cover
Contact Name
Galuh Pradian Y
Contact Email
jubitar.fik@unik-kediri.ac.id
Phone
+628113033977
Journal Mail Official
galuhpradian@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
http://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jubitar/index
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bidan Pintar (JuBiTar)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 27213536     EISSN : 27213544     DOI : 10.30737/jubitar.v1i1.746
Jurnal Bidan Pintar adalah jurnal yang dipublikasikan oleh prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri. Publikasi jurnal kebidanan yang memuat tulisan ilmiah hasil- hasil penelitian maupun kajian kesehatan di bidang ilmu kebidanan. Malalui wahana ini peneliti dan praktisi dalam bidang kebidanan dapat membagikan ilmu yang kuasi dan didapatkan dari hasil penelitian. Yang meliputi : Kesehatan Ibu - Kehamilan - Persalinan - Nifas Kesehatan Anak (Neonatus, Nayi, Anak dibawah 5 tahun) Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi - Kesehatan Reproduksi Remaja - Masa antara dan masa pra konsepsi - Kesehatan pra menopause - Wanita usia subur
Articles 125 Documents
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA IBU RUMAH TANGGA Wulandari, Siswi; Utomo, Bram Mustiko; Meireza, Karima; Safika, Putri Riga
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i1.1616

Abstract

Infeksi menular seksual (STI) dan HIV/AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengetahuan ibu rumah tangga, sikap dan perilaku mereka untuk pencegahan STI dan HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif deskriptif dengan pendekatan penampang. Sampel 87 ibu rumah tangga dipilih menggunakan systematic random sampling. Data dikumpulkan dari wawancara melalui kuesioner dan kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu rumah tangga yang memiliki pengetahuan sedang. Pengetahuan tentang STI terkait dengan pendidikan; pekerjaan; pekerjaan pasangan responden; dan jumlah sumber informasi dengan nilai p dari setiap variabel kurang dari 0,05. Responden yang memiliki sikap moderat. Sikap tentang STI dan HIV/AIDS terkait dengan pekerjaan, pekerjaan pasangan responden, dan jumlah informasi sumber dengan nilai p masing-masing kurang dari 0,05. Selain itu, perilaku pencegahan adalah 70,5%. istri telah mencari perawatan di puskesmas dan 40,9% istri telah mengundang suaminya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, hasil lainnya menunjukkan bahwa 61,4% istri berhubungan seks dengan suami mereka tanpa kondom sementara mereka mengalami gejala STI, 13,8% responden mengambil antibiotik yang dibeli tanpa resep dan 10,3% responden minum obat herbal. Responden yang telah melakukan medical check up untuk mencegah penularan HIV selama kehamilan sebesar 29,4%. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga moderat. Dianjurkan untuk meningkatkan edukasi tentang STI dan HIV/AIDS kepada ibu rumah tangga dan suami mereka. Selain itu, kandungan pendidikan harus lebih berfokus pada pengetahuan, jenis, gejala dan pencegahan STI dan HIV/AIDS.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH Dhewi Nurahmawati
Jurnal Bidan Pintar Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v1i2.1300

Abstract

AbstrakPemberian ASI Eksklusif merupakan program yang direkomendasikan oleh WHO.  ASI Eksklusif   yaitu bayi diberikan ASI saja tanpa makanan  pendamping dari sejak bayi lahir hingga usia 6 bulan kecuali vitamin dan imunisasi. Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab terbesar angka kematian bayi (AKB).  Bayi BBLR yang tidak diberi ASI eksklusif  mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan ASI Eksklusif diantaranya usia, pendidikan, pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia, pendidikan, pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional de­ngan pendekatan crossectinal.. Besar sampel sebesar 40 subjek penelitian, dipilih dengan teknik purpose sampling. Data diukur menggunakan kuesioner dan rekam medik dari buku KIA. Teknik analisis data menggunakanan analisis regresi logistik berganda. Kesimpulan umur, budaya dan dukungan keluarga mempengaruhi dalam pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Petugas  kesehatan diharapkan melakukan penyuluhan, kunjungan rumah dan kerjasama dengan ibu menyusui  dan keluarga dalam memberikan dukungan dan pengawasan terhadap program pemberian ASI eksklusif  yang dijalani serta memberikan konseling kepada ibu selama masa kehamilan dan setelah melahirkan untuk meningkatkan program ASI Eksklusif terutama pada bayi BBLR.. Kata Kunci: Umur, Budaya, Dukungan Keluarga,  BBLR, ASI Eksklusif
PERBEDAAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN PISANG AMBON DAN JUS SELEDRI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI Sutrisni Sutrisni; Anis Nikmatul Nikmah
Jurnal Bidan Pintar Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v1i2.869

