorbahanalam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
editorbahanalam@gmail.com
Editorial Address
Jln Sunter Permai Raya, Jakarta Utara
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ)
ISSN : -     EISSN : 25028421     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta yang terbit dua kali dalam setahun.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 13 Documents clear
STUDI KELAYAKAN KADAR AIR, ABU, PROTEIN, DAN KADMIUM (Cd) PADA SAYURAN DI PASAR SUNTER, JAKARTA UTARA SEBAGAI BAHAN SUPLEMEN MAKANAN Nuryanti, Nuryanti
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.439 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1933

Abstract

Sayuran merupakan bahan makanan yang sering dikonsumsi oleh manusia. Sayuran berperan penting sebagai sumber serat, vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Suplemen makanan adalah produk jadi yang dikonsumsi untuk melengkapi makanan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan sampel bayam hijau, bayam merah, kangkung, kubis, selada, dan sawi hijau yang diperoleh dari Pasar Sunter Jakarta Utara. Metode yang telah dilakukan dalam studi kelayakan ini mencakup : pengujian kadar air, abu, protein, termasuk logam berat kadmium (Cd). Dari penelitian ini didapatkan kadar air terendah pada daun bayam merah yaitu sebesar 86,85 %. Kadar abu terendah pada kubis yaitu sebesar 7,13 %. Kadar protein terendah pada daun bayam merah yaitu sebesar 0,5 %. Logam berat kadmium (Cd) terendah pada kubis yaitu sebesar 0,0022 ppm. Batas maksimum logam kadmium (Cd) yang ditentukan dalam SNI 7387:2009, yaitu 0,2 mg/kg atau 0,2 ppm. Kata kunci : sayuran, suplemen makanan, kadmium, ICP-OES
Formulation Ointment Extract Of Pare Leaves (Momordica charantia L.) and Activity Test Against Staphylococcus aureus Bacteria Sagala, Zuraida
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.778 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1913

Abstract

Penyаkit infeksi pаdа kulit mаsih merupаkаn jenis penyаkit yаng pаling bаnyаk dideritа oleh penduduk di Negаrа berkembаng. Sаlаh sаtu penyebаb penyаkit infeksi kulit аdаlаh bаkteri Stаphylococcus аureus. Pemаnfааtаn bаhаn аlаm sebаgаi obаt trаdisionаl dinilаi memiliki efek sаmping yаng lebih kecil dibаndingkаn dengаn obаt аntibiotik yаng menghаruskаn аdаnyа kewаspаdааn terhаdаp resistensi аntibiotik. Sаlаh  sаtu tаnаmаn yаng memiliki efek аntibаkteri аdаlаh dаun Pаre (Momordicа chаrаntiа L.).  Tujuаn dаri penelitiаn ini yаitu untuk membuаt formulаsi sediааn sаlep ekstrаk etаnol dаun Pаre (Momordicа chаrаntiа L.) dengаn mutu stаbilitаs yаng bаik selаmа penyimpаnаn dаn  untuk melihаt аpаkаh memiliki аktivitаs аntibаkteri terhаdаp bаkteri Stаphylococcus аureus. Metode penelitiаn yаng dilаkukаn аntаrа lаin pembuаtаn ekstrаk sаlep dengаn cаrа mаserаsi menggunаkаn pelаrut etаnol  96% formulа dibuаt dengаn bаsis sаlep vаselin аlbum dаn аdeps lаnаe. Dibuаt dаlаm  tigа konsentrаsi ekstrаk FI, FII, FIII mаsing-mаsing 15%, 20%, 25%. Selаnjutnyа dilаkukаn evаluаsi sediааn berupа evаluаsi stаbilitаs fisik sаlep seperti uji orgаnoleptik, pH, homogenitаs, dаyа sebаr, dаyа lekаt, viskositаs, peninggаlаn bekаs wаrnа dаn iritаsi selаmа penyimpаnаn kemudiаn dilаnjutkаn dengаn uji аktivitаs аntibаkteri. Hаsil menunjukkаn bаhwа sаlep memiliki kestаbilаn fisik yаng bаik selаmа penyimpаnаn dаlаm temperаture kаmаr terkecuаli untuk uji dаyа lekаt. Uji аktivitаs аntibаkteri menunjukkаn bаhwа diаmeter hаmbаt FI, FII, FIII mаsing-mаsing 13,71 mm, 16,04 mm, 18,41 mm berdаsаrkаn hаsil yаng diperoleh mаkа dаpаt disimpulkаn bаhwа sаlep ekstrаk dаun Pаre (Momordicа chаrаntiа L.) dаpаt dibuаt menjаdi sаlep dаn memiliki dаyа hаmbаt yаng memаdаi terhаdаp bаkteri Stаphylococcus аureus. Kаtа Kunci : Dаun Pаre (Momordica charantia L.), Аntibаkteri, Stаphylococcus аureus, Sаlep
UJI EFEK ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN RIKSUSU (WRIGHTIA PUBESCENS R.BR) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NOVERGICUS) YANG DI INDUKSI PUTIH TELUR Prawirohardjono, Widharto
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.952 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1926

