cover
Contact Name
Vega Aditama
Contact Email
vegaaditama@gmail.com
Phone
+6282257017949
Journal Mail Official
vegaaditama@gmail.com
Editorial Address
jalan bendungan sigura-gura no. 2 , Kota Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sondir
ISSN : 19792832     EISSN : 27468275     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Sondir Journal is a publication media of research results in the field of Civil Engineering and sub-fields of structure, geotechnical engineering, transportation, construction management, water resources and geographic information systems (GIS). This journal is published regularly as much as 2 volumes per year in April and October.
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Jurnal Sondir" : 80 Documents clear
EVALUASI KEMACETAN TERHADAP GANGGUAN KECELAKAAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN MODEL TRANSMISI SEL : (STUDI KASUS RUAS JALAN PURWODADI-LAWANG) Oon Baktiarto; Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.018 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v2i2.2585

Abstract

Pada Ruas jalan Nasional Purwodadi - Lawang sering terjadi kecelakaan lalu lintas sehingga menimbulkan kemacetan pada ruas tersebut. Salah satu faktor penyebabkan kecelakaan adalah kelalaian pengendara. Oleh sebab itu dilakukan studi ini dengan tujuan untuk mengetahui kerugian biaya bahan bakar akibat terjadinya kemacetan lalu lintas yang ditimbulkan oleh kecelakaan dan waktu yang dibutuhkan untuk normal kembali. Metode yang digunakan adalah Cell Transmission Model (CTM) yang bertujuan untuk menentukan berapa waktu yang dibutuhkan normal kembali saat terjadinya kemacetan akibat kecelakaan lalulintas. Survey dilakukan selama 1 hari, pada hari senin 4 April 2017. Kemudian dilanjutkan dengan survey sel untuk mengetahui kendaraan masuk maupun keluar dalam sel, yang dilakukan pengambilan data selama 5 menit pada hari senin 22 Mei 2017. Data-data yang diperoleh melalui pengukuran dan pengamatan dilapangan, selanjutnya dianalisa dan dihitung dengan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 yaitu untuk menganalisa kapasitas jalan, kecepatan dan volume kendaraan. Berdasarkan analisa perhitungan ruas jalan Purwodadi Lawang berada pada kondisi arus lalu lintas yang masih lancar dengan DS 0,58 (arah Surabaya – Malang) dan DS 0,60 (arah Malang – Surabaya). Waktu yang dibutuhkan untuk kembali normal saat terjadi kecelakaan lalu lintas dengan simulasi ruas jalan tertutup seluruhnya (arah Surabaya – Malang) selama 60 menit, untuk kembali normal selama 37 menit, tundaan 31,81 menit dan besar kerugian biaya Rp 3.265.763,- ,untuk simulasi (arah Malang - Surabaya) terjadi gangguan jalan yang menyebabkan tertutup seluruhnya selama 60 menit, untuk kembali normal selama 48,05 menit, tundaan 30,34 menit dan besar kerugian biaya Rp 2.264.128,-.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT FIBERGLASS SEBAGAI BAHAN CAMPURAN UNTUK MEMPERKUAT TIMBUNAN TANAH LEMPUNG Pradana, T. F. P; Yudianto E. A
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.139 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v2i2.2586

Abstract

Tanah adalah penahan terakhir beban dari suatu kontruksi yang disalurkan melalui pondasi suatu konstruksi, sehingga tanah selalu berperan penting pada setiap pekerjaan konstruksi. Terbatasnya lahan untuk pembangunan yang diperlukan manusia mengakibatkan tidak dapat dihindarinya pembangunan di atas tanah lempung. Oleh karena itu sangat penting untuk mencari bahan material tambahan yang dapat meningkatkan kualitas daya dukung tanah. Salah satunya dengan menambahkan serat fiberglass dalam campuran tanah lempung sebagai timbunan. Tanah yang digunakan diambil dari Ds. Argotirto, Kec. Sumbermanjing Wetan, Kab. Malang dan bahan campuran serat fiberglass yang dipotong 1-3 cm dari penyortir limbah kain perca yang didapat dari penjahit serta rumah konveksi di daerah Malang. Penelitian ini menggunakan variasi kadar campuran yakni 1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3%, untuk mencari kadar optimum penambahan serat fiberglass, masing masing benda uji terdiri dari 3 sampel. Hasil pengujian mendapatkan nilai prosentase kadar campuran serat fiberglass optimum pada 2% dengan nilai pengujian Unconfined Compression dan Triaxial UU (Unconsolidated Undrained) sebesar : Kohesi (0,765 kg/cm²), Sudut Geser dikadar 3% (8,3630 ), Kuat Tekan Bebas dikadar 2% (1,869 kgf/cm2 ). Untuk pengujian hipotesis penambahan serat fiberglass berpengaruh pada nilai daya dukung tanah.
EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN FAST TRACK Ahmad Dahlan; Ir. Togi H. Nainggolan; MS. Lila Ayu Ratna Winanda, ST.,MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.471 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2587

