cover
Contact Name
Andi Muhammad Ikhsan
Contact Email
andimuhammad.ikhsan@umi.ac.id
Phone
+6281342502866
Journal Mail Official
losari.arsitekturjurnal@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumohardjo Km.5 Kampus Universitas Muslim Indonesia Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman
ISSN : 25024892     EISSN : 25278886     DOI : https://doi.org/10.33096/losari.v6i1
Core Subject : Engineering,
LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah jurnal yang terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Februari dan Agustus.  LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah  peer reviewed jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah mengenai arsitektur dan Rancang  Kawasan  Binaan pada lingkup ilmu arsitektur, lansekap, interior, perencanaan wilayah kota dan kawasan. 
Articles 151 Documents
BENTUK HUNIAN SUKU BAJO AKIBAT PENGARUH INTERAKSI HUNIAN SUKU GORONTALO DI DESA TORISIAJE KABUPATEN POHUWATO PROVINSI GORONTALO Amru Siola
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 4 No 1 Februari 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v4i1.119

Abstract

Masyarakat pesisir, baik langsung maupun tidak langsung, menggantungkan kelangsungan hidupnya dari mengelola potensi sumberdaya kelautan. Seperti juga masyarakat yang lain, masyarakat nelayan menghadapi banyak masalah seperti politik, sosial dan ekonomi yang kompleks. Ragam masalah tersebut antara lain: 1) kemiskinan, kesenjangan sosial dan tekanan-tekanan ekonomi yang datang setiap saat, 2) keterbatasan akses modal, teknologi dan pasar sehingga mempengaruhi dinamika usaha, 3) kelemahan fungsi kelembagaan sosial ekonomi yang ada, 4) kualitas sumber daya manusia (SDM) yang rendah sebagai akibat keterbatasan akses pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik, 5) degradasi sumberdaya lingkungan, baik di kawasan pesisir, laut maupun di pulau-pulau kecil, 6) belum kuatnya kebijakan yang berorientasi pada kemaritiman sebagai pilar utama pembangunan nasional. Permasalahan yang akan dikaji oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu bagaimana wujud interaksi suku Gorontalo dengan suku Bajo di desa Torosiaje dan Bagaimana perubahan bentuk hunian suku Bajo di desa Torosiaje Kabupaten Pohuwato provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi kualitatif dan kuantitatif secara bersama-sama. Tampak rumah suku Bajo: dilihat dari tampak depan, belakang maupun samping rumah tradisional sudah mengalami perubahan bentuk. Hal yang paling spesifik bisa kita lihat pada tampak depannya dengan penambahan atap pelana yang merupakan ciri khas rumah suku Gorontalo. Kecenderungan perubahan bentuk hunian suku Bajo mengikuti bentuk rumah tradisional suku Gorontalo sangat kuat dipengaruhi oleh adanya pengaruh interaksi dengan suku Gorontalo di desa Torosiaje.
HOMESTAY SEBAGAI FASILITAS PARIWISATA DARI PERSPEKTIF WISATAWAN DI KABUPATEN SAMOSIR Mohamad Ridwan; Andi Muhammad ikhsan
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 4 No 1 Februari 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v4i1.120

Abstract

This research aims to know the perspective of tourists against the availability of the current homestay in Samosir. Research methods used in this research was the qualitative method with descriptive analysis techniques.In this study that will be scrutinized is the perspective of tourists against homestay Samosir Regency. Research findings: (1) the tourists prefer to stay in homestay than a hotel because of the cheaper cost.(2) the existing Services in the homestay or good already is in compliance with the expectations of tourists.(3) Yet the existence of the development of the homestay is located directly in the tourist area and there are several homestay has not been in accordance with the standard concept of homestay.
PENGEMBANGAN POTENSI KAWASAN AGROWISATA PULAU KALEDUPA DI KABUPATEN WAKATOBI Muhammad Yusri Lukman; Muhammad Zaki; Muhammad ikhsan
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 4 No 1 Februari 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v4i1.121

