cover
Contact Name
Sari Melati
Contact Email
sari@ulm.ac.id
Phone
+62082155601967
Journal Mail Official
jtam.himasapta@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal Himasapta PS Teknik Pertambangan, Lab. LTP Lt.2 Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ach. Yani KM. 36,5 Banjarbaru 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Himasapta
ISSN : 25797816     EISSN : 25274619     DOI : 10.20257
Jurnal Himasapta merupakan berkala ilmiah yang terbit setiap bulan April, Agustus dan Desember serta memuat artikel ilmiah tentang Geosains untuk Aplikasi Pertambangan mulai dari Eksplorasi & Geologi, Geomekanika, Pengolahan Minerba, Ekonomi Mineral, dan Lingkungan Tambang. Artikel yang dimuat dari hasil penelitian tugas akhir/skripsi mahasiswa Program Studi atau Jurusan Teknik Pertambangan. Jurnal Himasapta terbit secara online sejak April 2016 di www.mining-unlam.ac.id Terdaftar sebagai jurnal elektronik nasional dengan ISSN 2527-4619 pada berdasarkan SK no. 0005.25274619/JI.3.1/SK.ISSN/2016.05 - 19 Mei 2016. Bergabung dan dialihkan penerbitan online sejak November 2017 dalam rangka penerbitan jurnal tugas akhir mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat ke http://ft.jtam.unlam.ac.id/index.php/himasapta Mendapatkan ISSN (cetak) dengan nomor 2579-7816 berdasarkan SK no. 0005.25797816/JI.3.1/SK.ISSN/2017.05 - 4 Mei 2017. Karena alasan keselamatan arsip dan data, dialihkan lagi ke laman https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jhs/index pada awal tahun 2019.
Articles 226 Documents
PERENCANAAN PENAMBANGAN TAMBANG TERBUKA BATUBARA PADA PT WINGS SEJATI KALIMANTAN TENGAH Mahdi Salam; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i03.966

Abstract

Penelitian  mengenai perencanaan penambangan tambang terbuka batubara pada PT Wings Sejati perlu dilakukan karena  perancangan dan perencanaan tambang dapat meminimalisir risiko kerugian karena industri pertambangan padat modal, padat teknologi, dan berisiko tinggi. Tujuan penelitian ini merancang penambangan, tahapan perencanaan per tahun, serta menentukan tata letak sarana dan  prasarana penunjang penambangan.Pengerjaan penelitian dibantu dengan perangkat lunak (software) pertambangan. Nilai Stripping Ratio (SR) yang berkisar dari 3–4 bcm/MT dijadikan sebagai penentu dalam batas penambangan. Rancangan bank soil, overburden, dan pit mengacu pada rekomendasi geoteknik perusahaan dengan sequence dibuat berdasarkan target produksi batubara 30.000 ton/bulan.Timbunan dirancang dengan kapasitas bank soil pit pertama 50.833 lcm, kapasitas bank soil pit kedua 57.541 lcm, kapasitas disposal 613.653 ccm. Dua pit dirancang dengan rincian berikut. Pit 1 pada SR 3,17 dengan luas 8,01 ha, kedalaman hingga 59 mdpal, volume overburden 680.637 bcm, volume batubara 214.450  MT. Pit 2 SR 3,30 dengan luas 9,02 ha, kedalaman hingga 61 mdpal, volume overburden 1.154.347 bcm, volume batubara 349.411 mt.  Kedua pit akan berumur  1 tahun 6 bulan berdasarkan target produksi batubara 30.000 ton/bulan.
ANALISIS BATAS PENAMBANGAN OPTIMAL BATUBARA MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA LERCHS-GROSSMAN 2D PADA PT METALINDO BUMI RAYA Wendly Wiwin; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.439 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v5i1.2046