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui aktivitas efek antiinflamasi dari ektrak etanol 70% daun riksusu (Wrightia pubescens R. Br.). Ektraksi dilakukan dengan menggunakan metode maserasi yang dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator. Ektrak kental dengan berbagai variasi dosis yaitu 40 mg/kgBB, 60 mg/kgBB, dan 160 mg/kgBB secara oral diberikan pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang di Induksi Putih Telur. Natrium Diklofenak digunakan sebagai kontrol positif dengan dosis 0,9 mg/kgBB diberikan secara oral. Penelitian ini menggunakan metode udema buatan pada telapak kaki tikus dengan induksi putih telur 5% sebanyak 0,2 ml sebagai penginduksi udema. Pada uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara setiap dosis dengan kontrol negative pada taraf uji (<0,05) dan semua dosis ekstrak terdapat perbedaan bermakna dengan kontrol positif. Dari semua kelompok uji pada penelitian ini kelompok yang mempunyai daya inhibisi udema terbesar adalah kontrol positif sebagai pembanding yaitu Natrium Diklofenak dengan daya hambat udema 56,68% diikuti dengan dosis 160 mg/kgBB dengan daya hambat sebesar 54,03%. Kata kunci : Wrightia pubescens, Natrium Diklofenak; Antiinflamasi; Putih Telur
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL 70% AKAR KARAMUNTING (Rhodomyrtus Tomentosa) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus L.) DENGAN INDUKSI ALOKSAN Ramatillah, Diana Laila
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.145 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1947

Abstract

Obat tradisional yang terdapat didalam tanaman yang berkhasiat sebagai obat memiliki efek yang beragam, salah satunya sebagai antidiabetes. Diabetes adalah penyakit metabolik yang terjadi karena adanya masalah pada pengeluaran insulin, aksi insulin atau keduanya. Pada penelitian ini digunakan ekstrak etanol 70% akar karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa L.) untuk membantu proses penurunan kadar glukosa darah. Akar karamunting yang digunakan mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, triterpenoid, dan steroid yang diduga dapat membantu mempercepat proses penurunan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol 70% akar karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa L.) terhadap penurunan kadar gula darah teradap mencit putih jantan (Mus musculus L.) yang di induksi aloksan. Aloksan adalah senyawa kimia yang memiliki struktur mirip dengan glukosa yang menyebabkan akumulasi glukosa oleh sel β pankreas. Pembuatan ekstrak akar karamunting menggunakan metode maserasi. Pada penelitian ini hewan uji di bagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif (-) diberikan suspensi CMC 0,5%, kelompok kontrol positif (+) diberikan Glibenklamid sebagai perbandingan dengan dosis 0,013 mg/25 g BB. Kelompok uji I diberikan esktrak etanol 70% akar Karamunting 20mg/25g BB, kelompok uji II diberikan esktrak etanol 70% akar Karamunting 40mg/25g BB, kelompok uji III diberikan ekstrak etanol 70% akar Karamunting 60mg/25g BB. Perlakuan diberikan setiap hari selama 7 hari. Data presentase dianalisis dengan uji Saphiro-Wilk, Levene, One way ANOVA dan Uji LSD. Penurunan kadar glukosa darah paling efektif terdapat pada kontrol uji konsentrasi 60mg/g BB. Hasil analisa one way ANOVA menunjukan hasil yang signifikan pada semua kelompok kontrol uji dan kontrol positif yaitu p  < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 70% akar Karamunting memiliki khasiat yang dapat menurunkan kadar gula darah pada mencit. Kata Kunci : akar Karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa L.), aloksan,  mencit putih jantan, diabetes
FORMULASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER EKSTRAK KULIT PISANG AMBON (Musa acuminata colla) DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Nina Jusnita
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.612 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1915

