cover
Contact Name
Nurma Diana Poetri
Contact Email
nurma.diana89@gmail.com
Phone
+6282277769385
Journal Mail Official
gentlebirth.journal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dewi Sartika - Komp. Perum Citra Raysa Indah - Rantauprapat - Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Gentle Birth
ISSN : -     EISSN : 26230461     DOI : -
Jurnal gentle birth adalah jurnal kebidanan berbahasa Indonesia. Mengangkat tema tentang kesehatan ibu hami, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, akseptor Keluarga Berencana, bayi baru lahir, bayi dan balita
Articles 84 Documents
PENGARUH GYM BALL TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU PRIMIGRADIVA DI KLINIK ALISAH TREISYA KOTA MEDAN PROVINS SUMATERA UTARA TAHUN 2020 Rini Haryati; Rika Handayani; Novica Jolyarni D
Jurnal Gentle Birth Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v3i2.99

Abstract

Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) mencatat bahwa partus lama sebesar 38,2% merupakan penyebab kematianmaternal dan perinatal utama disusul oleh perdarahan 35,26%, dan eklampsia 16,44%. Hasil survey didapatkan bahwapartus lama dapat menyebabkan kegawat daruratan pada ibu dan bayi. Gym ball adalah cara menambah ukuran ronggapelvis dengan menggoyang panggul di atas bola yang sangat efektif membantu merespon rasa sakit dan mengurangi lamapersalinan kala I fase aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh gym ball terhadap kemajuan persalinanpada ibu primigravida kala I Fase Aktif di Klinik Alisah Treisya Kota Medan Povinsi Sumatera Utara. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen yang menggunakan rancangan penelitian Nonequivalent control group design. Jumlah Sampel 14 orang ibu bersalin primigravida yang dibagi dalam dua kelompok yaitukelompok yang dilakukan gym ball sebanyak 7 orang dan kelompok yang tidak dilakukan gym ball 7 orang. Instrumenpenelitian berupa lembar observasi dan lembar chek list. Metode pengumpulan data ini menggunakan data primer yangdilakukan pada bulan 06 Juni – 01 Juli 2020. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemajuan persalinan ibu padakelompok yang dilakukan gym ball yaitu 215.71 menit, dan pada kelompok yang tidak dilakukan gym ball yaitu 302.14menit. Simpulan terdapat pengaruh bimbingan gym ball terhadap kemajuan persalinan ibu bersalin primigravida kala I faseaktif dibuktikan dengan Uji-T nilai p-value = 0.000 (p-value < 0.05). Kata kunci : gym ball, ibu bersalin, kemajuan persalinan
FAKTOR YANG MEMENGARUHI LAMANYA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS Indah Dewi Sari; Utary Dwi Listiarini; Siska Ayuanda APP
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.89

Abstract

Luka perineum atau robekan jalan lahir merupakaan perlukaan yang terjadi pada jalan lahir saat atau setelah terjadinya persalinan yang biasa ditandai dengan perdarahan pada jalan lahir, 4,7 juta kasus robekan rupture perineum pada ibu bersalin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  Faktor Yang Memengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas di Desa Sikelang Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analatik (survei atau penelitian) menggunakan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil statistik yang didapat dengan menggunakan chi –square perawatan  nilai sebasar 0,006, uji chi-square pengetahuan dengan nilai sebesar 0,008 dan uji chi-square sikap tnilai sebesar0,002 maka dapat disimpulkan hubungan yang signifikan  antara variabel  Faktor Yang Memengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Desa Sikelang Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam.
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN (ABPK) OLEH PETUGAS KESEHATAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA PUS DI KELURAHAN GANG BUNTU WILAYAH KERJA PUSKESMAS GLUGUR DARAT Suyanti Suwardi; Yulida Effendi Nst; Novy Ramini Harahap
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.94

