cover
Contact Name
Galuh Pradian Y
Contact Email
jubitar.fik@unik-kediri.ac.id
Phone
+628113033977
Journal Mail Official
galuhpradian@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
http://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jubitar/index
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bidan Pintar (JuBiTar)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 27213536     EISSN : 27213544     DOI : 10.30737/jubitar.v1i1.746
Jurnal Bidan Pintar adalah jurnal yang dipublikasikan oleh prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri. Publikasi jurnal kebidanan yang memuat tulisan ilmiah hasil- hasil penelitian maupun kajian kesehatan di bidang ilmu kebidanan. Malalui wahana ini peneliti dan praktisi dalam bidang kebidanan dapat membagikan ilmu yang kuasi dan didapatkan dari hasil penelitian. Yang meliputi : Kesehatan Ibu - Kehamilan - Persalinan - Nifas Kesehatan Anak (Neonatus, Nayi, Anak dibawah 5 tahun) Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi - Kesehatan Reproduksi Remaja - Masa antara dan masa pra konsepsi - Kesehatan pra menopause - Wanita usia subur
Articles 151 Documents
EFEKTIFITAS ILU MASSAGE DALAM MENGATASI KONSTIPASI PADA BAYI Samtyaningsih, Dian
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7025

Abstract

Abstrak Bayi usia 6-12 bulan masuk pada masa transisi pemberian ASI ke Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), pada masa ini sistem pencernaan bayi masih berkembang sehingga memerlukan adaptasi dengan jenis makanan baru dan teksturnya. Selama masa transisi tersebut masalah yang sering dialami seorang bayi adalah konstipasi. Salah satu metode komplementer yang dapat digunakan selain metode farmakologis adalah dengan ILU Massage. Metode tersebut bekerja dengan cara memberikan tekanan lembut pada area perut bayi dengan pola huruf  I, Ldan U yang bertujuan untuk merangsang peristaltik usus, yaitu gerakan kontraksi otot-otot usus yang membantu mendorong feses keluar sesuai dengan sistem anatomi dari usus. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana efektifitas ILU Massage dalam mengatasi konstipasi pada bayi. Metode penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan non equivalent control group design. Hasil penelitian nilai P-Value yaitu 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan frekuensi BAB bayi antara kelompok yang melakukan ILU Massage dengan yang Tidak melakukan ILU Massage. Hasil penelitian dapat dijadikan salah satu alternatif bahwa penanganan konstipasi pada bayi bisa menggunakan metode non farmakologis dengan pemberian ILU Massage pada bayi.   Kata kunci : ILU Massage, Konstipasi, Bayi
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN USIA PENYAPIHAN BALITA Joeliatin, Joeliatin; Ummiyati , Muchlishatun
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7038

Abstract

Abstrak Anak di bawah usia lima tahun adalah periode rentan dalam pertumbuhan anak. Pada usia itu, ada proses untuk anak penyapihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status pekerjaan ibu dengan usia penyapihan anak di Desa Lambang Kuning, Kec. Kertosono , Kab. Nganjuk pada Tahun 2025. Penelitian ini adalah penelitian Analitik dengan studi korelasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simpel Random Sampling dari sejumlah 54 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis Bivariat dan uji statistik Chi-Square.           Hasilnya menunjukkan bahwa ibu rumah tangga sebayak 25 responden (46,20%), pegawai negeri 1 responden (1, 9%), karyawan perusahaan swasta 16 responden (29, 6%), wirausaha 9 responden (16, 6%),  petani 2 responden (3, 8%) dan buruh tani 1 responden (1, 9%). Anak yang disapih kurang dari 2 tahun sejumlah 19 responden (35,1%), usia 2 tahun sejumlah 21 responden (38, 9%) dan disapih lebih dari 2 tahun sejumlah 14 responden (26%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa p-value = 0,015. Dengan demikian p-nilai < α 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara status pekerjaan ibu dengan usia anak yang menangis. Dengan demikian kebutuhan pendidikan lebih lanjut tentang usia yang benar dari anak penyapihan untuk ibu.  Kata kunci: status pekerjaan ibu, penyapihan, anak di bawah lima tahun
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN BERISIKO MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL BERBASIS SELF MANAGEMENT EDUCATION Ferdina, Cucun Setya; Christiana, Elisa; Zainab, Zainab
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7045

