cover
Contact Name
Ni Wayan Ariyani
Contact Email
jikpolkesden01@gmail.com
Phone
+6281239744087
Journal Mail Official
jikpolkesden01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Puputan Renon No. 11 A Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)
ISSN : 2338669X     EISSN : 27218864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang diterbitkan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai tulisan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) terbit dua kali dalam setahun yaitu edisi Mei dan Oktober. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) pertama kali diterbitkan tahun 2007 dengan nama ARIMBI, dan mulai tahun 2013 berganti nama menjadi Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : 1. Ilmu kebidanan 2. Kesehatan masyarakat 3. Kesehatan reproduksi 4. Kesehatan ibu dan anak
Articles 122 Documents
Perbedaan Pengetahuan Mobilisasi Dini pada Ibu Post Seksio Sesarea Sebelum dan Sesudah Edukasi dengan Leaflet Studi Dilakukan di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar Tahun 2021 Ni Luh Putu Suandewi; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Gusti Kompiang Sriasih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1550

Abstract

Abstrak: Mobilisasi dini upaya mempertahankan kemandirian sedini mungkin dengan membimbing penderita untuk mempertahankan fungsi fisiologi. Pemberian informasi menggunakan leaflet salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dalam melakukan mobilisasi dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengetahuan mobilisasi dini pada ibu post seksio sesarea sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan media leaflet di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Desain penelitian ini pre-eksperiment one group pre-test-post-test, yang dilakukan di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar tahun 2021. Besar sampel 37 orang, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk menilai pengetahuan sebelum diberikan edukasi dengan leaflet dan sesudah edukasi dengan leaflet . Uji nomalitas dengan kolmogorof semirnov data berdistribusi tidak normal dengan p value 0,000 0,005. Uji Wilcoxon nilai median sebelum intevensi 61,5, sesudah intervensi 92,3, p value 0,000. Terdapat perbedaan pengetahuan mobilisasi dini ibu post seksio searea sebelum dan sesudah mendapat edukasi dengan menggunakan leaflet di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Leaflet dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi sederhana dalam memberikan informasi mobilisasi dini post seksio sesarea. Media lealflet berisikan infomasi tentang mobilisasi dini yang dikemas dengan rancangan tulisan, gambar dan warna yang menarik. Keunggulan leaflet menarik untuk dilihat, mudah dimengerti, lebih ringkas, merangsang imajinasi dan dapat dibaca oleh khalayak luas.Kata kunci: Pengetahuan, mobilisasi dini, post seksio Abstract: Early mobilization is an effort to maintain independence as early as possible by guiding the patient to maintain physiological function. Providing information using leaflets is one of the efforts to increase knowledge in early mobilization. The purpose of the study was to determine the difference in knowledge of early mobilization in post-cesarean section mothers before and after being given education using leaflet media at Prima Medika Hospital Denpasar. The design of this study was a pre-experimental one group pre-test-post-test, which was carried out at Prima Medika Hospital Denpasar in 2021. A sample size of 37 people, data were collected using a univariate analysis questionnaire to determine the average knowledge of early mobilization in post-SC mothers before and after being given education using leaflets. Normality test with Kolmogorof Semirnov data is not normally distributed with p value 0.000 0.005. Wilcoxon test median value before intervention 61.5, after intervention 79.92, p value 0.000. There are differences in the knowledge of early mobilization of post-sectional mothers in the area before and after receiving education using leaflets at Prima Medika Hospital Denpasar. Leaflets can be used as a simple communication medium in providing information on early post-cesarean mobilization. The media leaflet contains information about early mobilization which is packaged in attractive written designs, pictures and colors. The advantages of leaflets are interesting to look at, easy to understand, more concise, stimulate imagination and can be read by a wide audience.Keywords: Knowledge, early mobilization, post sectio
Hubungan Waktu Pertama Menyusui pada Ibu Post Seksio Sesaria dengan Kejadian Bendungan ASI Ni Made Ari Sumaryanti; I Komang Lindayani; Ni Komang Yuni Rahyani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1535

