cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 632 Documents
Meningkatkan Eksistensi dan Pelestarian Batik di Era Modern Jannah, Shofiatul; Indrawati, Iin; Rahayu, Hesti Dwi; Marwan, Sehat; Najmuddin, Muhammad Kholid; Mufaiz, M. Thohar; Dewantoro, Andik; Mega, Kisah Irawan; Almukri, M. Safari; Suhermanto, Arie Yudhistira; Hidayah, Diyan Zaidah Muhimmatul; Putri, Meryna Rachmi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6536

Abstract

Batik adalah suatu hasil karya yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.Di berbagai wilayah Indonesia banyak ditemui daerah-daerah pengrajin batik. Setiap daerah pembatikan mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri, baik dalam ragam hias maupun tata warnanya. Seiring perkembangan zaman, menurut Sudijono (2006), budaya batik tulis semakin terkikis karena semakin murahnya batik yang dating dari luar negeri dan semakin berkembangnya batik cetak yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan batik secara cepat. Tulisan ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran Kelompok Ibu-ibu PKK di Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, peran, kendala yang dihadapi, dan upaya mengatasi kendala yang dihadapi pada Kelompok Batik Ibu-ibu PKK, Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Kelompok batik Ibu-ibu PKK jika tidak ada permintaan ataupun ada event maka pengrajin tidak akan berproduksi. Program KKN adalah program Kuliah Kerja Nyata dimana mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara teoritis menjadi praktis dalam bentuk pengabdian dan pendampingan langsung terhadap masyarakat. dengan adanya potensi yang dimilki oleh Ibu-ibu PKK di Desa Brigin, maka program kerja yang disusun adalah Pelestarian Batik Era Modern untuk memecahkan masalah tersebut. Diharapkan mampu membantu para Ibu-Ibu PKK untuk memperkenalkan produknya dalam skala yang luas serta mengembangkan Batik sesuai dengan Era Modernisasi saat ini. Hal ini merupakan suatu upaya untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Batik merupakan ikon asli Indonesia yang harus dilestarikan.
Branding “Keripik Singkong” Untuk Mewujudkan Desa Sejahtera Mandiri Berbasis Ekonomi Kreatif Anggraheni, Ika; Yuniar, Ela; Tuanany, Mohamad Saleh; Yusuf Ahsani, Muhammad; Rachmawati, Karina Safitri; Ibnul Qayyim, Muhammad; Pradana, Antoni Bagus; Dwi Narwani, Anggi Ayu; Firdauzie, Achmad Rafly; Hidayati, Rizma Noer; Pratiwi, Riska Dwi; Yusuf, Laela Octaviana
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6540

Abstract

Banyaknya potensi yang dimiliki oleh Desa Dadapan menjadikan semakin meningkat peluang perekonomian yang dimilikinya dan menjadikan deesa mandiri sejahtera berbasis ekonomi kreatif. Salah satunya dengan membuat industri kecil dalam rumah tangga untuk mengolah hasil pertanian yang dimilikinya dan memberikan kemasan yang menarik sehingga menarik perhatian konsumen dan berhasil memasarkan produk dengan lebih baik. Dengan jumlah penghasilan yang lebih baik setiap waktunya, menjadikan kami mahasiswa dari Kelompok 2 KKN-PPM Tematik Desa Dadapan ingin mengembangkan produk olahan tersebut menjadi produk yang digemari oleh seluruh penjuru dan tidak hanya di wilayah Desa Dadapan saja. Dengan memberikan dorongan kepada pemilik usaha untuk mengembangkan brand dan kemasan sehingga menjadi lebih menarik perhatian konsumen. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, penulis menggunakan metode penggalian informasi dan metode analisis data deskriptif dengan observasi dan wawancara. Dengan menggunakan brand dan kemasan baru menghasilkan produk keripik singkong Bu Rinda semakin banyak dikenal dan lebih memiliki banyak konsumen. Sehingga dapat meningkatkan penghasilan ekonomi Bu Rinda dan semakin banyak tenaga usaha yang dibutuhkan karena semakin banyaknya produk yang diproduksi. Harapannya branding dapat dijalankan secara berkelanjutan. Sehingga Desa Dadapan dapat menjadi Desa Sejahtera dan mandiri Berbasis Ekonomi Kreatif Melalui Pemanfaatan Ubi Singkong.
Sosialisasi Pentingnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Lingkungan Melalui Kegiatan Netralisasi Sungai Anggraheni, Ika; Mukarromah, Lailatul; Triani, Novi; Mathari, Mathari; Aziizi, Ainun Nur; Afifah, Lu'luul Millati; Rahmawati, Refika; Ismail, Aldian Fajar; Khoiruddin, M. Yusuf Alfan; Bessy, Baharudin; Adelia, Adelia; Mufarokhah, Zulfa; Abrory, Muhammad Nizar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6541

