cover
Contact Name
Iva Mindhayani
Contact Email
jri@widyamataram.ac.id
Phone
+62274-377150
Journal Mail Official
jri@widyamataram.ac.id
Editorial Address
Dalem Mangkubumen KT.III/237 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Industri (JRI)
ISSN : 27148882     EISSN : 27148874     DOI : 10.37631
1. Ergonomic, Work System Design and Product Design 2. Engineering and Manufacture/Production System 3. Engineering and Quality Management 4. Operational Research System Modeling 5. Industrial Management, Entrepreneurship and Innovation 6. Decision and Information System 7. Logistic and Supply Chain Management 8. Education and Industrial Engineering Profession 9. Other recent relevant topics
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April" : 9 Documents clear
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja dengan Menggunakan Regression Tree dan Classification C50 Manurung, Valentine Andreas; Ai, The Jin
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1227

Abstract

Peningkatan produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu masalah utama yang dihadapi banyak pelaku bisnis. Dalam upaya mengatasi masalah ini, penelitian sebelumnya telah memberikan berbagai pemahaman dan solusi terkait masalah tersebut. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, artikel ini mengusulkan suatu framework metodologi untuk melakukan analisis produktivitas tenaga kerja dengan menggunakan teknik machine learning melalui dua macam keperluan yaitu regresi dan klasifikasi dengan tujuan agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif dan dapat dengan mudah diinterpretasikan sebagai saran manajemen dengan tetap mencapai akurasi prediksi yang relatif baik. Sebagai ilustrasi penggunaan dari framework yang diusulkan tersebut, algoritma Regression Tree dipilih untuk keperluan regresi dan algoritma Classification C50 dipilih untuk keperluan klasifikasi, bahasa pemrograman R dalam RStudio digunakan sebagai alat untuk menjalankan framework, dan diaplikasikan dengan suatu data sekunder produktivitas tenaga kerja.
Analisis Nilai Manfaat Pembangunan Gedung Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Di Kota Yogyakart Esa Rengganis; Marni Astuti; Muhammad Adyansyah
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.850

Abstract

Pembangunan Gedung Pusat Desain Industri Nasional di Kota Yogyakarta merupakan proyek kolaborasi antara kementerian perindustrian dengan pemeritah kota Yogayakarta yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing IKM dengan fokus pada kegiatan riset dan pengembangan kapasitas pada bidang desain. Pembangunan tersebut memakan biaya awal sekitar 42 Milyar rupiah yang diambil dari dana alokasi khusus (DAK). Data penelitian diambil dari dinas perindustrian koperasi dan UKM kota Yogyakarta selaku pelaksana proyek pembangunan PDIN, dilengkapi dengan data riset pasar dan data pendukung dari sumber sumber valid lainnya. Seluruh data disusun menjadi arus kas selama masa manfaat gedung dan dikonversi menjadi nilai present dengan rumus ekuivalensi. Dengan peneleitian ini diharapakan dapat mengetahui apa saja manfaat dan berapa besaran nilai manfaatnya dari pembangunan PDIN. Hasil dari penelitian didapatkan manfaat dibangunnya PDIN adalah adanya pendapatan bagi pengelola, terbukanya lapangan pekerjaan baru, dan meningkatnya produktivitas tenaga kerja dengan adanya program pelatihan. Nilai net benefit dari proyek pembangunan PDIN sebesar Rp32,264,457,685 dengan nilai BCR 1,273. Serta dari proses pengujian sensitivitas didapatkan kenaikan biaya mampu ditoleransi hingga lebih dari 50% pada kondisi nilai manfaat tidak berubah dan penurunan manfaat mampu ditoleransi hingga lebih dari -20% pada kondisi nilai biaya tidak berubah.
Usulan Perancangan Fasilitas Kerja untuk Mencegah Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Karyawan Menggunakan Pendekatan Anthropometri Marfuah, Hasti Hasanati; Regita Ayu Permana Putri
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1572

Abstract

Musculoskeletal Disorders are one of the occupational health and safety disorders. In applying the principles of ergonomics, anthropometric measurements are needed. The anthropometric approach is used to measure the dimensions of the human body in designing work aids so as to provide comfort to employees when doing work. This research was conducted to provide proposals for designing work facilities by considering several factors, namely the subject of workers and complaints of Musculoskeletal Disorders. The result of this research is a proposed work facility design consisting of ergonomic chairs, tables and trolleys with an anthropometric approach. The anthropometric data used are sitting shoulder height (tbd), popliteal height (tpo), popliteal buttocks (pp), shoulder width (lb), hip width (lp), forward hand reach (jtd), hand stretch (rt), sitting elbow height (tsd), standing elbow height (tsd), and diameter of hand circumference (dlg). Before the improvement, employees experienced an increase in complaints of musculoskeletal disorders by 14.6%. Meanwhile, after the improvement, employees experienced a decrease in complaints of musculoskeletal disorders by 6.4%. In addition, there was an increase in production by 4%.
Analisis Pengukuran Produktivitas Produksi Furniture dengan Menggunakan Metode Marvin E. Mundel dan American Productivity Center (APC) Jono; Indrayana, Masrul; Permatasari, Intan; Maulana, Ardha Nur
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1589

