cover
Contact Name
Nasib Tua Lumban Gaol
Contact Email
nasib.t.lumbangaol@gmail.com
Phone
+6285362996917
Journal Mail Official
junssihotang@iakntarutung.ac.id
Editorial Address
Kampus I : Jalan Pemuda Ujung No. 17 Tarutung Kampus II : Jalan Raya Tarutung-Siborongborong KM 11 Silangkitang Kec.Sipoholon Kab. Tapanuli Utara
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Christian Humaniora
ISSN : 25986317     EISSN : 25991965     DOI : 10.46965
Jurnal Christian Humaniora Jurnal Christian Humaniora (JCH) merupakan salah satu media publikasi yang menghimpun karya ilmiah berkaitan dengan ilmu sosial humaniora yang berbasiskan kekristenan. JCH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung. Dalam satu tahun, JCH menerbitkan 10 artikel pada masing-masing terbitan di bulan Mei dan November. Scope Pendidikan Agama Kristen, Sosiologi Kristen, Manajemen Pendidikan Kristen, Musik Gerejawi, Filsafat Kristen, Psikologi Kristen, Pastoral Konseling, dan Kepemimpinan Kristen.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): Mei" : 9 Documents clear
HIV/AIDS SEBAGAI “RUANG” PELAYANAN PASTORAL GEREJA Robinson Simanungkalit
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.119

Abstract

It is important to explain some important things on Human Immunodeficiency Virus (HIV) or Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). This study was aimed to to provide a proper understanding on the HIV/AIDS. Consequently, this study described what the HIV/AIDS is, the history of the emergence of HIV/AIDS, the transmission of HIV/AIDS, and the effects of HIV/AIDS on infected human. People infected with HIV and AIDS are referred to as PLWHA (People living with HIV and AIDS). They may be church citizens. Therefore, the church must not "turn a blind eye", but is required to be proactive in responding to people who have infected with HIV/AIDS.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Sangatlah penting untuk menjelaskan beberapa hal penting tentang HIV/AIDS guna memberikan pemahaman yang benar tentang HIV/AIDS. Dibutuhkan penjelasan tentang apa itu HIV/AIDS, Sejarah munculnya HIV/AIDS, Penularan HIV/AIDS dan dampak yang ditimbulkan oleh HIV/AIDS terhadap orang- orang yang terinfeksi. Orang yang terinfeksi HIV dan AIDS itu disebut sebagai ODHA (Orang yang hidup dengan HIV dan AIDS). Mungkin saja mereka adalah warga gereja dan karena itu gereja tidak boleh “menutup mata” tetapi dituntut untuk proaktif dalam menyikapi keberadaan warganya yang terinfeksi HIV/AIDS.Keywords: HIV/AIDS, ODHA
KEMISKINAN, PENGANGGURAN DAN KETIDAKADILAN SOSIAL Roy Charly HP Sipahutar
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.120

Abstract

Poverty, Unemployment and Social Injustice are classic issues that must always be struggled in every era. This paper seeks to describe our current situation in Indonesia, which is certainly about the three themes. The government's efforts to alleviate poverty have not yet reached a satisfying stage, so that mutual care needs to be taken to improve it. Furthermore, we will also explain how the biblical Christianity view of poverty, unemployment and social injustice that we are facing. And at the end of the article the author will offer how to eradicate unemployment, poverty and realize social justice.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kemiskinan, Pengangguran dan Ketidakadilan Sosial adalah isu klasik yang harus selalu dipergumulkan dalam setiap era. Tulisan ini berupaya untuk menggambarkan situasi kekinian kita di Indonesia yang tentunya tentang ketiga tema tersebut. Upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan belum mencapai tahap yang memuaskan, sehingga perlu kepedulian bersama untuk mempergumulkannya. Selanjutnya akan dipaparkan juga bagaimana pandangan kekristenan yang alkitabiah terhadap Kemiskinan, Pengangguran dan Ketidakadilan Sosial yang sedang kita hadapi. Dan di bagian akhir penulis akan menawarkan bagaimana sebaiknya melakukan pengentasan pengangguran, kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.Keywords: Poverty, Unemployment, Social Injustice.
STUDI KOMPARATIF MOTIVASI BELAJAR BERDASARKAN TINGKAT PEREKONOMIAN KELUARGA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PANGARIBUAN, KECAMATAN PANGARIBUAN, KAB. TAPUT TAHUN PEMBELAJARAN 2017/2018 Ronny Simatupang
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.121