Abstract

Pemahaman sampah pada masyarakat masih sangat rendah. Hal ini seperti yang terjadi di desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Persoalan pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya sehingga menganggu kebersihan lingkungan terutama di Sungai Desa Dadapan. Secara umum kondisi alam desa Dadapan adalah perumahan yang penuh dengan bangunan rumah warga. Minimnya tempat pembuangan sampah membuat warga membuang sampah di sungai. Dalam permasalahan ini kami mengadakan program penetralisasi sungai. Kegitatan itu berupa pembersihan sungai yang telah tercemar oleh sampah masyarakat. Solusi dari pencemaran lingkungan tersebut diadakan program kelompok meliputi Pengadaan Tempat Sampah Untuk RT 015 RW 005 Dusun Pagar Gunung, Kerja Bakti, Sosialisasi Program KKN-PPM Tematik, Pendampingan TPA, Administrasi Desa.
Pengembangan Budidaya Stroberi Berbasis Barcode Yang Memuat Link Tutorial Budidaya Guna Meningkatkan Pariwisata Desa Wicaksono, Helmi; Anggraeni, Lutfi; Rahadi, Rudyansah Galang; Agassi, Dicky Dryan; Umarella, Rizkiati Silvany; Akbar, Mohamad Yandi; Jumadi, Jiescodala; Martha Sari, Winda; Anissulalah, Dewi; Safrina, Lucky Dea; Permana, Arul Dicky
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6545

Abstract

Stroberi (Strawberry sp.) merupakan salah satu komoditas unggulan dari Kelompok Tani Desa Tamankuncaran. Dengan produktivitas dan mutu stroberi yang baik dari Kelompok Tani Desa Tamankuncaran, maka hal tersebut menjadi potensi dalam meningkatkan Pariwisata dan perekonomian Desa. Produktivitas stroberi yang baik dapat dihasilkan dengan memperhatikan cara penanaman dan perawatan stroberi yang baik. Pemanfaatan teknlogi barcode adalah salah satu penunjang untuk mempermudah penyampaian informasi kepada seluruh warga desa yang ada tanpa mencetak banyak kertas. Pemanfaatan barcode ini juga akan menuntut masyarakat desa untuk membuka mata akan berkembangnya teknologi. Penggunaan barcode ini juga sangat mudah dan murah tidak menghabiskan banyak biaya hanya memerlukan perangkat android yang mayoritas setiap warga desa memiliki perangkat tersebut. Sosialisasi tentang barcode ini akan menunjang proses pengenalan barcode kepada masyarakat desa yang mayoritas masih belum mengerti. Penggunaan barcode ini juga akan menunjang hal lain diluar program kerja ini setelah warga mengetahui proses penggunaan barcode ini warga akan dengan mudah memanfaatkan barcode ini untuk menyimpan banyak informasi yang bermanfaat
Peningkatan Ibadah dan Amaliah Sosial Berbasis Masjid Latuconsina, Husain; Nazilatul Ula, Nova Septi; Choirunnisa, Saraskia Mei; Kurniawati, Fanny Maulida; Nuresa, Rosi; Zuhri, Ahmad Syaifudin; Umbu Nay, Shinta Indriani; Arifin, Syamsul; Rumkel, Rasul Hamidi; Masykuri, Ahmad Amirudin; Muzayid, Ahmad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6548