Abstract

Abstrak Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting, Namun, tidak semua kehamilan akan menunjukkan tanda-tanda yang normal, ibu hamil dapat mengalami masalah serius tentang kehamilannnya. Komplikasi kehamilan merupakan penyumbang utama kematian ibu dan bayi baru lahir. Kemampuan ibu untuk mengenali tanda bahaya sejak awal menjadi permasalahan krusial dalam upaya penurunan angka kematian maternal. Self education merupakan upaya yang dapat diberikan kepada ibu hamil dalam menjaga kehamilan sehingga terhindar dari bahaya resiko tinggi dalam kehamilan. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Teknik sampling yang dipakai adalah total sampling, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 41 ibu hamil. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner pengetahuan tentang tanda kehamilan beresiko. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 36 orang (88%) sebelum diberikan edukasi, dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 19 orang (46%) setelah diberikan edukasi. Dari hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α =0,05 (ƿ value < α) didapatkan nilai ƿ value = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa Ha atau H1 diterima, sehingga ada pengaruh edukasi melalui media audiovisual berbasis self management education terhadap terhadap pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan beresiko.   Kata kunci : Self education; ibu hamil; pengetahuan; audiovisual  
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI DISMINORE Wahyuni, Ida Tri; Laili, Fauzia; Nirwana, Betanuari Sabda; Rofiah, Khofidhotur; Husna , Dewi Asmaul
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7064

Abstract

Abstrak Dismenore merupakan keluhan umum pada wanita usia produktif yang ditandai dengan nyeri haid yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian kompres hangat terhadap penurunan skala nyeri disminore pada remaja putri pada SMP 7 Negeri Kota Kediri.  Kompres hangat adalah suatu metode dalam penggunaan suhu hangat setempat yang dapat menimbulkan beberapa efek fisiologis. Kompres dingin adalah suatu metode dalam penggunaan suhu rendah setempat yang dapat menimbulkan beberapa efek fisiologi. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 32 responden remaja putri yang mengalai nyeri haid dengan menggunakan metode simple random sampling. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa ρ = 0,000 dan α = 0,05 sehingga ρ < α maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan skala nyeri disminorhea terdapat perbedaan jumlah nyeri disminorhea setelah diberikan kompres hangat dimana dalam kategori nyeri sedang sebelum diberikan terapi kompres hangat terdapat 29 responden, sedangkan sebelum pemberian kompres hangat tidak terdapat remaja yang mengalami nyeri disminorhea, dan setelah pemberian kompres hangat terdapat 6 penderita yang tidak mengalami nyeri. Penurunan nyeri pada masing-masing responden sangat bervariasi, hal itu sangat erat terkait denan factor-faktor yang mempengaruhi nyeri yang dibawa oleh responden baik dari diri responden sendiri maupun dari lingkungan luar   Kata Kunci: Dismenore, nyeri haid, remaja, kompres hangat, manajemen nonfarmakologis.
KARAKTERISTIK PASIEN EPILEPSI Izzah, Vina Shofiyatul; Murwani Yekti; Marfu’ati, Nanik
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7077

Abstract

ABSTRAK   Epilepsi adalah penyakit kronik pada otak yang mempengaruhi sekitar lima puluh juta orang di dunia. Menurut Epilepsi Foundation tahun 2017, di dunia terdapat penderita epilepsi hingga 65 juta jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien epilepsi di RSUD Tugurejo Semarang Bulan Oktober 2021 – Oktober 2022. Penelitian ini bersifat kuantitatif, observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data menggunakan data sekunder berupa rekam medis penderita epilepsi. Diperoleh data yang memenuhi kriteria inklusi sebesar 107. Data dianalisa menggunakan program komputer SPSS secara deskriptif. Sebagian besar pasien mengalami bangkitan pertama kali pada usia ≤ 5 tahun (25,2%). Sebagian besar pasien adalah laki-laki (56,1%). Jenis kejang yang sering dialami pasien adalah kejang umum (81,3%). Jenis terapi OAE yang sering diberikan adalah monoterapi (63,6%). Durasi konsumsi obat lebih banyak dilakukan selama ≤ 2 tahun (59,8%). Usia bangkitan pertama kali paling sering pada usia ≤5 tahun, sering terjadi pada jenis kelamin laki-laki, kejang yang sering terjadi adalah kejang umum, paling banyak menggunakan monoterapi, serta durasi konsumsi obat ≤ 2 tahun.    Kata Kunci    : epilepsi, karakterteristik, obat anti-epilepsi
MEDIA VIDEO ANIMASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU HAMIL ANEMIA Bintang Puspita; Ade Devriany; Suriani B; Wirawati Amin
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7343

