cover
Contact Name
Yeanchon H. Dulanlebit
Contact Email
journal.mjoce@gmail.com
Phone
+6281312409360
Journal Mail Official
journal.mjoce@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 2 Program Studi Pendidikan Kimia Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka-Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE)
Published by Universitas Pattimura
Core Subject : Science, Education,
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) merupakan jurnal ilmiah berkala dengan ciri khas/identitas Kimia dari Maluku, seperti: minyak atsiri, produk dan pangan laut, pendidikan kimia yang berkarakter kelautan dan kepulauan, dll. Jurnal ini berisi tulisan ilmiah tentang bidang kimia yang meliputi hasil penelitian kimia, kimia teori, pendidikan kimia dan kimia terapan
Articles 164 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI STOIKIOMETRI ( TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI SEDERHANA ) UNTUK SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH MORELLA nur Karepesina; Fitri Latukau
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp46-54

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di sekolah bahwa pembelajaran sering didominasikan oleh guru sebagai sumber informasi, sehingga secara tidak langsung guru dituntut untuk mengolah pembelajarannya dengan berbagai cara atau strategi. Salah satu strategi pembelajaran yang bias diterapkan oleh guru dalam mengolah pembelajarannya adalah dengan menerapkan model pembelajaran course review horay dengan menggunakan LKS dalam meningkatkan hasil bealajar siswa materi stoikiometri ( tata nama senyawa dan persamaan reaksi sederhana ) pada siswa kelas X MA Alhilaal Morella. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, teknik dalam penentuan sampel adalah purposive random sampling (sampel acak) sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian adalah kelas Xa yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan tes hasil belajar berupa soal sebanyak 15 butir soal yang terbagi menjadi 10 butir soal pilihan ganda dan 5 butir soal esay. Teknik analisis hasil belajar yang dipakai adalah analisis deskriptif yang dilakukan dalam analisis hasil belajar dan dalam system penilaian, penelitian menggunakan system KKM. Dari data hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan menggaplikasikan penerapan model pembelajaran course review horayterjadi peningkatan hasil belajar sebagai berikut : kualifikasi sangat baik sebesar 23% (7 siswa), kualifikasi baik sebesar 30 % (9 siswa), kualifikasi cukup sebesar 47 % (14 siswa), dan tidak ada siswa dengan kualifikasi kurang dan gagal, sehingga semua siswa dikatakan 100% tuntas.
STUDI POTENSI Pteris vitata, Amaranthus spinosus, Ipomoea reptanspoir SEBAGAI FITOREMEDIATOR TANAH TERCEMAR MERKURI (Hg) Yeanchon H Dulanlebit; Semuel Unwakoly; Ritti P Sangadji
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp32-38

Abstract

Kerusakan lingkungan dan menurunnya kualitas hidup organisme akibat pencemaran logam merkuri (Hg) telah terjadi, dimana merkuri bereaksi dengan metana hasil dekomposisi senyawa organik membentuk metil merkuri yang bersifat toksik. Dewasa ini, beberapa penelitian pada kasus pencemaran merkuri diarahkan pada upaya remediasi lingkungan. Salah satu metode remediasi adalah menggunakan tanaman sebagai bioremediator yang mampu menyerap merkuri di lingkungan tanah dan perairan. Bioremediasi dengan pola fitoremediasi sangat ditentukan oleh jenis tumbuhan, iklim, dan kondisi tailing dimana semua tumbuhan memiliki kemampuan menyerap logam tetapi dalam jumlah bervariasi. Upaya remediasi lingkungan secara bioremediator menggunakan Tanaman Paku Pakis (Pteris vitata), Bayam Duri (Amaranthus spinosus), dan Kangkung Darat (Ipomoea reptanspoir) diharapkan mampu mengakumulasi merkuri dalam konsentrasi tinggi (hiperakumulator) sehingga dapat memulihkan tanah yang tercemar memalui penyerapan dan mengakumulasi merkuri di dalam jaringannya. Potensi tanaman sebagai fitoremediator merkuri dilakukan melalui pendekatan Bio-Concentration Factor (BCF) dan Translocation Factor (TF) yang didahului dengan analisis secara Mercury Analyser. Dari hasil didapatkan bahwa konsentrasi merkuri (Hg) pada tanah, pada akar, dan pada daun tanaman Pteris vitata masing-masing 1,46 mg.Kg-1; 0,41 mg.Kg-1; dan 0,08 mg.Kg-1, tanaman Amaranthus spinosus masing-masing 1,28 mg.Kg-1; 0,25 mg.Kg-1; dan 0,02 mg.Kg-1, dan tanaman Ipomoea reptanspoir masing-masing 1,92 mg.Kg-1; 1,06 mg.Kg-1; dan 0,12 mg.Kg-1. Nilai Bio-Concentration Factor (BCF) untuk masing-masing tanaman 0,28; 0,19; dan 0,55 dan Translocation Factor (TF) masing-masing 0,19; 0,08; dan 0,11. Hasil didapatkan bahwa ketiga tanaman hiperakumulator tidak efektif sebagai fitoremediator merkuri., walaupun efisiensi penyerapan masing-masing tanaman 33,56%, 21.09%, dan 61,46%.
Karakteristik Kemampuan Siswa Melalui Ujian Sekolah Mata Pelajaran Kimia Pada SMA Di Kecamatan Teluk Ambon Baguala Menggunakan Classical Test Theory (CTT) Dan Item Respons Theory (IRT) Model Rasch Yance Manoppo
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp24-31

