Jurnal Darma Agung
Journal Focus of the Darma Agung Journal is multidisciplinary research to the lecturers, students and related institutions, especially in Indonesia which leads to an increasing in Indonesian Human Development Index. The scope includes collection of the results of research, studies or community service activities that elaborate the field of Management in general. The Scopes is Office Management, Secretary Management, Business Management, Human Resource Management, Financial Management, Education Management, Financial Management, Law, Engineering, Nursing, Agricultural, Social Science.
Articles
1,140 Documents
KEDISIPLIAN DAN KECERDASAN EMOSI PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PELAYANAN PEGAWAI INSTALASI REHAB MEDIK RSPAD GATOT SUBROTO
Triastuti, Yuli;
Nurisnaini, Nurisnaini
JURNAL DARMA AGUNG Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.2735
The level of Discipline and Emotional Intelligence is one of the company's indicators in achieving the goal of improving performance. Therefore, the aim of the research is to know how the influence of discipline and emotional intelligence on performance at the Gatot Soebroto Army Hospital. The research was conducted through a quantitative approach to find out simultaneously and partial effect of discipline and emotional intelligence on employee performance at Gatot Soebroto Army Hospital. The population and samples taken are employees at the medical rehabilitation installation of Gatot Soebroto Hospital with a total of 59 respondents. Employees at the Gatot Soebroto Hospital's medical rehabilitation facility were given questionnaires as part of this study. The analysis of multiple linear regression is carried out through the F test and T test, two types of hypothesis testing. The study produced a multiple linear regression equation model, Y=1.479 + 0.187X1 + 0.463X2, that could be used to explain its impact of discipline and emotional intelligence on staff performance at Gatot Soebroto Hospital, with a R Square of 0.47. While the variables outside this study have an effect on the remaining 52.3%. When emotional intelligence and discipline have an impact on performance, the influence of both factors together is large, but only partially produces Discipline has a value of b1 = 0.187, implying that it has no significant impact on performance, whereas emotional intelligence has a value of b2 = 0.463, indicating that the more emotionally intelligent a person is, the better they perform at the Gatot Soebroto Army Hospital.
HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PETANI DI WILAYAH KOTA DAN KABUPATEN KUPANG
Angelina Caroline Amalo;
Dewi Indah Lestari
JURNAL DARMA AGUNG Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.2730
Salah satu keluhan kesehatan yang kerap terjadi akibat pekerjaan adalah nyeri punggung bagian bawah. Keluhan NPB umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor pekerjaan, seperti posisi kerja yang salah, waktu kerja yang lama, masa dan juga beban kerja berlebih. Faktor individu seperti usia, jenis kelamin, status gizi juga dapat menjadi penyebab keluhan NPB. Hampir semua sektor pekerjaan memiliki kemungkinan untuk menerapkan sikap kerja yang berisiko tinggi salah satunya adalah petani. Petani yang mengalami keluhan NPB akan mengalami penurunan produktivitas kerja, dimana mereka akan lebih membutuhkan banyak waktu istirahat dibandingkan waktu kerja, dan setiap saat bekerja para petani lebih mudah mengalami kelelahan sehingga pekerjaan menjadi tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi antara aktivitas dan pekerjaan yang dilakukan oleh petani di Wilayah Kota dan Kabupaten Kupang dengan terjadinya sakit punggun pada bagian bawah. Penelitian ini menggunakan metode analitik cross-sectional. Metode pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan analisis gambar posisi kerja petani. Total responden dalam penelitian ini sebanyak 104 orang. Berdasarkan data, yaitu analisis univariat, sebanyak 61 responden (58.7%) memiliki sikap kerja risiko tinggi dan 43 responden (41.3%) tergolong sikap kerja sedang dan sebanyak 79 (76%) responden mengalami keluhan NPB dan 25 (24%) sisanya tidak mengeluhkan NPB. Hasil analisis bivariat untuk hubungan sikap kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada petani diperoleh nilai p-value 0,030. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap kerja dengan timbulnya keluhan nyeri punggung bawah pada Petani di Wilayah Kota dan Kabupaten Kupang.
KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN PROSES PRODUKSI KILANG MINYAK PADA PRODUK BAHAN BAKAR GASOLINE RON 88 DENGAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA)
Dewa Indra Luqmana Budiono;
Nieke Karnaningroem
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i2.2731
Industri kilang minyak menjadi sebuah sektor yang penting dalam pengolahan bahan bakar minyak untuk mendorong pembangunan nasional sebagai pemenuhan kebutuhan bahan bakar dan energi bagi masyarakat maupun bahan baku sebuah industri. Dalam proses pengolahan industri kilang minyak dari masing-masing unit proses membutuhkan bahan bakar fuel gas untuk dapat menghasilkan panas. Dari hasil proses pembakaran tersebut memberikan sebuah produk samping berupa residu dan menghasilkan bahan pencemar bagi lingkungan. Sebab itu perlu adanya kajian dampak lingkungan menggunakan metode life cycle assessment (LCA) terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan dari setiap unit operasi proses pengolahan minyak berdasarkan pendekatan gate to gate pada produk Gasoline RON 88 di industri kilang minyak. Metode yang digunakan yaitu ReCiPe 2016 dengan penilaian dampak midpoint dan endpoint. Dalam kajian LCA perlu adanya penunjang dalam kajian, sehingga dilakukan analisis ketidakpastian dengan melakukan analis menggunakan sismulasi Monte Carlo. Dalam analysis LCA single score menunjukan pada proses produksi 1 ton Gasoline RON 88 berkontribusi total sebesar 3,334 Pt, dengan dampak lingkungan paling dominan yaitu Ozone Formation, Terrestrial Ecosystem, sehingga unit proses yang berkontribusi besar berasal dari Catalityc Reforming Unit (CRU), dan untuk analisis ketidakpastian pada single score proses produksi Gasoline RON 88 memberikan dampak sebesar 1,783 – 6,239 Pt.
KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN PEMANFAATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT MENJADI MULSA MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE ASSESMENT
Alibfa Anjar Prafitri;
Nieke Karnaningroem
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i2.2732
Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu jenis limbah padat yang paling banyak dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit. Penanganan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang merupakan material dengan kadar air tinggi ditumpuk begitu saja di area industri sawit karena ongkos pengangkutan dan pembuangannya mahal dan tidak efektif. Selama ini pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) masih secara konvensional terbatas digunakan sebagai mulsa atau media penutup permukaan tanah yang berfungsi menjaga kelembaban dan suhu tanah dari proses evaporasi di perkebunan kelapa sawit sekaligus juga berperan sebagai nutrient pupuk alami bagi tanah dan tanaman. Ketika mulsa organik telah mengalami penguraian menyeluruh, mungkin menawarkan nutrisi. Karena tuntutan tanaman, tidak semua tandan kosong sawit yang tersisa setelah pembuatan kelapa sawit dimanfaatkan sebagai mulsa. Tandan kosong kelapa sawit (EFB) yang tidak dikelola dengan baik akan berdampak pada lingkungan. efek negatif manajemen yang buruk terhadap lingkungan mengakibatkan peningkatan emisi rumah kaca (GRK). Gas rumah kaca karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan dinitrogen oksida dihasilkan dari aktivitas manusia yang menyebabkan pemanasan global (N2O). Oleh karena itu, dengan menggunakan teknik Life Cycle Assessment (LCA), sangat penting untuk mengevaluasi dan menentukan dampak lingkungan dari pemanfaatan tandan buah sawit kosong sebagai mulsa. LCA adalah teknik untuk menghitung kemungkinan efek dari suatu proses, seperti mengubah tandan buah sawit kosong menjadi mulsa, dimulai dengan operasi pengangkutan dan diakhiri dengan aplikasi ke bumi.
