cover
Contact Name
Budi Priyo Prawoto
Contact Email
budiprawoto@unesa.ac.id
Phone
+6231-8280009
Journal Mail Official
jurnallitdikmipa@unesa.ac.id
Editorial Address
gedung c8 jurusan matematika FMIPA Universitas Negeri Surabaya kampus ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains
ISSN : -     EISSN : 2580586X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains (JPPMS) adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya. Jurnal ini memuat artikel penelitian yang berorientasi pada pokok-pokok kajian pendidikan matematika dan sains (fisika, kimia, biologi, dan IPA). Fokus dan cakupan Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains meliputi: Inovasi Pembelajaran Asesmen dan Evaluasi Media Pembelajaran Konsepsi dan Miskonsepsi Kurikulum dan Filsafat Psikologi Kognitif
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 130 Documents
PENERAPAN “SI PARTOL DAN POSRAJA” PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI DI KELAS LINTAS MINAT SMA NEGERI 1 SIDAYU Rohmawati, Yuni
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 2, No 2 (2018): Vol. 2, No. 2
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan kurikulum dari Kurikulum Berbasi Kompetensi (KBK) menjadi KTSP dan dari KTSP menjadi Kurikulum 2013 adalah suatu proses di dunia pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan dan mencetak generasi siap dalam menghadapi masa yang akan datang. Karena itu kurikulum disusun dengan pertimbangan untuk mengantisipasi perkembangan masa depan. Beban mata pelajaran padakurikulum 2013 terdiri dari kelompok wajib A dan B, kelompok C dan kelompok D (lintas minat). Di SMA negeri 1 Sidayu, sebagian besar peserta didik di kelas X-IPS atau kelas XI-IPS dan XI-IB memilih mata pelajaran Biologi untuk mata pelajaran lintas minat. Dari pengalaman mengajar selama dua tahun terakhir ini, penulis menemukan fakta di kelas XI- IPS atau XI-IB yang terdapat mata pelajaran lintas minat Biologi menunjukkan bahwa sekitar 30% siswa belum mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Untuk mengatasi masalah tersebut guru berkreasi dan berinovasi untuk membuat alat peraga ?PARTOL dan POSRAJA? agar pembelajaran tidak membosankan sehingga meningkatkan prestasi belajarbiologi. Tujuan best practice ini untuk mengetahui pengaruh penerapan ?Si Partol dan Posraja? terhadap prestasi belajar biologi pada materi sistem pernapasan di kelas lintas minat SMA Negeri 1 Sidayu tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah pengalaman terbaik dari pengajar atau best practice. Hasil dari best practice ini adalah bahwa penerapan alat peraga ?si Partol dan Posraja? pada materi sistem pernapasan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar biologi yaitu meningkatkan kemampuan kognitif dengan hasil ulangan KD 3.8 nilai rata-rata 83 baik pada kelas XI-IPS 2, XI-IPS 3 dan XI- IB dan terjadi kenaikan ratarata dari 76 menjadi 83. Changes in curriculum from Competency Based Curriculum (KBK) to KTSP and from KTSP to Curriculum 2013 is a process in the world of education that aims to prepare and print a generation ready to face the future. Therefore the curriculum is prepared with consideration to anticipate future developments.The burden of subjects in the 2013 curriculum consists of compulsory groups A and B, group C and group D (cross-interest). In SMA Negeri 1 Sidayu, most students in class X-IPS or class XI-IPS and XI-IB choose Biology subjects for cross-interest subjects. From the experience of teaching for the past two years, theauthors found facts in class XI-IPS or XI-IB that have cross-interest Biology subjects showing that around 30% of students have not been able to reach the minimum completeness criteria (KKM). To overcome these problems, teachers create and innovate to make teaching aids "PARTOL and POSRAJA" so that learning is not boring, thus increasing learning achievement in biology. The purpose of this best practice is to determine the effect of the application of "Si Partol and Posraja" on the achievement of learning biology on respiratory system material in the cross-interest class of SMA Negeri 1 Sidayu in the 2018/2019 academic year. Thisresearch is the best experience from the instructor or best practice. The result of this best practice is that the application of the "Partol and Posraja" teaching aids on respiratory system material is proven to be able to improve biology learning achievement, namely to improve cognitive abilities with KD 3.8 test resultsaveraging 83 both in class XI-IPS 2, XI- IPS 3 and XI-IB and an average increase from 76 to 83.