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda khususnya di desa Mulyoasri Kecamatan Amplegading-Kabupaten Malang adalah ketidakseimbangan antara hamblum minannas dan hablum minallah. Untuk mengatasinya, maka mahasiswa KKN-PPM Tematik  berbasis Masjid yang tergabung dalam kelompok 24 Universitas Islam Malang merancang dan mengimplementasikan program kerja yang didasarkan pada hasil survei dengan metode purposive sampling. Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dengan tema “Peningkatan Ibadah dan Amaliah Sosial Berbasis Masjid”, diharapkan dapat menjadi stimulan  bagi generasi muda khsusnya dan masyarakat Desa Mulyoasri pada umumnya untuk membentuk karkter Islami berlandaskan Ahlu Sunnah Waljam’ah. Penanaman karakter Islami bagi generasi muda merupakan faktor yang penting untuk mewujudkan insan kamil  yang dapat menyeimbangkan hablum minannas (hubungan antar sesama manusia) dan hablum minallah (hubungan antar manusai dengan sang pencipta Allah SWT). Untuk dapat mewujudkan kedua hal ini maka diperlukan penanaman nilai-nilai Islam sejak dini, dan peningkatan iman dan ketakwaan melalui pelaksaanaan ibadah sholat 5 waktu, membaca Al-Qur’an, jumat sedekah  dan menjalankan amalan-amalan Islam Ahlusunnah Wal’jamaah yang telah menjadi tradisi masyarakat Nahliyin. Outcome yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terwujudnya masyarakat yang berwatak Islam Aswaja untuk menggapi insan kamil
Pengaplikasian Pupuk Kompos Dan Pestisida Nabati Untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman Pertanian Masyarakat Latuconsina, Husain; Zulaikha, Siti; Sahbudin, Asmiyati; Nurlailah, Dzikriatu; Bahrudin, Nadriani; Iman Rohmada, M. Sahubaqul; Ikhsan, Miftakhul; Handika, Firli; Robbani, Firman; Dhiyaurroham, Muh
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6550

Abstract

Desa Mulyoasri Kecamatan Ampelegading, Kabupaten Malang berlokasi dibawah kaki gunung semeru, mayoritas masyarakat Desa berprofesi sebagai petani dan peternak. Persoalan yang dihadapi masyarakat adalah masih pengaplikasian kotoran kambing secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu menjadi sebuah pupuk kompos dan masih menggunakan pestisida sintetis untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka. Untuk mengatasinya, maka mahasiswa KKN-PPM Tematik berbasis Desa yang tergabung dalam kelompok 22 Universitas Islam Malang merancang dan mengimplementasikan program kerja yang didasarkan pada hasil survei dengan metode purposive sampling. Tema progam unggulan adalah “Pengapikasian Pupuk Kompos dan Pestisida Nabati untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman Pertanian Masyarakat”. Tujuan kegiatan pemerdayaan ini adalah untuk melatih masyarakat dalam mengintegrasikan kegiatan pertanian dan peternakan. Metode pemberdayaan yang dilaksanakn meliputi 1) penyuluhan, 2) pelatihan dan 3) pengaplikasi produk pupuk kompos kotoran kambing dan pestisida nabati dari ekstrak daun pepaya kepada masyarakat petani. Hasilnya masyarakat sangat antusias dengan kegiatan pemberdayaan ini dan merasakan manfaatnya serta mampu membuatknya secara mandiri. Pengaplikasian pupuk kompos dan pestisida nabati memperlihatkan hasil yang positif, di mana pertumbuhan tanaman sangat baik dan terhindar dari serangan hama. Outcome yang diharapkan dari kegiatan pemberdayaan ini adalah masyarakat petani lebih mandiri dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan mereka melalui inovasi penggunaan pupuk kompos dan pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan.
Penguatan Partisipasi Masyarakat Melalui Pembangunan Fikri, Dzul; Safitri Rumain, Ida Ardila; Wulandari, Wulandari; Selaswati, Selaswati; Tasari, Ade Erlin; Renhoat, Asep Abdu; Masrani, Muhammad; Ainur Roat, M. Zain; Hartono, Hartono; Hamseh, Achmad; Saiful Mila, M. Ata
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6558