Abstract

Telah dilakukan formulasi sediaan gel hand sanitizer dari ekstrak kulit pisang ambon (Musa acuminata colla) dengan menggunakan basis karbopol 940 dan HPMC disertai uji stabilitas fisik sediaan gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas antibakteri dari ekstrak kulit pisang ambon dalam sediaan gel hand sanitizer terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Pengujian dilakukan secara triplo dengan konsentrasi ekstrak 8%, 10%, 12%, 14%, 16%. Pengujian aktifitas bakteri menggunakan metode difusi dengan cakram disk dan menggunakan media agar MHA sebagai media tumbuh bakteri Staphylococcus aureus. Konsentrasi ekstrak untuk sediaan gel yang dipakai yaitu 12%, 14%, 16%. Hasil penelitian pada sediaan gel dari uji aktivitas antibakteri sediaan gel Hand sanitizer yaitu pada konsentrasi 16% dengan zona hambat rata-rata tertinggi yaitu 15,00 mm dengan respon hambat kuat. Kata Kunci : Hand sanitizer; Staphylococcus aureus; kulit pisang ambon
Pengaruh Variasi Konsentrasi Avicel PH 102 dan Manitol Terhadap Sifat Fisik Tablet Hisap Ekstrak Akar Ekinase (Echinacea purpurea (Herb.)) Secara Kempa Langsung Unsyura Dhipa Budaya
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.329 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1929

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif bentuk sediaan untuk  memberikan efek immunomodulator menggunakan ekstrak Akar Ekinase (Echinacea purpurea (Herb.)) dengan cara yang menyenangkan  yaitu dalam bentuk sediaan tablet hisap.  Dalam pembuatannya diperlukan   komponen   pengisi   tablet   dengan   rasa   manis   yang   dominan. Penggunaan variasi konsentrasi kombinasi pengisi dapat berpengaruh terhadap sifat fisik tablet. Bahan pengisi yang digunakan adalah avicel PH 102 dan manitol. Pada penelitian ini mengunakan metode kempa langsung dengan dengan 3 variasi konsentrasi yang yaitu  avicel PH 102 dan manitol FI (46,25%:32,5%), FII (38,25%:40%) FIII (38,25%:40%). Evaluasi kualitas terhadap serbuk yang dilakukan yaitu Uji Waktu Alir, Uji Sudut Diam, Uji Pengetapan, dan Uji Distribusi Ukuran Serbuk. Evaluasi kualitas terhadap tablet hisap yaitu Uji Keseragaman Ukuran, Uji keseragaman Bobot, Uji Kekerasan, Uji Kerapuhan tablet, dan Uji Waktu Hancur. Pengujian juga dilakukan dengan Uji Stabilitas Dipercepat di dalam Climatic Chamber  selama 6  bulan. Hasil data yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi Avicel PH 102 dapat meningkatkan waktu alir, memperbaiki kompresibilitas, memperkecil sudut diam, meningkatkan kekerasan, menurunkan tingkat kerapuhan dan memperlama waktu hancur. Data yang dihasilkan dibandingkan dengan literatur, serta di analisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa formulasi I tablet hisap yang mengandung bahan pengisi avicel PH 101-manitol dengan konsentrasi (46,25%:32,5%) memiliki hasil yang lebih optimal untuk uji fisik tablet hisap ekstrak ekstrak Akar Ekinase . Kata kunci   :       avicel PH 102, manitol, bahan pengisi,  tablet hisap, stabilitas dipercepat, immunodulatory ekstrak Akar Ekinase (Echinacea purpurea (Herb.))
UJI АKTIVITАS АNTIINFLАMАSI MINYАK GOSOK MINYАK АTSIRI SERАI WАNGI (Cympobogon nаrdus) TERHАDАP TIKUS PUTIH JАNTАN (Rаttus norvegicus) Yelfi Anwar
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.607 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1917

