cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 992 Documents
Implementasi Teknologi Pengering Pati Sagu Berbasis Mikrokontroler untuk Peningkatan Produksi Pangan Lokal di Desa Ihamahu Manuhutu, Fredrik; Silahooy, Stevi; Taihuttu, Jony; Siahainenia, Reico Harold; Akyuwen, Frandy
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7714

Abstract

Pengelolaan pati sagu yang dilakukan oleh IKM Noraito desa Ihamahu Maluku Tengah masih dilakukan secara tradisional yaitu pati sagu di jemur di ruang terbuka dan menggunakan solar drayer. Kelemahan pada kedua proses ini beresiko menghasilkan pati sagu mudah terkontaminasi debu, asap bakaran kendaran dan apabila pati sagu tidak mendapatkan panas yang cukup melalui solar drayer menjadikan pati sagu berwarna kemerahan. Tujuan PkM ini adalah mengimplementasikan teknologi alat pengering pati sagu sebagai dalam meningkatkan produksi pati sagu. Kelompok usaha yang menjadi mitra kami ini adalah IKM Noraito. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan proses pembuatan alat pengering pati sagu yaitu mengintegrasikan sistem mekanik dengan sistem elektronika, kemudian alat tersebut diimplementasikan ke mitra dan diakhiri dengan proses evaluasi. Proses implementasi alat yang dilakukan adalah sosialisasi hingga cara perawatan alat. Proses evaluasi yang dilakukan adalah pengisian kuesioner oleh mitra. Hasil pengujian alat menunjukkan alat mampu mempertahankan suhu secara stabil dan mengurangi kadar air pada pati sagu. Selain itu hasil pengisian kuesioner yang menggambarkan tingkat kepuasan penggunaan alat, tingkat kemanfaatan alat dan tingkat dampak sosial ekonomi yang dialami oleh mitra mengalami pengingkatan dibandingkan dengan pengeringan solar drayer maupun tradisional (dijemur) dengan peningkatan 33,75 %, 28,13 % dan 3,2 %
Edukasi Hipoglikemik dan Pelatihan Pembuatan Jamu bagi Lansia Hartanti, Yesiska Kristina; Hutauruk, Friska Dewi Sari; Tantowi, Bryan Nakatomi; Pieky, Livya Virgina; Elleanore, Angeline; Indriyanti, Putri Adelia Cahya; Rau, Nadiah Aprilia Putri; Aleron, Hansel Obe
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.6620

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang kian meningkat, terutama di kalangan lanjut usia (lansia). Penggunaan obat antidiabetes dalam kombinasi meningkatkan potensi terjadinya hipoglikemia. Gejala hipoglikemia yang tidak khas cenderung memberikan kesalahan dalam penanganannya sehingga menimbulkan risiko berbahaya pada pasien lansia. Selain itu, penggunaan obat antidiabetes jangka panjang juga mendasari masyarakat menggunakan alternatif obat tradisional dengan alasan keamanan. Komisi Lansia GKI Karawaci, Tangerang, Banten, memiliki permasalahan kesehatan para anggotanya, terutama diabetes.  Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang hipoglikemia dan penggunaan tamanan obat keluarga (TOGA) memberikan pemanfaatan jamu TOGA untuk mengontrol kadar gula darah. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahapan yaitu pra, saat, dan pasca kegiatan penyuluhan. Pra-penyuluhan mencakup identifikasi masalah kesehatan anggota komisi lansia, penyiapan alat dan bahan, dan percobaan pembuatan jamu TOGA. Selanjutnya kegiatan penyuluhan dilakukan dengan tahapan pengecekan kesehatan, penyampaian materi terkait hipoglikemia, dan pelaksanaan workshop pembuatan jamu TOGA. Pasca kegiatan dilakukan evaluasi terhadap pengetahuan peserta dan pelaksanaan kegiatan. Penyampaian materi memberikan hasil peningkatan terhadap pengetahuan peserta yang ditunjukkan dengan persentase peserta yang menjawab benar pada pre-test (75%) meningkat signifikan pada post-test (88.8%) (p<0.05). Kegiatan mendapatkan respon evaluasi dari peserta dengan nilai 4.95 yang menyatakan bahwa konten pelatihan dan pemateri pada kategori sangat baik.

Page 100 of 100 | Total Record : 992