cover
Contact Name
Angga Nugraha
Contact Email
anggasosek2010@gmail.com
Phone
+6285649544287
Journal Mail Official
nia@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Universitas Kahuripan Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agriovet
ISSN : 26544792     EISSN : 27164403     DOI : https://doi.org/10.51158/agriovet.v3i2.545
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Agriovet merupakan jurnal yang mewadahi artikel hasil penelitian dan kajian bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan, kebijakan pertanian, ilmu tanah dan tanaman, teknologi dan industri pertanian, ekonomi pertanian, dan agribisnis.Terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI TRIPLE HELIX MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI KRUPUK UMKM DI KECAMATAN KREMBUNG KABUPATEN SIDOARJO Khusniyah Khusniyah
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Triple Helix is a synergy of strengths between academics, business and government. Academics with resources, science and technology focus on producing a variety of applicable findings and innovations. Business circles capitalize which provides economic benefits and benefits for the community. The government guarantees and maintains the stability of their relations with conducive regulation. This study uses non-probability sampling, namely purposive sampling with the provisions that: (1) receive assistance from the government and the university (both); (2) receive assistance from one of the government or the university, as the implementation of the Triple Helix program. received assistance from the Government and the University experiencing an increase in production by 17% -19% while SME that only received assistance from one (from the Government or University) experienced a production increase of 14% -16%. Keywords: Triple Helix, government, universities and SME
KAJIAN POTENSI BERBAGAI TANAMAN LIAR MENJADI PESTISIDA NABATI Nia Agus Lestari
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman liar atau yang akrab disebut sebagai gulma yang dianggap sebagai pengganggu tanaman pertanian, ternyata memiliki kelebihan dan potensi dimana dapat dijadikan sebagai pestisida nabati. Kehadiran pestisida nabati ini akan membantu para petani dalam merawat tanaman pertanian dari gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT). selain itu pestisida nabati ini bisa dijadikan sebagai bahan alternative pengganti pestsida kimiawi yang telah diketahui bahwa kehadirannya ternyata membuat tinggkat kesuburan tanah menurun, residu dari bahan kimia yang terkandung didalamnya juga bisa membahayakan manusia dan lingkungan. Tulisan ini membahas mengenai potensi-potensi tanaman liar yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati yang harapannya dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi yang memerlukannya. Kata Kunci: Potensi, Gulma, Pestisida Nabati
FORMULASI BISKUIT KAYA SERAT DAN ANTIOKSIDAN DARI TEPUNG UBI JALAR KUNING VARIETAS LOKAL ACEH DENGAN FORTIFIKASI PASTA BUAH JAMBLANG (Syzygium cumini) Irmayanti Irmayanti; Liya Fitriyana; Salfauqi Nurman
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kadar serat dan aktivitas antioksidan di dalam produk pangan sangat penting, karena serat dan antioksidan sangat dibutuhkan bagi tubuh. Untuk meningkatkan kadar kadar serat produk biskuit ini ditambahkan tepung ubi jalar kuning, sedangkan untuk meningkat aktivitas antioksidan ditambahkan pasta buah jamblang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak pola faktorial terdiri dari dua faktor. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar air berkisar antara 2.76% – 4.70% dengan rata-rata 3.70%, kadar serat berkisar antara 0.79% – 1.23% dengan rata-rata 1.02%. Aktivitas antioksidan tertiggi pada penelitian ini diperoleh pada perlakuan biskuit K2J3 (tepung ubi jalar kuning 50% dan pasta buah jamblang 45%) dengan nilai IC50+ sebesar 75.29876 ppm (aktivitas antioksidan kuat). Kata Kunci : ubi jalar, jamblang, biskuit
THE EMPOWERMENT OF MOSLEM BOARDING SCHOOL FOR THE SUSTAINABLE PREVENTION AGAINST SCABIES DIEASE Nugroho Nur Ponco; Zaenal Fanani
