Sinusoida: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Sinusoida adalah jurnal ilmiah bidang teknik elektro diterbitkan oleh kampus Institut Sains dan Teknologi Nasional Jakarta yang dikelola oleh program studi Teknik Elektro Sinusoida menerbitkan artikel penelitian dari berbagai topik di bidang elektronika, teknik tenaga listrik, telekomunikasi dan sistem kontrol, termasuk tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: • Analisis Sistem Tenaga Listrik • Analisa Pembebanan dan Distribusi Tenaga Listrik • Analsisa Keandalan Tenaga Listrik • Sistem Kontrol Konvensional • Sistem Kontrol Modern • Sistem Distribusi Tenaga listrik • Analisa Jaringan listrik • Perancangan jaringan distribusi tenaga listrik • Pembangkit Tenaga Listrik Mikro • Energi Listrik Alternatif Terbarukan • Sistem Informasi dan Komunikasi Data Tenaga Listrik • Sistem Monitoring dan Kontrol Daya Listrik • Penerapan Artificial Intellegence dalam Sistem Kontrol • Robotika • Perancangan atau pembuatan kontrol sistem
Articles
129 Documents
PENGGUNAAN SENSOR LM 35 SEBAGAI FEEDBACK DARI LAMPU YANG DIKENDALIKAN MENGGUNAKAN SMARTPHONE
Bima cucu riswara;
Harlan effendi
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (814.569 KB)
|
DOI: 10.37277/s.v19i2.159
Penelitian ini adalah system control untuk lampu dalam teknologi rumah pintar . Dalam penelitian ini sistem kontrolmenggunakan pengukuran suhu yang dihasilkan ketika lampu menyala. Dengan system kontrol pengguna teknologi rumah pintarakan dengan mudah mengetahui kondisi lampu yang dinyalakan dari jarak jauh dalam kondisi menyala atau dalam kondisi mati.Dalam kondisi lampu menyala indikasi suhu pada akan menunjukkan nilai naik dan dalam kondisi lampu mati maka indikasi suhuakan menunjukkan nilai tetap.Dalam penelitian ini system akan menggunakan teknologi Bluetooth sebagai perintah tanpa kabelnya.Perintah ini akan dikirim dari ponsel pintar ke mikrokontroller Arduino Uno. Sensor suhu LM 35 akan mengirimkan indikasi suhuyang terbaca keponsel pintar melalui Bluetooth.hasil yang di harapkan dari penelitian ini adalah, penerapan sensor suhu akanmenjadi salah satu alternatef sinyal balik dari keadaan lampu dalam aplikasi rumah pintar.
RANCANG BANGUN ALAT PHOTOTHERAPY MENGGUNAKAN LED BERBASIS ARDUINO
Edy Supriyadi;
Kasfika Nurman
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (833.435 KB)
|
DOI: 10.37277/s.v19i2.160
Alat phototherapy adalah alat yang digunakan untuk terapi penyakit kuning atau hiperbilirubin. Perancangan ini meliputitahap perancangan dan realisasi Rancang Bangun Alat Phototherapy menggunakan LED berbasis Arduino. Tujuan dariperancangan ini adalah untuk membuat alat phototherapy menggunakan LED yang dapat mengurangi kadar bilirubin padabayi kuning.Secara garis besar alat ini terdiri dari tiga buah subsistem. Subsistem tersebut adalah subsistem input, subsistem pengolahandata dan subsistem output. Subsistem input terdiri dari dua buah komponen, pertama ada sensor LM35 sebagai sensor suhutubuh bayi dan kedua adanya push button untuk mengatur durasi terapi. Subsistem pengolahan data menggunakanmikrontroler Arduino Uno sebagai otak dari seluruh sistem. Subsistem ouput terdiri dari tiga buah komponen, pertama adablue LED sebagai sumber cahaya terapi, kedua ada buzzer sebagai alarm dan ketiga ada modul Bluetooth HC-05 sebagaiperantara koneksi antara alat dengan smartphone Android.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada Rancang Bangun Alat Phototherapy menggunakan LED berbasis Arduinoterlihat bahwa semua perangkat berfungsi dengan baik. Sensor LM35 dapat digunakan untuk memantau suhu tubuh bayidengan tingkat keakurasian 98,5 %. Modul bluetooth dapat bekerja dengan baik pada jarak 10 meter. Jarak optimalpenggunaan alat phototherapy yang dibuat sekitar 20-30 cm agar didapat intensitas cahaya blue LED ≥ 30 μW/cm2/nm.