Abstract

This study aimed to determine the difference of learning motivation based on the level of grade 7 students’ economy, at SMP 1 Pangaribuan, subdistrict of Pangaribuan, North Sumatra province. There were 68 students as the samples consisting of 38 students from economically well-off families and 30 students from economically destitute families. A questionaire was used to collect data from those participants. After conducting analysis, firstly, it was found that rcount rtable (0,05.30), which was 0.715 0.361. Meanwhile, the reliability of instrument were obtained r11 = 0.924 at a very high interpretation. Secondly, it can be concluded that the research hypothesis was accepted due to a significant difference in learning motivation based on the level of students’ social economy was discovered. The difference for learning motivation from students’ achievement of economically well- off families reached at 81.80%. Whereas, learning motivation for students’ achievement of economically destitute families reached 73.61 %.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar berdasarkan tingkat perekonomian keluarga siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangaribuan, Kecamatan Pangaribuan, Kab. Taput Tahun Pembelajaran 2017/2018. Hipotesa penelitian Terdapat perbedaan  motivasi  belajar  yang signifikan berdasarkan tingkat perekonomian keluarga siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangaribuan, Kecamatan Pangaribuan, Kab. Taput Tahun Pembelajaran 2017/2018. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangaribuan, terkecuali siswa yang menerima bantuan operasional sekolah, berjumlah 156 orang (ekonomi mampu 89 orang dan ekonomi kurang mampu 67 orang). Sampel sebanyak 38 orang untuk kategori siswa keluarga mampu dan 30 orang untuk kategori siswa keluarga tidak mampu. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 30 item. Ujicoba diberikan kepada 30 siswa kelas VIII yang bukan responden penelitian. Dengan hasil  uji validitas intrumen sebanyak 30 item dengan rhitung rtabel (0,05.30) yaitu 0,715 0,361. Hasil uji reliabilitas instrumen diperoleh r11 = 0,924 berada pada interpretasi sangat tinggi, Dengan demikian dapat disimpulkan hipotesa penelitian diterima yaitu Terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan berdasarkan tingkat perekonomian keluarga siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangaribuan, Kecamatan Pangaribuan, Kab. Taput Tahun Pembelajaran 2017/2018. Perbedaan motivasi belajar siswa diketahui dari Pencapaian tingkat motivasi belajar dari siswa yang berasal dari keluarga ekonomi mampu mencapai 81,80%. Sedangkan pencapaian motivasi belajar siswa yang berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu adalah 73,61%.Keywords: learning motivation; well-off families; destitute families; junior high school
KELUARGA KRISTEN SEBAGAI KELUARGA ALLAH Damayanti Nababan
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.115

