cover
Contact Name
Oktaf Juairiyah
Contact Email
jurnalpptksumsel@gmail.com
Phone
+6285268675705
Journal Mail Official
jurnalpptksumsel@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Prov. Sumsel
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN
ISSN : 19785879     EISSN : 26218119     DOI : https://doi.org/10.46774
The purpose of this Journal Publication is to provide space to publish critical thinking on the results of original research, as well as conceptual opinions from academics, researchers, and also support those who have never discussed about other media.This Journal Scope of Economics, Health, Education, Natural Resources, Environment, Technology and Agriculture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 527 Documents
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT YANG BERKAITAN DENGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) PARU DI PUSKESMAS KOTO KATIK KOTA PADANG PANJANG (SUMATERA BARAT) Yulfira Media
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat yang berkaitan dengan TB Paru telah dilakukan di Puskesmas Koto Katiak, Kota Padang Panjang pada tahun 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat yang berkaitan dengan TB Paru. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan beberapa informan tokoh masyarakat tersebut, pengobat tradisional, dan kader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mereka tentang penyakit TB relatif baik, Namun, sebagian masyarakat lainnya masih beranggapan bahwa penyebab penyakit TB Paru adalah berkaitan dengan hal-hal yang ghaib/magic dan karena keturunan. Persepsi sebagian masyarakat bahwa penyakit yang dialaminya adalah batuk biasa, ternyata berpengaruh pada munculnya sikap kurang peduli dari masyarakat terhadap akibat yang dapat ditimbulkan oleh penyakit TB Paru. Perilaku dan kesadaran sebagian masyarakat untuk memeriksakan dahak dan menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan masih kurang, karena mereka malu dan takut divonis menderita TB Paru.
PRIORITAS WILAYAH BERDASAR FAKTOR KONTEKTUAL UNTUK MENINGKATKAN NILAI INDEKS PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT DI SUMATERA SELATAN Ekowati Retnaningsih
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan manusia di bidang kesehatan di Indonesia dapat diukur menggunakan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) yaitu indikator komposit yang dirumuskan dari 24 indikator kesehatan yang berasal dari data berbasis komunitas. Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) digunakan untuk mengukur kemajuan pembangunan pada bidang kesehatan dan mendukung efektivitas intervensi pada bidang kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui wilayah kabupaten/kota yang termasuk dalam prioritas berdasar masing-masing faktor kontektual yang berhubungan dengan IPKM sehingga perencanaan program dalam rangka upaya peningkatan IPKM akan tepat sasaran. Studi ini menggunakan paradigma penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi ekologi dan rancangan penelitian kros seksional. Hasil studi menunjukkan bahwa wilayah yang termasuk priortas pertama untuk melakukan intervensi terhadap akses tenaga dan sarana kesehatan, penurunan jumlah penduduk miskin, dan peningkatan APKSLTA adalah kabupaten Musi Rawas dan kabupaten OKI.
KEBIJAKAN PROGRAM SEKOLAH GRATIS (PSG) DAN DAMPAKNYA TERHADAP AKSES LAYANAN MEMPEROLEH PENDIDIKAN DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Ervan Marzuki
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah telah berupaya untuk memperluas akses dan pemerataan pendidikan dan terus meningkatkan partisipasi pendidikan sekaligus menurunkan kesenjangan taraf pendidikan antar kelompok masyarakat. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan adalah provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan kebijakan Program Sekolah Gratis (PSG). Sasaran PSG adalahsemua sekolah dari SD/MI sampai ke jenjang SLTA baik negeri maupun swasta. Evaluasi terhadap implementasi kebijakan perlu dilakukan untuk mengetahui efektivitas kebijakan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebijakan retrospektif yang berorientasi pada aplikasi kebijakan (applications oriented analysis) yang telah ada. Tipe penelitian adalah evaluasi kebijakan yang telah ada untuk penyusunan atau penyempurnaan kebijakan di masa mendatang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan pada tingkatan institusi dan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Sekolah Gratis di Provinsi Sumatera Selatan yang dimulai tahun 2009 telah dapat meningkatkan perluasan akses memperoleh layanan pendidikan. Hal tersebut ditunjukkan oleh peningkatan APK dan APM, serta penurunan angka DO. Namundemikian, monitoring dan evaluasi terhadap implementasi program ini tetap harus terus dilakukan untuk menjamin efektivitas kegiatan.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENGAMPUNAN PAJAK (TAX AMNESTY) DI INDONESIA Ragimun Ragimun
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak serta terus meningkatkan tax ratio sebesar 16 persen melalui intensifikasi dan ekstensifikasi perpajakan, salah satu diantaranya adalah upaya alternatif implementasi pengampunan pajak (tax amnesty). Penerapan tax amnesty di Indonesia masih merupakan wacana yang pro dan kontra. Pada dasarnya penerapan kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wajib pajak, subyek dan obyek pajak sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari dana-dana yang di “parkir” di luar negeri. Pada kenyataannya, pengalaman menunjukkan bahwa tax amnesty pernah dilakukan di Indonesia namun kurang efektif hasilnya karena ketidak jelasan tujuan dan aturannya disamping itu tidakdidukung pula dengan sarana dan prasarana yang memadai. Bila diterapkan kebijakan pengampunan pajak diharapkan tidak hanya menghapus hak tagih atas wajib pajak (WP) tetapi yang lebih penting lagi dalam jangka panjang dapat memperbaiki kepatuhan WP, sehingga dapat meningkatkan penerimaan pajak di masa mendatang.
STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGAN UMKM SABUN AROMA TERAPI DI KABUPATEN BANYUASIN Dian Novriadhy; Yosi Fatriyanti; Oktaf Juairiyah
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk kelapa di Kabupaten Banyuasin diperdagangkan dalam bentuk kopra, minyak kelapa dan buah kelapa muda (dogan). Produk komoditi ini memiliki nilai tambah yang kecil. Salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah adalah mengolah produk kelapa menjadi sabun aroma terapi. Metode transfer teknologi dilakukan dengan demonstration plot yang dilanjutkan dengan praktek oleh peserta. Kelayakan usaha dinilai menggunakan kriteria Net Present Value, Benefit Cost Ratio dan faktor sensitivitas. Kegiatan ini dilakukan dengan pemberdayaan ibu rumah tangga untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Sabun Aroma Terapi di Kelurahan Talang Keramat. Hasil menunjukkan transfer teknologi dapat dengan mudah diserap oleh peserta. Produk sabun dikemas dalam berbagai bentuk kemasan dan telah dijual dalam skala kecil. Hasil analisis finansial menunjukan usaha ini layak dikembangkan dengan nilai BEP 440 unit, B/C ratio 2,63 dan NPV sebesar Rp. 870.000. Kajian analisis sensitivitas menunjukkan usaha ini tetap menguntungkan selama kenaikan biaya produksi tidak melebihi 33% atau penurunan harga jual tidak melebihi 16,875% dari harga dasar perhitungan.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Muzakar Muzakar; Nuryanto Nuryanto
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan seledri terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi di Puskesmas Kenten Laut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian kuasi eksperimen. Kriteria subjek adalah penderita hipertensi, berusia > 20 tahun, tidak menderitapenyakit penyerta/komplikasi, tidak merokok, tidak menjalani terpi diet, tidak menjalani latihan fisik, tidak melakukan terapi akupuntur, tidak menjalani relaksasi progresif, bersedia menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik tekanan darah sistole maupun diastole terjadi penurunan secara bermakna setelah diberikan air rebusan seledri + obat anti hipertensi selama 3 hari berturut-turut. Rata-rata penurunan tekanan sistolik 20,32 mmHg dan Diastolik 7,09 mmHg. Hasil Uji statistik didapatkan p value < 0.05 disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian air rebusan seledri terhadap penurunan tekanan darah.
KARAKTERISTIK KONTAINER TERHADAP KEBERADAAN JENTIK AEDES AEGYPTI DI SEKOLAH DASAR ANIF BUDIYANTO
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tempat perkembangbiakan vektor DBD adalah kontainer di dalam dan di luar gedung sekolah. Ada tidaknya jentik nyamuk Aedes aegypti dalam suatu kontainer dipengaruhi oleh jenis, letak, warna, bahan, kondisi tutup dan volume kontainer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kontainer terhadap keberadaan jentik nyamuk Ae aegypti disekolah dasar.Metode: Desain penelitian potong lintang. Pengumpulan data dilakukan dengan melaksanakan survey jentik pada sekolah dasar di Kec. Baturaja Timur dengan metode single larva. Penelitian dilakukan di Kec. Baturaja Timur Kab. Ogan Komering Ulu Prop. Sumsel selama tiga bulan pada tahun 2008 Hasil: Dari 37 sekolah yang diperiksa, 20 sekolah ditemukan positif jentik dan 17 sekolah tidak ditemukan jentik. Dari 182 kontainer yang ditemukan berisi air, sebanyak 54 kontainer ditemukan positif jentik. Jentik yang ditemukan sebagian besar (91%) adalah Ae aegypti. Terdapat perbedaan yang bermakna antara perbedaan warna kontainer (gelap dan terang) dengan keberadaan jentik nyamuk (P=0,017, 95% CI =1,2-2,9). Tidak ada perbedaan yang bermakna antara perbedaan jenis kontainer, letak kontainer, bahan kontainer, kondisi tutup kontainer dan volume air dalam kontainer, dengan keberadaan jentik. Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna ditemukannya jentik atau tidak, pada kontainer yang berwarna gelap dengan kontainer yang berwarna terang. Kontainer warna gelap lebih disukai sebagai tempat berkembangbiak nyamuk Ae aegypti. Oleh karena itu disarankan untuk mengupayakan pembersihan kontainer secara rutin, sehingga tidak timbul kotoran/lumut yang menyebabkan kontainer terkesan menjadi gelap.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BIOLOGIS SORGUM DAN JEWAWUT SERTA APLIKASINYA PADA PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF Sugito Sugito
