cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
+62818461001
Journal Mail Official
a.basri@uin-suka.ac.id
Editorial Address
http://alisyraq.pabki.org/index.php/alisyraq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam
ISSN : 26855453     EISSN : 26858509     DOI : -
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam is a scientific journal, serves as a forum for publishing the original research articles related to Islamic guidance and counseling. The bulletin encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in Islamic guidance and counseling including: managing of guidance and counseling. Assessment in counseling, Islamic counseling, Islamic theraphy, career development, personal and social development and academic development. All papers submitted to the journal should be written in English or Indonesian. The work should not have been published or submitted for publication elsewhere.
Articles 292 Documents
DINAMIKA PSIKOLOGIS KETIDAKJUJURAN SANTRI DAN PENANGANANNYA (STUDI KASUS DI PESANTREN SULTAN HASANUDIN) Alsiqra, Alimul Ashar; Umar, Nur Fadhilla; Aswar, Muh.
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v8i3.1126

Abstract

This study explores the psychological dynamics underlying dishonest behavior among Islamic boarding school students (santri) and the handling strategies applied within the Sultan Hasanuddin Islamic Boarding School environment. The research aims to (1) describe the forms of dishonesty exhibited by a student identified as GR, (2) identify both internal and external factors contributing to such behavior, and (3) explain the counseling interventions implemented to modify the dishonest tendencies. This study employs a qualitative approach with a clinical case study design. The research subject is a student who frequently engages in deceptive behavior in various school contexts. Data were collected through in-depth interviews, structured observations, and documentation analysis, then processed through data reduction, presentation, and interpretative conclusion drawing. The findings reveal that GR’s dishonesty appears in lying to teachers, manipulating information to avoid punishment, and concealing mistakes when reprimanded. Internal factors include excessive anxiety about sanctions, feelings of shame and inferiority, and cognitive distortions perceiving honesty as a threat. External factors consist of the strict boarding school regulations, high expectations from supervisors, and peer influence encouraging concealment of mistakes. The intervention applied was counseling based on the Cognitive Behavioral Therapy (CBT) approach using the cognitive restructuring technique. The intervention focused on building a counselor-client relationship, exploring the motives behind lies, practicing gradual behavioral changes, and conducting continuous evaluations. The results indicate increased self-awareness, greater courage to be honest despite risks, and a strengthened commitment to reducing dishonesty as a maladaptive self-protection mechanism.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI TELEKONSELING DI MASYARAKAT YOGYAKARTA: STUDI LITERATUR Ramadhan, Cahyo Setiadi; Bahiroh, Siti; Irfanudin, Fahmi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v8i3.1120

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mempercepat adopsi layanan psikologis jarak jauh, termasuk telekonseling, sebagai respons strategis terhadap meningkatnya kebutuhan kesehatan mental. Yogyakarta, yang dikenal dengan ekosistem digitalnya yang kuat dan tantangan kesehatan mental yang signifikan, menghadirkan kondisi unik bagi pengembangan layanan konseling berbasis teknologi. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi adopsi telekonseling di masyarakat Yogyakarta dengan menganalisis 91 artikel ilmiah yang terindeks dalam basis data digital Garuda. Sebanyak tujuh studi ditemukan berkaitan langsung dengan praktik telekonseling di Yogyakarta. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan telekonseling di wilayah ini mencakup studi konseptual tentang kompetensi konselor, pembuatan aplikasi siberkonseling, layanan pertolongan pertama psikologis yang disampaikan secara daring, serta penilaian awal minat pengguna dan hasil intervensi. Beberapa faktor kunci memengaruhi adopsi telekonseling, termasuk literasi digital klien, kesiapan dan kompetensi konselor, keterbatasan format komunikasi daring, kekhawatiran tentang keamanan data, dan beragamnya tingkat penerimaan di kalangan mahasiswa dan anggota masyarakat. Meskipun telekonseling telah menunjukkan potensi, terutama dalam konteks pendidikan, efektivitas dan penerimaan publiknya masih terkendala oleh tantangan teknis, etika, dan keterampilan. Tinjauan ini menyoroti perlunya peningkatan kapasitas profesional, standar layanan yang lebih jelas, dan evaluasi empiris untuk memperkuat implementasi telekonseling di Yogyakarta.