cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 292 Documents
Perancangan Dan Simulasi Performa Prototipe Turbin Air Tidal Tipe Propeler Naca S814 Sebagai Sumber Energi Petani Tambak Garam Daerah Cirebon Agit Prakoso, Sayyid Alkahfi; Mulyanto, Tri; ., Sunyoto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.45389

Abstract

Telah dilakukan perancangan dan pengujian performa turbin air tidal untuk penggerak pompa di tambak garam menggunakan blade hydrofoil standar NACA S814 untuk menghasilkan desain turbin tidal, optimasi bilah turbin tidal dan juga coefficient of power (Cp) pada turbin tidal. Perancangan geometri turbin tidal menggunakan rumus yang tersedia dan pengujian turbin tidal menggunakan bantuan software Qblade. Variasi kecepatan aliran air yang pertama 1 m/s, Variasi kecepatan aliran air yang kedua 1,536 m/s, Variasi kecepatan aliran air yang ketiga 2,072 m/s, Variasi kecepatan aliran air yang keempat 2,608 m/s, Variasi kecepatan aliran air yang kelima 3,144 m/s, Variasi kecepatan aliran air yang keenam 3,68 m/s. Hasil perancangan yang didapatkan adalah panjang chord 0,02 m, panjang blade 0,4 m, diameter poros 0,16 m, diameter bilah 1,1 m, jumlah blade 3. Hasil dari pengujian performa dari turbin tidal untuk masing-masing varian kecepatan adalah 22,474; 9,136; 4,703; 2,642; 1,539; 0,900. Dari data hasil pengujian tersebut diolah dengan menggunakan metoda ANOVA. Kesimpulan yang didapatkan adalah karena nilai F (kecepatan) =2,219512 F crit =2,53355 maka tidak terdapat perbedaan hasil uji pada varian kecepatan dan karena nilai F (uji) =25,59739 F crit =2,42052 maka terdapat perbedaan hasil uji pada varian hasil.Kata kunci: ANOVA, Coefficient of Power,Turbin Tidal, QbladeThe design and performance test of a tidal water turbine for pump driving in salt ponds has been carried out using a standard NACA S814 hydrofoil blade to produce a tidal turbine design, optimization of tidal turbine blades, and also the coefficient of power (Cp) on a tidal turbine. Tidal turbine geometry design using the available formulas and tidal turbine testing using the Qblade software. The first variation of airflow velocity is 1 m/s, the variation of the second airflow velocity is 1.536 m/s, the variation of the third airflow velocity is 2.072 m/s, the variation of the fourth airflow velocity is 2.608 m/s, the fifth variation of airflow velocity is 3.144 m/s, Variation of water flow velocity 3.68 m/s. The design results obtained are chord length 0.02 m, blade length 0.4 m, shaft diameter 0.16 m, blade diameter 1.1 m, number of blades 3. The results of testing the performance of the tidal turbine for each speed variant are 22.474; 9.136; 4,703; 2,642; 1,539; 0.900. From the test results, data are processed using the ANOVA method. The conclusion obtained is because the value of F (speed) = 2.219512 < F crit = 2.53355 then there is no difference in the test results on the speed variant and because the value of F (test) = 25.59739 > F crit = 2.42052 then there is the difference in test results on the variance of results.Keywords : ANOVA, Coefficient of Power, Tidal Turbine, QbladeDAFTAR RUJUKANBaihaqiy, A. R. (2017). Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Air Laut Di Kelurahan Tugurejo Kecematan Tugu Kota Semarang. Universitas Negri Semarang.FE, M. N. S. (2016). Rancang Bangun Simulasi Turbin Air Cross Flow. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 1(2).Febrianto, A., & Santoso, A. (2017). Analisa perbandingan torsi dan rpm turbin tipe darrieus terhadap efisiensi turbin. Jurnal Teknik ITS, 5(2).Fridayana, E. N. (2018). Analisis Kinerja Aerodinamik dari Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) Darrieus Tipe H-Rotor dengan Pendekatan Computational Fluid Dynamic (CFD). Institut Teknologi Sepuluh Nopember,Ginting, J. W., & Setiawan, I. K. D. (2018). Kinerja Prototipe Papan Osilasi Pada Pompa Flap Tenaga Gelombang Untuk Pemanfaatan Mata Air Di Pantai Banyu Asri, Kota Singaraja-Bali. Jurnal Teknik Hidraulik, 9(2).Kurniawan, A., Jaziri, A. A., Amin, A. A., & Salamah, L. N. m. (2019). Indeks Kesesuaian Garam (IKG) Untuk Menentukan Kesesuaian Lokasi Produksi Garam; Analisis Lokasi Produksi Garam Di Kabupaten Tuban Dan Kabupaten Probolinggo. JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research), 3(2), 236-244.Lopulalan, R. M. (2016). Desain blade turbin pembangkit listrik tenaga arus laut di Banyuwangi berbasis CFD. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya,Oktavianto, D., Budiarto, U., & Kiryanto, K. (2017). Analisa Pengaruh Variasi Bentuk Sudu, Sudut Serang dan Kecepatan Arus Pada Turbin Arus Tipe Sumbu Vertikal Terhadap Daya yang Dihasilkan Oleh Turbin. Jurnal Teknik Perkapalan, 5(2).Patittingi, F. (2012). Dimensi hukum pulau-pulau kecil di Indonesia: studi atas penguasaan dan pemilikan tanah: Rangkang Education.Priliawan, R. A. (2016). Pengaruh Jumlah Sudu Turbin Wells Dan Variasi Gelombang Laut Terhadap Performa Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Oscillating Water Column (OWC).Sapto, A. D., & Rumakso, H. P. (2021). Uji Coba Performa Bentuk Airfoil Menggunakan Software Qblade Terhadap Turbin Angin Tipe Sumbu Horizontal. Jurnal Teknik Mesin, 10(1).Sari, Y. R., & Rani, M. (2021). Penerapan Logika Fuzzy Metode Mamdani Dalam Menyelesaikan Masalah Produksi Garam Nasional. JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi), 8(1), 341-356. 
Optimalisasi Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Laboratorium Manufaktur Gunawan, Ketut
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.44104

Abstract

Kegiatan praktikum dan penelitian yang dilakukan mahasiswa di laboratorium manufaktur sering mengabaikan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Hal ini bisa diamati dari kurangnya penggunaan alat pelindung diri (APD) ketika beraktifitas di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang menyebabkan rendahnya kesadaran mahasiswa untuk menerapkan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3) ketika melakukan praktikum maupun ketika melakukan penelitian di laboratorium. Tujuan selanjutnya adalah memberikan solusi yang terbaik untuk dapat meningkatkan pemahaman dan mengoptimalkan pelaksanaan K3 sehingga dapat memperkecil resiko kecelakaan kerja ketika berada di laboratorium.Penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan langsung di lapangan disertai dokumentasi, dan wawancara melalui pengisian kuesioner online sehingga diperoleh informasi yang obyektif tentang keadaan yang sebenarnya.Dari hasil pengamatan langsung dan wawancara diketahui bahwa mahasiswa sering melakukan pelanggaran sikap dan perilaku ketika beraktifitas di laboratorium, kurangnya petunjuk mengenai K3 dan juga mahasiswa malas menggunakan APD. Setelah mengetahui hasil – hasil temuan di lapangan kemudian dilakukan langkah – langkah penyusunan solusinya yaitu melalui pembuatan poster K3, pembuatan standar operasional prosedur (SOP) dan penyediaan APD yang memadai. Dengan solusi yang dilakukan tersebut diharapkan mampu mengubah perilaku mahasiswa ketika beraktifitas di laboratorium yaitu selalu menerapkan prinsip – prinsip K3 ketika sedang praktikum maupun melakukan penelitian di laboratorium. Kata kunci: Alat Pelindung Diri (APD), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),  Laboratorium manufaktur , Standar Operasional Prosedur (SOP)
ANALISIS KOMPARATIF TEGANGAN STATIK PADA FRAME GANESHA ELECTRIC VEHICLES 1.0 GENERASI 1 BERBASIS CONTINOUS VARIABLE TRANSMISSION (CVT) BERBANTUAN SOFTWARE ANSYS 14.5 Budarma, Kadek; Dantes, Kadek Rihendra; Widayana, Gede
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v4i1.8043

Abstract