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana dan prasarana infrastruktur serta fasilitas lain demi menunjang aktifitas penduduk di Indonesia, yang membuat persaingan antar sesama penyedia jasa konstruksi semakin ketat. Proyek pembangun jembatan Syarif Tua kabupaten jembrana dipilih sebagai studi kasus karena mengalami keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksinya. Data studi ini menggunakan data sekunder pada proyek, yaitu : penjadwalan proyek (Time Schedule) dan Rencana anggaran biaya. Dari data tersebut, kemudian metode fast track diterapkan agar dapat mereduksi waktu dan biaya pelaksanaan proyek sehingga dapat mempercepat pelaksanaan proyek. Dari hasil perhitungan menggunakan program bantu Microsoft Office Project pada penjadwalan normal atau tanpa fast track, waktu pelaksanaan proyek selama 245 hari. Setelah mengalami fast track tahap pertama proyek dapat selesai selama 224 hari sehingga jika menggunakan penjadwalan fast track tahap pertama waktu yang di reduksi sebesar 21 hari waktu normal. Pada fast track tahap kedua waktu yang dapat direduksi sebesar 14 hari dari waktu fast track tahap pertama. Setelah mengalami fast track tahap Kedua proyek dapat selesai selama 210 hari. Total besarnya percepatan waktu pelaksanaan yang di reduksi oleh fast track tahap pertama dan tahap kedua sebesar 35 hari atau sebesar 14%. Sedangkan pada biaya tidak langsung juga terjadi penghematan (efisiensi) sebesar Rp. 120.114.855 dari total biaya proyek awal Rp. 8.703.977.618 menjadi Rp. 8.583.862.763
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR BAJA MENGGUNAKAN BRESING KONSENTRIS TYPE V PADA GEDUNG UMAR BIN KHOTOB UNISMA MALANG Ahmad Fajar Sofwan; Ir. Ester Priskasari,MT; Vega Aditama,ST.,MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.302 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2588

Abstract

Baja sering digunakan dalam konstruksi bangunan tinggi. Merancang struktur gedung bangunan tinggi harus memperhatikan beberapa hal seperti keselamatan (strength and ductile) dan kenyamanan (stiffness). Karakteristik baja identik dengan kekerasan, kekuatan, kekuatan tarik yang tinggi dan daktilitas. Salah satu jenis sistem rangka baja yang dirancang untuk menahan beban gempa adalah Sistem Rangka Bresing Konsentris (Concentrically Braced Frame). Sistem ini memiliki sifat daktilitas namun juga bersifat kaku, dimana bresing diletakkan secara konsentris terhadap hubungan balok-kolom. Sistem Rangka Bresing Konsentrik dikembangkan sebagai sistem penahan gaya lateral dan memiliki tingkat kekakuan yang cukup baik. Pada struktur gedung tinggi, kekakuan kekakuan dapat menahan gaya beban lateral akibat adanya elemen pengaku bresing yang berfungsi sebagai penahan gaya lateral yang terjadi pada struktur. Objek studi Yang diambil adalah gedung Hotel Ijen Suites Malang dengan bentang memanjang 35.95m dan bentang melintang 22.83 m dan tinggi gedung 25.50m. Perencanaan struktur di sesuaikan dengan peratuaran SNI 1726 - 2012 dan SNI 1729 - 2015 dengan metode LRFD. Pemodelan dan analisa struktur menggunakan program bantu ETABS 2016. Hasil yang diperoleh dari perencanaan ulang, struktur utama menggunakan profil baja WF 450 x 200 x 9 x 14 untuk balok 1, WF 400 x 200 x 8 x 13 untuk balok induk 2, 350 x 175 x 7 x 11 untuk balok anak, 350 x 175 x 7 x 11 untuk bresing dan KC 700 x 300 x 13 x 24 untuk kolom. menggunakan sambungan baut dengan mutu A325 diamater 3/4 in dan sambungan las menggunakan elektroda 7014 (tebal las 6 mm dan 10 mm). Ukuran Base plate 900 mm x 900 mm, ketebalan 30 mm dan jumlah angkur 8 Ø 3/4 in.
STUDI PENELITIAN PEMANFAATAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI FILLER KOMBINASI ABU BATU PADA BETON ASPAL (AC-WC) Akhmad Jaelani; Eding Iskak Imananto; Agus Prajitno
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.184 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2589