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Tebuireng Jombang is a recognizable Moslem Boarding School in Jombang which is occupied by 4,560 students. It involves 3,230 males and 1,530 females. Empowerment is needed in terms of social, economic and culture. The most dominant issue is the cleanliness or sanitation of the environment of boarding school or of the students. Both are classical issues at Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Environment sanitation is emphasized on skin health due to the risk of scabies disease. Location of research is Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. The object of research includes all staffs, employees, leaders and students of Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. The ultimate goal of this research is to formulate the model of human resource empowerment at Pondok Pesantren Tebuireng Jombang to support sustainable environmental management for scabies disease prevention. Data are analyzed using a model of generalized structure component analysis (GesCA). Based on the result of research and discussion, it is concluded that Organization factor is influential directly, but insignificantly, to environmental sustainability. Organization factor is influential indirectly but significantly, through human resource empowerment, to environmental sustainability freed from scabies disease. Keywords: Boarding School, scabies disease, human resource
KERAGAMAN 19 GALUR JAGUNG INBRIDA BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI Febri Hendrayana; Dedi Ruswandi
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaman galur-galur inbrida secara fenotipik dapat dilihat melalui keragaman karakter-karakter morfologi tanaman. Galur-galur inbred yang tidak berkerabat akan menghasilkan hibrida yang lebih baik dibandingkan dengan yang dihasilkan dari galur-galur inbred yang berkerabat maupun agak berkerabat sekalipun (Jugenheimer, 1958). Informasi kekerabatan galur adalah penting di dalam merancang persilangan demi menghasilkan hibrida dengan heterosis yang diinginkan. Penelitian ini dilaksakanakan dengan melakukan pengamatan terhadap beberapa karakter morfologi dan kemudian dihitung jarak kekerabatan dengan menggunakan metode Mahalanobis (1930 dalam McLachlan, 1999), Hasil perhitungan tersebut maka diperoleh matriks nilai kesamaan Mahalonobis dan juga Matrik Jarak berdasarkan natriks nilai kesamaan. Hasil analisa kekerabatan berdasarkan karakter morfologi menghasil 3 kelompok kekerabatan secara morfologi. Pengelompokan ini terbentuk berdasarkan kesamaan dari karakter-karakter morfologi yang diamati. Kelompok M1 terdiri dari galur inbrida DR05, DR07, DR11, DR14, DR17 dan DR19. Kelompok M2 terdiri dari DR04, DR09, DR16 dan DR20. Sedangkan kelompok M3 terdiri dari DR01, DR03, DR06, DR08, DR10, DR12, DR13, DR15 dan DR18. Terdapat kesamaan hasil dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Febriani, dkk (2008) yaitu bahwa DR 8 memiliki kekerabatan genetik yang dekat dengan DR18. Kata Kunci : jagung, inbrida, kekerabatan morfologi
ANALISIS NERACA BAHAN MAKANAN KOTA KEDIRI TAHUN 2018 Novi Dwi Priambodo
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang–undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan telah mengamanatkan bahwa Negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang, baik pada tingkat Nasional maupun Daerah hingga perseorangan secara merata di seluruh wilayah sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal. Oleh karena itu, ketahanan pangan mutlak harus dapat dicapai untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu metode untuk mengetahui ketersediaan pangan di suatu wilayah adalah dengan analisis Neraca Bahan Makanan. Neraca Bahan Makanan (NBM) merupakan penyajian data pangan yang dapat menggambarkan situasi dan kondisi ketersediaan sejumlah produksi pangan, perubahan dalam cadangan pangan, impor ekspor, dan distribusi pangan di suatu wilayah pada waktu tertentu (FAO, 1980). Analisis Neraca Bahan Makanan (NBM) adalah kegiatan dari Peningkatan Ketahanan Pangan yang dilaksanakan berdasarkan suatu program yang terencana. Kegiatan ini merupakan suatu upaya strategis untuk mendukung penyediaan pangan dalam menghadapi kekurangan ketersediaan pangan, kelebihan ketersediaan pangan, gejolak harga pangan, dan atau keadaan darurat lainya. Tujuan penelitian ini adalah tersedianya data Neraca Bahan Makanan, sebagai bahan informasi pengambilan kebijakan di bidang pangan bagi Pemerintah Daerah guna peningkatan Ketahanan Pangan di Kota Kediri. Kata Kunci : NBM, Bahan Makanan
A REVIEW: ADVANCE IN FROZEN DOUGH IMPROVER TECHNOLOGY OF BREAD Bahlina Mohd Nur; Cut Nilda