KAJIAN DAMPAK PROSES PRODUKSI TAPIOKA TERHADAP LINGKUNGAN DENGAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA)
Damiri Damiri;
Irwan Bagyo Santoso
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i2.2744
Meningkatnya jumlah produksi singkong diikuti dengan jumlah pabrik pengolahan singkong, dimana salah satu diolah menjadi tepung tapioka. Permintaan tapioka di Indonesia cenderung terus meningkat. Pada proses produksi tapioka pasti tidak akan lepasa dari limbah yang dihasilkan dan menghasilkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Limbah yang dihasilkan dapat berupa limbah padat, cair dan gas. Salah satu bahan pencemar yang dihasilkan industri tapioka menjadi penyumbang peningkatan gas rumah kaca (GRK) tiap tahunnya. LCA merupakan metode untuk memperkirakan potensi dampak yang dihasilkan dari suatu kegiatan proses produksi mulai dari kegiatan proses bahan baku hingga produk akhir secara keseluruhan dari suatu proses produksi. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: menentukan dampak lingkungan dan menentukan unit proses yang memberikan kontribusi dampak yang lebih besar pada proses produksi tapioka. Dalam penelitian ini akan mengidentifikasi proses produksi tapioka dengan batasan gate to gate dengan LCA mencakup empat tahap yaitu tahap pertama goal and scope definition, tahap kedua life cycle inventory (LCI), tahap ketiga life cycle impact assessment (LCIA), dan tahap terakhir intepretation data. Metode yang digunakan untuk kategori dampak kajian LCA adalah CML-IA Baseline dengan penilaian dampak secara midpoint. Hasil analisis LCA menunjukkan bahwa proses produksi 1ton tapioka memberikan kontribusi dampak Global Warming Potential senilai 1,679 kg CO2-eq dan dampak Eutrophication senilai 157,923 kg PO4-eq. Pada proses produksi tapioka ini kontribusi dampak terhadap lingkungan terbesar berasal dari unit concentrating hydrocyclone.
MAKNA THAGHUT DALAM QS. AL-BAQARAH 256 (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
Ashfia, Ma’unatul;
Ummah, Dina Rohmatul
JURNAL DARMA AGUNG Vol 30 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i1.2745
Bahasa dari waktu ke waktu mengalami perkembangan makna. Begitu juga makna bahasa yang digunakan dalam al-Qur’an. al-Qur’an yang diturunkan pada abad ke-6 M di Mekkah tentu saja menggunakan bahasa yang digunakan masyarakat Jazirah Arab pada saat itu agar dapat lebih mudah dipahami bagi pendengarnya. Sebagai kitab yang shalih likulli zaman wa makan, maka al-Qur’an perlu dikaji ulang agar nilai-nilainya dapat dipahami dalam realitas saat ini. Tulisan ini akan membahas makna thaghut pada QS. al-Baqarah 256 dengan menggunkan pisau analisis semiotika Roland Barthes. Dengan menggunakan analisis ini, penulis menemukan makna universal selain makna setan atau berhala sebagaimana yang sudah dikenal selama ini.
EFEKTIVITAS WAKIL KEPALA DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
Mhd. Taufiqurrahman
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i1.2749
Peranan wakil kepala daerah di dalam undang-undang pemerintahan daerah diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan yang diamanatkan pada wakil kepala daerah ditujukan agar mengatur penyelenggaraan badan hukum. Efektivitas wakil kepala daerah dalam menyelenggarakan sistem pemerintahan di daerah nampaknya masih rendah, karena alasan mendasar peran wakil kepala daerah di dalam pemerintahan daerah adalah tidak adanya sistem yang jelas dan rinci. Kekuasaan dan peran Wakil Kepala Daerah tunduk pada aturan atau legislasi yang kokoh seperti peraturan perundang-undangan. Di sinilah letak pentingnya peran hukum dalam mengatur batas-batas dasar kekuasaan dan peran wakil kepala daerah untuk menjaga kedudukan kepala daerah dengan kedudukan wakil kepala daerah.
