cover
Contact Name
Galuh Pradian Y
Contact Email
jubitar.fik@unik-kediri.ac.id
Phone
+628113033977
Journal Mail Official
galuhpradian@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
http://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jubitar/index
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bidan Pintar (JuBiTar)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 27213536     EISSN : 27213544     DOI : 10.30737/jubitar.v1i1.746
Jurnal Bidan Pintar adalah jurnal yang dipublikasikan oleh prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri. Publikasi jurnal kebidanan yang memuat tulisan ilmiah hasil- hasil penelitian maupun kajian kesehatan di bidang ilmu kebidanan. Malalui wahana ini peneliti dan praktisi dalam bidang kebidanan dapat membagikan ilmu yang kuasi dan didapatkan dari hasil penelitian. Yang meliputi : Kesehatan Ibu - Kehamilan - Persalinan - Nifas Kesehatan Anak (Neonatus, Nayi, Anak dibawah 5 tahun) Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi - Kesehatan Reproduksi Remaja - Masa antara dan masa pra konsepsi - Kesehatan pra menopause - Wanita usia subur
Articles 125 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI Wati, Kus Mira
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i2.1681

Abstract

Asi Eksklusif memiliki konstribusi besar untuk tumbuh kembang dan daya tahan tubuh bayi .cakupan ASI di puskesmas Nogosari masih rendah di bawah target.Puskesmas Nogosari merupakan salah satu Puskesmas dengan cakupan pemberian ASI Eksklusif rendah tiap tahunnya, pada tahun 2015 sebesar 33% saja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif bayi usia 6-12 bulan pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Nogosari Boyolali. Penelitian ini mengukur faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif secara deskriptif analitik dengan desain cross sectional, dengan sampel 95 ibu yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Nogosari. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan data sekunder. Data diolah dengan komputer, dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian penunjukan bahwa 45,3%(43)  ibu memberikan ASI Eksklusif dan 52 (54,7%) ibu tidak memberikan ASI Eksklusif.  Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,700), sedangkan ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan (p=0,001), dengan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Nogosari.Kesimpulan, status pekerjaan, dukungan suami dan peran tenaga kesehatan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan tenaga kesehatan mampu meningkatkan dukungan pemberian ASI eksklusif  walaupun ibu bekerja dan kurang mendapat dukungan suami. 
IDENTIFIKASI Neisseria gonorrhoeae PADA PENDERITA DENGAN GEJALA KLINIS INFEKSI PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Lindha Sri Kusuma; siswi wulandari; Gina Salsabella; Elis Andaresta
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i2.2127

Abstract

Gonorrhoeae merupakan jenis Penyakit Menular Seksual (PMS) klasik yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neiserria gonorrhoeae. WHO memperkirakan setiap tahun terdapat 350 juta penderita baru Penyakit Menular Seksual (PMS) di Negara berkembang seperti Afrika, Asia, Asia Tenggara dan Amerika Latin. Puskesmas Balowerti merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat di Kota Kediri yang dilengkapi dengan unit pemeriksaan reproduksi. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dan bertujuan untuk mengidentifikasi dan melihat persentase Neiserria gonorrhoeae pada penderita dengan gejala klinis Penyakit Menular Seksual. Teknik pengambilan sampel adalah secara non random dengan desain purposive sampling sebesar 40 orang. Penelitian ini menggunakan sampel swab speculum vagina. Sampel tersebut kemudian dibuat perlakuan untuk diidentifikasi dengan pengecatan gram pada apusan kering swab speculum vagina. Hasil yang diperoleh, terdapat 11 responden positif (27,50%) teridentifikasi Neisseria gonorrhoeae dari 40 responden dengan gejala klinis infeksi menular seksual. Hasil penelitian dengan presentasi 27,50%, di anggap tinggi karena melebihi Standar Nasional minimum kasus gonorrhoeae setiap wilayah 0,20% sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut untuk menekan tingginya angka kejadian gonorrhoeae.
PENGARUH PAPARAN ASAP ROKOK PADA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN BBLR Istiqomah, Anisa Ikhlasani Nur; Sukesi, Sukesi Sukesi; Nugrahini, Evi Yunita
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i2.1690