Abstract

As we know, in Genesis 2: 18, God said: "It is not good if humans are alone. I will make the helper for him who is commensurate with him. "From these scriptures we can know that the formation of a Christian family is God's initiative it self. So a Christian family is a life alliance between father, mother, and children who have believed and accepted Jesus Christ as Lord and Savior personally and imitated his life and teachings in daily life. This understanding is built on Christian understanding it self. Christian means to be a follower of Christ who emulates the life and teachings  of Christ. In the process, the Christian family must be rooted, grow, and bear fruit in Christ. Christian families must be able to be a blessing to others. Applying Christian values in everyday life. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Sebagaimana yang kita ketahui, dalam Kejadian 2 : 18 , Tuhan Allah berfirman : “Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan dia” Dari nats tersebut dapat kita ketahui bahwa terbentuknya keluarga Kristen merupakan inisiatif Allah itu sendiri. Jadi keluarga Kristen merupakan persekutuan hidup antara ayah, ibu, dan anak - anak yang telah percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi serta meneladani hidup dan ajaran - ajaranNya dalam kehidupan sehari - hari. Pengertian ini dibangun dari pengertian Kristen itu sendiri. Kristen artinya menjadi pengikut Kristus yang meneladani hidup dan ajaran - ajaran Kristus. Dalam prosesnya, keluarga Kristen harus berakar, bertumbuh, dan berbuah dalam Kristus. Keluarga Kristen harus mampu menjadi berkat bagi orang lain. Menerapkan nilai - nilai Kristiani dalam kehidupan sehari - hari.Keywords: Christian Family, God's Family
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW OLEH GURU PAK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SIPOHOLON KECAMATAN SIPOHOLON T.P 2017/2018 Tianggur Medi Napitupulu
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.122

Abstract

This study was aimed to investigate the implementation of Jigsaw Cooperative Learning Model applied by Christian religious education teachers in improving grade 7 students’ learning creativity at SMP 3 Sipoholon. The participants were 23 junior high school students. Observation sheet was used to collect data. The following data analysis was conducted, namely data reduction, data exposure, and conclusion. The result of study revealed that students’ learning creativity has increased in the first cycle, reached 26.96%. It was applied 64% of the expected and was in the sufficient category. In the second cycle, students’ learning creativity reached 64.35% and had increased 37.39%. it was applied 80% of the expected and was in the strong category. Finally, students’ learning creativity in the third cycle reached 80,87% and had increased 16.52%. It was applied 96% of the expected and was in the stronger category. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Jigsaw Cooperative Learning Model can improve the creativity of Christian religious education learning among junior high school students.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw oleh Guru PAK Untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa kelas VII SMP Negeri 3 Sipoholon. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VII yang berjumlah 23 siswa, dan objek penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif jigsaw. Dalam pengambilan data, teknik yang digunakan adalah lembar observasi. Sedangkan teknik analisis data dengan reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Dari data hasil observasi menunjukkan bahwa kreativitas belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I kreativitas belajar siswa mencapai 26,96%, pada siklus II kreativitas belajar siswa mencapai 64,35% mengalami peningkatan 37,39%, dan pada siklus III kreativitas belajar siswa mencapai 80,87% mengalami peningkatan sebesar 16,52%. Untuk penerapan model pembelajaran jigsaw yang diterapkan oleh guru PAK mengalami peningkatan. Pada siklus I diterapkan 64% dari yang diharapkan dan berada pada kategori cukup. Pada siklus II diterapkan 80% dari yang diharapkan dan berada pada kategori kuat. Pada siklus III diterapkan 96% dari yang diharapkan dan berada pada kategori kuat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif jigsaw oleh guru PAK dapat meningkatkan kreativitas belajar Pendidikan Agama Kristen di kelas VII SMP Negeri Negeri 3 Sipoholon, Kecamatan Sipoholon T.P 2017/2018 dan mencapai 70-90% dari yang diharapkan.Keywords: Cooperative jigsaw learning model; student learning creativity; students
KEDEWASAAN POLITIK BERDASARKAN PANCASILA MEMPERKUAT KOMITMEN PERSAUDARAAN Justice Zeni Zari Panggabean
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.116