Abstract

Inflаmаsi аdаlаh respon terhаdаp cederа jаringаn dаn infeksi. Ketikа proses inflаmаsi berlаngsung, terjаdi reаksi vаskulаr dimаnа cаirаn, elemen-elemen dаrаh, sel dаrаh putih dаn mediаtor kimiа berkumpul pаdа tempаt cederа jаringаn аtаu infeksi. Minyаk аtsiri serаi wаngi memiliki kаndungаn sitronelаl, gerаniol, sitronelol, gerаnil аsetаt dаn lаinnyа. Penelitiаn ini bertujuаn untuk mengetаhui аktivitаs аntiinflаmаsi minyаk gosok minyаk аtsiri serаi wаngi pаdа tikus putih jаntаn yаng diinduksi putih telur 5% dаn untuk mendаpаtkаn stаbilitаs fisik yаng bаik dаri minyаk gosok minyаk аtsiri. Penelitiаn dilаkukаn menggunаkаn tikus putih gаlur Spаrаgue dаwley dengаn 25 ekor dibаgi 5 kelompok, yаng terdiri dаri Kontrol Negаtif (Oleum Аrаchidis), Kontrol Positif (Minyаk Gosok GPU), dаn Kelompok Perlаkuаn dengаn konsentrаsi 2%, 3% dаn 5%. Hаsil penelitiаn menunjukаn konsentrаsi 5% memberikаn аktivitаs аntiinflаmаsi yаng pаling bаik dibаndingkаn konsentrаsi lаinnyа dilihаt dаri nilаi Аuc totаl dаn persen penghаmbаtаn inflаmаsi. Konsentrаsi 5% jugа merupаkаn formulа yаng memiliki stаbilitаs fisik yаng bаik dibаndingkаn dengаn konsentrаsi lаinnyа.Kata kunci: Аntiinflаmаsi, Cymbopogon nаrdus (L) Rendle, Minyаk аtsiri, Minyаk Gosok
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN GEL RAMBUT YANG MENGANDUNG EKSTRAK METANOL BONGGOL PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca L.) Lilih Rinawasih Kadiwijati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.224 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1932