Abstract

Abstrak Anemia pada ibu hamil menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Secara global, prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 35,5%, sedangkan di Indonesia sebesar 27,1%. Kejadian anemia pada ibu hamil Di Kota Makassar fluktiatif dengan kecenderungan meningkat. Wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi menunjukkan peningkatan prevalensi anemia dari 4,5% pada tahun 2023 menjadi 5,9% pada 2025. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian anemia adalah rendahnya tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai penyebab, dampak, dan pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi media video animasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test pada 30 ibu hamil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang anemia dan intervensi menggunakan media video animasi yang telah diuji kelayakan oleh ahli media. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan edukasi adalah 1.77 dan meningkat menjadi 2.63. Edukasi kesehatan melalui video animasi terbukti berpengaruh signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia sehingga, media ini direkomendasikan sebagai salah satu media edukasi dalam pelayanan antenatal care dan kelas ibu hamil guna mendukung upaya pencegahan anemia. Kata kunci : Anemia; Ibu Hamil; Pengetahuan; Video Animasi
PENGARUH FREKUENSI DAN INTENSITAS AKTIVITAS FISIK TERHADAP TEKANAN DARAH SISTOLIK DAN DIASTOLIK PADA IBU NIFAS Karmila Ayuba; Efri Leny Rauf; Yuliandary Yunus; Rizky Nikmathul Husna Ali
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7391

Abstract

Abstrak Masa nifas merupakan periode pemulihan setelah persalinan yang ditandai dengan perubahan fisiologis, termasuk pada sistem kardiovaskular yang dapat memengaruhi tekanan darah. Aktivitas fisik yang dilakukan ibu nifas berperan penting dalam membantu adaptasi tubuh dan menjaga kestabilan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi dan intensitas aktivitas fisik terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Batudaa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 52 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner aktivitas fisik International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan pengukuran tekanan darah menggunakan Sphygmomanometer, kemudian dianalisis Secara univarat dan bivarate menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitan menunjukan bahwa ibu nifas dengan aktivitas fisik frekuensi dan intensitas sedang cenderung memiliki tekanan darah dalam kategori normal dibandingkan ibu dengan aktivitas fisik rendah dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05). Aktivitas fisik yang kurang optimal berhubungan dengan tekanan darah yang tidak stabil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi dan intensitas aktivitas fisik berpengaruh terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada ibu nifas.   Kata kunci : Aktivitas Fisik, Tekanan Darah, Ibu Nifas, IPAQ
HUBUNGAN KESEHATAN MENTAL IBU NIFAS DENGAN PRODUKSI ASI Khoirun Nisa Siregar; Efri Leny Rauf; Rizky Nikmathul Husna Ali; Tressan Eka Putri Katili
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7404