Abstract

The main purpose of this study was to describe the theoretical study of the Pancasila as the basis of the state for developing nationality commitment and to affirm the importance of the Pancasila as a brotherly commitment to strengthen the unity of the Indonesian nation. Pancasila is as the foundation for implementing political maturity. The method used was a descriptive analysis of literature studies on the theme of political maturity based on the Pancasila reinforcing brotherhood commitment. This study concluded that the values contained in the Pancasila were expected to be maintained and developed by the Indonesian people to form new ideas, theories, and concepts on political life. Then, the Pancasila can be used as the basis and guideline in regulating Indonesian human attitudes and behaviour in political maturity that does not eliminate the commitment of brotherhood and is able to unite all groups of people who form a sovereign state.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Artikel ini memiliki tujuan yaitu: pertama, mendeskripsikan kajian teoritis bahwap pancasila sebagai dasar negara adalah sebuah komitmen kebangsaan. Kedua, pancasila sebagai alat pemersatu untuk mengatur sistem ketatanegaraan di dalam penyelenggaraan negara. Ketiga, meneguhkan pentingnya pancasila sebagai komitmen persaudaraan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai fondasi terlaksananya kedewasaan politik. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap kajian pustaka yang berkaitan dengan tema kedewasaan politik berdasarkan pancasila memperkuat komitmen persaudaraan. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila, diharapkan dapat dipelihara dan dikembangkan oleh bangsa Indonesia sehingga membentuk gagasan, teori, konsep dan ide baru tentang kehidupan politik. Maka pancasila dijadikan dasar dan pedoman dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia Indonesia kedewasaan politik yang tidak menghilangkan komitmen persaudaraan, dan mampu menyatukan seluruh kelompok masyarakat yang membentuk negara berdaulat.Keywords: Political maturity, brotherhood commitment
PROFIL HIDUP RUKUN ANTAR UMAT BERAGAMA PADA MASYARAKAT KELURAHAN BATANG BERUH KECAMATAN SIDIKALANG KABUPATEN DAIRI Erman Sepniagus Saragih
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.123

Abstract

A harmonious life between religious people is one of the shared ideas in the context of Bhinneka. Indonesian society from the past has different cultures, religions and social norms but is a distinctive and worthy of wealth to be preserved and preserved. This study aims to raise the profile of local tradition-based inter-religious harmony in Batang Beruh Village, Sidikalang District, Dairi Regency. The methodology used is a descriptive qualitative research that discusses the sociology of religion. Based on the data agreement with the triangulation technique, data reduction was carried out and concluded about the glue of harmony in family relations, local wisdom (Mardang, Pudun, Markebas, Mamiring, Sikatasatu, and Gugu), looking for houses of worship with assistance, related houses that mingled and gathered together. This condition is proof that interfaith believers accept, accept and accept fully acknowledge the same creation of God; need each other with each other.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Hidup rukun antar umat beragama merupakan salah satu cita-cita bersama dalam konteks kebhinekaan. Masyarakat Indonesia dari dahulunya sudah berbeda budaya, agama dan norma sosial tetapi ini merupakan nilai kekayaan yang khas dan layak untuk dijaga dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat profil kerukunan antar umat beragama berbasis tradisi lokal di Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif pendekatan sosiologi agama. Berdasarkan perolehan data dengan tehnik trianggulasi, dilakukan reduksi data dan disimpulkan bahwa perekat kerukunan tercermin dalam hubungan kekerabatan keluarga, kearifan lokal (mardang, pudun, markebas, mamiring, sikatasatu dan gugu), letak rumah ibadah berdampingan, rumah penduduk yang berbaur dan budaya gotong-royong. Kondisi tersebut merupakan bukti bahwa antarumat beragama saling menerima, menghargai dan penuh kesadaran mengakui sama-sama ciptaan Tuhan; saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Keywords: Profile of Harmony, Religious
PENGARUH PENATALAYANAN PERPUSTAKAAN TERHADAP TINGKAT FREKUENSI KUNJUNGAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN IAKN TARUTUNG Herowati Sitorus
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.117