Abstract

D’Best Furniture CV. Limase Laras merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri furniture. D'Best Furniture CV. Limase Laras selama ini belum pernah melakukan pengukuran produktivitas terhadap produk yang dihasilkannya, sehingga perusahaan tidak mengetahui seberapa tingkat produktivitas yang telah dicapai oleh perusahaan. Padahal, dengan meluasnya area pemasaran hingga mencapai ke luar negeri, perusahaan dituntut untuk selalu menjaga dan meningkatkan kualitas dan memperhatikan produktivitas produk sesuai dengan permintaan pelanggan. D'Best Furniture CV. Limase Laras juga tidak mengetahui penyebab dari penurunan maupun peningkatan produktivitas perusahaan. Untuk mengetahui tingkat produktivitas perusahaan, maka perlu untuk dilakukan analisis pengukuran produktivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Marvin E. Mundel dan metode American Productivity Center (APC). Kedua metode ini pada umumnya memiliki kesamaan, yaitu dapat mengetahui indeks produktivitas perusahaan. Metode Marvin E. Mundel merupakan suatu metode yang dapat digunakan untuk melihat peningkatan atau penurunan produktivitas secara spesifik, sedangkan metode American Productivity Center (APC) merupakan suatu metode yang digunakan dengan tujuan perusahaan dapat mengetahui tingkat produktivitas dan hubungan secara langsung antara profitabilitas dengan produktivitas dan perbaikan harga. Untuk memudahkan dalam menganalisis data, maka digunakan fishbone diagram untuk mengetahui sebab akibat penurunan produktivitas. Berdasarkan hasil penelitian, produktivitas perusahaan pada tahun 2021 mengalami penurunan, yaitu sebesar 79%. Penurunan produktivitas yang paling dominan disebabkan oleh depresiasi mesin, karena penggunaan mesin yang melebihi batas dan kerusakan pada mesin akibat kurang efektif dalam hal perawatan mesin. Langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan melakukan pembelian mesin yang baru dan memberi pelatihan kepada pekerja mengenai cara melakukan perawatan terhadap mesin.
Perbaikan Kinerja Defect free supply chain Dengan Pendekatan Simulasi Model System Dynamics (Studi Kasus: PT. NPC) Mansur, Agus; Rifki, Muhammad; Ramadhan, Fadhil Adita Ramadhan
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1746

Abstract

The garment industry plays an important role in supporting the Indonesian economy with a significant growth of 15.08% in 2019. This study aims to reduce the defect rate at Line 9 Factory C, PT. NPC to strengthen supply chain performance, especially performance related to the defect free supply chain. This study will explore in detail the production defect rate using the Seven Tools approach and design a defect reduction strategy with a Dynamic System Simulation approach. The Seven Tools method helps identify dominant defects such as Poor Shape, Open Seam, and Broken Stitch through Check Sheet, Pareto, and Fishbone Diagram analysis. The simulation results show that the Company's existing condition has an average defect rate of 12.15%, exceeding the company's target of less than 10%. The proposed strategic steps are to conduct interventions in the form of intensive training for operators and the addition of Inline QC officers. The simulation results show that training reduces the defect rate by 0.70%, while the addition of Inline QC officers reduces the defect rate by 1.16%. The combination of both strategies resulted in the largest reduction in defect rates of up to 1.34%, indicating a positive direction of improvement towards the company's target. The implementation of quality control strategies not only increased operational efficiency, but also increased the company's supply chain performance.
Analisis Penyebab Kegagalan Proses Full Body Painting Pesawat Terbang Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Piliang, Johan Delfi; Sanusi; Larisang; Ery Sugito
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1827

Abstract

Potensi industri penerbangan di Indonesia sangat menjanjikan, didukung oleh kondisi geografis sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Industri ini tidak hanya sebagai sektor transportasi udara, tetapi juga mencakup pembuatan pesawat, MRO, dan pembuatan drone. Menurut Menteri Perindustrian. MRO adalah organisasi yang menyediakan perawatan pesawat terbang. Tugas utama MRO adalah memastikan pesawat terbang layak untuk beroperasi setelah menjalani perawatan. Dalam industri MRO, PT Batam Aero Technic adalah salah satu perusahaan yang berperan penting. Salah satu divisinya, Aircraft Painting, memiliki peran vital dalam menentukan kualitas akhir pesawat. Namun, divisi ini mengalami kesulitan dalam mencapai standar kualitas yang diinginkan, terutama dalam hal defect pada proses full body painting. Analisis terhadap defect pada proses full body painting dilakukan dengan menggunakan metode FMEA. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor manusia, material, mesin, dan metode menjadi penyebab utama defect, dengan "Tidak Memahami Teknik" sebagai faktor terbesar. Usulan perbaikan dilakukan melalui pelatihan intensif bagi para painter. Setelah pelatihan, pengawasan selama 7 hari kerja menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah defect. Defect sagging mengalami penurunan sebanyak 82.14%, sedangkan defect lainnya berhasil dihilangkan sepenuhnya setelah pelatihan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kualitas kerja para painter, serta mengurangi risiko defect pada proses full body painting di masa mendatang.
Penerapan Metode Ergonomic Function Deployment dalam Perancangan Mouse Komputer Vertikal Siregar, Mulki; Masrul Indrayana; Zirly Khodizah
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1847

