cover
Contact Name
Achmad Muchaddam Fahham
Contact Email
jurnaldprri@gmail.com
Phone
+6287839712686
Journal Mail Official
jurnaldprri@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI Gedung Nusantara I Lantai 2 Jl. Gatot Subroto Jakarta Pusat 10270 Telp 021 5715372 Fax 021 5715245
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial
ISSN : 20866305     EISSN : 26145863     DOI : -
Jurnal Aspirasi is a journal on social issues publishing articles from parliamentary perspectives, covering both library and field studies. The journal puts emphasis on aspects related to social issues in Indonesian context with special reference to sociology, psychology, education, environment, religion, and health.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2025)" : 5 Documents clear
Dilema Antara Stigma Sosial dan Optimisme Karier Lulusan Sarjana Pendidikan Sosiologi Sukmayadi, Qolbi Mujahidillah Adzimat; Pitriyani, Pitriyani; Febrianti, Adinda Aulya; Suryadi, Karim; Tanshzil, Sri Wahyuni
Jurnal Aspirasi Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46807/aspirasi.v16i2.4790

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya isu stigma sosial yang memandang program studi rumpun ilmu sosial, seperti Pendidikan Sosiologi, sebagai program studi yang menghasilkan lulusan kurang kompeten dan tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di masa kini. Stigma tersebut sering kali mendistorsi optimisme karier mahasiswa sehingga menimbulkan penyesalan terhadap pilihan studinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stigma sosial terhadap optimisme karier lulusan Pendidikan Sosiologi serta mengeksplorasi pengalaman dan strategi adaptasi mereka dalam menghadapi stigma tersebut. Penelitian ini menggunakan desain campuran dengan metode paralel-konvergen yang mengintegrasikan data kuantitatif dan data kualitatif untuk memperoleh hasil yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial berpengaruh signifikan terhadap optimisme karier, meskipun tingkat stigma sosial yang dirasakan responden menunjukkan level yang rendah dengan tingkat optimisme karier yang tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh mekanisme adaptif dalam mengelola stigma sosial menjadi dorongan untuk mengembangkan potensi, dukungan oleh lingkup sosial, hingga pengalaman atas reorientasi untuk mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan konteks sosial. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan kepada Komisi X DPR RI untuk merumuskan kebijakan strategis dalam mengatasi stigma sosial terhadap program studi rumpun sosial dan humaniora di pendidikan tinggi di Indonesia.
More Than a Harmful Practice: The Complexity of Gender Issues Within Child Marriage Asriani, Desintha Dwi; Muharomah, Defirentia One; Mukhotib, Mukhotib MD; Parhas, Yan
Jurnal Aspirasi Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46807/aspirasi.v16i2.4846

Abstract

Child marriage remains persistent in Indonesia, rooted in entrenched gender norms and structural inequality. Although legal reforms have been introduced, their implementation remains limited due to gaps in knowledge production and dissemination between national and local actors. This study examines the complexity of child marriage using gender and intersectionality perspectives, focusing on socio-cultural, economic, and legal factors that contribute to its persistence in the Special Region of Yogyakarta following amendments to the 1974 Marriage Law. Using a phenomenological approach, data were collected through literature reviews, observations, and in-depth interviews with 40 participants, including youth, parents, community leaders, cadres, and policymakers in the Special Region of Yogyakarta. Findings reveal that traditional gender norms, limited reproductive health knowledge, economic pressures, and weak policy enforcement collectively reinforce child marriage practices. The study concludes by emphasizing the need for comprehensive sexuality education, integrated implementation of the Violence Law and Marriage Law, and stronger enforcement mechanisms to combat child marriage and promote gender equity. This article aims to provide policymakers and legislators, particularly Commissions VIII and X, with insight into the design and implementation of regulations, programs, and activities that promote gender justice and child protection.
Analisis Spasial Pengaruh Ekonomi Digital terhadap Kualitas Lingkungan Hidup di Indonesia Rosanti, Hanifah Putri; Kartiasih, Fitri; A'mal, Ikhlasul
Jurnal Aspirasi Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46807/aspirasi.v16i2.4148