Abstract

Lumpur Lapindo merupakan limbah yang dihasilkan dari bencana semburan lumpur panas di lokasi pengeboran PT. Lapindo Brantas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Banyak penelitian dilakukan untuk mencegah dan di usahakan untuk memanfaatkan limbah tersebut seperti penggunaan Lumpur Lapindo sebagai bahan konstrksi, timbvunan dan lain-lain. Pada penelitian in limbah pada lumpur Lapindo digunakan sebagai Filler pengganti abu batu pada aspal beton. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah lumpur Lapindo mempunyai pengaruh terhadap kekuatan aspal beton. (2) Untuk mengetahui variasi komposisi berapa agar di dapatkan nilai optimum. (3) Untuk mengetahui apakah lumpur Lapindo dapat digunakan sebagai pengganti abu batu pada beton aspal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium untuk mendapatkan data yang di perlukan, kemudian data tersebut di analisis secara statistik, digunakan untuk menguji hipotesis, sehingga di dapatkan suatu kesimpulan akhir. Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan: (1) Pemberian filler lumpur Lapindo berpengaruh atau memberikan perbedaan terhadap kekuatan beton aspal. Hal ini dapat di lihat dari pengujian hipotesis, dimana FHitung > Ftabel. (2) Kombinasi Kadar filler optimum adalah 26,50% dimana jika lebih dari itu sifat kelelehannya lebih tinggi. (3) Nilai Stabilitas tanpa menggunakan filler Lumpur lapindo didapatakan 993,477 kg, dan dengan menggunakan filler Lumpur Lapindo pada Kadar Filler Optimum (KFO) didapatkan 1025,57 kg.
PENGARUH PEMAKAIAN SERAT ECENG GONDOK TERHADAP KUALITAS MUTU BETON NORMAL Faklav A. Nenometa; Agus Santosa; Mohammad Erfan
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.876 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2590

Abstract

Dalam pembangunan di bidang sipil sangat didorong oleh perkembangan teknologi beton dan produk beton yang dihasilkan semakin inovatif, selain itu beton juga merupakan bahan yang dominan karena memiliki durability atau tingkat keawetan yang tinggi dibanding bahan material lain. Dari sifat yang dimiliki beton itulah menjadikan beton sebagai bahan alternative untuk dikembangkan baik dalam bentuk fisik maupun metode pelaksanaannya. Sebab itu dalam perencanaan ini, dirasa perlu memodifikasi isian panel dinding Pre-cast memiliki spesifikasi yang cukup baik sebagai panel dinding dengan cara menambahkan material baru yang ramah terhadap lingkungan karena sifatnya yang dapat bertumbuh lagi yaitu eceng gondok (Eichhornia crassipe). Untuk mengetahui pengaruh eceng gondok terhadap mutu beton dengan variasi eceng gondok 0,1%, 0,2%, 0,3% dan 0,4% dengan mutu rencan beton adalah fc’ = 20 MPa. Untuk pengujian kuat tekan dan tarik belah jumlah benda uji silinder dengan ukuran 30cm x15cm untuk masing-masing variasi berjumlah 3 buah sedangkan untuk pengujian kuat tarik lentur masing-masing variasi diwakili 5 benda uji balok dengan ukuran 60cm x 15cm x 6cm. Berdasarkan hasil penelitian beton campuran eceng gondok untuk kekuatan tekan dan tarik belah mengalami penurunan dari beton normal sedangkan mengalami kenaikan pada kekuatan tarik lentur dengan prosentase optimum 0,1% sebesar 3,16 MPa. Namun dari hasil penelitian dan analisa ada pengaruh terhdap mutu beton tetapi tidak signifikan.
ANALISA PORTAL GABLE FRAME DENGAN PEMAKAIAN BALOK CASTELLA DIBANDING WF UNTUK BANGUNAN HANGGAR Mahesa Bayu Permana; Ester Priskasari; Mohamad Erfan
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.047 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2591