Pengamanan Pengiriman Citra Terkompresi menggunakan Metode Modulasi Direct Sequence Spread Spectrum (DS-SS)
Mohammad Hamdani;
Putri Kartikasari
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1067.093 KB)
|
DOI: 10.37277/s.v19i2.161
Pada makalah ini dibahas tentang pengamanan pengiriman citra terkompresi menggunakan metode modulasidirect sequence spread spectrum (DS-SS). Algoritma kompresi ini terdiri dari proses kompresi di sisi pengirim,kemudian citra terkompresi ini dimodulasi terlebih dahulu untuk menjamin keamanannya, sedangkan disisipenerima data tersebut didemodulasi untuk mengembalikan data citra terkirim, dan selanjutnya didekompresiuntuk menghasilkan data citra aslinya. Metode yang digunakan pada algoritma kompresi adalah DiscreteCosinus Transform (DCT) dan Huffman Code, sedangkan untuk sistem keamanan dalam pengiriman digunakanmetode Direct Sequence Spread Spectrum (DS-SS). Selanjutnya pada sisi penerima dilakukan prosesdemodulasi dan proses dekompresi menggunakan invers DCT. Dari hasil pengujian, diperoleh citra hasilrekonstruksi dengan nilai Peak Signal to Noise Ratio sebesar 40.7042 dB dengan menggunakan level kuantisasi10. Tingkat kemiripan citra asli dengan citra hasil rekontruksi masih dapat diterima dengan kondisi baik, tanpamengalami perubahan yang signifikan.
SYSTEM MONITORING PARAMETER UTAMA PADA RUANGAN KERJA TRANSFORMATOR DENGAN BANTUAN KOMPUTER
A. Sofwan;
M.G. Prasetyo
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (817.323 KB)
|
DOI: 10.37277/s.v19i2.162
Makalah ini memaparkan tentang konsep Sistem monitoring kondisi ruangTransformator dengan bantuan komputer. Dua parameter utama kondisi ruang transformatorini adalah suhu dan kelembaban. Dengan sistem monitoring ini dimaksudkan untukmembantu mengontrol dan memonotoring suhu kerja ruangan pada transformator, dimanapada aplikasinya digunakan ruangan tetutup. Pada sistem monitoring dan kelembaban inimenggunakan komponen utama yaitu : SHT 11 sebagai sensor suhu dan kelembaban, max232 sebagai serial koneksi, ATmega 8 sebagai kontrol program dan akuisisi data dandigunakan komputer serta aplikasi utama Borland Delphi 7 sebagai sarana program Visual.Dalam pengujian monitoring suhu operasi ruangan transformator antara 290C sampai 330Cdan kelembaban antara 67%RH sampai 56%RH, didapatkan hasil eror rata-rata darikeempat pengujian, eror program Low level pada kelembaban adalah 0,805% dan untukpembacaan temperatur error oleh program low level dengan error rata-rata 0,07%. Programlow level language tidak berpengaruh terhadap kemampuan sensor SHT11.
PERENCANAAN SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK PELAKSANAAN PROYEK APARTEMEN
Sugianto Sugianto;
Abdul Mu’is
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (744.526 KB)
|
DOI: 10.37277/s.v19i2.163
Instalasi listrik kerja Pelaksanaan Proyek Apartemen termasuk fasilitas yangmemerlukan energi listrik yang besar, sehingga perlu dirancang sistem instalasi listrik yang baikdan benar berdasarkan standar yang ada di Indonesia. Perencanaan beban listrik kerja sebesar954.250 VA , maka beban keseluruhan 1.616.250 VA setelah di kali dengan diversity faktortotal beban 1.137.840 VA. Kapasitas trafo 1.250 kVA dengan daya 1.137,84 kVA atau sebesar90%. Untuk kapasitas generator 1.000 kVA dengan daya sebesar 787.864 kVA. Nilai cosφ padagedung sebesar 0,8 dan diperbaiki menjadi cosφ 0,95, membutuhkan kapasitor sebesar 599,2kVAR, dengan daya aktif 1.422.300 W. Sehingga pemakaian kapasitor yang digunakan 600kVAR.