INTEGRASI MATRA DARAT, PESISIR DAN LAUT PADA TATA RUANG PROVINSI SUMATERA UTARA PASCA PENGESAHAN UNDANG-UNDANG NOMOE 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA
Matius Bangun
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v30i1.2753
Dalam asal usul kemajuan sistem pemerintahan di Indonesia dari diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia hingga aplikasi otonomi daerah pada dasarnya telah memperoleh atensi spesial oleh pendiri bangsa yang bersepakat dengan memakai konsep membagikan kewenangan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan memasukkannya ke dalam Undang- Undang Dasar. Tujuan Penelitian ini adalah Bagaimana perubahan peraturan daerah yang sudah ada di Provinsi Sumatera Utara pasca pengesahan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja dan Bagaimana Implikasi (direvisi, dicabut atau di buat peraturan daerah yang baru dengan disahkanya Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap Perubahan Peraturan Daerah di Sumatera Utara. Hasil penelitian ini adalah Provinsi Sumatera Utara hendak terjadi perubahan atas Peraturan Daerah mengenai Peraturan Daerah Nomor. 2 Tahun 2017 mengenai Konsep Tata Ruang daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017– 2037 dan Peraturan Daerah Nomor. 4 Tahun 2019 mengenai Konsep Zonasi kawasan Pantai serta Pulau- Pulau Kecil Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019– 2039 selaku keterkaitan diberlakukannya UU Nomor. 11 tahun 2020 dan Keterkaitan dari pemberlakuan Undang- Undang No 11 tahun 2022 merupakan segera merumuskan Konsep Peraturan Daerah mengenai Tata Ruang yang berintegrasi antara darat, pantai serta laut selaku reaksi atas pengesahan Undang-Undang No 11 tahun 2020 mengenai Cipta Kerja.
ANALISIS EFISIENSI AGRIBISNIS TOMAT (Lycopersicum esculentum)
Asmina Herawaty Sinaga
Jurnal Darma Agung Vol 27 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v29i2.2787
Metode penentuan sample dalam penelitian ini dilakukan secara Stratified Random Sampling dimana sample diambil secara acak. Besarnya populasi dalam pelitian ini adalah sebesar 75 Kepala Keluarga (KK). Besarnya sample penelitian ditentukan berdasarkan pada jumlah populasi, dengan jumlah sampel sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) (40%). Model analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda dengan uji secara parsial dan serempak. Dari penelitian diketahui bahwa : Umur, pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan yang diusahakan, jumlah tanggungan dan modal petani berpengaruh signifikasi terhadap variable pendapatan petani usahatani kecuali variabel jumlah tanggungan dari nilai t-hitung sig-p> 0.05.
PERANAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN)
Asmina Herawaty Sinaga
Jurnal Darma Agung Vol 27 No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/ojsuda.v29i3.2788
This study aims to determine the effect of the work program extension granted to the Joint Farmers Group (union) on the response and perception Gapoktan. This research was conducted in the village of Dolat Rayat, District Karo. This location was selected on the basis that in the district is one of the locations that have experienced Agricultural Extension and farmer groups are quite a lot and accomplished. The research was conducted. The population in this study is the Farmers Group Association (union) in the territory of the District Karo. Of each member of the group of farmers in farmer group in the village of Dolat Rayat, selected 30 respondents. Methods of data analysis using multiple regression. The results showed that the response to the program agricultural extension work is high at 53.33% correlation of test results obtained by the r value of 0.727. This means that the work program extension granted to the farmer Group Association in the research area. Socio factors have a significant effect on the response and perception Combined farmer Group Association in the research area. Socio-economic factors have a significant effect on the response and perception Combined farmer groups ( union). The level of education has a greater influence on the response farmers to agricultural extension programs in the amount of 42.30%, followed by the age of 37.10%, a land area of 27.40 % and the number of dependents of 5.30 %. Corn crop productivity in the research area 5326.83 kg/ha/year. It is still relatively low because of the potential maximum production of corn hybrids between 7-11 tonnes/ha. The amount of net income of farmers in the research area is Rp. 4.989,684,17 /ha/year or Rp. 891,470, 19/ha/month which is still relatively low when compared to the local minimum wage District Karo Rp. 1.69195 million/month. Corn farming research area deserves to be continued or efficient value Output Input Ratio (OIR) by 1.51.