PENGARUH KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KECAMATAN SAMARINDA ULU TAHUN AJARAN 2013/2014 Haryaka, Usfandi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 1, No 1 (2017): First edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intrapersonal dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan Samarinda Ulu tahun 2013/2014. Dari 4 sekolah yang berbeda, ditentukan 388 siswa sebagai sampel dengan Teknik proportional random sampling. Sebelum penelitian dilaksanakan, diadakan uji coba instrument penelitian pada siswa di SMP Negeri 7 Samarinda kelas VIIIB yang berjumlah 31 siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier ganda dengan taraf signifikan 5%. Hasil skor rata-rata kecerdasan intrapersonal sebesar 46,98 kategori sedang, lingkungan keluarga sebesar 114,10 kategori sedang, dan nilai rata-rata dari hasil belajar matematika siswa adalah 47,14. Hal ini berarti hasil belajar matematika siswakelas VII di Kecamatan Samarinda Ulu tergolong kategori sedang.Hasil analisis inferensial diperoleh persamaan penduga  dengan Fhit=242,73serta Ftabel= 3,00. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan intrapersonal dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 58,8% model regresi dugaan dapat menjelaskan pengaruh kecerdasan intrapersonal dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika. Untuk kecerdasan intrapersonal diperoleh thitung = 20,82 dan ttabel = 1,96; terdapat pengaruh antara kecerdasan intrapersonal terhadap hasil belajar matematika. Lingkungan keluarga siswa diperoleh thitung = 3,89 dan ttabel = 1,96 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika.
RESPON GURU TERHADAP PERTANYAAN SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA Norhasanah, Norhasanah; Zaini, Muhammad
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cara berkomunikasi dengan peserta didik sering diabaikan oleh guru karena fokus pada penyampaian materi sesuai pesan kurikulum. Tidak terkecuali pada pembelajaran biologi, bahkan seyogyanya lebih menekankan proses dari pada penanaman konsep. Penelitian kelas ini bertujuan menjelaskan tanggapan guru terhadap pertanyaan siswa berkaitan dengan komunikasi yang ia gunakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang didekati dengan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian adalah guru biologi yang mengajar kelas X MIA 1 SMA Negeri 4 Barabai tahun pelajaran 2017/2018. Observasi dilakukan untuk mendapatkan data menggunakan format respon guru terhadap pertanyaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga macam respon guru terhadap pertanyaan siswa yakni verbal, non verbal dan positif. Respon verbal dan positif menempati (86,7%) dan respon non verbal (60%), persentasi respon non verbal ini terlalu besar, oleh karena itu, guru seyogyanya merespon positif setiap pertanyaan siswa.Kata kunci: repon guru, pertanyaan siswa, komunikasi The communication aspect is often overlooked because the teacher only focuses on the delivery of material according to the curriculum message. It is no exception to biology learning, it should even emphasize the process rather than conceptualizing. This class study aims to explain the teacher's response to student inquiries related to the communication he uses. Descriptive research method with a quantitative approach. The research subject of biology teacher who teaches class X MIA 1 SMA Negeri 4 Barabai academic year 2017/2018. Data were collected through observation using teacher response format to students' questions. Data analysis is done by the descriptive method. The results showed that there are three kinds of teacher responses to the student's questions verbal, non-verbal and positive. Verbal and positive responses occupy (86.7%) and non-verbal responses (60%), the percentage of non-verbal responses is too great, therefore teachers should respond positively to each student's question.Keywords:  teacher response, student question, communication
HASIL BELAJAR DAN RESPONS MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DENGAN METODE BLENDED LEARNING BERBASIS ONLINE LABORATORY PADA MATERI STRUKTUR ANATOMI HEWAN VERTEBRATA Sandika, Bayu
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, No. 2 (2017): Second Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar salah satunya dipengaruhi oleh motivasi belajar yang berkaitan erat dengan suasana dan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Pembelajaran Blended learning dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Online Laboratory dapat dijadikan salah satu alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hasil belajar dan respons mahasiswa terhadap pembelajaran dengan metode Blended Learning berbasis Online Laboratory pada materi struktur anatomi hewan vertebrata. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari 2017 dengan sasaran penelitian sebanyak 35 mahasiswa Jurusan Tadris Biologi IAIN Jember Angkatan 2015. Pembelajaran dilaksanakan dalam dua kali tatap muka menggunakan rancangan penelitian One group Pre test-Post test design. Data yang telah diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatifkualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa meningkat dengan tinggi dan respons mahasiswa sangat baik. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode Blended Learning berbasis Online Laboratory dapat meningkatkan hasil belajar dan respons mahasiswa pada materi struktur anatomi hewan vertebrata.Kata kunci: hasil belajar, respons, blended learning, online laboratory.