Rancang Bangun Alat Pengukur Detak Jantung Antarmuka Smartphone Melalui Bluetooth
Ahmad Kamal;
AMTE AMTE;
Arfian Ahmad
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (974.416 KB)
|
DOI: 10.37277/s.v19i2.164
Memonitor detak jantung merupakan salah satu indikasi penting dari fungsi dasar tubuh. Antar mukasmartphone pemonitor detak jantung melalui Bluetooth dirancang untuk mengukur dan memonitor detakjantung manusia melalui peralatan yang sederhana. Dari rancang-bangun peralatan pengukur detak jantungmenunjukan menunjukan hasil pengukuran dengan keakurasian yang mencapai 99,98%. Disamping itu, dalampengujian unjuk kerja dalam pengiriman data antara alat pengukur detak jantung dengan interface smartphoneberbasis android melalui Bluetooth berfungsi dengan baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa alat inidapat bekerja sesuai dengan perencanaan sehingga bisa digunakan untuk menghitung jumlah detak jantung.
SISTEM PENGENDALIAN PERALATAN RUMAH TANGGA MELALUI SMARTPHONE BERBASIS MIKROKONTROLER
Surya Alimsyah;
Rizal Fariz Hasbi
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1408.728 KB)
|
DOI: 10.37277/s.v19i2.165
Sistem pengendalian yang dirancang-bangun, dimaksudkan sebagai remote control bagi peralatan listrikrumah tangga guna mengendalikan pengoperasian hidup-mati dan tingkat kecerahan lampu pijar, menghidup-matikandan mengubah level kecepatan kipas angin, menghidup-matikan keran air, mendeteksi api dengan hasil berupanotifikasi, serta memantau video tangkapan kamera secara realtime. Perintah kendali diberikan melalui layar sentuhsmartphone menggunakan software aplikasi Basic4Android. Sebagai pusat kendali digunakan papan tunggal ArduinoMega berbasis mikrokontroler ATmega 2560. Sedangkan komunikasi smartphone dengan mikrokontroler dilakukanmenggunakan wifi tanpa internet melalui router dan Arduino Ethernet Shield. Rangkaian dimmer lampu yangberintikan TRIAC BT138 dikendalikan oleh Arduino Mega berbantuan Arduino Nano, melibatkan Rangkaian ZeroCrossing Detector untuk memotong gelombang sumber AC, menyebabkan tegangan efektif lampu menjadi terpengaruh.Pengubahan kecepatan putar kipas angin dilakukan dengan cara mengendalikan tiap-tiap tombol saklar level-kecepatanyang biasa terdapat pada kipas angin, melalui masing-masing sebuah relay magnit. Solenoid valve untuk keran airdihidup-matikan menggunakan relay solid state Sharp S202S01. Sensor Api yang menggunakan Flame Sensor YG1006mendeteksi spektrum gelombang cahaya api dalam rentang 760–1100 nm. IP Camera digunakan untuk menangkapvideo yang ditampilkan secara realtime pada layar smartphone tanpa melalui mikrokontroler. Prototipe yang dibuattelah diuji coba dengan hasil 100% memenuhi fungsi yang dirancang, dengan keakuratan tegangan dimmer lampusebesar 98,36%.