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi dan diberikan sedini mungkin setelah ibu melahirkan. Kebijakan pemberian ASI antara lain Inisiasi Menyusui Dini (IMD) membantu ibu menyusui sedini mungkin setelah melahirkan sudah tertuang dalam Standar Prosedur Operasional di RSD Mangusada Kabupaten Badung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu pertama menyusui pada ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI.  Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Maret  - 15 Mei 2021 di Ruang  Nifas RSD Mangusada Kabupaten Badung.  Jenis penelitian analitik dengan metode pendekatan cross sectional, data yang dikumpulkan adalah data primer waktu pertama menyusui ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI dengan jumlah sampel 55 orang.  Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi.  Data dianalisis dengan menggunakan uji Fishers Exact Test dengan nilai p 0,001. Hasil penelitian dari 35 orang ibu post seksio sesaria yang menyusui dengan waktu pertama menyusui 6 jam terdapat 45,7% yang mengalami bendungan ASI. Terdapat  hubungan yang signifikan antara waktu pertama menyusui  dengan kejadian bendungan ASI.  Saran kepada petugas agar meningkatkan informasinya dalam hal perawatan payudara dan  pemberian ASI segera setelah melahirkan sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku.
Gambaran Persiapan Persalinan dalam Upaya Penerapan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi di Masa Pandemi Covid-19 Dayu Kade Santhi Wia; Ni Wayan Armini; Ni Luh Putu Sri Erawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1827

Abstract

Abstrak: Pandemi COVID-19 mengakibatkan layanan antenatal mengalami perubahan pada pemeriksaan ibu hamil. P4K merupakan program yang sudah lama, sejak program Safe Motherhood dan program kesehatan ibu dan anak ditujukan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persiapan persalinan dalam upaya penerapan P4K di masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai April 2021. Sampel yang digunakan 120 orang. Instrumen penelitian adalah kuesioner,  telah dilakukan uji validitas dan reabilitas dalam penelitian sebelumnya tahun 2020, kuisioner sebanyak 15 pertanyaan. Hasil penelitian  dalam persiapan  fisik  sebagian kategori siap sebanyak 111 orang (92,08%), persiapan psikologis sebagian kategori siap sebanyak 118 orang (98,06%), persiapan penolong dan tempat bersalin sebagian kategori siap sebanyak 120 orang (100%), persiapan pendamping sebagian kategori siap sebanyak 117 orang (97,50%), persiapan financial sebagian kategori siap sebanyak 120 orang (100%), persiapan transportasi kategori siap sebanyak 110 orang (91,67%), persiapan calon donor darah sebagian kategori siap sebanyak 110 orang (83,33%), persiapan perlengkapan ibu dan bayi sebagian kategori siap sebanyak 120 orang (100%). Peneliti menyarankan bagi tempat penelitian agar tetap meningkatkan pengetahuan tentang Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) sehingga ibu hamil dapat mengetahui P4K dan kegunaannya.Kata kunci: P4K, PandemiAbstract: The COVID-19 pandemic has resulted in changes to antenatal care for pregnant women. P4K is a long standing program since the Safe Motherhood program and maternal and child health programs aimed at reducing maternal and infant mortality. The purpose of this study was to determine the description of childbirth preparation in an effort to implement P4k during COVID-19 pandemic. This type of research is descriptive with cross sectional design. This research was conducted from March to April 2021. The sample used was 120 people. The research instrument is a questionnaire, validity and reliability tested have been carried out in previous studies in 2020, a questionnaire of 15 questions. The results of the research in the physical preparation of some ready categories as many as 111 people (92.08%), the psychological preparation in some of  ready categories as many 118 people (98.06%), the preparation of helper and the place of delivery in some ready category as many as of 120 people (100%), most of the companion preparations in the ready category were 117 people (97.50%), the financial preparation of most of the ready categories was 120 people (100%), the transportation preparation for the ready category was 110 people (91.67%), the preparation of prospective blood donors most of the ready categories were 110 people (83.33%), most of the ready categories were 120 people (100%). Researchers suggest for research sites to continue to increase knowledge about the Childbirth Planning and Complication Prevention Program (P4K) so that pregnant women can know P4K and its uses.Keywords: P4K, Pandemic
Gambaran Pelayanan Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Kintamani I Tahun 2021 Ni Putu Widhiasih; Ni Ketut Somoyani; I Gusti Ayu Surati; Ni Wayan Suarniti
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1640