Abstract

Abstrak Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu permasalahan yang masih menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi (AKB). Salah satu faktor penyebab BBLR disebabkan oleh paparan asap rokok saat hamil yang dapat terjadi dari ibu perokok maupun lingkungan ibu yang terpapar asap rokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paparan asap rokok pada ibu saat hamil terhadap kejadian BBLR di wilayah Puskesmas Panekan. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian survey analitik Penelitian ini dirancang dengan rancangan case control menggunakan pendekatan retrospective. Populasi menggunakan ibu hamil yang terpapar asap rokok ringan, sedang, dan berat sebanyak 128 orang. Variabel independent adalah paparan asap rokok dan variabel dependent adalah kejadian BBLR. Alat ukur data menggunakan rekam medik, kuesioner, dan lembar pengumpul data. Analisis data menggunakan crosstabs correlation Kendall’s Tau-c untuk tabel 3x2 dan uji Mann Whitney-U test untuk menganalisis perbedaan pada kelompok kasus dan control dengan taraf signifikansi 0,05.Hasil penelitian adalah hampir separuh dari responden yaitu ibu, terpapar asap rokok berat. Sebagian kecil ibu melahirkan bayi dengan BBLR. Hasil anlisis crosstabs correlation Kendall’s Tau-c pada pengaruh paparan terhadap BBLR didapatkan nilai p= 0,08 (p>0,05). Analisis menggunakan Mann Whitne-U Test didapatkan nilai p=0,287 (p>0,05), dari kedua analisis tersebut H0 diterima.Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh dan perbedaan antara kejadian BBLR dengan paparan asap rokok pada ibu saat hamil di Wilayah Puskesms Panekan Magetan, sehingga kemungkinan kejadian BBLR tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lainnya. Saran bagi penelitian selanjutnya sebagai pertimbangan bagi peneliti untuk menambahkan variabel-variabel lain terkait BBLR.      
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Yanuaringsih, Galuh Pradian; Aminah, Siti; Mega Puspita, Nara Lintan
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i2.2145

Abstract

Status gizi adalah suatu ukuran mengenai kondisi tubuh remaja yang dapat dilihat dari makanan yang dikonsumsi oleh remaja, biasanya bisa dinilai pada remaja yang tidak menyukai sayur atau yang melakukan diet dengan cara yang salah, kebiasaan yang seperti ini bisa menyebabkan responden mengalami anemia. anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah remaja lebih rendah dari jumlah normal. Berdasarkan hasil survey awal yang di lakukan pada 17 remaja ditemukan 12 (35%) remaja mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK PGRI 3 Kediri tahun 2019.Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional, pada penelitian ini teknik pengambilan sampelnya menggunakan simple random sampling dengan besar sampel 40 responden. Teknik data menggunakan uji spearmen rank (Rho) dengan tingkat kemaknaan (α=0,05), dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat 20 (50,0%) mendapat status gizi normal dan 28 (70,0%) responden tidak terjadi anemia. Dari hasil analisa menggunakan uji sperman rank didapatkan p value > α (0,20 > 0,05) yang artinya tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia remaja putri. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar remaja sudah melakukukan kebiasaan makan makanan yang mengandung serat dan diharapkan remaja lebih mempertahankan cara pola makan supaya tidak terjadi anemia.  Kata kunci : Status Gizi, remaja, Anemia
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI LUKA POST OP (SECTIO CAESAREA) Zaleha, Noor Liati
Jurnal Bidan Pintar Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v2i2.1970

Abstract

Tindakan Sectio Caesarea akan memutuskan persambungan jaringan karena insisi yang akan mengeluarkan reseptor nyeri sehingga pasien akan merasakan nyeri terutama setelah efek anastesi habis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik rlaksasi progresif terhadap penurunan nyeri luka post op SC.Rancangan penelitian menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini 20 ibu dengan persalinan SC dengan metode consecutive sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner visual analog skale dan SOP.Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata sebelum dilakukan teknik relaksasi progresif oleh kelompok kontrol dan intervensi sebagian besar ibu post SC mengalami nyeri sedang, kemudian rata-rata setelah dilakukan teknik relaksasi progresif sebagian besar nyeri menurun menjadi ringan. Hasil uji bivariat sebelum intervensi 1 p value >0,05 kemudian sebelum dan sesudah intervensi 2 dan 3 p value <0,05 dengan Uji Wilcoxon. Hasil analisis dengan Uji Mann Withney didapatkan p value <0,05. Hasil uji multivariat dengan Uji Friedman  mendapatkan hasil p value <0,05.Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh teknik relaksasi progresif terhadap penurunan nyeri luka post op SC. Disarankan kepada tenaga kesehatan agar dapat menerapkan teknik relaksasi progresif sebagai terapi non-farmakologi dalam menurunkan nyeri luka post op SC.Kata Kunci             : Ibu post SC, Nyeri, Relaksasi Progresif,
PENGARUH PARITAS, PEKERJAAN IBU, PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGATERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BAYI Dewi Indriani; Remita Yuli Kusumaningrum; Ike Nurrochmawati; Tri Retniningsih
Jurnal Bidan Pintar Vol 3, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v3i1.3240