Abstract

Kabupaten Wakatobi merupakan daerah yang kaya akan potensi wilayahnya baik itu sumber daya alam, peninggalan sejarah, seni dan budaya yang dapat menjadi daya tarik wisata. Pulau Kaledupa sebagai salah satu pulau utama di Kabupaten Wakatobi memiliki potensi sebagai salah satu destinasi pariwisata karena memiliki keunggulan karakterisitik pantai, pulau-pulau kecil, bawah laut dan situs sejarah maupun budayanya. Kegiatan agrowisata itu sendiri bertujuan untuk memperluas wawasan pengetahuan, pengalaman rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian yang meliputi tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, perikanan dan peternakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan rancangan kawasan. Dalam penelitian ini yang akan diteliti adalah difokuskan pada Pengembangan Agrowisata tanaman pangan dan hortikultura dengan mengintegrasikan tanaman perkebunan dan kehutanan serta perikanan dan peternakan. Temuan penelitian : (1). Delineasi kawasan sebagai salah satu wilayah yang akan dikembangkan sebagai Kawasan Agrowisata. (2). Hasil analisis potensi kawasan yang potensial untuk Pengembangan Kawasan Agrowisata (dilihat dari aspek teknis, sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan alam). (3).Penentuan dan Pemetaan komponen-komponen yang perlu dibangun/ dikembangkan serta tahapan pelaksanaannya dalam rangka pengembangan wilayah yang bersangkutan sebagai Kawasan Agrowisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. (4).Tersusunnya perencanaan Tata Ruang dan Tata Guna Lahan. (5).Tersusunnya rekomendasi pola manajemen Agrowisata.
PENATAAN PENEMPATAN LOKASI PAPAN PETUNJUK JALAN DAN INFORMASI (SIGNAGE SYSTEM) Geby Fathona; Abdul Hamid Hakim; Rizqiyah Safitri Juwito
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 5 No 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v5i2.123

Abstract

Bengkulu city Pantai panjang Nature park area (TWA) includes the National Tourism Development Zone (KPPN). The existence of Pantai panjang TWA in the middle of Bengkulu City is a special attraction for tourists. This study aims to achieve the main function of the Pantai panjang TWA area that is as a public space that should provide convenience for every tourist who is visiting. This research is focused on physical elements such as road signs and information. It was realized that the Pantai Panjang TWA area did not yet provide much convenience for tourists to get appropriate directions and information. Signage and information in the Pantai Panjang TWA area are expected to be a participatory communication medium based on the location of the arrangement and the suitability of the information The research method used is descriptive qualitative, quantitative and spatial (photo mapping) methods (Creswell, 2008), and in the form of literature studies, field observations, and interviews. The proper arrangement related to the placement of the points of the location of the road signs and information (signage system), it is expected that the information provided will be conveyed to tourists visiting the Pantai Panjang TWA area.
OPTIMALISASI CROSS VENTILATION PADA PERMUKIMAN NELAYAN DI MARISA Rahmayanti
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 5 No 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v5i2.124

Abstract

Salah satu penggunaan energi pada bangunan yang terbesar berasal dari penggunaan air conditioning (AC) untuk kenyamanan fisiologis penghuni. Oleh karena itu penghawaan alami merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi penggunaan energi di dalam sebuah bangunan. Permukiman nelayan merupakan salah satu yang menggunakan penghawaan alami dengan mekanisme perbedaaan tekanan udara dengan menerapkan strategi ventilasi silang (cross ventilation). Kawasan permukiman nelayan di Marisa yang padat bangunan menjadikan performa dari ventilasi alami menjadi berkurang. Pengukuran lapangan dilakukan untuk mengetahui fenomena di dalam dan sekitar Permukiman Nelayan, metode pengukuran lapangan dan kuesioner digunakan untuk mengetahui sensasi termal yang dirasakan oleh penghuni, yang kemudian akan dibandingkan dengan standar kenyamanan termal di Indonesia. Selain itu, perhitungan menggunakan wind support comfort untuk mengetahui kecepatan angin yang dibutuhkan untuk mencapai kenyamanan penghuni.
ST.,MT. Penataan Pola Bangunan dan Lingkungan Tanggap Bencana pada Daerah Pesisir di Kabupaten Majene Sulawesi Barat Sutriani ST.MT.
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 6 No 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v6i1.157

Abstract

Indonesia yang wilayahnya dikelilingi perairan memerlukan penanganan terutama untuk wilayah pesisir yang rawan bencana. Secara umum kawasan pesisir merupakan tempat tinggal nelayan yang memberikan karakter spasial kawasan dalam penataan model bangunan dan lingkungannya. Kebutuhan akan tempat tinggal membentuk kelompok permukiman yang membentuk kawasan pesisir yang lebih padat dan luas. Lessland. Besarnya pengaruh laut terhadap mata pencaharian sebagai nelayan memaksa mereka untuk menetap di daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis model penataan ruang untuk kesiapsiagaan bencana kemudian mengembangkan model yang sesuai untuk wilayah pesisir dengan melihat kesesuaian bangunan dan tatanan lingkungan untuk kesiapsiagaan bencana kemudian mengembangkan model yang sesuai untuk penataan bangunan dan lingkungannya di pesisir. daerah di distrik Majene. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengungkap fakta di lapangan kemudian menganalisisnya dengan studi literatur dari berbagai sumber terkait. Sasaran utama adalah model penataan bangunan dan tata lingkungannya di wilayah pesisir dengan indikator variabel antara lain tata guna dan bentuk lahan, pola ruang, sirkulasi dan akses, sosial budaya masyarakat dan potensi bencana yang akan dianalisis dan kemudian dikembangkan model yang sesuai dengan kebutuhan. penataan bangunan gedung dan disajikan dalam bentuk tabel penyajian.Teknik pengambilan sampel didasarkan pada pembagian zona yang disusun dengan mengacu pada gambar peta kawasan yang menjadi objek penelitian. Hasil dari penelitian ini berupa model penataan bangunan dan lingkungan di wilayah pesisir dan pengembangan model penataan bangunan dan lingkungan tanggap bencana. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi implementasi atau arahan kebijakan pemerintah dalam penataan wilayah pesisir di Kabupaten Majene dan sekitarnya.
Strategi Identifikasi Masyarakat Penerima Rumah Subsidi Kota Makassar Fathurrahman Burhanuddin
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 6 No 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v6i1.234