Abstract

Abstrak: Coronavirus disease (COVID-19) adalah penyakit infeksi yang saat ini menyerang berbagai negara dan menjadi pandemi. Pada situasi pandemi COVID-19 ini, pemerintah membuat kebijakan adanya pembatasan hampir pada semua layanan rutin salah satu contohnya adalah pelayanan kesehatan maternal dan neonatal dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Banyaknya ibu hamil yang melakukan pemeriksaan rutin ke Puskesmas , sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan dalam pemberian layanan Kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Metode: Jenis penelitian deskriptif, data yang diperoleh melalui kuesioner dan Cheklist kepada ibu hamil sebagai sampel yang berkunjung pada saat penelitian berlangsung sebanyak 44 ibu hamil (purposive sampling). Hasil dan Simpulan: Dari hasil penelitian didapati 59% dari 44 ibu hamil teratur melakukan pemeriksaan kehamilan, 100% pemeriksaan ibu hamil sesuai dengan standar (10T),  sebanyak 91% responden sudah melaksanakan protokol Kesehatan selama melakukan pemeriksaan dan sebanyak 96% tenaga kesehatan sudah menerapkan protokol kesehatan. Saran kepada peneliti selanjutnya agar melanjutkan penelitian dengan melakukan penambahan metode penelitian disamping secara kuantitatif juga dilakukan secara kualitatif.Kata kunci: Pelayanan ibu hamil, pandemi Covid-19 Abstract: Coronavirus disease (COVID-19) is an infectious disease that is currently attacking various countries and has become a pandemic. In this COVID-19 pandemic situation, the government has made a policy of limiting almost all routine services, one example of which is maternal and neonatal health services and other health care facilities. The number of pregnant women who carry out routine checks at the Puskesmas, so the government issued a policy in the provision of health services during the COVID-19 pandemic. Methods:This type of research is descriptive, data obtained through questionnaires and checklists to pregnant women as samples who visited during the study were 44 pregnant women (purposive sampling). Results and Conclusions: From the results of the study, it was found that 59% of 44 pregnant women regularly did prenatal checkups, 100% of pregnant women's examinations were in accordance with the standard (10T), 91% of respondents had implemented health protocols during the examination and 96% of health workers had implemented health protocols.  Suggestions to further researchers are to continue research by adding research methods in addition to quantitative as well as qualitative.Keywords: Maternity service, pandemic Covid-19
Persepsi dan Kepatuhan Kader Posyandu dalam Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 di Kota Denpasar Ni Wayan Manik Parwati; Idah Ayu Wulandari; Gusti Ayu Dwina Mastryagung; Ni Putu Sri Haryati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1566

Abstract

Abstrak: Coronavirus Disease atau COVID-19 saat ini telah banyak menginfeksi populasi manusia di dunia dan telah menyebabkan morbiditas serta motalitas yang sangat banyak. Namun, walaupun berada di masa pandemik, Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya di bidang kesehatan yang berbasis masyarakat yang salah satu tujuannya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan dasar ibu dan anak harus tetap berjalan. Untuk itu, penting bagi kader posyandu mempunyai persepsi dan kepatuhan yang baik tentang penerapan protokol pencegahan COVID-19 agar dapat menerapkannya sehari-hari khusunya pada saat menjalankan tugas sebagai kader. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti persesi dan kepatuhan kader posyandu tentang penerapan protokol pencegahan COVID-19. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kader posyandu balita di Kota Denpasar dengan jumlah sampel 127 orang yang diambil menggunakan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan analisis deskripsif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh responden mempunyai persepsi positif dengan nilai median 31, nilai minimal 23 dan nilai maximal 40, standar deviasi 3.416 dan kepatuhan yang baik dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Diharapkan kader posyandu dapat memberikan contoh nyata bagi ibu dan balita dalam menerapkan protocol kesehatan  sehingga diharapkan mampu menekan laju perkembangan covid-19.Kata kunci: Persepsi, kepatuhan, kader posyandu Abstract: Coronavirus Disease or COVID-19 has infected a lot of the human population in the world and has caused a lot of morbidity and mortality. However, despite being in a pandemic period, Posyandu as one of the community-based health efforts that one of the aims was to provide convenience for the community to obtain basic health services, especially to improving maternal and child health, must continue to run. For this reason, it is important for posyandu’s cadres to have good perceptions and adherence about the implementation of the COVID-19 prevention protocol so they can apply them on a daily basis, especially when carrying out their duties as cadres. This study aims to examine the perception and compliance of posyandu’s cadres regarding the application of the COVID-19 prevention protocol. The population in this study were all cadres of Posyandu in Denpasar City with a total sample were 127 people who were taken by using purposive sampling. The data collection’s tool was questionnaire and the data were analyzed by using descriptive analysis. The results show that most of the respondents have a good perception and compliance about the implementation of the COVID-19 preventive health protocol. It is hoped that posyandu’s cadres can be role models for mothers and toddlers to implementing health protocols so to be able to suppress the rate of development of COVID-19.Keywords: Perception; complience; posyandu's cadres
Kepatuhan Bidan terhadap Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal Era Pandemi Covid-19 Prabumulih Timu Okky Merben; Risky Kusuma Hartono
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1786