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dini diseluruh dunia.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan efektivitas pemberian pisang ambon dan jus seledri terhadap perubahan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pre eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 223 orang dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel 32 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitneyy. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa di dapatkan p value 0,000 yang artinya ada pengaruh antara pemberian pisang ambon terhadap perubahan tekanan darah sistolik dan di dapatkan p value 0,008 yang artinya ada pengaruh antara pisang ambon terhadap perubahan tekanan darah sistolik. Adapun  pemberian  jus seledri di dapatkan p value 0,000 artinya ada pengaruh pemberian jus seledri terhadap perubahan tekanan darah sistolik dan ditemukan p value0,059 yang artinya tidak ada pengaruh jus seledri terhadap perubahan tekanan darah diastolik pada wanita menopause. Hasil analisis menunjukkan bahwa pisang ambon lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah yang mana rata-rata penurunan tekanan darah sistolik 16,84 dan diastolik 16,00 pada wanita Menopause dengan Hipertensi.  Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi responden maupun tenaga kesehatan dapat menggunakan alternatif non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah dan bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian sejenis dengan jumlah sampel yang lebih besar dan dalam waktu yang lebih lama Kata Kunci: Daun Seledri, Pisang Ambon, Hipertensi
INFEKSI MENULAR SEKSUAL DAN RIWAYAT KONTRASEPSI HORMONAL SEBAGAI FAKTOR RESIKO LESI PRA-KANKER LEHER RAHIM weni tri purnani; siswi wulandari; Anita Nuril Fadila; Nuridani nuridani
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i1.1611

Abstract

Background and purpose: Currently examination with IVA and pap smear for pre-cervical lesion screening has been carried out in East Java Province. This study aims to find out hormonal contraceptives and the history of STIs as risk factors for pre-cervical cancer lesions. Method: The research design is a case-control with a sample of 76 PUS women who were positively diagnosed with pre-cancerous lesions with IVA examinations and confirmation of pap smear examinations at two health centers in Kediri City from February to July 2020. Control as many as 76 PUS women were selected from those who were negative in the same period. Case samples and controls are selected consecutively. Data on risk factors is collected through interviews using questionnaires. Data analysis is done by logistic regression method to get adjusted odd ratio of each risk factor. Result: Multivariate analysis showed that hormonal contraceptive use (>5 years and <5 years) increased the risk of pre-cervical lesions compared to those who did not use hormonal contraceptives respectively with OR=10.7 (95%CI:1.04-108.17) and OR=3.0 (95% CI: 1.16-7.84). A history of STIs also increases the risk of pre-cancerous cervical lesions by OR=9.7 (95%CI: 3.83-24.18).Conclusion: The use of hormonal contraceptives and a history of sexually transmitted infections increases the risk of pre-cervical lesions.
PENGARUH PELATIHAN PERAWATAN TALI PUSAT TERHADAP KETERAMPILAN IBU DALAM PERAWATAN TALI PUSAT PADA IBU NIFAS DI MASA PANDEMI Wulandari, Siswi; Kusumawati, Lindha Sri
Jurnal Bidan Pintar Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v1i2.1312