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAUR HIDUP HEWAN KELAS V SDN MOJORAYUNG 01 Fahrudin, Sigit Hasan; Sulistyarsi, Ani; Laksana, Soeprijadi Djoko
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 2, No 2 (2018): Vol. 2, No. 2
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan komparasi prestasi belajar Daur Hidup Hewan Kelas V SDN Mojorayung 01 dengan model pembelajaran make a match dan model pembelajaran picture and picture dan melihat ada tidaknya penerapan kedua model tersebut terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain True Experimental Design tipe posttest-only control design. Siswa kelas V SDN Mojorayung 01 kelas VA dan kelas VB dengan banyak siswa kelas VA sebanyak 21 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan, dan banyak siswa kelas VB 23 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknikpengumpulan data menggunakan tes prestasi belajar materi Daur Hidup Hewan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji Hipotesis. Dari hasil penelitian ini setelah dilakukan analisis data terhadap nilai prestasi belajar data post-test menunjukan bahwa prestasi belajar kelasekperimen 1 atau kelas yang menggunakan model pembelajaran picture and picture dan kelas eksperimen 2 atau kelas yang menggunakan model pembelajaran make a match berbeda. Berdasarkan Uji-t dapat diketahui bahwa nilai thitung =3,04 >,1,686 = ttabel, maka H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini adalah ada komparasi model pembelajaran picture and picture dan make a match terhadap prestasi belajar Daur Hidup Hewan siswa kelas V SDN Mojorayung 01. Model pembelajaranpicture and picture lebih baik daripada model pembelajaran make a match.This study aims to do a comparison between make a match learning model and picture and picture learning model towards Learning Achievement Animal Life Cycle Grade Learning in Mojorayung Elementary School 01 as well as to examine whether there is a difference between the students? learning achievement after the implementation of those model. This research used experimental methods with thedesign True Experimental Design posttest-only control type design. The research sample in this study were 21 students of VA class which consists of 9 male students and 12 female students, and 23 students of VB class which consists of 12 male students and 11 female students. Data collection technique used learningachievement test techniques of Animal Life Cycle topic. Data analysis techniques used Normality Test, Homogeneity Test and Hypothesis Test. From the results of this study after doing the data analysis towards the score of students? learning achievement post-test, it shows that the ability of experimental class 1, wherethe picture and picture learning model was implemented and experimental class 2, where make a match learning model was implemented were different. Based on the t-test, it can be seen that the value of t count = 3.04>, 1.686 = t table, then H1 is accepted. Thus, it can be concluded that the results of this study are that there is a comparison of picture and picture learning models and make a match to learning achievement Animal Life Cycle grade V students of SDN Mojorayung 01. Picture and picture learning models are better than learning models make a match.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH PERKEMBANGAN HEWAN DI UNIVERSITAS TADULAKO Tureni, Dewi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 1, No 1 (2017): First edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa pada matakuliah Perkembangan Hewan. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK) ini mengikuti model penelitian secara bersiklus yang meliputi beberapa tahap, yaitu : 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2013 sampai  Januari 2014, di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Tadulako. Subyek penelitian adalah 50 mahasiswa Pendidikan Biologi semester 5 yang mengampu mata kuliah Perkembangan Hewan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuatitatif. Data diperoleh melalui observasi dan pemberian test pada siswa. Data menunjukkan bahwa diperoleh persentase nilai rata-rata (NR) yang meningkat sebanyak 12,5 % dan 30 % masing-masing pada aktivitas dosen (87,5%) dan aktivitas mahasiswa (90%), yang dikategorikan baik dan sangat baik. Pemberian tes menunjukkan kondisi yang serupa, yakni mahasiswa terbantu untuk dapat melampaui nilai standar kelulusan. Penggabungan kedua data membuktikan bahwa pendekatan saintifik yang berbasis mind mapping dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan Penerapan pendekatan Saintifik berbasis Peta Pikiran (mind mapping) dapat meningkatkan motivasi mahasiswa pada mata kuliah perkembangan  hewan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Tadulako.