Abstract

PT Metalindo Bumi Raya telah melakukan penentuan pit limit dengan metode yang telah disetujui untuk menjadi acuan dalam penentuan pit limit tersebut. Penelitan ini bertujuhan untuk membuat disain pit limit dengan metode yang berbeda dengan yang digunakan oleh perusahan.Desain pit limit ditentukan dengan bantuan software yaitu Minescape dan excel. Penentuan batas pit limit bertujuan untuk menentukan seberapa efisiensinya dengan menggunakan metode algoritma Lerchs-Grossman apa layak untuk ditambang atau tidak.Dari hasil penelitain didapat pit limit dengan metode algoritma Lerchs-Grossman yaitu pada blok utara  harga kumulatif tertinggi yaitu pada 4421 USD. Sedangkan tonase batubara yaitu 149 blok dan tonase Ob yaitu 152 blok, sedangkan pada  blok selatan tidak efisen dilakukan proses  penambangan dengan metode algoritma Lerchs-Grossman karna setiap bloknya bernilai negatif. Kata-kata kunci: Pit limit, Algoritma Lerchs-Grossman, Biaya, Harga
OPTIMASI BIAYA PELEDAKAN PADA PEMBONGKARAN LIMESTONE DI QUARRY BATUGAMPING Uyu Saismana; Heru Cahyanto; Romla Noor Hakim; John Tohom
Jurnal Himasapta Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i02.917

Abstract

Kegiatan penambangan menggunakan, metode quarry dan proses pembongkaran material limestone menggunakan metode peledakan, agar memenuhi target produksi dan memperlancar proses pemuatan dan pengangkutan. Dalam setiap peledakan menghendaki ukuran fragmentasi yang sesuai dengan lebar bukaan fedeer crusher (80 cm) dan nilai Powder Factor (PF) ≤ 0.14 kg/ton. Semakin besar nilai powder factor yang digunakan maka akan semakin banyak bahan peledak yang terpakai dan berakibat meningkatnya cost yang akan dikeluarkan.Analisa fragmentasi mengunakan tiga variabel yaitu Teoritis Kuz-Ram Hitungan, Teoritis Kuz-Ram Software dan Software Image Analysis. Hal ini dilakukan untuk mengetahui persentase fragmentasi hasil peledakan, hasil dari Image Analysis digunakan untuk menghitung volume boulder. Hasil analisa dengan menghilangkan secondary blasting sehingga didapatkan total cost peledakan yang optimal. Diameter lubang ledak 3’ (76.2 mm) mengunakan geometri burden 2.71 m, spacing 3.39 m, kedalaman 8.94 m, menghasilkan powder factor 0.16 kg/ton, dengan total cost peledakan Rp 225,564.94/lubang. Diameter lubang ledak 3.5’ (88.9 mm) mengunakan geometri burden 3.16 m spacing 3.95 m kedalaman 10.42 m menghasilkan powder factor 0.16 kg/ton, dengan total cost peledakan Rp 327,029.92/lubang. Kata-kata kunci: Cost Peledakan, Geometri Peledakan, Fragmentasi, Image Analysis, Kuz-Ram, Powder Factor
EVALUASI CRUSHING PLANT DAN ALAT SUPPORT UNTUK PENGOPTIMALAN HASIL PRODUKSI DI PT BINUANG MITRA BERSAMA DESA PUALAM SARI, KECAMATAN BINUANG Imam Imam; Agus Triantoro; Riswan Riswan; Deddy J. Sitio
Jurnal Himasapta Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i02.942

Abstract

Target produksi crushing plant pada PT Binuang Mitra Bersama adalah 350 ton/jam. Namun target produktivitas yang ditargetkan sering tidak tercapai permasalahan yang dihadapi dalam suatu pengolahan batubara adalah adanya penundaan waktu baik yang dapat dihindari maupun tidak. Contoh seperti alat pengolahan batubara yang sedang breakdown, hopper penuh, sedang hujan, dan atau alat pengolahan batubara sedang maintenance. Terhadap keadaan ini tentunya diperlukan optimalisasi untuk mendapatkan waktu kerja yang produktif yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung kapasitas produktivitas masing – masing komponen pada coal processing plant.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis factor-faktor pendukung produktivitas unit crushing plant seperti cycle time alat pengumpan, spesifikasi unit crusher dan belt conveyor, kondisi aktual lapangan  penyebab loss time seperti idle dan delay, serta breakdown time selama Bulan Februari Tahun 2016.Setelah dilakukan penelitian kegiatan crushing plant  untuk evaluasi pengoptimalan hasil produksi aktual unit crushing plant pada PT Binuang Mitra Bersama maka perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat pencapaian target produksi seperti produktivitas dari alat cycle time alat pengumpan, unit crusher , dan belt conveyor. Berdasarkan data aktual didapatkan perhitungan produktivitas crushing plant sebesar 326,33 ton/jam. Berdasarkan data aktual  produksi pada bulan Februari, belum tercapai sehingga perlu dilakukannya  evaluasi serta langkah optimasi agar target tercapai. Melalui simulasi penambahan dump truck dan penambahan kapasitas muatan material batubara terhadap dump truck maka  target produksi pada bulan Februari  akan terpenuhi sebesar 375 ton/jam.
EVALUASI GEOMETRI PELEDAKAN PADA PEMBONGKARAN OVERBURDEN BERDASARKAN FRAGMENTASI DI PIT WARUTE PT BUKIT INTAN INDOPERKASA Tiurlan Simamora; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan; Mardyanza Radeng
Jurnal Himasapta Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i02.961