Abstract

Abstrak Dampak negatif perawatan tali  pusat adalah apabila tali pusat tidak dirawat dengan baik, kuman-kuman bisa masuk sehingga terjadi infeksi yang mengakibatkan penyakit Tetanus neonatorum. Dampak positif dari perawatan tali pusat adalah bayi akan sehat dengan kondisi tali pusat bersih dan tidak terjadi infeksi serta tali pusat pupus lebih cepat yaitu antara hari ke 5-7 tanpa ada komplikasi.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan perawatan tali pusat terhadap keterampilan ibu dalam perawatan tali pusat di masa pandemi. Berdasarkan lingkup penelitian termasuk penelitian Pre eksperimental. Berdasarkan tempat penelitian termasuk jenis penelitian lapangan. Berdasarkan waktu pengumpulan data termasuk jenis penelitian cross sectional. Berdasarkan cara pengumpulan data termasuk penelitian observasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian ibu nifas dan bayi usia 0-7 sejumlah 33 responden. Hasil penelitian diinterpretasikan bahwa sebelum diberi pelatihan sebagian besar responden 20 (61%) cukup terampil melakukan perawatan tali pusat, sesudah diberi pelatihan sebagian besar responden 22 (67%) terampil melakukan perawatan tali pusat. Kemudian dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan taraf signifikansi (α) 0,05 menunjukkan nilai p 0,000. Keputusannya jika p < 0,05 adalah H0 ditolak dan H1 diterima, artinya, ada Pengaruh Pelatihan Perawatan Tali Pusat Terhadap Keterampilan Ibu Dalam Perawatan Tali Pusat Pada ibu nifas di masa pandemic. Kesimpulan penelitian ini adalah H0 ditolak dan H1 diterima, artinya, ada Pengaruh Pelatihan Perawatan Tali Pusat Terhadap Keterampilan Ibu Dalam Perawatan Tali Pusat Pada Ibu Nifas Di masa pandemic. Saran bagi tenaga kesehatan agar lebih pro aktif dalam melakukan promosi kesehatan dan pelatihan, khususnya tentang perawatan bayi baru lahir dan neonatus Kata kunci : Keterampilan, Pelatihan, Tali Pusat
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI PERNIKAHAN DINI DENGAN MENGGUNAKAN PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA LEAFLET Iceu Mulyati; Ayu Cahyati
Jurnal Bidan Pintar Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v1i2.1148

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan seseorang. Upaya meningkatkan pengetahuan salah satunya mengenai pernikahan dini.Media leaflet adalah salah satu media yang sering digunakan oleh instansi pelayanan publik. Leaflet adalah selemba kertas berisikan gambar dan tulisan yang bercetak yang mengandung isi tertentu untuk menyampaikan sebuah pesan untuk mencapai tujuan tertentu. Kelebihan leaflet ini adalah proses pengembangan relatif cepat,efektif untuk pesan yang singkat dan padat dan mudah dibawa.Untuk kekurangan dari leaflet ini adalah mudah hilang dan rusak 4serta pesan yang disampaikan terbatas.Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa media ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan. Data tertinggi pernikahan usia dini di Kabupaten Bandung berada di kecamatan Dayeuhkolot sebanyak 419 kasus (56,6%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang pernikahan dini yang diberikan pendidikan kesehatan dengan menggunkan media leaflet  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan populasi sebanyak 101 orang dan sampel 51 orang,pengambilan sampel secara purposive random sampling.Pengambilan data dilakukan secara primer dengan membagikan kuesioner dan analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan remaja putri mengenai pernikahan dini sebelum dilakukan pendidikan kesehatan media leaflet kurang dari setengahnya berpengetahuan kurang sebanyak 24 orang (47,1%), sedangkan setelah dilakukan pendidikan kesehatan media leaflet lebih dari setengahnya berpengetahuan baik sebanyak 27 orang (52,9%). Simpulan yang didapatkan bahwa dengan dilakukan pendidikan kesehatan media leaflet bisa meningkatkan pengetahuan mengenai pernikahan dini.Media leaflet bisa dijadikan salah satu alternatif dalam pemberian pendidikan kesehatan terutama bagi remaja putri..Kata kunci : Media Leaflet, Pendidikan Kesehatan,Pernikahan Dini
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III Rizqi Kamalah
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i1.1650

Abstract

Kehamilan memasuki trimester III terjadi perubahan fisik dan psikologi. Kondisi tersebut menyebabkan ibu hamil mengalami keluhan yang komplek seperti ketidak nyamanan ketika tidur. Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang bisa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor gangguan pemenuhan tidur pada seseorang. Salah satu solusi untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut adalah prenatal yoga. Berlatih prenatal yoga pada masa ini merupakan salah satu solusi self help yang menunjang proses kehamilan. Literatur tinjauan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Metode: literatur ulasan ini dilakukan dengan mencari jurnal dan artikel menggunakan database elektronik yaitu google scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel ini adalah ibu hamil trimester III, prenatal yoga, pola tidur dengan mendapatkan 10 jurnal yang sesuai melalui analisis tujuan, kesesuaian topik, metode penelitian yang digunakan, dan etika penelitian. Terdapat hasil bahwa gangguan tidur banyak dialami oleh wanita pada kehamilan trimester ketiga dan setelah dilakukan senam yoga didapatkan bahwa senam yoga memberikan efek relaksasi pada ibu hamil yang bisa berpengaruh terhadap peningkatan durasi tidur.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MONOPOLI EDUKATIF TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS Suparno, Amalia Ulfah; Mansur, Herawati; Rahayu, Sri
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i1.1627