PROFIL KEEFEKTIFAN BUKU AJAR BERBASIS ETNOEKOLOGI PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN/IKLIM DAN DAUR ULANG LIMBAH UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA KELAS X Dewi, Virlya Citra; Rachmadiarti, Fida
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnoekologi adalah pendekatan yang mengeksplorasi hubungan antara pikiran dan perilaku manusia dengan mitos, budaya, legenda atau kebiasaan yang berkembang di daerah tersebut, sebagai bentuk hubungan masyarakat dengan lingkungan. Pembelajaran berbasis etnoekologi adalah salah satu langkah untuk memenuhi tuntutan kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas buku teks berbasis etnoekologi pada bahan daur ulang lingkungan/perubahan iklim dan pembuangan limbah untuk mengajarkan keterampilan berpikir kritis kepada siswa kelas X. Buku tek tersebut diuji coba dengan melibatkan 30 siswa di SMA Kalidawir 1. Data penelitian dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan proses pembelajaran, buku teks yang dinyatakan secara efektif dievaluasi oleh prestasi siswa yang bekerja pada karakteristik etnoekologis, hasil belajar, 87,22% siswa dinyatakan lengkap dan 93,86% siswa merespons positif.Kata kunci: etnoekologi, keefektifan, perubahan lingkungan, iklim, dan daur ulang limbah Ethnoecology is an approach that explores the relationship between human thoughts and behavior with myths, cultures, legends or habits that develop in the area, as a form of community relations with the environment. Ethnoecology-based learning is one step to meet the demands of the 2013 curriculum. This study aims to illustrate the effectiveness of ethnoecology-based textbooks on environmental recycling/climate change materials and waste disposal to teach critical thinking skills to class X students. The tech book was tested with involved 30 students at Kalidawir High School 1. The research data were analyzed qualitatively. Based on the learning process, textbooks that are declared effectively evaluated by the achievements of students working on ethnoecological characteristics, learning outcomes, 87.22% of students are declared complete and 93.86% of students respond positively.Keywords:  ethnoecology, effectivity, environmental changes, climate, and waste recycling 
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK SEBAGAI BAHAN AJAR SMA KELAS X Zafi, Bayu Indah Syafinatu; Rizky, Nikita; Sunarmi, Sunarmi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, No. 2 (2017): Second Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran abad 21 telah menekankan pada pendekatan saintifik. Salah satu penerapan dari pendekatan saintifik adalah praktikum. Salah satu penunjang terlaksananya praktikum adalah adanya petunjuk praktikum. Adanya petunjuk praktikum siswa dapat dengan mudah mengamati media realia disekitar lingkungan sekolah misalnya, tumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan petunjuk praktikum berbasis pendekatan saintifik sebagai bahan ajar pembelajaran keanekaragaman tumbuhan di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan 4-D (four D models) yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Model pengemangan ini terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), dan Penyebaran (Disseminate). Pengembangan ini hanya sampai pada tahap design, tahap ketiga dan keempat tidak dilakukan mengingat keterbatasan waktu dan biaya. Hasil penelitian berupa produk petunjuk praktikum keanekaragaman tumbuhan dengan kompetensi dasar pada 4.11 SMA kelas X yaitu 4 melakukan pengamatan berbagai jenis tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar dan mengelompokkan menurut ciri Divisionya serta menyusun laporan. Petunjuk praktikum ini dapat dikembangkan dengan baik karena disesuaikan dengan sumber belajar berupa keanekaragaman tumbuhan di lingkungan sekolah.Kata kunci: petunjuk praktikum, keanekaragaman tumbuhan, pendekatan saintifik.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILL) IPA MENGGUNAKAN ALAT SEDERHANA Retnoasih, Nevi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 2, No 2 (2018): Vol. 2, No. 2