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik Kemampuan Siswa Melalui Ujian Sekolah Mata Pelajaran Kimia Pada SMA Di Kecamatan Teluk Ambon Baguala Menggunakan Classical Test Theory (CTT) Dan Item Respons Theory (IRT) Model Rasch. Subjek penelitian adalah seluruh lembar jawaban peserta Ujian Sekolah Mata Pelajaran Kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan ex-post facto. Hasil analisis dengan pendekatan teori tes klasik menunjukkan 80% butir memiliki tingkat kesulitan butir berfungsi baik, 100% butir daya bedanya belum memenuhi syarat, dan 100% butir memiliki pengecoh berfungsi baik dengan indeks reliabilitas tes 0,897. Analisis dengan pendekatan teori respons butir Model Rasch menunjukkan terdapat 17 (85%) butir soal cocok (fit) dengan model, fungsi informasi maksimum 4,12 pada θ = -0,41, dan besarnya kesalahan pengukuran (SEM) 0,43. Keyword: Ujian Sekolah, Classical Test Theory, Item Respons Theory, Rasch.
Studi Kandungan Kalsium Dalam Tepung Tulang Ikan Romelos Untailawam
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp55-60

Abstract

Until now, fish bone has not been fully utilized. Most of the fish bones will be left as waste. In this research, fish bone meal was made from yellow fin tuna, lemadang, and curisi waste. Fish bone meal was then analyzed for its calcium content. Making fish bone meal from yellow fin tuna, lemadang, and curisi obtained 25.8-29.4% (w / w) rendamen. The calcium content in fish bone meal is 72 to 77.4% (w / w). Tulang ikan sampai saat ini belum dimaafatkan dengan baik. Tulang ikan hanya dibiarkan sebagai limbah. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan tepung tulang ikan dari limbah tulang ikan dan dilakukan studi terkait kandungan kalsium yang terdapat dalam limbah tulang ikan. Pembuatan tepung tulang ikan dari ikan tuna sirip kuning, lemadang, dan kurisi diperoleh rendamen 25,8-29,4% (b/b). Kandungan kalsium yang terdapat dalam tepung tulang ikan yaitu 72-77,4% (b/b).
Studi Kinetika Reaksi Pirolisis Makroalga Hijau (Eucheuma Cottonii) Dengan Analisis Termogravimetri Menggunakan Metode Friedman D J N Subagyono; Halimatus Sa'diyah; Veliyana Londong Allo
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 2 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss2pp61-73

Abstract

Studi kinetika reaksi pirolisis makroalga Eucheuma cottonii secara termogravimetri dengan metode Friedman telah dilakukan. Proses pirolisis dilakukan dengan variasi laju pemanasan (5-20 ℃/menit) menggunakan instrumen Thermogravimetric Analyzer. Makroalga hijau E. cottonii memiliki kandungan kimia yaitu karbohidrat (13,38 %), protein total (59,29 mg/g), lipid (0,05 %) dan serat kasar (10,75 %). Rentang suhu pirolisis aktif E. cottonii berkisar di suhu 140-610 ℃. Kenaikan laju pemanasan meningkatkan suhu awal dan akhir pirolisis. Nilai energi aktivasi rata-rata pirolisis E. cottonii sebesar 204,55 kJ/mol.
PERBANIDNGAN TOTAL FENOLIK EKSTRAK ETANOL HASIL METODE MASERASI DAN SOKLETASI DARI DAUN PEDADA (Sonneratia alba Smith.) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Lasmaryna Sirumapea; Sambe Indryasari; David Darwis; Hilma -
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 2 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss2pp74-80