Abstract

Kegiatan penambangan yang dilakukan di PT Bukit Intan Indoperkasa sangatlah tidak optimal jika dilakukan hanya dengan metode free digging, hal ini akan mengakibatkan rendahnya produktivitas alat gali muat. Oleh karena itu perlu dilakukan pemberaian  terlebih dahulu terhadap claystone menggunakan metode peledakan, agar dapat memenuhi target produksi dan mempermudah proses pemuatan dan pengangkutan. Dalam  setiap  peledakan  menghendaki  ukuran  fragmentasi  yang ideal, yaitu < 1/3 kapasitas bucket (< 70 cm). Geometri peledakan  rencana  yang  digunakan ada 2 yaitu burden 6.5 m x spasi 7.5 m dan burden 7 m x spasi 7.5 m, diameter lubang ledak 6.25” dengan nilai Powder Factor (PF) ≤ 0.24 kg/m3. Perbedaan geometri ini menghasilkan fragmentasi hasil peledakan  yang berbeda juga, serta berdampak  pada proses selanjutnya yaitu penggalian dan pemuatan yang dilakukan  oleh alat gali muat yang digunakan, yaitu tipe Komatsu PC800. Fragmentasi hasil peledakan yang ukurannya telalu kecil/loose akan mempersulit dalam kegiatan penggalian sehingga membuat digging time dari alat gali muat tinggi dan berakibat pada rendahnya produktivitas alat gali muat..Analisis fragmentasi mengunakan dua variabel yaitu perhitungan Teoritis Kuz-Ram, dan Software Split Desktop. Hal ini dilakukan untuk mengetahui persentase ukuran fragmentasi hasil peledakan. Hasil dari Software Split Desktop digunakan untuk mengetahui persentase boulder.Hasil analisis geometri yang paling optimal adalah burden 7 m x spasi 7.5 m, menghasilkan fragmen berukuran rata-rata + 21 cm, digging time 7.01 detik dan persentase boulder. sebanyak 2.5%.  Namun dengan target ukuran fragmen rata-rata sebesar 30 cm, maka geometri peledakan masih bisa dioptimalkan dengan menggunakan burden 7.6 m x spasi 7.6 m x kedalaman 9 m, PF 0.12 kg/m3 dengan volume yang harus dibongkar sebanyak 520 m3.  
PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA TERBUKTI PADA PT USAHA BARATAMA JESINDO DESA BUNATI KECAMATAN ANGSANA KABUPATEN TANAH BUMBU Iqbaludin Permana; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.249 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v4i3.1359