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bread is food that has a short shelf life and some chemical and physical changes during the storage. One effort that can be improved these deficiencies is by making frozen dough. This article aims to gain information related to processing of frozen dough, the factors that affect its damage and the latest technology in the process of frozen dough. Frozen dough is bread dough stored in freezing after the moulding stage. This method can extend bread shelf life by preventing contamination of microorganisms. Innovation in frozen dough technology aims to reduce physical and chemical changes such as freezing technology assisted by ultrasound, pre-treatment of frozen dough, addition of special ingredients, and frozen storage conditions. Key words : bread, frozen dough, storage
ANALISA EKONOMI USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR PADA UMUR PULLET BERBEDA DI BERLIAN FARM KABUPATEN BLITAR Suparmono Suparmono; Camal Adhi Maskur; David Kurniawan
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisa usaha peternakan ayam petelur di peternakan Berlian Farm Kabupaten Blitar pada umur pullet berbeda yaitu umur pullet 13 minggu dan 16 minggu ditinjau dari aspek ekonomi dan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus (case study). Materi yang digunakan adalah ayam petelur dengan jumlah rata–rata 3000 ribu ekor per flok dengan umur 13 minggu dan 16 minggu dengan semua aspek yang mencakup semua bagian dari analisis ekonomi ayam petelur seperti hasil produksi telur, kandang, pakan, peralatan dan lain-lain. Variabel yang diamati adalah biaya produksi, penerimaan. pendapatan dan R/C ratio. Analisis data yang dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha peternakan ayam petelur dengan menggunakan pullet umur 16 minggu menunjukan hasil analisa ekomoni yang lebih baik dibandingkan dengan pullet umur 13 minggu. Ayam petelur dengan umur pullet 16 minggu menunjukkan biaya produksi yang lebih rendah dibandingkan dengan umur pullet 13 minggu. Pendapatan ayam petelur dengan umur pullet 16 minggu lebih tinggi dibandingkan dengan umur pullet 13 minggu.
EKSPLORASI PLASMA NUTFAH GAMBIR DI KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU KABUPATEN KAMPAR Trisia Wulantika; Seprita Lidar; Surtinah Surtinah
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambir merupakan salah satu komoditas perkebunan rakyat yang bernilai ekonomi tinggi dan prospektif untuk dikembangkan secara komersial pada masa yang akan datang. Provinsi Riau termasuk penghasil gambir dimana Kecamatan yang memiliki perkebunan gambir paling luas adalah Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar seluas 4.104 Ha. Penelitian sebelumnya terkait variabilitas gambir oleh lidar et al di Desa Tanjung diperoleh hasil keragaman rendah dan variabilitas fenotipik juga rendah. Penelitian lanjutan ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel 20 aksesi tanaman gambir di Desa Bandur Picak dan Gunung Malelo, analisis kemiripan menggunakan program ntsys ver 2.02, dari hasil analisis diperoleh koefisien kemiripan 0.22-0.89. Penelitian eksplorasi merupakan penelitian dasar yang sangat berguna sebagai database dalam kegiatan pemuliaan tanaman. Kata Kunci : Gambir, Karakterisasi, Keragaman, Plasma Nutfah
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN AYAM PEDAGING DENGAN SISTEM CLOSED HOUSE DIKABUPATEN KEDIRI Diyah Ayu Candra; Rico Anggriawan
Jurnal Agriovet Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Closed house system merupakan sistem kandang pada peternakan ayam pedaging yang kondisi didalam kandang tidak dipengaruhi oleh keadaan luar kandang yaitu keadaan iklim, suhu, kecepatan angin dan kelembapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha peternakan ayam pedaging dengan sistem closed house di Kabupaten Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus atau case study method. Data yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan wawancara. Kelayakan usaha peternakan ayam pedaging diukur dengan analisis keuangan seperti, Gross profit margin (GPM), Net profit margin (NPM) dan Return on equity (ROE). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa usaha ayam pedaging sistem closed housed dikatakan layak degan Total modal yang dikeluarkan untuk 1 kg berat hidup sebesar 14.610,-, biaya produksi sebesar Rp. 16.330,-, penerimaan Rp. 2.093,- dan pendapatan bersih (EAT) yang diperoleh sebesar Rp. 1.993,-. Analisis kelayakan usaha diatas standar UMKM yaitu untuk nilai GPM sebesar 13,99%, NPM 13,29% dan ROE 35,08%. Kata kunci : Closed house system, case study method, gross profit margin, net profit margin, return on equity, return on assets

Page 1 of 1 | Total Record : 10