Abstract

Pada masa remaja sering kali muncul permasalahan kesehatan contohnya yaitu HIV/AIDS, hal ini disebabkan karena kurangna pengetahuan mereka tentang HIV/AIDS. Sehingga upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan meningkatkan pengetahuan mereka tentang HIV/AIDS melalui pendidikan kesehatan dengan menggunakan media monopoli edukatif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan media monopoli edukatif terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMP 02 PGRI Singosari. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII berjumlah 55 siswa, menggunakan teknik proportionate stratified random sampling didapatkan sampel  27 siswa. Pengetahuan remaja diukur dengan menggunakan lembar kuesioner dan hasil data didapatkan hampir seluruh responden mengalami peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan menggunakan media monopoli edukatif  yaitu dari 11% menjadi 81% dengan kategori baik. Analisa pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan α=0,05 menggunakan komputer. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value lebih besar dari α yaitu 0,000<0,05 yang artinya bahwa Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media monopoli edukatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Berdasarkan hasil penelitian media monopoli efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dikarenakan media monopoli sangat mudah dan menarik untuk digunakan, media monopoli memaksimalkan penggunaan keempat indera, sehingga remaja dapat dengan mudah untuk memahami tentang HIV/AIDS, selain itu proses pembelajaran dengan menggunakan media monopoli lebih interaktif.Kata kunci : Remaja, Pengetahuan Remaja Tentang HIV, Media Monopoli Edukatif
PENGARUH USIA MENARCHE DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI Try Mellinia Wati
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i2.1957

Abstract

Dismenore adalah nyeri menstruasi yang bersifat intermiten dan kram yang berpusat pada bagian perut bawah. Usia menarche dan status gizi menjadi salah satu penyebab terjadinya dismenore. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Usia Menarche Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri Kelas 3 Di Pondok Pesantren X Depok. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian sebanyak 60 remaja putri dan pengambil sampel menggunakan teknik total sampling, sehingga sampel pada penelitian adalah 60 responden. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner melalui Google Form. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh antara usia menarche terhadap kejadian dismenore dengan P-Value = 0,766 > 0,05 dan terdapat pengaruh antara status gizi terhadap kejadian dismenore dengan P-Value = 0,025 < 0,05. Hasil penelitian dapat menambah masukan pengembangan pengetahuan keilmuan dan dapat menjadi masukan serta evaluasi dalam melakukan tindakan khusus terkait usia menarche dan status gizi dengan kejadian dismenore bagi remaja putri.
PENGARUH FAKTOR PERSONAL TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA Dewi Nur Afifi; siswi wulandari; Yohanita Yorsan Rensina; septini ervina dara
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i2.2126

Abstract

Perilaku seksual pranikah yang tinggi pada remaja disebabkan oleh faktor personal seperti pengetahuan kesehatan seksual, Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV / AIDS, sikap terhadap seksualitas, harga diri dan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor personal seperti pengetahuan tentang kesehatan seksual, IMS dan HIV / AIDS, sikap, harga diri dan efikasi diri terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja di Kota Kediri yang diukur melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Desain penelitian adalah studi potong lintang dengan jumlah sampel 200 re maja yang berasal dari empat sekolah negeri di Kota Kediri mulai dari Maret 2020 sampai dengan Mei 2021. Analisis regresi logistik menunjukan bahwa remaja yang memiliki pengetahuan yang rendah tentang kesehatan seksual, IMS dan HIV / AIDS berisiko sebesar 4,28 kali, sikap permisif ter- hadap seksualitas berisiko 5 kali, harga diri rendah berisiko sebesar 3,3 kali dan efikasi diri rendah sebesar 2,5 kali untuk melakukan perilaku seksual pranikah berisiko. Analisis kualitatif menunjukan variabel sikap sebagai fak- tor yang memberikan risiko terbesar di dalam berperilaku seksual pranikah yang berisiko pada remaja

Page 3 of 13 | Total Record : 125