Rangka (frame) merupakan salah satu komponen yang penting dari sepeda motor karena berfungsi sebagai penopang mesin, sistem suspensi dan sistem kelistrikan sehingga menjadi satu kesatuan yang membuat sepeda motor dapat berjalan. Untuk itu, dilakukan analisis tegangan statik pada frame Ganesha electric vehicles 1.0 Generasi 1 yang menggunakan frame Yamaha Nouvo dengan menggunakan software Ansys 14.5 dengan perbandingan pembebanan satu penumpang dan dua penumpang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui distribusi tegangan serta daerah kritis yang terjadi pada frame. Setelah proses analisis dilakukan, didapatkan tegangan von mises maksimum untuk frame standart dengan satu penumpang sebesar 4,5884 x 107 N/m2 dan frame modifikasi sebesar 4,1374 x 107 N/m2. Untuk frame standart dengan dua penumpang sebesar 1,0324 x 108 N/m2 dan frame modifikasi sebesar 9,3092 x 107 N/m2. Faktor keamanan frame standart dengan satu penumpang sebesar 13,52 dan frame modifikasi sebesar 14,99. Untuk frame standart dengan dua penumpang sebesar 6,00 dan frame modifikasi sebesar 6,66.Kata Kunci : Frame, Analisis Tegangan Statik, Ansys 14.5, Tegangan Von Mises, Faktor Keamanan Frame is one of the important components of the motorcycle because it is functioned as the supporting unit of the machine, suspension system and electricity system to make the motorcycle runs as one complete unit. For that reason, the analysis of the static stress was conducted to the first generation of Ganesha electric vehicles 1.0, which uses the frame of Yamaha Nouvo through Ansys 14.5 software with the comparison of one person weight and two persons weight. The purpose of the research is to know the distribution of the stress and the critical area that occurs at the frame. After the analysis has been conducted, it was found that the stress of the maximum von mises for the standart frame with one weight was 4,5884 x 107 N/m2 and the modificated frame was 4,1374 x 107 N/m2, for standart frame with two weights was 1,0324 x 108 N/m2 and modificated frame was 9,3092 x 107 N/m2. The factor of safety with one weight was at the value 13,52 while the modificated one valued 14,99. For the standart frame with two weights the value was 6,00 while the modificated valued 6,66.keyword : Frame, The analysis of static stress, Ansys 14.5, Von Mises stress , Factor of safety
PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT TERHADAP SIFAT MEKANIS KOMPOSIT MATRIKS POLIMER POLYESTER DIPERKUAT SERAT AGAVE SISAL Aprianto, Gede; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v4i1.8044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fraksi volume terbaik dari sifat mekanik komposit matriks polimer polyester yang diperkuat serat alam agave sisal. Sifat mekanik yang dimaksud adalah kekuatan impak dan mikrografi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode single factor repeated measures design. Pembuatan sampel komposit matriks polimer polyester yang diperkuat serat alam agave sisal menggunakan metode hand lay up. Variasi fraksi volume serat yang digunakan adalah 0%, 20%, 40%, dan 60%. Setiap fraksi volume serat yang diuji, dibuatkan masing-masing 10 (sepuluh) buah spesimen. Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini di dapat dari energi serap (Es) pengujian impak yang selanjutnya diolah dan dianalisa menggunakan Anava As. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Fraksi volume serat terbaik dalam pengujian impak adalah fraksi volume serat 40% dengan kekuatan impak sebesar 4.092,00818 J/m2, sedangkan fraksi volume serat terendah adalah fraksi volume serat 0% dengan kekuatan impak sebesar 604,50120 J/m2; (2) Berdasarkan hasil pengujian mikrografi dari patahan hasil pengujian impak menunjukkan bahwa secara umum pola patahan yang terjadi pada komposit adalah kombinasi dari patahan getas (brittle fracture) dan pull-out fibers fracture atau dikenal dengan patahan sikat (brush fracture). Kesimpulan dari penelitian ini adalah fraksi volume serat 40% memiliki sifat mekanik terbaik dibandingkan dengan fraksi volume serat lainnya sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu bahan baku alternatif pengganti serat gelas, dimana kekuatan impak yang dihasilkan sebesar 4.092,00818 J/m2. Dilihat dari hasil pengujian mikrografi, secara umum dikategorikan memiliki pola patahan sikat (brush fracture).Kata Kunci : komposit, matriks polimer polyester, serat alam agave sisal, sifat mekanis This research aims to know the best fiber volume fraction on mechanical properties of agave sisal natural fiber which is reinforced by polyester matrix composites. Those mechanical properties are the impact strength and the micrographic. The research design used in