Abstract

This study was aimed to determine the effect of library stewardship on students’ reading interest in the 2018/2019 academic year at IAKN Tarutung. After conducting randomly sampling, there were 41 students involving as participants in this study. Reading interest is a tendency to read continuously for having desires or interests. Data was collected by a closed questionnaire consisting of 30 items compiled by researchers based on variable indicators according to expert panels. The Instrument has validity and reliability which has tested. The results of data analysis showed that there was a positive and significant influence between the effect of library stewardship on the students’ visit to the library of IAKN Tarutung. With ANOVA or F test, F can be calculated is 22.778 with a significant level of 0.000b 0.005. Due to the probability (0.000) is smaller than 0.05, it means that there is a positive and significant influence between library stewardship and students’ visit level.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatalayanan perpustakaan terhadap minat baca mahasiswa semester IV tahun ajaran 2018/2019 di IAKN Tarutung. Dengan hipotesis terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penatalayanan perpustakaan dengan minat baca (sama dengan tingkat kunjungan) mahasiswa semester IV tahun ajaran 2018/2019 di IAKN Tarutung. Populasi penelitian berjumlah 207 orang dan sampel berjumlah 41 orang. Minat baca merupakan suatu kecenderungan kepemilikan keinginan atau ketertarikan yang kuat dan disertai usaha-usaha yang terus menerus pada diri seseorang terhadap kegiatan membaca yang dilakukan secara terus-menerus dan diikuti dengan rasa senang dan tanpa paksaan, atas kemauananya sendiri atau dorongan dari luar sehingga seseorang tersebut mengerti atau memahami apa yang dibacanya. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 30 item yang disusun peneliti berdasarkan indikator variabel sesuai dengan teori ahli. Uji coba instrumen dilakukan kepada 41 mahasiswa yang bukan responden penelitian, dan telah diuji validitas dan reablitasnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengaruh penatalayanan perpustakaan terhadap tingkat kunjungan mahasiswa semester IV tahun ajaran 2018/2019 di IAKN Tarutung. Dengan uji Anava atau F test, dapat F dihitung adalah 22,778 dengan tingkat signifikan 0,000b0,005. Karena probabilitas (0,000) lebih kecil dari 0,05, artinya ada pengaruh positif dan signifikan antara Penatalayanan Perpustakaan dengan tingkat kunjungan.Keywords: Stewardship; students’ visit level; library
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DALAM PENGINJILAN Megawati Manullang
Jurnal Christian Humaniora Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v3i1.118

Abstract

Social media often notifies that some teacher did praiseworthy deeds, especially actions that harmed students. Those behaviors were including rape, beatings, extortion in the field of material, and many other cases. Actually, a teacher is expected to be a role model by their words and behavior blessing students. Especially, the profession as a Christian religious education teacher is not same as other teachers. Christian religious education teachers have more difficult duties and responsibilities which not only providing information and knowledge to students, but they also bring students to experience a special meeting with Christ and have a new life in Christ. Therefore, to meet this main responsiblities, Christian religious education teacher must carry out evangelism.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Media sosial sering memberitakan tentang perbuatan dari beberapa guru yang tidak terpuji, khususnya perbuatan yang merugikan para muridnya sendiri. Baik itu tindakan pemerkosaan, pemukulan, pemerasan dalam bidang materi, dan masih banyak lagi kasus yang lain. Padahal seorang guru diharapkan menjadi teladan, baik dalam perkataan, tingkahlaku yang menjadi berkat bagi siswa. Terutama profesi sebagai guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) tidak sama dengan guru-guru umum lainnya, guru PAK memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih berat, bukan hanya sekedar memberikan informasi dan ilmu pengetahuan kepada peserta didik tetapi yang paling utama adalah membawa peserta didik mengalami perjumpaan dengan Kristus dan memiliki hidup baru di dalam Kristus. Maka untuk mencapai hal tersebut guru PAK wajib melaksanakan penginjilan.Keywords: Christian religious education teacher; evangelism; students

Page 1 of 1 | Total Record : 9