cover
Contact Name
Fathirma'ruf
Contact Email
redaksi.jiip@gmail.com
Phone
+6285253190336
Journal Mail Official
redaksi.jiip@gmail.com
Editorial Address
Jln. STKIP Yapis Dompu, No. 1, Sorisakolo, Dompu, Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Published by STKIP Yapis Dompu
ISSN : -     EISSN : 26148854     DOI : -
JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Jurnal ilmiah ber-ISSN yang difokuskan pada keilmuan pendidikan secara umum antara lain: Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Teknologi Informasi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Geografi, Pendidikan Fisika, dan beberapa pendidikan lainnya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,350 Documents
Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Maulidia Maulidia; Shabrina Ratu Alam Shufiatuddin; Ressa Damastuti; Shafa Al Istiqomah; Rosyida Rahmatul Haq; Lukman Sholeh
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2781

Abstract

Pendidikan bermutu adalah pendidikan yang mampu melakukan proses pematangan kualitas siswa yang dikembangkan dengan cara membebaskan siswa dari ketidaktahuan dan ketidakmampuan. Dengan adanya pendidikan yang bermutu maka akan terlahir generasi atau sumber daya manusia yang unggul dalam segala aspek kehidupan. Dalam upaya pemerintah merespon permasalahan yang ada pada dunia pendidikan ketika pandemi dan pasca pandemi, pemerintah meluncurkan program kurikulum merdeka belajar. Inovasi ini merupakan gebrakan baru pemerintah, namun dalam pelaksanaannya tidak banyak mengubah esensi kurikulum terdahulu hanya saja memberikan varian baru dalam mensukseskan penguatan karakter siswa. Pada penelitian menggunakan metode studi kepustakaan atau library research dengan menggunakan pengkajian terkait berbagai tulisan atau literatur yang ada baik itu berupa buku, jurnal, artikel, skripsi, dan sumber relevan lainnya yang berasal dari internet. Pada penelitian menunjukkan bahwa pada kurikulum merdeka belajar, administrasi yang dibuat oleh para guru tidaklah sebanyak kurikulum terdahulu. Dimulai dari penyusunan ATP yang lebih sederhana namun sesuai dengan tujuan pembelajaran. Tentu hal ini akan lebih memusatkan perhatian guru dan menaikkan keektivitasan guru di kelas sebagai pengajar. kegiatan pembelajaran siswa pada kurikulum merdeka tidak jauh berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Namun yang menjadi pembeda adalah penyusunan bahan ajar yang dilakukan oleh guru lebih sederhana. Selain itu, dalam membentuk karakter siswa, pada kurikulum merdeka alokasi waktu yang digunakan lebih jelas dan action-nya nyata. Kegiatan tersebut dibentuk dalam proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5).
Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Melalui Kegiatan Keagamaan Etep Rohana; Yuniati Amir Talip; Rika Nurfadilah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2782

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui kegiatan keagamaan di MTs Cijawura Bandung yang bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi selama kegiatan berlangsung tentang peran guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui kegiatan keagamaan yang diantaranya yaitu sholat dzuhur berjamaah, sholat dhuha berjamaah dan ngaji yasinan bersama. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, adapun pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, peneliti menggunakan analisi data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan yang bertujuan untuk menjelaskan aspek yang relevan dengan fenomena yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Peran guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui kegiatan keagamaan: (1). memberikan teladan dan contoh baik, (2). memberikan nasehat, (3). memberikan hukuman, (4) membiasakan disiplin (5) memberikan motivasi dan dorongan.
Analisis Strategi Kepala Sekolah dalam Menjalankan Supervisi Pendidikan di SDN 34/1 Teratai Gadis Oktavia; Isna Wahyu Hidayati; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2783

Abstract

Strategi kepala sekolah dalam menjalankan supervise pendidikan menentukan keberhasilan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelusuri strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya sebagai supervisor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Metode deskriptif dimaksudkan bahwa peneliti menjelaskan kondisi nyata supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah di SDN 34/I Teratai, sedangkan analisis kualitatif digunakan pada saat meneliti Strategi Supervisi (supervisor) kepala sekolah dalam Peningkatan Kinerja Guru di SDN 34/I Teratai. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) program supervise sudah dijalankan kepala sekolah di SDN 34/I Teratai (2) sistem pelaksanaan supervisi yang dilakukan oleh kepala tidak selalu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (3) kebijakan kepala sekolah dalam menindaklanjuti hasil supervisi dilakukan dengan membuat pelatihan penyusunan bahan ajar, workshop, memberikan motivasi dan masukan terhadap kekurangan-kekurangan pada saat observasi kelas, dan memberikan izin untuk studi lanjut. (4) faktor penghambat meliputi kompetensi supervisi akademik kepala sekolah rendah, fasilitas kurang memadai, dan beban kerja kepala sekolah yang begitu padat.
Analisis Penerapan Otonomi dan Desentralisasi Pendidikan di SDN 195/VI Pematang Kancil Irsyad Maulana; Leoni Putri Metriani; Fizna Syahira; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2784