this research is an experimental research with single factor repeated measures design method. The manufacture of agave sisal natural fiber which is reinforced by polyester matrix composites specimens used hand lay-up methods. The variations of the fiber volume fraction used were 0%, 20%, 40% and 60%. There are 10 (ten) pieces of specimens for each tested fiber volume fraction. The research data was obtained from specimens absorbed energy (Es). Then, they were processed and analyzed by using Anova As. The result of this research showed that: (1) the best fiber volume fraction during impact testing is 40% with 4.092,00818 J/m2 of the impact strength. Meanwhile, the worst fiber volume fraction is 0% with 604,50120 J/m2 of the impact strength; (2) based on the micrographic test, the fractures from the impact test showed that the pattern of those fractures generally consists the combination of brittle fractures and pull-out fiber fractures. This combination is known as brush fractures. The conclusion of this research is the 40% of fiber volume fraction has the best mechanical properties compared to the other fiber volume fraction. Thus, it can be used as the alternative raw material for fiberglass. The impact strength produced was 4.092,00818 J/m2. Based from the micrographic test, the fraction is categorized as the brush fractures pattern.keyword : agave sisal natural fiber, composite, material properties, polyester polymer matrix
ANALISIS STABILITAS RANCANGAN GANESHA ELECTRIC VEHICLES 1.0 GENERASI 1 BERTRANSMISI CONTINOUS VARIABLE TRANSMISION (CVT) MENGGUNAKAN METODE QUASI STATIS Sumertama, I Wayan Adi; Dantes, Kadek Rihendra; Aryanto, Kadek Yota Ernanda
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v4i1.8045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesetabilan kendaraan dengan melakukan pengamatan terhadap batas kecepatan kendaraan yang diijinkan saat berbelok dengan sudut tertentu. Parameter tersebut diukur untuk dapat mengetahui kecepatan kritis dimana kendaraan akan skid dan mengalami rolling speed. Dengan mengetahui kecepatan kritis kendaraan akan membantu pengemudi untuk mengendalikan kecepatan kendaraan pada saat berbelok pada radius belok tertentu. Hasil dari penelitian Analisis Stabilitas Belok Rancangan Kendaraan Ganesha Electric Vehicles 1.0 Generasi 1 Bertransmisi Continous Variable Transmision (CVT) Dengan Menggunakan Metode Quasi Statis Berbasis Microsoft Visual Studio Dengan Bahasa Pemrograman C# yaitu kendaraan cendrung mempunyai prilaku responsif pada saat berbelok yaitu oversteer pada saat kecepatan konstan dan terjadi skid pada kecepatan 20 km/jam dan rolling speed baru akan terjadi pada kecepatan 30 km/jam dimana; skid depan terjadi pada sudut belok depan (αf) = 420 dengan kecepatan skid depan (Vsf)= 10,9 km/jam,dan kendaraan mengalami rolling speed pada sudut belok depan (af)= 390 dengan kecepatan rolling speed (Vg)= 22,4 km/jam. Kata Kunci : Kata kunci : rolling speed , skid, stabilitas, sudut belok. This study aimed to determine the vehicle stability by observing the speed limit allowable vehicle when turning at an angle . These parameters were measured in order to determine critical speed where the vehicle will skid and experience rolling speed.By knowing the critical speed of the vehicle will help the driver to control the vehicle's speed at the time to turn at certain turning radius. The results of the study Stability Analysis Turn draft Vehicles Ganesha Electric Vehicles 1.0 Generation 1 transmission Continuous Variable Transmission (CVT) Method Using Quasi Static-based Microsoft Visual Studio with programming language C # that vehicle tends to have behavioral responsiveness during turns that oversteer during constant speed and skid occurs at a speed of 20 km / h and the rolling speed will occur at a speed of 30 km / h where; front skid occurred on a front turn angle (αf) = 420 with front skid speed (Vsf) = 10.9 km / h, and the vehicle is rolling speed at the next turn angle (af) = 390 with a speed of rolling speed (Vg) = 22 , 4 km / h. keyword : Keywords : angle of turn , rolling speed, skid,stability.
PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT TERHADAP SIFAT MEKANIS KOMPOSIT MATRIKS POLIMER POLYESTER DIPERKUAT SERAT PELEPAH GEBANG Suartama, I Putu Gede; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v4i1.8312

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui vraksi volume terbaik yang dapat digunakan sebagai komposit bermatrik polyester dengan penguat serat pelepah gebang. Sifat mekanik yang dimaksudkan adalah kekuatan impak dan foto mikro permukaan patahan hasil uji impak pada komposit ini. Komposit berpenguat serat pelepah gebang dengan matrik polimer polyester ini menggunakan fraksi volume 0% (tanpa serat), 20%, 40%, dan 60% serat dalam komposit sesuai ASTM D 6110-04. Spesimen dibuat sepuluh sampel per fraksi volume untuk mengetahui rata-rata kekuatan spesimen. Selanjutnya data dianalisis menggunakan ANAVA Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa nilai impak tertinggi ada pada fraksi volume serat 60% yaitu 4.495,04383 J/m3, sedangkan kekuatan impak terendah ada pada fraksi volume 0% (tanpa serat) yaitu 604,50120 J/m3. Pada fraksi volume serat 0%-60% rata-rata mengalami patah getas (brittle) dan mekanisme fiber puul out dan dikategorikan memiliki pola patahan sikat (brush fracture) pada fraksi serat 60%.Kata Kunci : brittle, gebang, impak, komposit, polyester This reserch was conducted to determine the best volume vraksi that can be used as a composite matriks Polyester with fiber amplifier gebang. Mechanical properties is meant impact strength and fracture surface micro photograph impact test results on this composite. Composite fibers gebang with polyester polymer matrix using 0 % volume fraction ( without fiber ) , 20 % , 40 % , and 60 % of the fibers in the composite according to ASTM D 6110-04. The samples speciment volume fractions to determine the average power of the specimen. Furthermore, the data were analyzed using ANAVA. From this research known that the highest impact is on the fiber volume fraction of 60 % which is 4495.04383 J / m3, while the impact strength is lowest at 0 % volume fraction ( without fiber ) is 604.50120 J / m3. In the fiber volume fraction of 0% - 60% on average brittle fracture ( brittle ), fiber puul out and categorized has a fracture pattern brush (brush fracture) on the fiber fraction of 60%.keyword : brittle, gebang, impact, komposit, polyester
Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Student Team Achievment Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Teknik Dasar Otomotif Siswa Kelas XI SMK 3 Singaraja Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 Suryawan, I Gede Hendra; Dantes, Kadek Rihendra; Wigraha, Nyoman Arya
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i1.9170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Teknik Dasar Otomotif siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran tipe Student Team Achievement Division (STAD). Berdasarkan analisis deskriptif yang telah dilakukan, didapatkan rerata hasil belajar teknik dasar otomotif yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari pada rerata hasil belajar teknik dasar otomotif yang mengikuti model pembelajaran Konvensional. Hasil ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis yang mendapatkan Fhitung sebesar 52,236 dengan db = 1:46. Hasil tersebut selanjutnya dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan db = 1:46 yakni 4,08. Berdasarkan hasil tersebut didapatkan simpulan bahwa Fhitung > Ftabel. Hasil ini mengindikasikan bahwa H0 ditolak, dan H1 yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil belajar Teknik Dasar Otomotif antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional diterima. Kata Kunci : Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran, STAD, Teknik Dasar Otomotif, Student Team Achievement Division This research aimed to determine of students’ learning outcomes in basic of automotive engineering subject in which using Student Team Achievement Division technique (STAD). Based on descriptive analysis that had been done, the reasecher got the average of the result in learning basic of automotive engineering subject through STAD tenchnique in cooperative learning was higher than the average of the results in learning basic of automotive engineering subject by using conventional technique. These results were confirmed by the results of hypothesis testing which were gaining account of F 52.236 with db = 1:46. Then, these results were compared by t tabel in a significance level 5% with db =1:46 namely 4.08. The results obtained the conclusion that account of F > table of F. These results indicated that H0 was avoided, in other hand H1 which stated there were significant differences of learning outcomes in basic of automotive engineering subject through STAD technique between the students who follow conventional technique in learning basic of automotive engineering subject was accepted. keyword : Keywords: Basic of automotive engineering, Learning outcomes, STAD, Student Team Achievement Division.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PENGGERAK MEKANIK SATU SUMBU PADA SOLAR PANEL Rafsandita, I Gusti Lanang Yoga; Widayana, Gede; Sutaya, I Wayan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i1.9171