Abstract

Di Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang Kelurahan Simojayan, partisispasi masyarakat cenderung masih belum secara keseluruhan. Undang-undang No. 6 Tahun 2014 mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan desa harus dilaksanakan secara partisipatif dan melibatkan seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan (minoritas, difabel, perempuan, dan miskin). Hal tersebut bertujuan agar pembangunan yang dilaksanakan oleh desa benar-benar bermanfaat bagi seluruh warga. Akan tetapi, hingga saat ini sebagian besar desa di Indonesia belum dapat melaksanakan amanat undang-undang tersebut. Hal ini terbukti dengan masih adanya desa yang melaksanakan perencanaan pembangunan secara elitis dan sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah desa tanpa melibatkan masyarakat. Selain itu, ada pula desa yang sudah mencoba melibatkan masyarakat yakni melalui proses pembangunan, namun belum semua komponen masyarakat diundang dalam proses tersebut tersebut. Dampak dari perencanaan pembangunan yang belum bersifat partisipatif adalah manfaat pembangunan desa belum bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga program pembangunan belum dapat disebut berhasil. Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, mahasiswa KKN-PPM TEMATIK UNIVERSITAS ISLAM MALANG mengadakan kegiatan pembangunan desa melalui proyek-proyek yang diusung di Desa Simojayan. Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan dari semua komponen masyarakat desa (warga masyarakat, pengurus organisasi sosial, dan pemerintah desa). Melalui proses pembangunan desa diharapkan akan dapat dilaksanakan secara partisipatif di masa yang akan datang, sehingga hasil-hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh warga.
Upaya Pencegahan Praktik Bank Thithil Melalui Sosialisasi dan Penawaran Dana Bergulir Tanpa Bunga Hidayati, Nur; Mafrudhoh, Zahrotul; Ruliyana, Kiki Dwi; Fatra, Sintia Ifadatul Aulia; Jannah, Miftahul; Hasyim, Muhammad Wasful; Irfan, Muhammad; Zia, Ahmad Waliuddin Ady; Purnomo, Agus Tri; Sukman, Sukman; Nurlita, Octavia Ira
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6577

Abstract

Bank thithil merupakan sebutan bagi sektor finansial yang meminjamkan uang kepada masyarakat dengan sistem tagihan harian atau mingguan. Meminjam uang dari Bank Thithil dianggap sebagai solusi tercepat untuk mengatasi kondisi ketidakberdayaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dana yang semakin besar. Bank Thihil menawarkan proses pencairan dana dan persyaratan yang relatif mudah. Akan tetapi disisi lain Bank Thithil memiliki sisi kelemahan bagi masyarakat, seperti tarif bunga yang relatif tinggi hal tersebut tentu memberatkan bagi masyarakat menengah kebawah. Oleh karena itu perlu adanya solusi dengan cara melakukan sosialisasi tentang pencegahan praktek bank thithil melalui penawaran dana bergulir kepada masyarakat Desa Bambang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat sekitar Desa Bambang tentang dampak negatif praktek Bank Thithil; memberikan penawaran dana bergulir tanpa bunga yang tidak memberatkan dan terhindar dari praktek riba. Dengan adanya dana bergulir tanpa bunga diharapkan dapat menyediakan fasilitas permodalan dalam bentuk pinjaman pembiayaan yang mudah dan murah kepada masyarakat Desa Bambang yang memiliki usaha mikro, dan memperkuat peran usaha mikro, dalam upaya memberdayakan ekonomi masyarakat.
Pemanfaatan Lahan Desa Sebagai Tempat Penanaman Bunga Untuk Memperindah Desa Hasan, Nur; Alphinia, Arum; Megawati, Megawati; Rahmatun, Rizki; Alchamda, Ibnatusyuchriya; Zaki, Abdun; Surya, Andi Dwi; Ajatkan, Ajatkan; Syahril Gunawan, Slamet Achmad; Hadi, Rijalul Faqih; Sujana, Wiji Santika
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.6580