Optimalisasi Performansi Sirkit Dedicated Line Melalui Pengaturan Bandwidth User dengan Metode Traffic Shaping
Yudha Libratama;
Irmayani Irmayani
Sinusoida Vol 20 No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7479.001 KB)
Kebutuhan terhadap koneksi internet yang baik semakin meningkat untuk menunjang kebutuhan transferdata pada layanan VPN. Kebutuhan akan bandwidth yang stabil, tidak adanya packet loss serta latency yang rendahmenjadi indikator akan hal tersebut. Penggunaan dedicated line sebagai koneksi internet diharapkan menjadi solusiuntuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa penggunaan bandwidtholeh user memiliki peranan lebih penting sebab walaupun dengan bandwidth yang tetap namun tidak adanya kontrolakan penggunaan didalamnya hal tersebut akan sia-sia. Oleh karenanya diperlukan suatu metode untukmeningkatkan performansi agar penggunaan tetap optimal disamping adanya penambahan bandwidth sebagaipilihan terakhir.Metode traffic shaping pada intinya bertujuan untuk mengatur penggunaan bandwidth berdasarkan prioritasatau aturan tertentu. Hal tersebut karena umumnya penggunaan dedicated line sebagai akses internet pada VPNmemerlukan bandwidth yang cukup, sehingga proses upload dan download data dari dan ke arah server tidakterganggu karena faktor ketersediaan bandwidth. Sebagai acuan dari performansi dilakukan pengujian terhadapketersediaan bandwidth yaitu menampilkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi untuk melihat besarbandwidth yang didapat oleh server serta faktor latency dan throughput untuk melihat peningkatan performa.Parameter latency menunjukan ada penurunan dari besaran rata-rata nilai sebelum (351 ms) dan sesudahimplementasi (292 ms) dan untuk throughput menampilkan peningkatan dari mulai beban data paling rendah (32byte) yaitu dari 91,168 kbps menjadi 109,580 kbps hingga beban paling tinggi (1024 byte) yaitu 1361,702 kbpsmenjadi 1917,660 kbps.Kata kunci : VPN, traffic shaping, dedicated line, latency, throughput
IMPLEMENTASI ETHERNET OVER IP TUNNEL SEBAGAI INTERFACE KOMUNIKASI ANTARA DUA PROTOKOL PADA JARINGAN METRO-E
Aris Wahyudi;
Mufti Gafar
Sinusoida Vol 20 No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7478.951 KB)
Pada penelitian ini dibahas mengenai kompabilitas antara protokol STP dan MRP. Metro Ring Protocol (MRP)digunakan dalam jaringan metro ethernet (metro-E) provider dan Spanning Tree Protocol (STP) digunakan oleh user untukmenghubungkan antar 2 lokasi menggunakan jaringan metro-E ISP. Kedua protokol tersebut ketika diintegrasikan satusama lain ternyata tidak dapat terkoneksi. Status pada protokol STP akan mengalami port broken, sehingga koneksi yangdilewati protokol tidak dapat terhubung. Dari pengetesan antara dua protokol ini ternyata kedua protokol ini sama-samamenggunakan Vlan untuk dapat membuat circuit yang menghubungkan antara satu lokasi ke lokasi yang lain. Untuk dapatmenghubungkan kedua protokol ini diperlukan protokol tambahan yang berfungsi sebagai interface komunikasi antaraprotokol STP dan MRP. Protokol yang digunakan sebagai interface ini adalah Ethernet Over IP (EOIP). Protokol EOIP inidigunakan sebagai tunneling untuk mengenkapsulasi protokol MRP agar dapat dilewati oleh protokol STP. Penggunaanprotokol EOIP sebagai interface komunikasi antara protokol STP dan MRP tidak menurunkankan performansi link. Daripenerapan EOIP nilai average delay dan packet loss masih sesuai dengan spesifikasi jaringan metro-E ISP yang diberikanke sisi user. Dengan menggunakan protokol EOIP pada jaringan metro-E packet loss bernilai 0% atau tidak ada packet lossyang terkirim dan average delay bernilai dibawah 5ms.Kata kunci : STP, MRP, EOIP, Metro ethernet, Average Delay, Packet lo
PEMASANGAN AUTOMATIC CHANGE OVER (ACO) UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN PADA PELANGGAN PREMIUM
Sugianto Sugianto;
Asri Dewi Mustikasari
Sinusoida Vol 20 No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7477.494 KB)
Energi listrik memegang peranan yang sangat dominan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, sehingga jikaterjadi pemadaman listrik akan menimbulkan kerugian. Guna mengurangi pemadaman maka diperlukan back upsumber tegangan untuk mensupply beban. Back up sumber tegangan dipasang parallel yang bekerja secarabergantian otomatis sebelum sebelum masuk ke beban yang disebut System Spot Network. System parallel duasumber tegangan menggunkan suatu kubikel tegangan menengah yang disebut Automatic Change Over. Untukmengetahui keandalan sebelum dan sesudah dipasang ACO maka ditetapkan suatu indeks keandalan yaitu SAIDI(System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index).Setelah dipasang ACO tidak pernah mengalami pemadaman sehingga nilai perhitungan indeks SAIFI realisasi dilapangan sebelumnya adalah 0,05 pemadaman/tahun menjadi Nol. Begitu pula dengan perhitungan SAIDIrealisasi di lapangan sebelumnya adalah 0,112 jam/tahun menjadi Nol