Abstract

PT Usaha Baratama Jesindo yang bergerak pada bidang pertambangan batubara memiliki areal Ijin Usaha Penambangan seluas 228,25 Ha. Pada areal tersebut telah dilakukan kegiatan eksplorasi serta perancangan geometri lereng dengan  single slope untuk high wall 55o, low wall 45o dan side wall 45o dengan dimensi tinggi jenjang 10 m dan lebar jenjang 5 m. dan diperlukan kegiatan perhitungan cadangan batubara untuk mengetahui berapa jumlah endapan batubara yang dapat ditambang.Dalam penelitian ini perhitungan cadangan batubara menggunakan bantuan software (komputerisasi) dengan pendekatan block yaitu metode yang akan membagi area perhitungan cadangan menjadi block¬-block kecil dengan ukuran tertentu kemudian dilakukan perhitungan cadangan perblock. Setelah itu diakumulasikan hasil perhitungan cadangan perblock tersebut.  Dari hasil permodelan batubara didapatkan dua seam batubara yaitu seam A dan seam B dengan arah sebaran , N 178o E – N 210o E dan dip 2o-6o. Seam A memiliki ketebalan rata-rata 6,73 m sedangkan  seam B  memiliki ketebalan rata-rata 2,24 m. batas akhir penambangan (pit limit) dihasilkan pit limit dengan dimensi dimensi luas 34,78 ha, panjang 1.122 m, lebar 310 m, elevasi tertinggi -40 mdpl dan elevasi -62 mdpl sedangkan dimensi untuk desain final pit panjang 1308 m, lebar 509 m luas 66,58 ha, elevasi tertinggi 25 mdpl, elevasi terendah -62 mdpl, leber jalan 30 m, panjang jalan 974 m dan luas disposal 12,59 ha. Dari hasil perhitungan cadangan diperoleh jumlah overburden seam B 17,458,724.98 bcm, batubara seam B 1,499,583.18 ton, stripping ratio (SR) seam B 11.64, overburden seam A 10,344,215.84 bcm, batubara seam A 1,671,604.70 ton, stripping ratio (SR) seam A 6.19, sedangkan total overburden 27,802,940.81 bcm dengan jumlah tonase batubara sebesar 3,171,187.88 ton dan stripping ratio (SR) sebesar 8,77. Kata-kata kunci: Cadangan, Batubara, Overburden, Stripping Ratio, Pit Limit
EVALUASI DRAUGHT SURVEY BATUBARA DI ATAS TONGKANG DAN VESSEL PT ADARO INDONESIA SITE KELANIS Muhammad Yusuf; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.29 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v4i01.476

Abstract

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keakuratan data dalam melakukan kegiatan draught survey. Faktor – faktor tersebut dapat mempengaruhi pembacaan draft kapal, deductible maupun perhitungan draught survey tersebut sehingga dapat mengakibatkan cargo losses (kehilangan muatan). Berdasarkan kebutuhan keakurasian data di lapangan, maka perlu dilakukan analisis teknik dan mekanisme mengenai perhitungan volume batubara pada kegiatan pemuatan batubara pada tongkang sebagai penghitungan yang tepat dan akurat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengevaluasi kegiatan draught survey, menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi kegiatan draught survey dan selisih volume muatan tongkang dengan muatan vessel.Berdasarkan data aktual selama penelitian didapatkan data volume muat tongkang sebesar 79.143 MT dan volume muat vessel sebesar 77.000 MT. Berdasarkan data aktual terdapat selisih antara volume muat tongkang dan volume muat vessel sebesar 2.143 MT dari 79.143 MT dengan persentase losses muatan sebesar 2,71 %. Adapun faktor -  faktor yang menyebabkan kehilangan muatan (losses) pada tongkang meliputi faktor cuaca, tumpahan atau kebocoran, kejahatan atau pencurian dan kesalahan dalam pengukuran draft tongkang maupun vessel. Kata-kata kunci : Draught Survey, Draft, Volume, Losses
PENGARUH PELAPUKAN TERHADAP SIFAT MEKANIK BATUAN DAN TANAH RESIDUAL BREKSI VULKANIK FORMASI PITANAK DI KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR Adip Mustofa; Agus Triantoro; Irham Nurhafidz; Eko Santoso
Jurnal Himasapta Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i01.935

Abstract

Formasi Pitanak merupakan salah satu Formasi batuan yang tersusun oleh beberapa jenis batuan vulkanik seperti andesit, breksi vulkanik dan jenis batuan konglomerat. Pada batuan batuan tersebut sering di temukan jebakan mineral logam, sehingga pada Formasi ini berkemungkinan terbentuk cebakan endapan logam ekonomis untuk dilakukan kegiatan penambangan.Pada tahapan awal penambangan, prasarana jalan sangat penting dalam kegiatan pembangunan (mine development). Pembuatan jalan tambang memerlukan perhitungan dan perancangan material perkerasan jalan baik itu subgrade jalan maupun material perlapisannya. Penelitian perlapisan batuan hasil pelapukan batuan vulkanik di Formasi Pitanak memberikan 6 kelas pelapukan batuan dengan tingkat kekerasan material rata rata 0.03-0.6 MPa untuk tanah residual dan 2-30 MPa untuk material lapuk hingga batuan. Klaster pelapukan pada batuan hasil pelapukan batuan vulkanik di Formasi Pitanak diketahui dengan menggolongkannya berdasarkan 3 sistem klasifikasi  yaitu menurut Sadisun dkk. 1998, ISRM 1981 dan NEH 601.03.
EVALUASI SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA PT RIMAU ENERGY MINING SITE JAWETEN, KECAMATAN KAROSEN JANANG, KABUPATEN BARITO TIMUR, KALIMANTAN TENGAH Alpian Nafarin; Agus Triantoro; Riswan Riswan; Freddy Aditya
Jurnal Himasapta Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i01.953