Abstract

Desentralisasi pendidikan merupakan penyelenggaraan otonomi di bidang pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu hak yang bisa diambil oleh semua masyarakat di Indonesia. Sebab, dalam hal ini untuk memajukan suatu bangsa diperlukan sebuah modal berupa investasi. Investasi paling utama dalam kehidupan adalah investasi terkait pendidikan sejak dini. Tujuannya adalah menganalisis terkait penerapan otonomi dan desentralisasi pendidikan di SDN 195/VI Pematang Kancil. Penulisan artikel ini menggunakan jenis kualitatif. Hasil yang didapatkan adalah penerapan otonomi dan desentralisasi pendidikan agar terlaksana dengan baik, khususnya yang terdapat di SDN 195/VI Pematang Kancil dilakukan beberapa cara, diantaranya adalah memberikan dana beasiswa kepada siswa-siswi yang membutuhkannya, seperti anak yang kurang beruntung, menetapkan anggaran yang sesuai dengan permasalahan pendidikan serta adanya penerapan terkait formulasi pendidikan secara transparan dan adil, tidak ada tindakan diskriminasi dan menerapkan sistem pendidikan yang adil, kebutuhan terkait sarana dan prasarana dipenuhi, siswa-siswi yang mengalami putus sekolah dikurangi, dan adanya partisipasi murni. Kesimpulannya adalah di SDN 195/VI kegiatan otonomi dan desentralisasi pendidikan terdapat lima komponen diantaranya adalah sumber daya, struktur dan perencanaan, manajemen guru, serta organisasi dan proses belajar mengajar.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kecakapan Abad 21 melalui Literasi Digital Lutfiah Fatmah Sujanto; Zaki Kurniawan; Abdul Holik
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan untuk meningkatkan tentang sejauh mana peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan bagaimana seharusnya meningkatkan kecakapan abad 21 melalui literasi digital. Hal tersebut di latar belakangi karena rendahnya tingkat kecakapan siswa pada abad 21 ini. Metode penelitian ini menggunakan wawancara (interview) kepada beberapa murid dan beberapa guru PAI dalam meningkatkan kecakapan abad 21 melalui literasi digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru PAI masih minimnya siswa untuk meningkatkan kecakapan abad 21 peserta didik melalui literasi digital. Sehingga kesadaran bersama dalam hal peningkatan kecakapan abad 21 melalui literasi digital sangatlah penting untuk kedepannya.
Manajemen Keuangan Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Sarana Prasarana di SDN 77/VIII Tirta Kencana Nabila Nabila; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2792

Abstract

Kegiatan di sekolah yang sangat kompleks dalam penyusunannya tidak dapat lepas dari faktor pembiayaan. Manajemen keuangan sekolah sangat penting hubungannya dalam pelaksanaan kegiatan sekolah. Salah satunya yaitu dalam meningkatkan kualitas kegiatan di sekolah serta meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi dari manajemen keuangan SDN 77/VIII Tirta Kencana dan pemanfaatannya dalam meningkatkan kualitas sekolah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian literatur jurnal karena penelitiannya menghasilkan data deskriptif yang membahas mengenai manfaat manajemen sekolah pada lembaga pendidikan yang diteliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan 3 cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi bersama dengan kepala sekolah dan tenaga pendidik di SDN 77/VIII Tirta Kencana. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa di SDN 77/VIII pengelolaan keuangan sekolah melibatkan semua guru dan pihak terkait. Serta adanya komitmen bersama tentang pemanfaatan sumber dana yang ada untuk mengelola sarana dan prasarana sesuai dengan situasi dan kebutuhan di SDN 77/VIII Tirta Kencana.
Perkembangan Masa Dewasa Dini dan Madya dalam Implikasinya pada Pendidikan Rahmat Fadli; Dwi Wahyu; Ermis Suryana; Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2793

Abstract

Perkembangan masa dewasa dini adalah periode transisi dari masa remaja ke dewasa, yang biasanya dimulai pada usia 18 hingga 25 tahun. Pada masa ini, individu mulai membangun identitas diri, mengembangkan keterampilan sosial, emosional, dan kognitif, serta mencari tujuan hidup. Sementara itu, masa dewasa madya adalah periode di mana seseorang telah mencapai kedewasaan dan memasuki fase tengah kehidupannya. Masa ini biasanya dimulai pada usia 35 hingga 55 tahun. Pada masa dewasa madya, individu telah mencapai stabilitas finansial dan karir, serta mulai memfokuskan pada pertumbuhan pribadi dan pembelajaran seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi perkembangan masa dewasa dini dan madya pada pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, di mana data diperoleh dari sumber-sumber yang terkait dengan perkembangan masa dewasa dan pendidikan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan masa dewasa dini dan madya memiliki implikasi yang berbeda pada pendidikan. Pendidikan untuk masa dewasa dini perlu berfokus pada pengembangan keterampilan sosial, emosional, kognitif, kepercayaan diri, dan identitas diri. Sedangkan pada masa dewasa madya, pendidikan perlu menekankan pada pembelajaran seumur hidup, pembelajaran yang relevan, pembelajaran berbasis masalah, pengembangan keterampilan khusus, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan perlu mempertimbangkan karakteristik perkembangan masa dewasa dini dan madya dalam merancang kurikulum dan strategi pembelajaran yang sesuai. Hal ini dapat meningkatkan efektivitas pendidikan dalam membantu individu mencapai potensi penuhnya pada kedua masa dewasa tersebut.
Pengabdian Masyarakat: Pelatihan Literasi Pewarna Alami Makanan Bagi Masyarakat dengan Memanfaatkan Bunga Telang, Daun Pandan dan Bayam Merah di Desa Namanjahe Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Adelia Putri; Celline Efrillia; Nurkholila Nurkholila; Dea Wahdania Munthe; Khairuna Khairuna
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2794