Abstract

Sejak dahulu, bonggol pisang kepok secara empiris banyak digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut. Pada penelitian ini ekstrak metanol bonggol pisang kepok dengan konsentrasi bervariasi 2%, 4%, dan 8% diformulasikan dalam sediaan gel karena lebih mudah dibersihkan dan tidak lengket dalam penggunaannya dibandingkan dengan salep. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah sediaan gel tersebut memiliki kestabilan fisik yang baik. Uji stabilitas fisik dilakukan pada suhu penyimpanan rendah (4o ± 2oC), suhu kamar (25o ± 2oC), suhu tinggi (40o ± 2oC) ditinjau dari pemeriksaan organolpetis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan cycling test pada gel ekstrak bonggol pisang kepok. Hasil evaluasi kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik ANOVA one way. Hasil penelitian menunjukan bahwa gel ekstrak metanol bonggol pisang kepok dengan konsentrasi 2%, 4%, dan 8% memiliki kestabilan fisik yang baik pada suhu rendah dan suhu kamar. Pada penyimpanan suhu tinggi terlihat adanya perubahan warna sediaan gel pada formula III yang mengandung ekstrak metanol bonggoll pisang kepok sebesar 8%. Kata kunci: bonggol pisang, ekstrak, gel, uji stabilitas fisik
FORMULASI SEDIAAN KOSMETIK KRIM DARI EKSTRAK DAUN MATOA (Pometia pinnata ) DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN Sutriningsih Sutriningsih
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.946 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan (nilai IC50) dan konsentrasi sediaan krim yang stabil dari ekstrak daun matoa (Pometia pinnata).Daun matoa(Pometia pinnata) dibuat ekstrak dengan pelarut etanol 96% menggunakan metode maserasi. Selanjutnya, Uji Aktivitas Antioksidan dilakukan terhadap ekstrak etanol 96% daun matoa (Pometia pinnata) menggunakan metode peredaman radikal DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) secara spektrofotometri pada λ maksimal 518,00 nm. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukan nilai IC50 dari Ekstrak etanol 96% daun matoa(Pometia pinnata) adalah 54,63 µg/mL dan digolongkan memiliki aktivitas antioksidan kuat. Salah satu fungsi senyawa dengan aktivitas sebagai antioksidan yaitu mencegah penuaan dini akibat kerusakan sel-sel kulit oleh radikal bebas sehingga dilakukan formulasi sediaan kosmetik krim dari ekstrak daun matoa dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5% dan 2% yang kemudian diuji stabilitas fisiknya meliputi Organoleptis, Homogenitas, pH dan Viskositas selama 12 minggu pada suhu dingin, suhu ruang dan suhu tinggi. Hasil uji stabilitas menunjukan sediaan krim ekstrak etanol 96% daun matoa (Pometia pinnata) pada berbagai variasi konsentrasi dan suhu penyimpanan memenuhi syarat setiap parameter uji, namun sedian krim dengan konsentrasi 0,5%, 1% dan 1,5% yang disimpan pada suhu ruang lebih baik.Kata kunci: Flavonoid, Antioksidan, Daun Matoa (Pometia pinnata), Krim, Stabilitas Fisik Krim
STUDI KELAYAKAN KADAR AIR, ABU, PROTEIN DAN TEMBAGA (CU) PADA SAYURAN DI PASAR SUNTER JAKARTA UTARA SEBAGAI BAHAN SUPLEMEN MAKANAN Nuryanti Nuryanti
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.435 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i2.1938

Abstract

Sayur merupakan sumber vitamin A, vitamin C, asam folat, magnesium, kalium dan serat. Sayur mempunyai fungsi yaitu sebagai penyedia vitamin dan mineral. Namun banyak masyarakat yang kurang mengkonsumsi sayuran karena tidak suka dengan rasa atau sajian sayuran pada umumnya. Sebagai gantinya sayuran dapat disajikan dalam bentuk suplemen makanan untuk meningkatkan minat masyarakat. Mengolah sayuran menjadi suplemen diperlukan sebuah pengujian untuk melihat apakah sayuran tersebut layak, sehingga dilakukan penelitian tentang kualitas sayur di Pasar Sunter Jakarta Utara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar air, abu, protein dan tembaga pada sayuran di Pasar Sunter Jakarta Utara. Hasilnya telah diperoleh kadar air tertinggi pada sampel batang bayam hijau yaitu 95,35 % dan terendah sampel daun bayam merah yaitu 86,85 %, kadar abu tertinggi pada sampel batang bayam hijau yaitu 20,44 % dan terendah sampel kol yaitu 7,13 %, kadar protein tertinggi pada sampel sawi yaitu 42,68 % dan terendah sampel daun bayam merah yaitu 0,5 %, kadar tembaga tertinggi pada sampel daun kangkung yaitu 0,52 μg/g dan terendah terdapat sampel batang bayam merah yaitu 0,09 μg/g. Syarat kadar tembaga yang diperbolehkan yaitu sebesar 5,0 μg/g. Berdasarkan hasil analisa tersebut maka sayuran di Pasar Sunter Jakarta Utara layak dijadikan sebagai bahan suplemen makanan.Kata kunci           : sayuran, supelemen makanan, pasar sunter, ICP-OES

Page 1 of 2 | Total Record : 13