Abstract

The subsidized housing provision program according to the government's target in providing livable houses for Low-Income Communities (MBR) needs to be implemented to solve the problem of housing needs in Makassar City. Implementation of housing provision based on target as recipients of subsidized assistance according to the MBR criteria and the problem of the Backlog. In addition, the low-income community will face strict banking regulations regarding the credit ratio limit of their incomes which have an inappropriate impact as a subsidized KPR recipients. The purpose of this study is to identify the criteria for low-income communities as recipients of subsidized housing and the terms of the credit ratio in terms of their income. The method used was to collect data at the research location using a sample based on several categories as recipients of subsidized houses, namely 1) unlivable housing condition, 2) backlog categories, home ownership and home occupancy, and 3) economic conditions. The results of this study will identify 3 (three) criteria for low-income communities as beneficiaries of subsidized housing, so that the program can be implemented according to the right target in reducing the problems of housing shortages and the economy of the low-income community.
Pengembangan Produk Pariwisata Dalam Mewujudkan Branding Pariwisata Kabupaten Samosir Mohamad Ridwan
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 6 No 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v6i1.261

Abstract

This study aims to analyze and development of existing tourism products in Samosir regency in realizing the branding of tourism Samosir regency. The research method used in this research is qualitative method with descriptive analysis technique. Research findings: (1). Culture is the main attraction in Samosir regency. (2). The existing tourist facilities in Samosir district is adequate and meet from the needs and desires of tourists. (3). Accessibility in Samosir Regency still does not meet from the aspect of quality, so it needs improvement or better development again.
Analisis Arahan Pengembangan Kecamatan Sinjai Utara Dalam Mendukung Perkembangan Kabupaten Sinjai Risnawati K
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 6 No 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v6i1.262

Abstract

This research is about the Analysis of Development Directions for North Sinjai District in supporting the development of Sinjai Regency. The main problem is How the Direction of North Sinjai District Development Towards the Development of Sinjai Regency. This problem is seen with the physical conditions that arise in supporting the development of sinjai Regency, this study used qualitative descriptive analysis. namely classifying and presenting data in the form of tables, decomposition and pictures and this analysis is carried out to consider the physical conditions that exist in the research location in order to anticipate the development of the North Sinjai District against the development of the Sinjai Regency.
Analisis Penentuan Lokasi Rumah Sakit Tipe C Baru Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) di Kabupaten Sumedang Andre Wirapati Prasasta Natsir; Iwan Setiawan; Lili Somantri
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 6 No 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v6i1.268

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat berjalan seiringan dengan permintaan masyarakat pada suatu fasilitas pelayanan di bidang kesehatan, khususnya rumah sakit. Kabupaten Sumedang merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat, Indonesia yang memiliki jumlah penduduk cukup tinggi. Namun berdasarkan standar rasio tempat tidur rumah sakit dengan jumlah penduduk 1:1.000 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, Kabupaten Sumedang belum memenuhi standar rasio tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sebaran rumah sakit eksisting dan menentukan alternatif lokasi rumah sakit tipe C baru yang ideal. Metode yang digunakan adalah metode Sistem Informasi Geografis dengan pembobotan AHP (Analytical Hierarchy Process). Teknik analisis data berupa analisis spasial deskriptif, network analyst service area dan overlay. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi sebaran rumah sakit eksisting mampu menjangkau 13 Kecamatan dari 26 Kecamatan di Kabupaten Sumedang berdasarkan radius 10 km. Alternatif lokasi rumah sakit baru terbagi menjadi lima kelas yakni klasifikasi sangat tidak sesuai tertinggi berada di Kecamatan Buahdua dengan luas 73,27 km2, klasifikasi tidak sesuai tertinggi berada di Kecamatan Jatigede dengan luas 47,74 km2, klasifikasi agak sesuai tertinggi berada di Kecamatan Buahdua dengan luas 34,63 km2, klasifikasi sesuai tertinggi berada di Kecamatan Sumedang Utara dengan luas 11,33 km2, dan klasifikasi sangat sesuai tertinggi berada di Kecamatan Jatinangor dengan luas 6,83 km2. Penelitian ini bermanfaat bagi masyarakat, pihak swasta, hingga pemerintah yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan rumah sakit baru di suatu daerah.

Page 6 of 16 | Total Record : 151