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sorgum dan Jewawut merupakan salah satu jenis tanaman serealia yang mempunyaipotensi besar untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai daerah adaptasi pertumbuhanyang luas. Sorgum dan jewawut tidak hanya mengandung nilai gizi yang tinggi, tetapi jugamengandung beberapa senyawa flavonoid yang mempunyai nilai fungsional terhadap kesehatan.Dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa, mengkonsumsi sorgum dan jewawut terbuktimampu meningkatkan status antioksidan tubuh dan dapat digunakan untuk menurunkan berbagaipenyakit degeneratif yang disebabkan karena kenaikan beban ROS dan meningkatkan aktivitasantioksidan enzimatis di dalam sel hati tikus percobaan. Dapat menurunkan oksidasi lemak hati,tercermin pada penurunan jumlah MDA hati tikus percobaan yang diberi ransum sorgum danjewawut.Pemberian ransum sorgum dan jewawut dapat meningkatkan aktivitas enzim SOD,katalase dan glutation peroksidase sel hati tikus percobaan. Dengan demikian, sorgum danjewawut dapat digunakan sebagai makanan yang memiliki potensi untuk mencegah berbagaipenyakit degenerative akibat oksidasi lipida, oksidasi VLDL dan kenaikan beban ROS pada tingkatseluler.Sorgum dan jewawut dapat diolah menjadi berbagai produk pangan fungsional, ataudisubstitusikan pada pengolahan pangan tanpa menghilangkan nilai fungsionalnya.
DISTRIBUSI SPASIAL MALARIA DI KECAMATAN LENGKITI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2011 Ritawati Ritawati; Yahya Yahya
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai distribusi spasial malaria di Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan telah dilakukan pada Mei hingga November 2011. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan peta distribusi spasial kasus malaria dan faktor-faktor risiko tertular penyakit malaria, habitat perkembangbiakan vektor malaria, pola sebaran kasus malaria dan indeks jarak kasus dengan habitat vektor (jentik). Menggunakan metode ploting kasus malaria, habitat vektor malaria dan pencidukan jentik Anopheles. Hasil penelitian menggambarkan bahwa di Kecamatan Lengkiti pada tahun 2009 dan 2010 jenis Plasmodium vivax yang mendominasi. Secara spasial, Desa Tanjung Lengkayap (tahun 2009) dan Desa Tihang (tahun 2010) merupakan desa yang paling banyak ditemukan kasus positif malaria. Dilokasi penelitian menunjukkan bahwa malaria banyak menyerang umur >15 tahun, dominan penderita dengan jenis kelamin laki-laki (51%) dan beraktivitas sebagai petani. Tempat perindukan Anopheles yang ditemukan berupa genangan-genangan bekas pembuangan limbah rumah tangga, selokan kecil/parit yang tersumbat, sungai dan kolam. Keberadaan habitat perkembangbiakan vektor Anopheles tersebut kurang dari radius 100 meter dari permukiman. Perlu diupayakan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan bebas malaria, menghilangkan breeding place dan peningkatan praktik pencegahan untuk mengurangi kontak dengan nyamuk Anopheles.
DETERMINAN MOTIVASI BIDAN DALAM MEMATUHI SOP PERTOLONGAN PERSALINAN DI KABUPATEN BANYUASIN DAN KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2010 Ekowati Retnaningsih
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di provinsi Sumatera Selatan masih terdapat 32,9% tenaga kesehatan kebidanan yang belum patuh terhadap standart operasional prosedur. Salah satu faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan adalah motivasi kerja. Motivasi dipengaruhi oleh faktor internal individu dan faktor eksternal. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan motivasi bidan dalam penerapan SOP pertolongan persalinan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain kros seksional dan jumlah sampel 73 orang yang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sebagian besar (63%) bidan mempunyai motivasi dalam kategori baik, 2) terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan tingkat motivasi bidan adalah sikap dan status pelatihan APN, dan 3) variabel yang paling dominan hubungannya dengan tingkat motivasi bidan adalah sikap (p=0,001; OR:10,2). Kesimpulannya adalah kelompok bidan yang mempunyai sikap baik terhadap kepatuhan menerapkan SOP pertolongan persalinan mempunyai tingkat motivasi 10,2 kali dari kelompok yang mempunyai sikap kurang.

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 8 No 1 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 1 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 2 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 2 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 1 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 2 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 1 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 2 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 1 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 1 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 1 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 3 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 2 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 2 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 1 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 3 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 1 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 3 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 2 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 1 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 3 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 1 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia More Issue