Abstract

Alat bantu pengambilan keputusan merupakan alat yang membantu mengoptimalkan fungsi konseling dan membantu klien dalam pemilihan alat kontrasepsi agar efektif.. Tujuan: Penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan (ABPK) alat bantu pengambilan keputusan oleh petugas kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada pus di Kelurahan Gang Buntu Wilayah Kerja Puskesmas Glugur darat. Metode: Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam peneletian ini seluruh akseptor KB, tehnik pengambilan sampel menggunkan stratified random sampling  yaitu sebanyak 75 responden. Data yang digunakan data primer yang pengumpulannya menggunakan kuesioner, dengan analisa data univariat, bivariat dan analisa  diuji menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: penelitian yang menggunakan ABPK sebanyak 19 responden (23,3%), yang tidak menggunakan ABPK sebanyak 56 responden (74,7%), yang menggunakan KB hormonal sebanyak 25 responden (33,3%), yang menggunakan KB non hormonal 50 responden (66,7%). diuji menggunakan uji statistik chi-square  di peroleh nilai p-value (0,012) < dari (0,05) Kesimpulan: penelitian ini ada hubungan penggunaan (ABPK) alat bantu pengambilan keputusan oleh petugas kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi di Kelurahan Gang Buntu Wilayah Kerja Puskesmas Glugur Darat.
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA IBU HAMIL DI BPM NURFITRIYAH PERUMNAS PIJORKOLING KEC.PADANGSIDIMPUAN TENGGARA PADA TAHUN 2020 Salsabila hasanah siregar; Fitriyani Nasution; Eva Oktaviani
Jurnal Gentle Birth Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v3i2.104

Abstract

Hipertensi kehamilan adalah salah satu penyebab kesakitan dan kematian diseluruh duniabaik bagi ibu maupun janin. Pengobatan tekanan darah tinggi salah satunya denganpengobatan herbal minum air kelapa muda. Air kelapa muda mempunyai kandunganseperti gula, protein, kalium, kalsium, magnesium, vitamin C. Kandungan kalium yangtinggi pada kelapa muda dapat menurunkan tekanan darah, Sehingga air kelapa muda dapatdigunakan untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh pemberian air kelapa muda terhadap tekanan darah pada ibu hamildi Bpm Nurfitriyah perumnas pijorkoling Kec. Padangsidimpuan tenggara. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif menggunakan desainpenelitian Quasy Experiment dengan rancangan pre test and post test dengan Sampel 20responden. Penelitian dilakukan dengan menggunakan uji wilcoxon di dapatkan bahwandari responden yang telah diberikan air kelapa muda 90% mengalami penurunan tekanandarah tinggi dan 10% responden tidak mengalami perunahan tekanan darah tinggi. Hasilanalisis didapatkan nilai p untuk sistolik dan diastolik responden yaitu 0,001 (p < 0,05)yang menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian air kelapa muda terhadap tekanan darahpada penderita tekanan darah tinggi. Dapat disimpulkan bahwa air kelapa muda dapatmenurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita tekanan darah tinggi.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KANKER PAYUDARA PADA IBU USIA 35 - 55 TAHUN DI LINGKUNGAN SIDOREJO B, KEL. SIDOREJO KECAMATAN RANTAU SELATAN KAB. LABUHANBATU Siti Mardiah Hasibuan; Novica Jolyarni Dornik
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.97

Abstract

Kanker Payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian wanita. Berdasarkan data globocan tahun 2020 menunjukkan, terdapat 261.419 kasus baru kanker payudara dengan 684.996 kematian di seluruh dunia, sementara untuk di 11 negara Asia Tenggara. Penelitian ini bersifat desktiptif. Tujuan untuk pengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kanker payudara berdasarkan pengetahuan, umur, riwayat pemakaian kotrasepsi hormonal dan pola makan. Dengan jumlah populasi sebanyak 158 orang, cara pengambilan sampel yaitu accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa Pada variabel penderita kanker / riwayat kanker, mayoritas responden tidak menderita penyakir kanker sebanyak 45 responden ( 75% ). berdasarkan pengetahuan , mayoritas responden berpengetahuan kurang pada responden yang tidak menderita  penyakit kanker sebanyak 20 orang (33,3%), berdasarkan umur, mayoritas berumur 31 - 41 tahun pada responden yang tidak menderita penyakit kanker sebanyak 18 orang (30%), berdasarkan riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal, mayoritas responden memakai kontrasepsi hormonal semala 6 - 18 tahun pada responden yang tidak menderita  penyakit kanker sebanyak 18 orang (30%), berdasarkan pola makan, mayoritas responden sering mengkonsi jung food pada responden yang tidak menderita t penyakit kanker sebanyak 16 orang (25%)Kesimpulan : hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya kanker payudara adalah mayoritas responden tidak memiliki penyakit kanker payudara, berpengetahuan kurang, riwayat pemakain kontrasepsi selama 6 – 10 tahun,  pola makan yang sering mengkonsumsi jung food. Untuk itu diharapakan kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuannya tentang kanker payudara sehingga dapat mencegah terjadinya kanker payudara
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI YANG TIDAK MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS PERLAYUAN KECAMATAN RANTAU UTARA KABUPATEN LABUHANBATU Ade Nurfauziah; Halimah Tusya’diah Harahap
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.88