Abstract

Abstrak: Pelayanan Antenatal Care pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 saat ini memiliki pengaruh yang besar dan Berdampak terhadap jumlah kunjungan ibu hamil ke fasilitas kesehatan. Bidan yang melakukan pelayanan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti Pelindung kepala, masker medis, face shield, gown, sarung tangan dan sepatu. Tujuan penulisan untuk mengetahui Kepatuhan Bidan terhadap Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal Care Era Pademi Covid-19. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan studi kasus. Tehnik sampling atau penentuan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan 8 sampel.  Penelitian dilakukan pada Februari 2021. Teknik pengumpulan data primer adalah dengan cara wawancara mendalam (In-depth interview). Hasilnya didapatkan bahwa bidan yang bertugas di PMB belum mematuhi standar pelayanan ANC yaitu 5 bidan belum memiliki STR aktif, 5 bidan belum mengikuti pelatihan kebidanan untuk menunjang kinerja seperti Pelatihan APN dan 5 bidan belum banyak memiliki pengetahuan terkait pemeriksaan ANC. Kepatuhan bidan terhadap Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal Care Era Pandemi Covid-19 di dapatkan bahwa  ke 5 bidan dari 3 PMB  tidak patuh  disebabkan karena bidan yang bertugas di PMB belum memiliki Surat Tanda Regristrasi, bidan juga belum mengikuti pelatihan terkait pendukung kinerja bidan seperti Pelatihan APN, bidan juga belum memiliki banyak pengetahuan terkait pemeriksaan ANC. Rekomendasi yang di sepakati yaitu membuat SOP pemeriksaan ANC di masing-masing PMB.Kata kunci: Kebijakan Kepatuhan bidan, Pelayanan antenatal care, Antenatal Terkait Pandemi Covid-19. Abstract: Antenatal Care services during the Corona Virus Disease 2019 pandemic currently have a large influence and have an impact on the number of visits by pregnant women to health facilities. Midwives who provide services use Personal Protective Equipment (PPE) such as head protection, medical masks, face shields, gowns, gloves and shoes. The purpose of writing is to find out Midwives Compliance with the Implementation of Antenatal Care Service Standards during the Covid-19 Pandemic Era. This type of research is qualitative with case studies. The sampling technique or the determination of informants used in this study was purposive sampling, with 8 samples. The research was conducted in February 2021. The primary data collection technique was by means of in-depth interviews. The results showed that the midwives on duty at PMB did not comply with ANC service standards, namely 5 midwives did not have an active STR, 5 midwives had not attended midwifery training to support performance such as APN training and 5 midwives did not have much knowledge related to ANC examinations. Midwives' compliance with the implementation of Antenatal Care Service Standards during the Covid-19 Pandemic Era found that 5 midwives out of 3 PMBs were not compliant because the midwives on duty at PMB did not have a Registration Certificate, midwives had also not attended training related to supporting midwife performance such as APN training, midwives also do not have much knowledge regarding ANC examinations. The agreed recommendation is to make ANC inspection SOPs in each PMB.Keywords: Midwife compliance, Integrated antenatal care, Antenatal related to the covid-19 pandemic.
Efektivitas Aromaterapi Lemon Pada Penurunan Derajat Emesis Gravidarum Di Praktek Mandiri Bidan Nanik Mujayati; Ni Wayan Ariyani; Juliana Mauliku
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1635

Abstract

Mual dan muntah pada kehamilan (emesis gravidarum) adalah gejala yang wajar dan sering terjadi pada pagi hari, tetapi dapatpula timbul setiap saat bahkan pada malam hari. Kasus Emesis Gravidarum di Indonesia sebanyak 50-90% kasus. Penanganan Emesis Gravidarum selama ini lebih mengedepankan edukasi tentang menejemen diri dan pemberian obat kimiawi seperti suplemen vitamin B6 dan obat antiemetic, sedangkan penggunaan obat nonfarmakologis seperti lemon belum banyak diketahui dan diaplikasikan, karena itu perlu adanya penelitian yang mendukung efektivitas penggunaan obat nonfarmakologis atau bahan alami yang bisa dipakai dalam penanganan emesis gravidarum, yang salah satunya adalah lemon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas aromaterapi lemon dalam menangani Emesis Gravidarum. Jenis penelitian yang direncanakan adalah penelitian analitik, peneliti menggunakan medote penelitian quasi eksperiment dengan desain rancangan One group pre test and post test. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2021. Teknik sampel menggunakan non probability sampling sebanyak 33 responden. Hasil penelitian dengan uji signed rank test adalah p value = 0,00 sehingga ada perbedaan tingkat mual muntah ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi. Peneliti mengharapkan ibu hamil mau menggunakan aromaterapi lemon sebagai cara alami untuk membantu mengurangi intensitas mual dan muntah.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Trimester III tentang Metode Kontrasepsi Implan Pasca Persalinan Pande Made Sriani; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Ni Wayan Suarniti
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.1629