Abstract

Abstrak Kesehatan mental ibu nifas merupakan salah satu factor penting yang berpengaruh terhadap keberhasilan menyusui. Masa nifas ditandai dengan perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis yang signifikan, sehingga ibu berisiko mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi postpartum. Kondisi psikologis yang tidak stabil dapat mempengaruhi keseimbangan hormone prolactin dan oksitosin yang berperan dalam produksi dan pengeluaran Air Susu Ibu (ASI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesehatan mental ibu nifas dengan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 ibu nifas hari ke-7 hingga hari ke-42 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Kesehatan mental ibu nifas di ukur menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), sedangkan produksi ASI dinilai menggunakan kuesioner produksi ASI berdasarkan frekuensi pengosongan payudara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu nifas dengan kesehatan mental normal memiliki produksi ASI yang lancar, sedangkan ibu nifas dengan gangguan kesehatan mental sedang hingga berat mayoritas mengalami produksi ASI tidak lancar. Hasil uji statistic menunjukkan nilai p=0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara kesehatan mental ibu nifas dengan produksi ASI. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kesehatan mental ibu nifas dengan produksi ASI. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini gangguan kesehatan mental serta pemberian dukungan psikososial untuk meningkatkan keberhasilan menyusui.   Kata kunci : Kesehatan Mental, Ibu Nifas, Produksi ASI, Depresi Postpartum, EPDS
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCAPAIAN TARGET KOMPETENSI PRAKTIK KLINIK KEBIDANAN Hindun Kader; Yeni Lufiana Novita Agnes; Kun Ika Nur Rahayu
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7405

Abstract

ABSTRAK Pencapaian target kompetensi praktik klinik merupakan indikator utama keberhasilan pendidikan kebidanan karena mencerminkan kesiapan mahasiswa dalam memberikan pelayanan kebidanan yang aman dan bermutu. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan mahasiswa yang belum mampu mencapai target kompetensi praktik klinik sesuai standar yang telah ditetapkan. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, antara lain minat belajar, motivasi belajar, dan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh minat belajar, motivasi belajar, dan lingkungan belajar terhadap pencapaian target kompetensi praktik klinik kebidanan mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 318 mahasiswa D3 Kebidanan di Akbid Gatra Buana Gurabati Tidore, dengan sampel sebanyak 177 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan lingkungan belajar berpengaruh signifikan terhadap pencapaian target kompetensi praktik klinik kebidanan (p < 0,05), sedangkan minat belajar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi internal mahasiswa serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif memiliki peran penting dalam pencapaian kompetensi praktik klinik. Oleh karena itu, institusi pendidikan kebidanan perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan motivasi belajar mahasiswa serta penyediaan lingkungan praktik klinik yang mendukung guna meningkatkan kualitas lulusan kebidanan. Kata kunci: minat belajar, motivasi belajar, lingkungan belajar, kompetensi praktik klinik
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN POLA MAKAN , DAYA INGAT DAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA Dafrosa Luni; Linros Susanti Tau; Siswi Wulandari
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7445

Abstract

Abstrak Peningkatan intensitas penggunaan smartphone di kalangan remaja berpotensi menimbulkan dampak negatif pada kesehatan, termasuk perubahan perilaku makan, fungsi kognitif, dan pola tidur. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan smartphone (gadget) dengan pola makan, daya ingat, dan kualitas tidur pada remaja SMAN 1 Fatuleu.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Data primer dikumpulkan melalui wawancara (kuesioner durasi smartphone), formulir Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk pola makan, Digit Span Test untuk daya ingat, dan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) versi Bahasa Indonesia untuk kualitas tidur. Data dianalisis secara kuantitatif. Hubungan antara intensitas penggunaan smartphone dengan pola makan dan daya ingat diuji menggunakan Spearman Rho. Sedangkan hubungan dengan kualitas tidur diuji menggunakan Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterpaparan gadget dengan pola makan (P = 0,000 < 0,05). Terdapat juga hubungan yang signifikan antara keterpaparan gadget dengan daya ingat (P = 0,000 < 0,05 dan P = 0,003 < 0,05). Selain itu, ditemukan hubungan signifikan antara keterpaparan gadget dengan kualitas tidur (P = 0,001 < 0,05). Selanjutnya analisis Odds Ratio (OR) menunjukkan kekuatan hubungan yang kuat, OR = 8.31 dengan CI 95% (3.57 – 19.30) menegaskan bahwa remaja dengan keterpaparan gadget tinggi memiliki 8.31 kali risiko lebih besar mengalami kualitas tidur yang buruk dibandingkan kelompok keterpaparan rendah.Kesimpulan: Intensitas penggunaan gadget berhubungan signifikan secara negatif dengan pola makan, daya ingat, dan kualitas tidur pada remaja. Diperlukan intervensi untuk mengelola waktu layar demi kesehatan remaja. Kata Kunci: Pola Makan; Daya Ingat; Keterpaparan Gadget; Kualitas Tidur.