cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 992 Documents
Pemberdayaan Masyarakat dalam Perencanaan dan Pemanfaatan Infrastruktur Sanitasi dan Persampahan Yunginger, Raghel; Paramata, Mulyani Zahra
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7824

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan strategis dalam pembangunan infrastruktur sanitasi dan persampahan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan. Pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pemanfaatan infrastruktur dapat meningkatkan efektivitas program sekaligus memperkuat rasa kepemilikan terhadap fasilitas yang dibangun. Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi Pengabdian melalui KKN Tematik Infrastruktur di Desa Poowo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo sebagai bentuk intervensi partisipatif untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan sanitasi serta persampahan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan penguatan kapasitas melalui pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), survei lapangan, penyusunan peta IMAP (Identifikasi Masalah dan Analisis Potensi), serta penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM). Evaluasi dilakukan melalui instrumen kuantitatif dan kualitatif terhadap empat indikator pemberdayaan: kapabilitas, partisipasi aktif, sikap kepemilikan, dan komitmen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kapabilitas masyarakat, dengan peningkatan pemahaman konsep sanitasi dan persampahan sebesar 70% setelah pelatihan. Namun, peningkatan kemampuan teknis seperti membaca peta IMAP dan perumusan solusi masih terbatas, masing-masing 27% dan 7%. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan hanya mencapai 40%, sedangkan rasa kepemilikan cukup tinggi dengan 80% warga bersedia menjaga infrastruktur meski kontribusi material masih terbatas. Komitmen terhadap perilaku lingkungan juga positif, dengan 73% masyarakat bersedia memilah sampah dan 67% menjaga kebersihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kesadaran sosial masyarakat. Namun, penguatan literasi teknis dan partisipasi strategis memerlukan pendampingan berkelanjutan serta dukungan kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan program infrastruktur sanitasi dan persampahan desa.
Kolaborasi Mahasiswa STIE Pancasetia dan UKM Mitra Idaman dalam Pengembangan Usaha Berbasis Bahan Alam Kalimantan Nirwana, Ros; Jakiroh, Jakiroh; Hilmi, Rahmat; Marliadi, Reny; Jamaludin, Wahyudin Bin
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7796

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk (1) meningkatkan jangkauan pemasaran produk berbahan alam lokal dari UKM Mitra Idaman Banjarbaru dan (2) meningkatkan kemampuan manajerial mahasiswa Praktek Bisnis Mahasiswa (PBM) STIE Pancasetia dalam pengelolaan usaha. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan, pendampingan intensif, dan kemitraan pemasaran melalui outlet PBM sebagai media promosi dan distribusi produk. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mahasiswa, serta analisis rasio pendapatan terhadap modal sebelum dan sesudah pendampingan untuk menilai efisiensi anggaran usaha mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mahasiswa, yang tercermin dari kenaikan skor pre-test ke post-test pada seluruh unit PBM. Peningkatan efisiensi anggaran juga terlihat melalui peningkatan rasio pendapatan–modal, misalnya pada unit Sizzle Street yang meningkat dari 80% menjadi 493% dan Bajuri Street Food dari 20% menjadi 407%. Dampak langsung bagi UKM Mitra Idaman ditunjukkan melalui peningkatan akses pasar, kenaikan permintaan produk, dan peningkatan omzet setelah dipasarkan melalui outlet PBM. Program ini memberikan manfaat ganda, yaitu memperkuat kompetensi wirausaha mahasiswa serta meningkatkan kinerja pemasaran produk lokal, sehingga dapat menjadi model kolaboratif yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan UMKM.
Psikoedukasi Pengenalan Diri melalui Eksplorasi Minat Remaja di SMPN 3 Jabung Satu Atap Malang Zahro, Elmy Bonafita; Kurniawati, Yunita; Hasanah, Nur
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7376