Abstract

Pengabdian pada Masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkenalkan zat pewarna alami untuk pembuatan Teh Herbal dan Cenil yang bervariasi dan aman dikonsumsi. Diharapkan dengan penggunaan zat aditif alami seperti bunga telang, daun pandan, dan bayam merah, akan membuat bentuk dan tampilan cenil lebih berwarna dan menarik dan teh herbal dari bunga telang yang unik warnanya, bukan hanya menarik untuk dikonsumsi semua lapisan umur sehingga meningkatkan omset penjualan tetapi juga menarik generasi muda untuk mengembangkan usaha pembuatan cenil dan teh herbal tersebut sehingga budaya makanan dapat dilestarikan. Pewarna alami yang berasal dari telang, pandan atau baya selain aman untuk dikonsumsi juga mengandung zat antioksidan. Zat antioksidan merupakan zat yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk mengambat reaksi oksidasi berlebih yang merupakan pemicu berbagai penyakit. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama sehari mulai survey lapangan dan pelatihan pembuatan zat warna alami.
Dampak Komunikasi Interpersonal Guru dan Orang Tua pada Motivasi Belajar Siswa di SDN 17/I RANTAU PURI Silvi Ouralita; Ferdy Ardyansyah; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2795

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam membangun manusia dan bangsa yang terdidik, berbudaya, dan berkelanjutan. Melalui pendidikan, setiap individu akan dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka. Dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, tentunya melibatkan berbagai pihak. Seperti halnya komunikasi yang terjalin antara guru (wali kelas) dengan orang tua peserta didik (wali murid), komunikasi yang terjalin dapat dilakukan secara tatap muka ataupun dilakukan melalui media massa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari komunikasi interpersonal antara guru (wali kelas) dan orang tua peserta didik (wali murid) pada peningkatan motivasi belajar siswa kelas empat di SD17/I RANTAU PURI. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui 3 tahapan diantaranya melalui observasi secara langsung, wawancara, dan dokumentasi secara langsung bersama guru dan orang tua siswa. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwasannya guru merupakan fasilitator dalam proses pembelajaran sedangkan orang tua memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan suatu pendidikan anaknya. Komunikasi interpersonal antara guru dan orang tua sangat penting untuk dilakukan, dengan adanya komunikasi inilah orang tua dapat mengetahui bagaimana progres belajar anak selama disekolah dan mengetahui apa saja kesulitan yang dialami siswa dalam belajar, sedangkan peran guru disini yaitu mampu memberi arahan dan saran kepada orang tua agar dapat membantu dalam peningkatan hasil belajar siswa.
Pengaruh Habbit Forming (Pembiasaan) terhadap Karakter Religius Peserta Didik Novia Yulistia; Yelsa Anzelika Kartasasmita; Ulfah Ulfah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2796

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan perkembangan zaman saat ini berada di era globalisasi yang bisa memberikan dampak negative terhadap masyarakat khususnya terhadap peserta didik sehingga dikhawatirkan akan terjadinya perilaku-perilaku menyimpang terutama yang berkaitan dengan karakter religius. Karakter religius sangat penting dimiliki oleh peserta didik sebagai benteng pertahanan diri dari hal-hal yang negative. Dalam hal ini, maka diperlukan sebuah metode habbit forming dalam penguatan karakter religius, sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh metode habbit forming terhadap karakter religius peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melalui pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: 1) melakukan observasi atau pengamatan secara langsung ke objek yang dituju terhadap kegiatan yang dilakukan, 2) dokumentasi yang diperlukan untuk mencari data dengan menggunakan regresi sederhana dan uji t yang dibantu oleh program, spss (program for social acience) 21. Sehingga dapat disimpulkan hasil penelitian menunjukkan metode habbit forming (pembiasaan) berpengaruh signifikan terhadap religius peserta didik.

Filter by Year

2018 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 5 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 10 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 6 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 5 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 4 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 1 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 8 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 7 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 6 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 5 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 4 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 3 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 3 (2020): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2020): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2020): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2019): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2019): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2019): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 3 (2018): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2018): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2018): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) More Issue