Abstract

Pertambangan berkaitan erat dengan kegiatan penggalian yang berada di bawah permukaan bumi. Kegiatan-kegiatan tersebut akan menghasilkan lubang-lubang bukaan yang kemungkinan tergenang oleh air, baik oleh air tanah maupun air hujan. Hal ini juga ditemukan pada wilayah kerja PT Rimau Energy Mining, dimana besarnya debit air terakumulasi yang berasal dari curah hujan menggenangi area kerja pada Pit 1 Blok 12 PT Rimau Energy Mining.  Sehingga  diperlukan sebuah sistem penyaliran agar kuantitas  air pada wilayah penambangan dapat dikendalikan sehingga permasalahan-permasalahan yang muncul akibat air yang masuk tersebut dapat diatasi.Pada penelitian ini, metode penghitungan curah hujan rencana dengan menggunakan Distribusi Log Normal, penentuan Catchment Area menggunakan software Minescape, penghitungan debit limpasan menggunakan metode rasional, perhitungan debit pompa aktual dengan metode discharge, perhitungan sump rencana menggunakan metode water balance.Hasil perhitungan intensitas curah hujan rencana adalah 451,24 mm dengan luas catchment area 12,81 ha. Hasil perhitungan debit air limpasan sebesar 0,24 m3/detik dengan volume limpasan sebesar 2.477,29 m3. Debit aktual rata-rata pompa Sykes HH 160i sebesar 220,42 m3/jam. Rekomendasi volume sump rencana sebesar 6.555,17 m3.
PERENCANAAN KEGIATAN BACKFILLING TAHUN 2017 DI VOID M23 E-W, M23 E-C DAN M1 E-W DI PT JORONG BARUTAMA GRESTON KALIMANTAN SELATAN Achmad Noor Rahman; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 02 Agustus 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v4i2.1070

Abstract

PT Jorong Barutama Greston sudah memasuki masa mineclosure yang ditandai dengan mulai habisnya bahan galian yang ekonomis untuk ditambang sehingga banyak menimbulkan lubang bukaan (void). Maka  diperlukan penutupan lubang-lubang bekas galian tambang tersebut salah satunya dengan metode backfilling.Dalam penelitian ini perhitungan volume menggunakan bantuan software minescape 4.118. Metode backfilling yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode full backfilling yaitu metode dimana material yang tersedia langsung ditimbun pada void yang akan dilakukan penutupan atau pengurangan luasannya. dengan target total pemindahan volume overburden untuk ketiga void direncanakan sebesar 1.266.870 BCM/bulan.Dengan menggunakan metode full backfilling maka tinggi penimbunan harus berada pada elevasi yang lebih tinggi dibandingkan tinggi muka air yang ada di void. Material overburden berasal dari Pit UC-E dimana volume overburden yang tersedia sebesar 4.468.915 BCM. Berdasarkan perhitungan dari minescape 4.118 pada void M23 E-W dengan target elevasi penimbunan 13 mdpl diperlukan volume overburden sebesar 486.310 BCM, void M23 E-C dengan target elevasi penimbunan 15 mdpl diperlukan volume overburden sebesar 491.490 BCM, dan void M1 E-W dengan target elevasi penimbunan 12,5 mdpl diperlukan volume overburden sebesar 289.070 BCM.

Page 2 of 23 | Total Record : 226


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 03 Desember 2024 Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 02 Agustus 2024 Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024 Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023 Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023 Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023 Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 02 Agustus 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 01 April 2022 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 03 Desember 2021 Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021 Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 2 Agustus 2021 Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020 Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020 Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020 Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019 Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019 Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 02 Agustus 2019 Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018 Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018 Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018 Vol 2, No 03 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 03 Desember 2017 Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017 Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017 Vol 1, No 03 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Desember 2016 Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016 Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016 More Issue