Abstract

Mouse komputer adalah peranti periferal pada komputer yang berguna untuk memindahkan letak pandu di jendela tampilan. Tanpa mouse, interaksi pengguna dengan komputer akan jauh lebih sulit, terutama jika hanya mengandalkan keyboard. Mouse yang saat ini banyak digunakan adalah mouse horizontal, yaitu mouse yang bergerak dari kiri ke kanan (atau sebaliknya). Gerakan mouse horizontal kurang ergonomis, karena gerakannya tidak sesuai dengan gerakan tangan manusia pada umumnya, yaitu bergerak dari depan ke belakang (atau sebaliknya). Karena itu perlu dirancang mouse yang lebih ergonomis. Ergonomic Function Deployment (EFD) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk merancang mouse yang lebih ergonomis. Tahapan perancangan yang dilakukan pada EFD adalah: (1) menyusun house of quality dengan memperhatikan product requirement dan technical parameter-nya; (2) menetapkan antropometri produk dengan memperhatikan bagian dan dimensi tangan pengguna, serta (3) menetapkan morfologi produk, terutama yang terkait dengan bentuk dan jenis material yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mouse vertikal dapat bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip ergonomi, yaitu: enak digunakan, nyaman digunakan, aman digunakan, sehat bagi pengguna, dan efisien dalam penggunaannya.
Analisis Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Produksi Dengan Metode Nordic Body Map (NBM) DAN Rapid Entire Body Assessment (REBA) Di Base Artisan Kotagede Setiati, Astri; Iva Mindhayani; Siti Lestariningsih
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1848

Abstract

Base Artisan Kotagede adalah UMKM yang memproduksi tas dengan bahan dasar rotan atau natural rafia yang dianyam sebagai body tas. Dari wawancara, diketahui 11 dari 12 pekerja memiliki keluhan otot seperti pegal- pegal pada bagian punggung, leher dan pantat. Pegal-pegal merupakan salah satu tahap terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan analisis MSDs dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui keluhan dengan skor tertinggi yang dirasakan dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengetahui tingkat risiko dari tugas kerja. Setelah dilakukan analisis MSDs, kemudian dibuat usulan pengendalian risiko pada pekerja. Hasil penelitian berdasarkan metode NBM yaitu keluhan sakit otot atau musculoskeletal disorder (MSDs) tertinggi adalah sakit pada punggung dengan skor 40. Hasil dari metode REBA yaitu sebelas dari dua belas tugas kerja memiliki level risiko sedang dengan hasil tindakan perbaikan “Perlu” yang terdiri dari tugas kerja pengeleman, marking, cutting desk, cutting manual, jahit, QC jahit, pasang keling, jahit manual, dan QC produk serta satu tugas kerja yaitu pasang aksesoris memiliki level risiko rendah dengan hasil tindakan perbaikan “Mungkin Perlu”. Usulan pengendaliannya antara lain mengadakan pelatihan atau sosialisasi terkait ergonomi, menyusun SOP kerja, penataan kembali ruang kerja serta membuat poster.
Manajemen Risiko pada Distributor Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit: Analisis dan Strategi Mitigasi Asdi, Ridzky Zul; Utomo, Dutho Suh; Daulika, Putri; Sumarna, Deny
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i1.1850

Abstract

Artikel ini membahas manajemen risiko dalam distribusi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dengan fokus pada analisis dan strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan oleh distributor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menilai risiko pada distributor TBS, serta memberikan saran mitigasi risiko untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional. Distribusi TBS merupakan bagian kritis dalam rantai pasok industri kelapa sawit, di mana keterlambatan pengiriman, fluktuasi harga, dan penurunan kualitas TBS dapat berdampak signifikan terhadap pendapatan petani dan kualitas produk akhir seperti Crude Palm Oil (CPO). Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi risiko-risiko operasional, termasuk kegagalan pada perawatan kendaraan angkut, sistem kepegawaian, dan human error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima risiko utama dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah kekurangan bahan bakar, kekurangan jumlah pegawai, kualitas pegawai rendah, ketidakdisiplinan pegawai, dan keterlambatan kehadiran pegawai. Langkah mitigasi yang diusulkan meliputi peningkatan pelatihan pegawai, perbaikan proses rekrutmen, pengadaan bahan bakar yang lebih efisien, serta penerapan sistem monitoring yang lebih baik. Dengan menerapkan strategi manajemen risiko yang efektif, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok, mengurangi kerugian, dan memastikan keberlanjutan operasional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi risiko secara kualitatif dan kuantitatif, serta merancang strategi mitigasi yang tepat sesuai dengan prioritas risiko dan ketersediaan sumber daya perusahaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9