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Hal ini didukung oleh kebijakan pemerintah tentang pemberian ASI eksklusif di Indonesia yang ditetapkan sejak tahun 2004 melalui Kepmenkes RI Nomor 450/Menkes/SK/IV/2 004 dan diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 .Penelitian ini bersifat deskriptif. Tujuan untuk mengetahuai pengetahuan ibu menyusui yang tidak memeberikan ASI eksklusif berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan, paritas dan informasi. Dengan jumlah populasi sebanyak 158 orang, cara pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Dengan jumlah responden sebanyak 32 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 14 orang (43,7%), berdasarkan umur, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 8 orang ( 25%) pada umur 25 – 29 tahun. Berdasarkan pendidikan, mayoritas responden berpengetahuan kurang  sebanyak 5 orang (15,5%) pada pendidikan dasar dan SMP. Berdasarkan pekerjaan, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 10 orang (31,2%) responden yang tidak bekerja. Berdasarkan paritas, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 6 orang (18,8%) pada primipara dan berdasarkan informASI, mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 10 orang (31,1%) pada responden yang tidak mendapatkan informASI
KAJIAN POLA ASUH DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BALITA Utary Dwi Listiarini; Indah Dewi Sari; Sutiah Sutiah
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.93

Abstract

Status gizi yaitu keadaan yang diakibatkan oleh konsumsi, penyerapan dan penggunaan makanan. Pola asuh secara tidak langsung memengaruhi status gizi anak. Masalah gizi juga diakibatkan oleh pemberian ASI eksklusif yang belum terlaksana dengan baik. Tujuan penelitian: untuk mengetahui Pola Asuh dan Pemberian ASI eksklusif Dengan Status Gizi Balita. Metode: Desain penelitian adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memilki balita yaitu sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak  40 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola asuh dan pemberian asi eksklusif dengan status gizi balita. Kesimpulan: Pola asuh dan pemberian asi eksklusif sangat berhubungan dengan status gizi balita
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI DAN DURASI MENYUSU PADA BAYI USIA 1-6 BULAN DI KLINIK FINA SEMBIRING KELURAHAN SARI REJO KOTA MEDAN TAHUN 2022 Rani Darma Sakti Tanjung Sakti Tanjung; Sonia Ritonga; Desi Ramadayani
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.106

Abstract

Pemberian pijat bayi dapat memberikan stimulasi pada kulit bayi sehingga dapat menimbulkan stimuasi pada kulitnya sehingga terjadi potensial aksi pada sistem saraf, yaitu saraf simpatis dan saraf parasimpatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi dan durasi menyusu pada bayi. Penelitian ini merupakan penelitian analik dengan jenis penelitian quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 1-6 bulan yang berkunjung ke klinik Fina Sembiring pada bulan kunjungan Mei 2022 sebanyak 15 bayi. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian rata-rata frekuensi menyusu pada bayi sebelum di pijat dan sesudah dipijat mengalami kenaikan frekuensi meyusu (p-value 0,029) maka dari hasil uji statistik disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring tahun 2022. Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara durasi menyusu pada bayi sebelum dan sesudah dipijat dengan p-value 0,060. Berdasarkan hasil penelitian berikut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu tetapi tidak ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan durasi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring Kelurahan Sari Rejo Kota Medan Tahun 2022.Kata kunci : Pijat Bayi, Frekuensi dan Durasi Menyusu
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN TERHADAP PELAKSANAAN PEMBUANGAN LIMBAH CAIR DAN PENGELOLAAN DI PRAKTIK BIDAN MANDIRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIGAMBAL TAHUN 2020 Nur Azizah; Syafrina Batubara; Annisa karunia
Jurnal Gentle Birth Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v3i2.100