Abstract

Dalam setiap lingkungan  desa dapat dipastikan terdapat lahan kosong yang sering diabaikan oleh masyarakat dengan dibiarkan tanpa adanya tanaman ,  dalam pelaksanna  kegiatan KKN Tematik yang dilaksanakan Universitas Islam Malang, di desa Majangtengah kecamatan Dampit, pengabdi atau dosen pembimbing masayarakat bersama mahasiswa perserta KKN  kelompok 65 membuat program kerja penunjang “ Penanaman bunga lahan kosong di pinggir jalan raya” untuk memperindah desa Majangtengah,  pemanfaatan lahan kosong ini bertujuan untuk memperindah desa juga untuk menguatkan struktur tanah yang banyak memiliki kemiringan dan kalau dibiarkan dikawatirkan akan terjadi longsor, Dari berbagai survei yang dilakukan pengabdi  terdapat sangat minimnya  tanaman bunga yang memperindah tampilan jalan-jalan desa. Selain untuk memperindah, tanaman bunga juga bermanfaat untuk mecegah longsor atau pengikisan tanah ketika musim hujan. Metode yang digunakan adalah Parti­cipatory Action Metode ini merupakan salah satu metode pemberdayaan sasaran, dengan metode ini, maka masyarakat sasaran diperlakukan sebagai subjek sekaligus objek dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat, hasilnya adalah penanaman bunga bersama masyarakat di sudut-sudut yang memiliki lahan kosong yang sangat strategis untuk di tanami bunga untuk mempercantik penampilan desa dan menguatkan struktur tanah yang miring. Dan ke depan diharapkan juga dengan penanaman bunga ini akan menjadi modal masyarakat desa Majangtengah untuk membuat tempat yang khusus untuk mengembangkan bibit bunga untuk diperjual belikan.
Pemberdayaan Santri Melalui Pembelajaran Enjoyable Learning dalam Membentuk Generasi Seimbang dan Spiritualitas Intelektualitas di Pondok Pesantren Hasan, Nur; Setyowidodo, Gali; Wafa, Muhammad Syahrul; Irfan, Muchammad; Riadi, Subhan; Annafisah, Khirzah; Alfanny, M Ilham Rio; Aprilia, Irma; Faizin, Tuba Gus; Rizkiyah, Novidatur; Qowim, Ahmad Nailu Minhajjil
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6582

Abstract

Era revolusi 4.0 menjadi era yang digadang-gadangkan menjadi era keberhasilan pada sejarah manusia. Era tersebut menuntut manusia harus mampu bersikap seimbang dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan, kemampuan santri dalam spiritualitas dan inteklektualitas merupakan suatu keharusan yang wajib miliki oleh santri milenial, apabila keduanya seimbang maka santri tidak akan teromabang ambing oleh perubahan zaman yang begitu cepat. Pembelajaran Enjoyable learning merupakan langkah awal untuk merubah mindset santri dalam memahami agama dari mindset tradisional menjadi mindset intelektual religius yang mampu menghadapi segala kemungkinan perubahan zaman. Dalam pengabdian masyarakat ini pengabdi menggunakan metode  Parti­cipatory Action and Learning System (PALS). Metode ini merupakan salah satu metode pemberdayaan sasaran yang merupakan ba­gian dari PLA (Participatory Learning and Action). Dengan metode ini, maka masyarakat sasaran (pesantren) diperlakukan sebagai subjek sekaligus objek dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat, Sasaran pengabdian ini adalah pondok pesantren Miftahul Ulum Annur yang berada di Desa Majangtengah Kecamatan dampit Kabupaten Malang. Hasilnya adalah mengadakan  sarasehan pada santriwan dan santriwati tentang model pembelajaran yang menyenangkan (Enjoyable Learning)  oleh pemateri secara khusus dengan menyajikan materi-materi yang mengandung unsur motivasi agar santri siap menghadapi era revolusi 4.0 yang mengharuskan terpondasikan jiwa spiritual yang kuat dan seimbang dengan in telektual yang sangat mumpuni.