Abstract

Perkembangan konstruksi modern sudah sangat pesat, terutama konstruksi baja, baik dari segi metode perencanan yang diterapkan, maupun pembuatan pabrikasi material yang bermutu dan berkualitas tinggi. Salah satunya adalah balok castella dimana dilakukan modifikasi dari bentuk asli yang bertujuan menjadikan bentuk yang lebih tinggi memiliki daya kekuatan yang lebih besar namun ringan serta memiliki nilai ekonomis, dan bertujuan untuk estetika pula. Dalam penelitian ini akan membandingkan dua profil baja untuk kebutuhan balok pada gable frame yaitu profil baja WF dan baja castella, kedua tipe balok akan ditinjau dulu agar mendapat hasil yang maksimal menggunakan metode LRFD dengan analisa pembebanan yang telah dihitung dianalisa dengan program bantu STAAD Pro Vi8 untuk medapatkan nilai-nilai momen, gaya lintang, dan gaya normal. Sehingga menghasilkan perhitungan struktur dan gambar perencanaan. Dari hasil perhitungan dengan pembebanan yang sama didapatkan dimensi profil WF 700.600.18.34. Didapatkan dimensi profil Castella 900.600.18.34 yang berasal dari H beam 600.600.18.34. Kebutuhan baut untuk sambungan dari kedua profil hampir sama. Berat struktur balok menggunakan WF 700600.18.34 sebesar : 25303,0658 kg .Sedangkan menggunakan Castella 900.600.18.34 berat struktur sebesar :24440,8532 kg. Terdapat selisih berat struktur sebesar 862,2126 kg.
PENAMBAHAN SERAT SABUT KELAPA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN CAMPURAN UNTUK MEMPERKUAT TIMBUNAN TANAH LEMPUNG Nendro Saktining Sukmoyudho; Ester Priskasari; Eri Ardian Y, ST.,MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.198 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2592

Abstract

Tanah sebagai pondasi dari berbagai bangunan memiliki berbagai karakteristik dan jenis yang sangat beragam, tanah lempung dengan katerisktik yang lunak dengan daya dukung rendah dengan nilai Indeks Plastisitas yang tinggi dan butiran relatif homogen memperlukan metode perbaikan tanah supaya daya dukung menjadi lebih besar, ada berbagai cara untuk itu seperti dengan memadatkan tanah sehingga lempung lunak menjadi lempung kaku atau medium dengan timbunan seperti dengan mencampur tanah lempung dengan tanah berbutir kasar yang menjadikan tanah heterogen butirannya, peneliti akan mencampur tanah lempung dengan serat dengan tujuan menambahkan variasi bentuk dan ukuran dari tanah sebagai bahan tanah timbunan. Penelitian akan dilaksanakan Laboratorium Mekanika Tanah ITN Malang pada tanggal 7 April – 19 Juli 2019. Benda uji dalam penelitian ini berasal dari Ds. Argotirto, Kec. Sumbermanjing Wetan, Kab. Malang dan bahan campuran potongan serat sabut kelapa per ≥ 1cm - ≤ 3cm. Variasi kadar campuran sebanyak; 0%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3% dari berat total tanah pada saat kadar air optimum pemadatan. Hasil pengujian nilai tertinggi untuk bahan timbunan mendapatkan prosentase kadar campuran potongan serat sabut kelapa sebanyak 1% pada pengujian standart dan modified Compaction sebesar; 1,609g/cm3. Pengujian Triaxial UU, Kohesi (c) sebesar; 0,678kg/cm², dengan nilai Sudut Geser (φ) sebesar; 5,960⁰ pada kadar campuran 1%. dan tertinggi nilai kohesi sebesar 0,90kg/cm2 pada kadar campuran 2% dengan nilai sudut geser (ϕ) sebesar 4,004°. Hasil uji Unconfined tegangan normal optimum terjadi pada penambahan serat sabut kelapa sebanyak 2,15 yang mengalami peningkatan tegangan normal dari 0,48 kg/cm2 menjadi 1,118 kg/cm2.
EVALUASI KINERJA DAN JUMLAH ARMADA ANGKUTAN UMUM DI KABUPATEN MALANG : (STUDI KASUS JALUR ANGKUTAN TRAYEK LAWANG – ARJOSARI) Dessy Arif Setiawan; Dr. Ir. Nusa Sebayang, MT; Ir. Eding Iskak Imananto, MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.737 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2593