Abstract

Masa remaja merupakan tahap perkembangan krusial untuk eksplorasi identitas; namun, remaja dari latar belakang sosial ekonomi rendah sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas dan minimnya dukungan lingkungan yang mendorong motivasi belajar. Mengingat pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masa depan, intervensi psikoedukasi dapat menjadi strategi untuk mengatasi kesenjangan ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri melalui eksplorasi minat pada siswa sekolah menengah pertama. Sebanyak 58 siswa kelas VIII dan IX (M_usia = 15,38; SD = 0,67; 53,45% perempuan) dari SMPN 3 Jabung Satu Atap, Kabupaten Malang, mengikuti sesi psikoedukasi yang berfokus pada karakteristik perkembangan remaja dan bidang minat sebagai jalur menuju potensi karier di masa depan. Sesi ditutup dengan aktivitas reflektif di mana siswa menggambarkan cita-citanya pada poster “pohon harapan.” Evaluasi pra dan pasca intervensi dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan tentang kesadaran diri siswa melalui eksplorasi minat, z = −2,572, p = 0,006. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi efektif dalam mendukung perkembangan identitas dan motivasi belajar pada siswa dari latar belakang kurang mampu. Disarankan agar pihak sekolah dan orang tua mendukung pengembangan minat siswa dengan memberikan akses informasi serta memfasilitasi kegiatan akademik dan nonakademik yang relevan dengan perencanaan karier masa depan
Pelatihan Kewirausahaan Melalui Budidaya Tanaman Hias sebagai Upaya Menumbuhkan Entrepreneurship bagi Siswa SDN Ngegong, Madiun Prasaja, Mukti; Subekti, Gemelthree Ardiatus; Ibrahim, Rosida Ardiatus; Rahayu, Nika Esti; Rani, Sifa
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7708

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan motivasi berwirausaha bagi siswa/siswi di Sekolah Dasar Negeri Ngegong melalui budidaya tanaman hias. Hal ini penting dikarenakan kewirausahaan merupakan salah satu softskill yang penting dan memiliki peran untuk membangun perekonomian suatu daerah bahkan negara. Implementasi kewirausahaan atau entrepreneurship harus ditanamkan sejak usia anak-anak. Kewirausahaan atau entrepeneurship bukan mengajarkan anak untuk berdagang atau mencari uang sejak dini, melainkan menumbuhkan dan mengembangkan sifat atau karakternya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yakni: (1) memberikan materi tentang edukasi kewirausaan sejak dini; (2) memberikan edukasi bagaimana budidaya tanaman hias dan (3) pendampingan pemanfaatan tanaman hias sebagai upaya untuk memperoleh penghasilan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian sosialisasi, edukasi/pelatihan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah siswa/siswi SDN Ngegong menjadi lebih mengerti bagaimana budidaya tanaman hias dan perawatannya serta bagaimana mempromosikannya agar bisa memiliki nilai lebih. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan bazar, perpisahan atau saat ada wali murid menjemput bisa melihat secara langsung. Selain itu kegiatan budidaya tanaman hias ini juga semakin menghijaukan lingkungan sekolah dan diharapkan bisa mendukung dari kegiatan sekolah dalam rangka sekolah adiwiyata
Pelatihan Teknis Pendekatan Pembelajaran Deep Learning bagi Guru-Guru di Kecamatan Entikong, Kawasan Perbatasan Indonesia-Malaysia Ramadhan, Iwan; Imran, Imran; Prancisca, Stella; Astari, Zuri; Zatalini, Adhalia; Wahyuni, Fauziah Sri; Utami, Patrisia Rahayu; Imanulyaqin, Muhammad Nur
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.6519

Abstract

Kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia seperti Kecamatan Entikong menghadapi tantangan dalam peningkatan mutu pendidikan akibat keterbatasan infrastruktur, fasilitas sarana dan prasarana serta pelatihan bagi guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman guru terhadap pendekatan Deep Learning untuk meningkatkan kompetensi pedadogik mereka sebagai guru perbatasan. Mitra kegiatan adalah guru-guru yang tergabung dalam PGRI Kecamatan Entikong sebanyak 32 orang. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan klasikal. Secara spesifik, pelatihan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Sementara teknik observasi, wawancara, dan penyebaran angket digunakan sebagai umpan balik. Hasil tes menunjukkan peningkatan signifikan: skor rata-rata pre-test sebesar 64,1 meningkat menjadi 86,9 pada post-test, dengan tingkat kelulusan meningkat dari 50% menjadi 100%. Selain itu, umpan balik peserta menunjukkan skor kepuasan rata-rata 3,8 dari skala 5 atau sebesar 76%, menunjukkan respon positif terhadap materi dan pelaksanaan pengabdian. Peserta juga menunjukkan keterlibatan aktif selama pelaksanaan pengabdian berlangsung. Tantangan utama berupa keterbatasan waktu dan sarana pelatihan, namun dapat diatasi melalui strategi penyampaian materi yang aplikatif dan relevan. Dampak jangka panjang diharapkan mendorong perubahan praktik pembelajaran yang lebih bermakna dan adaptif terhadap tantangan lokal. Kegiatan ini memperkuat kontribusi akademik dosen terhadap dunia pendidikan di wilayah 3T dan mendukung implementasi pendekatan Deep Learning.  
Mengetik: Pengembangan Produksi Itik Berbasis Inovasi Pakan di Desa Mengen Yuliati, Lilis; Komariyah, Siti; Fauziah, Riska Rian; Utami, Shintya Fatma Tri; Nissa, Tiffany Dian; Musaiyaroh, Ati
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7309