Abstract

Menurut analisis global WHO, selama Maret 2019 hingga November 2020 setidaknyatelah terdapat 87 ribu ton alat pelindung diri (APD) yang disalurkan di seluruh dunia.Sebagian besar peralatan ini diperkirakan akan berakhir sebagai limbah. Jumlah tersebutbelum termasuk limbah masker sekali pakai yang digunakan oleh masyarakat.SelainAPD, analisis tersebut juga menunjukkan bahwa selama pandemi lebih dari 140 juta alatuji telah digunakan. Limbah medis tersebut berpotensi menghasilkan 2.6 ribu ton limbahplastik, dan 731 ribu liter limbah kimia, yang setara dengan sepertiga kolam renangukuran Olimpiade. Vaksinasi juga turut andil menyumbangkan pencemaran limbahmedis, lebih dari 8 miliar dosis vaksin telah diberikan secara global dan menghasilkan144 ribu ton limbah tambahan dalam bentuk jarum suntik, jarum, dan kotak pengaman. Sumber limbah medis di indoesia melimpah selama pandemi, pandemi covid 19menyebabkan kuantitas limbah medis semakin meningkat. Hal ini berpotensi menimbulkanresiko lingkungan dan kesehatan. Produksi limbah medis berjumlah 296 ton/hari dan naikmenjadi 382 ton/hari saat pandemi. Tercatat sumber limbah medis dari rumah sakitberjumlah 2.852, puskesmas berjumlah 9.909 dan bersumber dari klinik berjumlah 8.841. Sejak Maret 2020 hingga Juni 2021, pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia telahmenghasilkan sebanyak 18.460 ton limbah medis kategori bahan berbahaya dan beracun(B3). (KLKH,2020).Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada hubungan pengetahuanbidan terhadap pelaksanaan pembuangan limbah cair dan pengelolaan dengan p value0.002 < 0.05.Ada hubungan sikap bidan terhadap pelaksanaan pembuangan limbah cair dan pengelolaan dengan p value 0.001 < 0.05
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI KLINIK BIDAN Hj. NANI S.Keb KELURAHAN PADANG BULAN KECAMATAN RANTAU UTARA KABUPATEN KABUHANBATU Anggita Siregar; Rika Handayani; Rani Darma Sakti Tanjung
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.87

Abstract

Antenatal care adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau ke dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pelayanan antenatal ialah untuk mencegah adanya komplikasi obstetric bila mungkin dan memastikan bahwa komplikasi dideteksisedini mungkin serta di tangani secara memadai. Menurut WHO tahun2019 sekitar 140 juta kelahiran terjadi setiap tahun. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif,yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang Antenatal care (ANC)  penelitian ini menggunakan data primer dan skunder dari laporan Klinik Hj.Nani S,Keb kelurahan Padang Bulan Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 129 responden, tehnik pengampilan sampel menggunakan tehnik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Hasil penelitian yang diperoleh, pengetahuan responden tentang Antenatal Care (ANC) berdasarkan umur adalah mayoritas berpengetahuan baik yaitu sebanyak 7 responden (21,8%), pada kelompok umur 34-40, pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan pendidikan adalah mayoritas berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 10 responden (31,1%) pada responden perguruan tinggi, pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan pekerjaan adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (31,1%), pengetahuan responden tentang Antenatal Care berdasarkan gravida adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 6 responden (18,7%), pengetahuan responden tentang Antenatal Careberdasarkan sumber informasi adalah mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (31,1%). Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan dengan variabel umur, pendidikan, pekerjaan, gravida, dan sumber informasidapat di simpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang Antental Care berkategori cukup