Abstract

Implan adalah alat kontrasepsi yang dipasang dibawah lapisan kulit (subkutan) pada lengan atas bagian samping dalam. Pada tahun 2019 di Provinsi Bali, penggunaan kontrasepsi implan pasca persalinan yaitu 4% dari total capaian KB pasca persalinan sebanyak 52,5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III tentang metode kontrasepsi implan pasca persalinan di Wilayah UPTD Puskesmas Tampaksiring I Gianyar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengukuran pengetahuan dan sikap pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Besar sampel pada penelitian ini adalah 53 responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu consecutif sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua responden berusia 20-30 tahun (90,6%), berpendidikan SMA (47,2%), tingkat pengetahuan responden sebagian besar berpengetahuan cukup (58,5%), sebagian besar responden memiliki sikap yang positif (67,9%). Simpulannya adalah tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III sebagian besar berpengetahuan cukup, dan memiliki sikap yang positif tentang metode kontrasepsi implan pasca persalinan. Bidan diharapkan dapat lebih meningkatkan pemberian konseling dan petugas PLKB diharapkan lebih aktif lagi dalam mensosialisasikan tentang kontrasepsi implan pasca persalinan.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Trimester III dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang I Gusti Ayu Widya Ananda Putri; Ni Made Dwi Mahayati; I Nyoman Wirata
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.2117

Abstract

The use of MKJP in Bali in 2020 is 36.1% IUD, 0.6% MOP, 4.7% MOW, and 3.7% implant, from the MKJP achievement, which is 75%. Efforts made by the government with family planning programs. One of the factors for the lack of success of family planning programs is knowledge about the choice of contraceptive methods. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and the attitude of pregnant women in the third trimester in choosing MKJP. This type of research is correlation analysis using a cross sectional approach. The study was conducted at UPTD Puskesmas I, East Denpasar District Health Office in April – May 2022. The study population was all third trimester pregnant women who did antenatal care. The sample size of 56 people with Spearman rank test obtained p value = 0.002. The value of r is 0.40, moderate correlation between knowledge and attitude variables. The conclusion in this study is that there is a relationship between knowledge and the attitude of pregnant women in the third trimester in choosing MKJP. The better the knowledge of third trimester pregnant women, the more positive the mother's attitude in choosing MKJP.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Mengenai Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Amerta Bhuana Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem Ni Putu Tya Pramesti Iswari; Ni Wayan Suarniti; I Gusti Ayu Surati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.1650

Abstract

Masa remaja adalah masa dimana terjadinya perubahan individu secara fisik maupun psikis. Remaja merupakan kelompok rentan dalam penyebaran virus SARS-COV-2. Kasus remaja dengan COVID-19 di Kabupaten Karangasem sebanyak 185 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja mengenai protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19 di Desa Amerta Bhuana Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian deskriptif dengan teknik simple random sampling. Sampel berjumlah 92 orang, pelaksanaan pada bulan Maret 2020. Pengumpulan data dengan membagikan kuisioner melalui google form. Analisis data menggunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini bahwa dari 92 responden, yang memiliki pengetahuan baik 91,3%, responden yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 7,6%, dan responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 1,1%, sedangkan sikap remaja mengenai protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19 yang memiliki sikap positif sebanyak 50% dan responden yang memiliki sikap negatif sebanyak 50%. Simpulannya adalah pengetahuan remaja mengenai protokol kesehatan COVID-19 secara umum baik, namun pada sikap terdapat sebagian positif dan sebagian negatif,  untuk meningkatkan kedisiplinan remaja dalam menerapkan protokol kesehatan pihak desa dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan serta SATGAS COVID-19 selalu mengkampanyekan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19.    

Page 8 of 13 | Total Record : 122