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan menyongsong abad 21 menuntut pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skill) untuk dapat transfer pengetahuan, berpikir kritis dan kreatif dalam pemecahan masalah. Data di lapangan menunjukkan hasil UN tahun 2018 masih lemah. Hal ini terjadi dikarenakan penilaian UN mulai ditingkatkan penilaian HOTS sedangkan pembelajarannya belum HOTS. Kreatifitas guru diperlukanmewujudkan pembelajaran HOTS dengan membuat alat sederhana untuk membantu mewujudkan pembelajaran HOTS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pembelajaran HOTS IPA mengunakan alat sederhana dapat meningkatkan pencapaian peserta didik pada kompetensi yang dipelajari.Metode penelitian yang dilakukan meliputi: menganalisis Kompetensi Dasar (KD) yang sesuai, merancang alat sederhana yang akan digunakan, merancang strategi belajar yang akan dilakukan, menentukan penilaian untuk mengukur keberhasilan peserta didik dan melakukan observasi pembelajaran. Hasil analisis KD didapatkan materi ekosistem dengan kartu bermain Ekosistem, uji asam basa dengan indikator yang dapat dibuat sendiri dari bahan alam, materi zat aditif dengan tusuk gigi berlumur kunyit untuk uji boraks pada tahu dan bakso, dan materi zat adiktif dengan media sederhana paru-paru tiruan pendeteksi tar pada asap rokok. Kesimpulan yang diperoleh dari implementasi pembelajaran HOTS IPA dengan gunakan alat sederhanan dapat mengajak peserta didik menemukan konsep sendiri dalam belajar, melatih peserta didik peka dalam ikut menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungannya, melakukan belajar dengan menemukan konsep atau mengaplikasikan konsep yang dipelajari secara langsung sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan bermakna. The development of the 21st century demands the learning of HOTS (Higher Order Thinking Skill) to transfer knowledge, critically thinking and creatively in problem solving. Data in the field shows that the 2018 national exam results are still weak. This happened because the assessment of the national exam began to improve HOTS while the learning was not yet on the national exam. Teacher creativity is needed to realize HOTS learning by making simple tools to help realize HOTS learning. The purpose of this study is to find out how HOTS science learning using simple tools can improve student achievement in the competencies being learned. The research methods carried out include: analyzing the appropriate basiccompetencies, designing simple tools to be used, designing learning strategies to be carried out, determining assessments to measure student success and observing learning. Basic competencies analysis results obtained in the ecosystem material with ecosystem playing cards, acid-base test with indicators that can bemade from natural materials, additive material with turmeric-covered toothpicks for borax tests on tofu and meatballs, and addictive substances with simple pulmonary media artificial lung detection of tar in cigarette smoke. The conclusion obtained from the implementation of HOTS Science learning by using simple toolscan invite students to find their own concepts in learning, train students to be sensitive in participating in solving problems that occur in their environment, to learn by finding concepts or applying concepts that are learned directly so that learning becomes fun and meaningful.
PENGEMBANGAN MEDIA LABORATORIUM VIRTUAL BERSARANA KOMPUTER UNTUK MELATIH BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN ASAM, BASA, DAN GARAM Lutfi, Achmad
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 1, No 1 (2017): First edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media laboratorium virtual untuk melatih siswa  berpikir kritis pada materi Asam, Basa, dan Garam. Pertama dilakukan pengembangan media laboratorium virtual dan melalui uji validasi, setelah dinyatakan valid dilakukan uji coba dan dilanjutkan penerapan. Uji coba dilakukan terhadap 10  (sepuluh) siswa SMA Negeri 3 Sidoarjo dan penerapan dalam pembelajaran terhadap 30 siswa di SMA Negeri 1 Manyar Gresik, Jawa Timur.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi kelayakan sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan melatih siswa berpikir kritis pada pembelajaran asam, basa, dan garam. Penggunaan media interaktif laboratorium virtual bersarana komputer ini dapat menghemat biaya praktikum kimia namun media ini belum bisa melatih  keterampilan (psikomotor) siswa dalam menggunakan alat-alat praktikum.

Page 2 of 13 | Total Record : 130