Abstract

Telah dilakukan penelitian penentuan perbandingan kadar fenolik total hasil ekstrak etanol maserasi dan sokletasi dai daun pedada (Sonneratia alba Smith.) menggunakan spektrofotometri UV-VIS. Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui kadar fenolik total dari ekstrak etanol daun pedada dengan metode ekstraksi yang berbeda. Nilai persen rendemen dari daun pedada secara maserasi adalah sebesar 11,3% sedangkan dari ekstraksi dengan cara sokletasi didapatkan persen rendemen sebesar 3,7%. Kandungan fenolik total pada ekstrak maserasi sebesar 58,31 g GAE/mg dan pada ekstrak sokletasi sebesar 26,11 g GAE/mg. Data yang diperoleh dari data Analisa statistik menggunakan One Way Annova dengan nilai (p-value)< 0,05 dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kandungan fenolik total ekstrak daun pedada dari hasil metode maserasi dan sokletasi
EFEKTIFITAS PENCUCIAN DENGAN LARUTAN ATUNG TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS SURIMI DAGING MERAH IKAN TUNA (Thunnus albacares) Lidya Sharon Supit
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 2 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss2pp81-92

Abstract

Kualitas tuna loin dari segi rupa menunjukkan warna merah cerah dari loin yang tanpa diberi larutan atung yang warnanya merah kusam. Pengaplikasian larutan atung (Parinarium glaberimum, Hassk) 4% (B/V) dan konsentrasi tepung pada pengolahan bakso dari surimi daging merah ikan tuna menghasilkan kualitas bakso ikan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan larutan atung 4% (B/V) terhadap kuantitas (rendemen) dan kualitas surimi dari daging merah ikan tuna (Thunnus albacares) dari limbah produksi tuna loin. Perlakuan Bahan Pencucian (A) 3 taraf dan Frekuensi Pencucian (B) juga 3 taraf telah dicobakan dengan 3 kali ulangan yang menghasilkan 9 interaksi perlakuan yaitu: bahan pencuci air es dan frekuensi pencucian 2 kali (A1B1), bahan pencucian air es dan frekuensi pencucian 3 kali (A1B2), bahan pencucian air es dan frekuensi pencucian 4 kali (A1B3); bahan pencucian larutan atung 4% dan frekuensi pencucian 2 kali (A2B1), bahan pencucian larutan atung 4% dan frekuensi pencucian 3 kali (A2B2), bahan pencucian larutan atung 4% dan frekuensi pencucian 4 kali (A2B3), bahan pencucian larutan atung 4% es dan frekuensi pencucian 2 kali (A3B1), bahan pencucian larutan atung 4% es dan frekuensi pencucian 3 kali (A3B2), dan bahan pencucian larutan atung 4% es dan frekuensi pencucian 4 kali (A3B3). Parameter kuantitas telah diamati dengan penentuan rendemen sedangkan parameter kualitas surimi dengan menganalisa kadar protein, kadar protein miofibriler (larut garam), daya ikat air (water holding capacity) produk surimi daging merah ikan tuna (Thunnus albacares). Hasil yang diperoleh adalah: penggunaan larutan atung 4% efektif menghasilkan rendemen surimi sebesar 68,50%, protein sebesar 20,62%, protein miofibriler sebesar 8,87%. Daya ikat air surimi yang baik dengan larutan atung 4% (B/V) cukup efektif dengan sebesar 68,9% dan pada frekuensi pencucian 3 kali sebesar 59,4%. Kata kunci: larutan atung 4%, tuna loin, daging merah, air es, larutan atung es, rendemen, protein, myofibril, daya ikat air
PENGARUH EKSTRAK LAMUN Enhalus acoroides SECARA IN VITRO SEBAGAI ANTIBAKTERI Vibrio sp. PENYEBAB PENYAKIT ICE-ICE PADA RUMPUT LAUT Eucheuma cottoni Hendro Hitijahubessy; Alfianti Yuliastiwi Susiyanto; Aprianti Samid; Oscar Cesar
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 2 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss2pp93-98