Abstract

Program pengabdian masyarakat “MENGETIK: Menuju Mengen Produsen Itik” dilaksanakan untuk mengatasi tingginya pengangguran pemuda dan belum optimalnya pemanfaatan potensi peternakan itik di Desa Mengen, Kabupaten Bondowoso. Metode pengabdian melalui pendekatan Community-Based Innovation Empowerment (CBIE). Program ini melibatkan kelompok Mitra yang terdiri dari 10 orang pemuda dan atau rumah tangga kurang produktif secara ekonomi dengan tujuan meningkatkan kemandirian usaha peternak itik melalui penguatan kapasitas teknis dan manajerial berbasis inovasi pakan lokal, sebagai fondasi awal menuju pengembangan sentra produksi itik berbasis potensi lokal. Kegiatan meliputi survei kebutuhan, sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan pakan fermentasi berbasis dedak jagung, serta pendampingan teknis dan manajerial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi peserta sebesar rata-rata 40% berdasarkan pre-test dan post-test, dengan tingkat keberhasilan program mencapai 85,83%. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis, manajerial, dan ekonomi masyarakat, serta berkontribusi terhadap pencapaian SDGs desa melalui penguatan ekonomi lokal dan penerapan sistem produksi peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan
Model Sosialisasi Prodi Baru Berbasis Service Learning: Penguatan Kompetensi Gambar Teknik Siswa SMK Suriani, Efa; Khalid, Khalid
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.5573

Abstract

Program Studi Teknik Sipil UIN Sunan Ampel Surabaya baru berdiri sejak perubahan IAIN menjadi UINSA, sehingga perlu dilakukan kegiatan sosialisasi kepada Masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan ketrampilan gambar teknik berbasis AutoCAD kepada peserta didik SMK, memberikan sosialisasi mengenai peminatan Prodi Teknik Sipil UINSA, dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan PKM. Pengabdian melalui pendekatan service learning berupa pelatihan menggambar teknik dan seminar peminatan di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kelas dan seminar interaktif. Peserta pelatihan diambil dari konsenterasi jurusan yang sesuai dengan program pengabdian. Kelas Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan dan Teknik Konstruksi dan Perumahan merupaka kelas yang sesuai untuk pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan 49,4% peserta memperoleh pengetahuan baru dan 47,05% menilai materi relevan dengan kebutuhan peserta didik. Pada pelatihan, kepuasan peserta terhadap kualitas materi dan penyampaian instruktur umumnya berada pada kategori puas hingga sangat puas (≥55%). Relevansi materi dinilai baik, serta lebih dari 40% peserta menyatakan bahwa ketrampilan meningkat dan sangat tertarik mengikuti pelatihan lanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan terintegrasi efektif dalam meningkatkan kompetensi dasar gambar teknik siswa SMK sekaligus memperkuat sosialisasi Prodi Teknik Sipil UINSA
Integrasi Teknologi Budidaya Maggot (BSF) dan Digital Marketing: Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Desa Pasar Baru Afriani, Dwi Tika; Siswoyo, Bambang Hendra; Syah, Dedy Husrizal; Rahman, M Arif; Sumekar, Aried
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7897

Abstract

Pokdakan Teratai Baru di Desa Pasar Baru, Kabupaten Serdang Bedagai menghadapi ketergantungan tinggi terhadap pakan komersial yang menyerap 68% biaya produksi dengan volatilitas harga 15–20% per tahun, sementara terdapat potensi limbah organik 2–3 ton per hari yang belum termanfaatkan. Karang Taruna dengan 25 anggota muda memiliki akses teknologi tinggi (94% pengguna smartphone), namun belum mengoptimalkan kemampuan digitalnya untuk aktivitas ekonomi produktif. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas teknis Pokdakan dalam produksi pakan mandiri berbasis budidaya maggot Black Soldier Fly hingga mencapai minimal 70% kemampuan operasional, serta meningkatkan keterampilan digital marketing Karang Taruna sebesar 100% melalui kolaborasi lintas generasi.Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Sequential Capacity Building dengan prinsip Start Small, Scale Smart, berbasis model University–Community–Government Partnership dan metode Participatory Action Research (PAR). Program dilakukan melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan teknis, pembangunan infrastruktur produksi, implementasi terbatas, serta monitoring dan evaluasi partisipatif. Hasil tahun pertama menunjukkan partisipasi pelatihan 100% pada budidaya maggot dan 96% pada digital marketing dengan peningkatan pengetahuan masing-masing 83% dan 107%. Infrastruktur produksi mencapai 75% penyelesaian, menghasilkan tepung maggot berkualitas dengan protein 42,3%. Program juga menghasilkan 52 konten promosi digital, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah organik dari 30% menjadi 78%, serta memperkuat kolaborasi antara Pokdakan dan Karang Taruna. Program ini telah membangun fondasi kuat untuk kemandirian pakan ikan dan transformasi ekonomi desa berbasis ekonomi sirkular
Pemberdayaan Taruna Tani Sukamandiri Melalui Penerapan Teknologi PV dan Pemasaran Digital Permana, Prama; Faridah, Linda; Nugraha, Farradita; Nurdiansyah, Rian; Glaudira, Nadya; -, Nurmela
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7801