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai jenis sumber daya energi dalam jumlah yang cukup melimpah. Wilayah Indonesia akan selalu disinari matahari selama 10 - 12 jam dalam sehari. Data Dirjen Listrik dan Pengembangan Energi pada tahun 1997, kapasitas terpasang listrik tenaga surya di Indonesia mencapai 0,88 MW dari potensi yang tersedia 1,2 x 109 MW. Kebanyakan panel surya dipasang permanen dengan sudut elevasi yang tetap (fixed elevating angles). Hal ini menyebabkan panel surya tersebut tidak dapat menyerap radiasi matahari secara optimal. Penyerapan radiasi matahari akan optimal jika arah radiasi matahari tegak lurus terhadap permukaan bidang panel surya. Penulis tertarik untuk merancang dan membuat alat yang dapat dipergunakan untuk menempelkan panel sel surya tetap dalam kondisi intensitas matahari yang maksimum. Dalam hal ini, menggunakan satu sumbu. dengan telah dibuatnya alat penggerak mekanik satu sumbu pada solar panel ini, penulis dapat memberikan gambaran tentang pembangkit listrik tenaga surya kepada masyarakat. Selain itu dengan adanya penggerak mekanik pada solar panel ini, solar panel bisa lebih besar menghasilkan tegangan pada baterai daripada solar panel tanpa penggerak. Dan dari percobaan menggunakan penggerak mekanik satu sumbu ini menghasilkan tegangan di pukul 08.00 pada baterai nominal sebesar 2,04V hari pertama, 2,05V hari kedua dan 2,03V hari ketiga dan di akhir perhitungan pukul 16.00 tegangan pada baterai menujukan nominal sebesar 11,18V hari pertama, 11,27V hari kedua dan 11,3V hari ketiga.Kata Kunci : Solar Panel, Tipe BCT30-12, Penggerak Satu Sumbu Indonesia is a country that has different kinds of energy resources in sufficient quantities abundant. then Indonesia will be always exposed to the sun for 10-12 hours a day. Data Director General of Electricity and Energy Development in 1997, the installed capacity of solar power in Indonesia reached 0.88 MW of the available potential of 1.2 x 109 MW. Most solar panels are installed permanently at a fixed elevation angle (fixed elevating angles). This causes the solar panels can not absorb solar radiation optimally. Absorption of solar radiation would be optimal if the solar radiation direction perpendicular to the surface of solar panel field. Writers interested in designing and creating tools that can be used to attach the solar panels remain in a state of maximum intensity of the sun. In this case, using a single axis. to have made a mechanical actuator on the solar panel one axis, the author can give an idea of solar power plants to the public. In addition to the mechanical drive on the solar panels, the solar panels generate voltage can be larger than the solar panel to the battery without driving. And from experiments using mechanical drive one axis produces a voltage at 08.00 at a total nominal battery 2,04V first day, 2,05V 2,03V second day and third day and at the end of the calculation 16.00 nominal voltage of the battery addressed by 11,18V the first day, 11,27V 11,3V second day and third day.keyword : Solar Panel, Type BCT30-12, Activator One Wick
PENGARUH SUDUT PRIMARY PULLEY DAN VARIASI BERAT ROLLER TERHADAP TORQUE DAN RPM PADA MOTOR GANESHA ELECTRIC VEHICLES 1.0 BASE CONTINOUS VARIABLE TRANSMISION (CVT) Susena, I Gede Tangkas Arta; Wigraha, Nyoman Arya; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i1.9234

Abstract

Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui pengaruh Torque pada Motor Ganesha Electric Vehicles 1.0 Base Continous Variable Transmision (CVT) dengan memodifikasi Sudut Primary Pulley 13,5° Dan Variasi Berat Roller. (2) Untuk mengetahui pengaruh Rpm Pada Motor Ganesha Electric Vehicles 1.0 Base Continous Variable Transmision (CVT) dengan memodifikasi Sudut Primary Pulley 13,5° Dan Variasi Berat Roller. Metode Penelitian Eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mendefinisikan eksperimen sebagai suatu cara mencari hubungan sebab akibat. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah sepeda motor Yamaha Nouvo tahun 2002 dan motor listrik DC 130 volt 30 ampere. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan melakukan uji coba langsung dengan menggunakan tachometer digital untuk mendapatkan rpm tertinggi , setelah data rpm didapat kemudian dimasukan ke rumus untuk mencari torque tertinngi. Jadi hasil dari pengukuran menggunakan tachometer digital dan perhitungan, sudut primary pulley 13,5° dengan variasi berat roller 10/12 gram mendapatkan rpm tertinggi sebesar 5.396 rpm dan torque tertinggi sebesar 4,583 lb-ft pada roller 12 gram. Sedangkan sudut primary pulley standar 14° dengan variasi berat roller 11/12 gram mendapatkan rpm tertinggi sebesar 4.673 rpm dan Torque tertinggi sebesar 4,637 lb-ft pada roller 12 gram. Maka kesimpulannya, semakin tinggi putaran mesin (rpm), torque akan semakin rendah pada saat motor dalam rpm maximal dan tanpa beban. Kata Kunci : Ganesha Electric Vehicles, Primary Pulley, Roller, Rpm Torque. This study aims at (1) Determining the effect of Torque on Ganesha Electric Vehicles1.0 Base Continous Variable Transmission (CVT) by modifying 13,5° of Primary Pulley angel and Roller Weight Variations. (2) Determining the effect of Rpm on Ganesha Electric Vehicles 1.0 Base Continous Variable Transmission (CVT) by by modifying 13,5° of Primary Pulley angel and Roller Weight Variations. Experimental research was uesd as the method of this research in which it defines how an experimental used as a way to find a causal relationship. The subjects of this study areYamaha Nouvo 2002 motorcycle and an electric motor with Dc 130 volt 30 Ampere. The data were collected by administering a direct test using a digital thacometer to get the highest Rpm continued by calculating the obtained data based on the formula to find the highest Torque. From the measurement and calculation done by using a digital tachometer, it was found that the Primary Pulley angle of 13,5° with Roller Weight variations 10/12 gram gains the highest rpm at 5.396 Rpm and the highest Torque at 4,583 lb-ft at 12 gram of Roller. Meanwhile, the angel of standard primary pulley 14° with roller weight variations 11/12 gram obtains the highest rpm at 4.673 Rpm and the highest Torque at 4,637 lb-ft on a Roller 12 gram. In conclusion, the higher Torque when the motorcycle is in the maximum rpm and carefree condition. keyword : Ganesha Electric Vehicles, Primary Pulley, Roller, Rpm, Torque.
PENGEMBANGAN ALTERNATOR GANESHA ELECTRIC VEHICLES 1.0 GENERASI I Putra, I Made Rudi Andika; Wigraha, Nyoman Arya; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjtm.v5i1.9235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Bagaimana rancangan alternator pada rangkaian kelistrikan Ganesha Electric Vehicles 1.0 Generasi I (2) Berapakah tegangan alternator yang dihasilkan kendaraan Ganesha Electric Vehicles 1.0 Generasi I. Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut dimana suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru, atau menyempurnakan produk yang telah ada, yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah Ganesha Electric Vechiles 1.0 Generasi I. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan melakukan beberapa pengujian dengan menggunakan tachometer digital untuk mendapatkan rpm , setelah data rpm didapat kemudian dilakukan proses pengukuran dengan menggunakan ampere meter dan apometer digital. Jadi hasil dari pengukuran menggunakan sudut primary pulley 14 ͦ dengan menggunakan perbandingan roller 12 gram didapatkan tegangan pengisian 4.9 volt, tegangan lampu 3.6 volt, amper pengisian dan ampere lampu didapatkan 2 amper pada 4500 rpm. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin berat roller yang digunakan semakin meningkat pula tegangan yang dihasilkan pada setiap peningkatan rmp sepeda motor. Kata Kunci : Alternator, Ganesha Electric Vehicles 1.0 dan Tegangan This study aimed to (1) How to design the alternator on the electrical circuit Ganesha Electric Vehicles 1.0 Generation I (2) What is the alternator voltage generated Ganesha vehicle Electric Vehicles 1.0 Generation I. Method used in this reseach was Research and Development. Research and Development is a research method that is used to produce a particular product, and test the effectiveness of these products in which a process or steps to develop a new product, or enhance existing products, which can be accounted for. In this study, the research subject was Ganesha Electric vechiles 1.0 Generation I. The data of this study were collected by doing some testing using a digital tachometer to get rpm, after the rpm data obtained and then do the measurement process by using digital ampere meter and apometer. The result of the measurement using the angle of the primary pulley 14 ͦ using comparative roller 12 gram obtained 4.9 volt charging voltage, lamp voltage 3.6 volt, ampere charging and ampere charging lamp obtained 2 amperes at 4500 rpm. It can be concluded that the heavy roller is used also increase the voltage generated on any increase in rpm motorcycle. keyword : Alternator, Ganesha Electric Vehicles 1.0 and Voltage

Page 11 of 30 | Total Record : 292