Abstract

ABSTRAK Penyakit ice-ice adalah penyakit yang disebabkan salah satunya oleh bekteri Vibrio sp. yang menginfeksi thallus rumput laut Eucheuma cottoni. Penyakit ice- ice dapat dicegah dengan menggunakan bahan alam yang bersifat sebagai antibakteri. Salah satu bahan alami yang diharapkan memiliki kemampuan sebagai antibakteri yaitu tumbuhan lamun Enhalus acoroides. Ekstrak dari tumbuhan lamun Enhalus acoroides dengan menggunakan pelarut air, kemudian dilakukan variasi konsentrasi serta pengujian dengan metode difusi agar dan kertas cakram pada media TCBS yang telah ditumbuhi bakteri Vibrio sp. Hasil pengujian mengunakan metode difusi agar dan kertas cakram diperoleh bahwa pemberian ekstrak lamun Enhalus acoroides mampu menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio sp. dengan adanya zona bening yang terbentuk. Luas zona bening yang dihasilkan secara berurutan sebesar 15 mm dan 16 mm pada konsentrasi 80% dan 100%. Luas zona bening menunjukan kemampuan ekstrak dalam menghambat pertumbuhan bakteri atau sering disebut zona hambat. Berdasarkan standar klasifikasi zona hambat maka kemampuan ekstrak lamun Enhalus acoroides berada dalam zona hambat yang kuat. Hasil zona hambat yang kuat dapat disimpulakan bahwa ekstrak lamun Enhalus acoroides dapat berfungsi sebagai antibakteri Vibrio sp. untuk mencegah penyakit ice-ice pada rumput laut Eucheuma cottoni. Kata kunci: Vibrio sp., Penyakit ice-ice, Enhalus acoroides, Eucheuma cottoni.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI MEMBRAN PEC KITOSAN-PEKTIN-PEGDE SEBAGAI BIOSORBEN Romelos Untailawan; Dwi Siswanta
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 2 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss2pp99-105

Abstract

Membran PEC kitosan-pektin telah banyak dimanfaatkan sebagai biosorben, tetapi membran PEC kitosan-pektin tidak tahan pada medium yang sangat asam atau basa. Pada penelitian ini dilakukan taut silang membran PEC kitosan-pektin dengan polietilen glikol diglisidil eter (PEGDE) untuk meningkatkan ketahanan membran pada medium asam atau basa serta untuk mengetahui karakteristik membran. Membran PEC kitosan-pektin-PEGDE disintesis dengan komposisi 90%:10%:30%, 80%:20%:30%, dan 70%:30%:30%. Membran PEC kitosan-pektin-PEGDE memiliki karakteristik serapan tajam pada panjang gelombang 1604 cm-1. Membran PEC kitosan-pektin-PEGDE stabil pada pH 3-14. Membran dengan komposisi 90%:10%:30% memiliki kemampuan menyerap air paling tinggi yaitu 660 % (b/b). Sedangkan membran dengan komposisi 70%:30%:30% memiliki kemampuan mekanis yang paling baik yaitu 45,67 MPa. Chitosan-pectin PEC membrane have been widely used as biosorbent, but chitosan-pectin PEC membrane are not resistant to highly acidic or alkaline media. In this study, cross-linking of chitosan-pectin PEC membrane with polyethylene glycol diglycidyl ether (PEGDE) was carried out to increase the resistance of the membrane in acidic or basic media and to determine the characteristics of the membrane. Chitosan-pectin-PEGDE PEC membrane were synthesized with the compositions of 90%:10%:30%, 80%:20%:30%, and 70%:30%:30%. Chitosan-pectin-PEGDE PEC membrane has sharp absorption characteristics at a wavelength of 1604 cm-1. Chitosan-pectin-PEGDE PEC membrane was stable at pH 3-14. The membrane with a composition of 90%:10%:30% has the highest water absorption capacity of 660% (w/w). While the membrane with a composition of 70%:30%:30% has the best mechanical ability, which is 45.67 MPa.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI REAKSI REDOKS KELAS X MA AL-FATAH AMBON SEBELUM DAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Napsin Palisoa
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 2 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss2pp106-120

Abstract

This study aims to determine the differences in learning outcomes and students' learning motivation on redox reaction material for class X IPA MA Al-Fatah Ambon before and during the covid-19 pandemic. The sample in this study consisted of 22 students who studied redox reaction material in class X offline and 22 students who studied redox reactions online. This study uses a quantitative experimental research method with a comparative study research design. Collecting data in this study using a questionnaire, documentation and observation. Questionnaires were used to measure students' learning motivation, documentation was used to measure learning outcomes (cognitive, affective, and psychomotor) of students in class X before the pandemic and cognitive learning outcomes in class X during the pandemic, while observation was used to measure affective and psychomotor learning outcomes. Class X students during the COVID-19 pandemic. The documentation used is the value of students in the redox reaction material for the even semester 2019/2020 and even semester 2020/2021, then observations are made by participating in live online learning. The data obtained were then analyzed using descriptive and inferential data analysis methods. Based on the results of descriptive data analysis of learning motivation and student learning outcomes on redox reaction material for class X before and during the pandemic period, it was in the moderate category, while based on the results of inferential data analysis using Mann-Whitney analysis for learning motivation, the Asymp sig value was obtained. (2-tailed) 0.646 and 0.000 learning outcomes. The results show that there are no differences in students' learning motivation before and during the COVID-19 pandemic, so H0 is accepted, and there are differences in student learning outcomes before and during the COVID-19 pandemic, so H0 is rejected.

Page 11 of 17 | Total Record : 164