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memberdayakan kelompok Taruna Tani Sukamandiri di Desa Setiamulya melalui penerapan teknologi energi terbarukan dan digitalisasi pemasaran hasil pertanian. Mitra menghadapi permasalahan berupa tingginya biaya listrik akibat ketergantungan pada PLN serta pemasaran produk hidroponik yang masih bersifat konvensional. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian energi, efisiensi produksi, dan daya saing produk melalui instalasi sistem Photovoltaic (PV) 1 kWp, penerapan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT), serta pelatihan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pelatihan partisipatif, pendampingan teknis, dan instalasi teknologi tepat guna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem PV mampu menurunkan biaya listrik hingga 38 persen per siklus panen serta menjaga kontinuitas operasional rumah tanam. Penerapan IoT meningkatkan keseragaman hasil panen sebesar 75 persen, terutama pada konsistensi ukuran dan kualitas tanaman, yang kemudian berkontribusi pada peningkatan produktivitas total sekitar 50 persen. Selain itu, pelatihan pemasaran digital dan pengembangan merek Selada Sukamandiri Fresh berhasil meningkatkan penjualan hingga 20 persen dalam dua bulan. Program ini juga memberikan dampak sosial berupa peningkatan literasi teknologi, kemampuan manajerial, dan keterampilan kewirausahaan bagi petani muda. Secara keseluruhan, integrasi PV, IoT, dan pemasaran digital terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas mitra menuju Desa Mandiri Energi dan Ekonomi
Pemberdayaan Nelayan Melalui Inovasi Bubu dan Pengolahan Abon Ikan di Desa Watorumbe Fitra, Ramad Arya; Ilham, Surianto; Agusriyadin, Agusriyadin; Juhardin, Juhardin; Muhamad, Syahrul; Lelawatty, Poniasih
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7468

Abstract

Desa Watorumbe di Kabupaten Buton Tengah merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah pesisir pantai dengan hasil utama berasal dari tangkapan laut. Penduduk desa pada umumnya berprofesi sebagai nelayan. Rendahnya pengetahuan nelayan dalam meningkatkan pendapatan dari sumber mata pencaharian memberi tantangan bagi tim pengabdian untuk melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Inovasi yang diperkenalkan berupa pengembangan bubu ikan modern, alat tangkap efisien dan ramah lingkungan dengan bahan tahan lama serta desain sesuai kondisi perairan lokal. Inovasi ini meningkatkan hasil tangkapan, mengurangi kerusakan lingkungan, dan mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi nelayan pesisir. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan kemampuan mitra melalui inovasi bubu dan pembuatan abon ikan. Metode pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi kegiatan, pelatihan pembuatan inovasi bubu, abon ikan dan penyusunan laporan keuangan sederhana serta evaluasi kegiatan. Waktu pelaksanaan dari 21 Juni sampai 31 Juli 2025 dengan mitra sasaran berjumlah 15 orang yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Perikakan Balaki Jaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dari inovasi bubu menghasilkan 40 buah bubu dengan harga Rp365,000/bubu. Hasil tangkapan bubu berupa ikan yang sebelumnya dijual Rp15,000/Kg menjadi Rp45,000/Kg terjadi kenaikan sebesar Rp30,000 dengan persentase kenaikan sebesar 67%, . Hasil pengolahan abon ikan dijual Rp50,000/cup (1 cup 500 gram) yang juga meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 42,8%. Hasil pengukuran post tes setelah kegiatan menunjukkan bahwa secara keseluruhan terdapat peningkatan pemahaman mitra dengan kategori mampu yang sebesar 68,23% dengan persentase kenaikan kemampuan sebesar 90,97%. Sehingga tingkat kemampuan mitra pengabdian dapat dikatakan tinggi setelah dilakukan kegiatan pemberdayaan Masyarakat