Abstract

Dalam rangka peningkatan pelayanan angkutan umum di Kabupaten dan kota Malang kepada masyarakat, perlu diadakan evaluasi kinerja angkutan umum di kabupaten dan kota Malang demi terciptanya transportasi yang aman, nyaman, tertib dan teratur, terlebih lagi di ruas jalan Malang – Surabaya yang terkenal akan kemacetan yang tiada henti. Studi ini dilakukan dengan dukungan dari beberapa data primer dan data sekunder. Data Sekunder meliputi Peta trayek angkutan umum penumpang Kabupaten Malang trayek LA & Data Primer meliputi Survey penumpang naik dan turun, jarak tempuh masing-masing angkutan, jumlah angkutan umum yang disurvey. Sedangkan indikator untuk kinerja masing-masing moda dinyatakan dalam besarnya Tingkat Pengisian (Load Factor), Kecepatan, Frekuensi, Waktu antara (Headway), dan Biaya Operasi Kendaraan. Hasil evaluasi pada angkutan yang disurvey, menunjukkan bahwa Faktor Muat (LF) rata-rata untuk trayek LA masih dibawah standart. Frekuensi rata-rata belum memenuhi standartnya, Waktu antara (Headway) melebihi dari nilai Headway ideal 10-15 menit, Frekuensi rata-rata trayek LA belum memenuhi standartnya 4-6 kendaraan, Kecepatan perjalanan untuk rute angkutan umum LA tidak memenuhi syarat ketetapan kecepatan yaitu ≤ 20Km/Jam, Serta biaya perjalanan yang dikeluarkan masyarakat Kabupaten Malang masih lebih kecil dari standart yang disarankan.
STUDI PERENCANAAN STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER PADA LERENG JALAN KEMUNING LOR KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBER Baiq Cahaya Dewi Andriyani; Eding Iskak Imananto; Eri Andrian Yudianto
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.218 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2594

Abstract

Stabilitas lereng Jalan Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember dan perkuatan lereng dengan menggunakan kantilever dengan tanah timbunan menggunakan tanah yang parameternya bagus. Longsor yang terjadi pada musim hujan, mengakibatkan tanah menjadi jenuh dan memungkinkan terjadinya kelongsoran susulan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan analisis terhadap stabilitas lereng pada saat lereng dalam kondisi existing, dan setelah adanya penambahan perkuatan dinding penahan tanah tipe kantilever. Dalam menganalisis stabilitas lereng digunakan bantuan program komputer yaitu SLOPE/W untuk mengetahui angka keamanan secara akurat dalam waktu yang singkat. Analisis ini juga menggunakan Methode Irisan Bishop untuk megetahui stabilitas terhadap kelongsoraan lereng. Berdasarkan hasil analisis stabilitas lereng pada saat kondisi existing pada lereng didapat bahwa angka keamanan terhadap longsoran lebih kecil dari pada 1. Untuk mencegah terjadinya longsor, maka dilakukan perbaikan lereng dengan menggunakan timbunan dan perkuatan. Lereng pada kondisi existing mempunyai kemiringan 32°, dan dengan ketinggian 24 m. Berdasarkan hasil yang diperoleh setelah lereng diperbaiki dan penambahan pemasangan kantilever, didapat angka keamanan terhadap guling, geser lebih besar dari 1,5 dan daya dukung tanah yang aman (sesuai yang diisyaratkan). Dengan demikian stabilitas lereng pada Jalan Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember menjadi aman.