Abstract

Abstrak: Saat ini, seluruh negara di dunia masih menghadapi tantangan serius terkait permasalahan lingkungan, yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas ekonomi yang tidak berkelanjutan. Masalah ini juga terjadi di Indonesia, di mana pembangunan ekonomi sering kali masih mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks ini, perkembangan ekonomi digital diyakini memiliki potensi untuk memberikan solusi melalui efisiensi penggunaan sumber daya dan pengurangan emisi. Namun, kajian mengenai pengaruh ekonomi digital terhadap kualitas lingkungan hidup, khususnya yang mempertimbangkan dimensi spasial, masih belum banyak ditemukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas lingkungan hidup dan ekonomi digital di Indonesia, mengidentifikasi pola autokorelasi spasial, dan menganalisis pengaruh ekonomi digital terhadap kualitas lingkungan hidup pada periode 2015–2021. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan KemenLHK yang dianalisis dengan metode regresi panel spasial. Hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi hubungan yang tidak konsisten atau tidak kuat antara ekonomi digital dan variabel sosial ekonomi terhadap kualitas lingkungan hidup. Selain itu, ditemukan adanya hubungan spasial yang ditunjukkan oleh pola pengelompokan IKLH antarprovinsi di Indonesia. Penggunaan telepon seluler dan e-commerce berkontribusi positif terhadap kualitas lingkungan hidup, sedangkan penggunaan media sosial dan kepadatan penduduk berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan hidup. Temuan ini menekankan pentingnya pemanfaatan energi ramah lingkungan dalam ekonomi digital untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, diperlukan kebijakan tata kelola ruang yang seimbang antara kawasan terbangun dan ruang terbuka hijau guna menjaga kualitas lingkungan hidup di Indonesia.
Adolescents’ Perceptions of Marriage Age Maturity through the Generation Planning Program in Sanetan Village, Rembang Regency Praseptya, Rizky Hengki; Kisworo, Bagus
Jurnal Aspirasi Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46807/aspirasi.v16i2.4997

Abstract

Early marriage remained a significant issue in Indonesia due to its impact on adolescents’ reproductive health, education, and future. However, there was a research gap, as few studies examined adolescents’ perceptions of delayed marriage age (PUP) within local contexts, such as in Sanetan Village, Sluke District, Rembang Regency. This study addressed that gap by exploring the experiences and perspectives of adolescents, both those involved in the Youth Information and Counseling Center (PIK-R) and those who were not, within the framework of the Generasi Berencana (GenRe) Program. This study used a qualitative approach to investigate adolescents’ views, attitudes, and experiences through in-depth interviews and observations with adolescents, Youth Family Development (BKR) cadres, and Family Planning Field Officers (PLKB). The findings indicated that adolescents who participated in PIK-R demonstrated better understanding of the risks of early marriage and the importance of physical and mental readiness before entering marriage. In contrast, adolescents not engaged in PIK-R tended to have limited perceptions, which were strongly influenced by cultural norms and social pressures. These findings underscore the importance of expanding access to and participation in PIK-R programs to enhance adolescents’ knowledge and awareness of PUP. Based on these results, recommendations were directed to the House of Representatives of the Republic of Indonesia, particularly Commission IX, to encourage the government on to strengthen the GenRe Program through a more comprehensive, community-based approach. Locally informed and data-driven policies are essential to promote PUP and to reinforce adolescent reproductive health education in Indonesia.
Narasi Digital sebagai Perpanjangan Pengalaman Pariwisata Musik: Studi Kasus Prambanan Jazz Festival Hutabarat, Peny Meliaty; Rusfian, Effy Z; Suwaryono, Ixora Lundia
Jurnal Aspirasi Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46807/aspirasi.v16i2.4902

Abstract

Pariwisata musik merupakan bentuk pariwisata minat khusus yang memadukan hiburan, budaya, dan pengalaman autentik. Di era digital, pengalaman tidak berhenti saat panggung ditutup, ia berlanjut melalui narasi digital di media sosial. Studi ini mengeksplorasi bagaimana komunikasi media digital (DMC) membentuk extended tourism experience pada tiga fase: prafestival, perifestival, dan pascafestival, dengan studi kasus Prambanan Jazz Festival (PJF). Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui analisis konten Instagram dengan seleksi purposif berdasarkan tiga kriteria: (1) diunggah pengunjung atau akun resmi; (2) menyebut/menandai PJF; (3) memiliki elemen naratif (caption/suara/visual) yang mencerminkan pengalaman personal, kesan budaya, atau interaksi sosial. Total 50 unggahan dianalisis menggunakan tagar #PrambananJazzFestival2024, #PJF2024, #SatuDekadeBersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada prafestival, narasi digital membangun antisipasi dan niat kunjungan; (2) pada perifestival, konten waktu nyata memperluas jangkauan ke audiens yang tidak hadir dan membentuk emotional community; (3) pada pascafestival, konten rekap dan testimoni menguatkan memory-making dan memperpanjang gaung festival di ruang digital. Peran DMC bukan hanya sebagai promosi, melainkan sebagai pengungkit keterlibatan emosional dan kokreasi makna yang memperpanjang pengalaman pariwisata. Kontribusi studi ini adalah pemetaan peran DMC lintas fase, memperkaya kajian experience economy, identitas budaya, dan pengelolaan festival melalui integrasi narasi digital. Melalui fungsi pengawasan, Komisi VII DPR RI perlu mendorong pemerintah untuk menetapkan standar pelaporan dampak digital (user-generated content (UGC), jangkauan, keterlibatan, porsi narasi budaya) sebagai prasyarat fasilitas/insentif; memperkuat infrastruktur konektivitas di situs warisan budaya; menyediakan hibah dan literasi digital-storytelling bagi penyelenggara dan UMKM; serta menginisiasi arsip narasi digital nasional festival budaya sebagai alat pelestarian dan promosi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5