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu bentuk untuk menurunkan angka kematian bayi di Indonesia. Faktor ibu dapat berdampak pada pemberian ASI eksklusif pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paritas, pekerjaan ibu, pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif di posyandu di Nganjuk Jawa Timur. Desain penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain case control. Lokasi penelitian di Kabupaten Nganjuk dari tanggal 01 Oktober sampai dengan 20 November 2021. Jumlah sampel 150 ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan dipilih menggunakan fixed disease sampling yang termasuk kelompok kasus 50 ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan. yang memberikan ASI eksklusif dan kelompok kontrol 100 ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan yang tidak memberikan ASI eksklusif. Variabel bebas penelitian adalah paritas, pekerjaan ibu, tingkat pendidikan dan dukungan keluarga, sedangkan variabel terikat penelitian adalah ASI eksklusif. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengolahan data menggunakan analisis regresi logistik berganda. Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh paritas (OR=2,47; CI 95%=1,21-3,72; p=<0,000), pekerjaan ibu (OR=1,78; CI 95%=0,52-3,04; p=0,006), tingkat pendidikan (OR= 2,31; CI 95%=1,69 hingga 2,93; p=<0,000), dan dukun keluarga (OR=2,16; CI 95%=0,95 hingga 3,37; p=0,011). Pemberian ASI Eksklusif meningkat dengan multipara, ibu tidak bekerja, pendidikan tinggi dan dukungan dari keluarga  Kata kunci : Paritas, Pekerjaan, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, ASI Ekslusif
PENGARUH ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA MAHASISWA KEBIDANAN DIV UNIVERSITAS KADIRI TAHUN 2021 Sutrisni Sutrisni; SRI LESTARI
Jurnal Bidan Pintar Vol 3, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v3i1.2476

Abstract

Dismenore menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah, yang bisa menjalar ke punggung dan paha. Nyeri dirasakan sebagai kram yang hilang timbul atau sebagai nyeri tumpul yang terus menerus ada. Studi pendahuluan yang dilakukan pada 10 mahasiswa didapatkan hasil 8 orang (80%) mengalami dismenore, 5 (50%) mahasiswa mengalami nyeri sedang sedangkan 3 (30%) mahasiswa mengalami nyeri berat  dan 2 orang (20%) tidak mengalami dismenore. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan dismenore. Desain penelitian preeksperimen dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Populasi 20 mahasiswa yang mengalami dismenore. Sampel berjumlah 16 dengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah Lembar Pengukuran Tingkat nyeri skala Numeric Rating Scale (NRS). Analisa yang digunakan adalah Uji wilcoxon. Hasil analisis diperoleh dari 16 responden sebelum melakukan Abdominal stretching exercise setengahnya (50.0%) mengalami dismenore sedang sebanyak 8 responden dan setelah melakukan Abdominal stretching exercise sebagian besar (56.3%) mengalami nyeri ringan sebanyak 9 responden. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon diperoleh ρ value (0,001) < α (0,05) maka (H₀) ditolak dan (H₁) diterima artinya ada pengaruh Abdominal Stretching exercise terhadap penurunan dismenore pada mahasiswa. Abdominal stretching exercise  efektif dalam  menurunkan intensitas nyeri haid sehingga dapat diterapkan saat mengalami dismenore.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KESIAPAN IBU MENGHADAPI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT AURA SYIFA KABUPATEN KEDIRI Dian Asih Ning Utami
Jurnal Bidan Pintar Vol 3, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v3i1.2494

Abstract

AbstrakSectio Caesarea merupakan tindakan yang beresiko. Dampak yang ditimbulkan antara lain gangguan fisiologis dan psikologis yang dapat menyebabkan postpartum blues, proses mobilisasi terganggu, dan Post Traumatic Stress Disorder, untuk mengantisipasi dampak tersebut, diperlukan kesiapan ibu dalam menghadapi sectio caesarea, baik dari segi fisik, psikologis dan materil. Salah satu cara untuk mempersiapkan kesiapan ibu adalah dengan adanya dukungan suami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 26 responden ibu yang akan melakukan sectio caesarea di Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan suami dan kuesioner kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea yang diisi oleh ibu yang akan melakukan sectio caesarea di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri, kemudian data dianalisa menggunakan Chi Square Test didapatkan hasil p value = 0,002. Oleh karena p value < 0,05 maka H0 ditolak, yang artinya terdapat hubungan dukungan suami dengan kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea. Dukungan suami merupakan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea, hal ini berarti semakin tinggi dukungan suami diharapkan semakin tinggi kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan.Kata kunci : Kesiapan ibu, Dukungan Suami, Sectio Caesarea
EFEKTIFITAS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI MASA PANDEMI COVID-19 Ambika Mustikawati
Jurnal Bidan Pintar Vol 3, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v3i1.3238

Abstract

Pemberian ASI terkendala oleh banyak  faktor, salah satunya stress  karena pandemi Covid 19. Selain itu adanya penurunan produksi ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan dikarenakan kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan dalam kelancaran produksi ASI. Pijat oksitosin dapat merangsang pada reflex let down dan membantu pelepasan hormon oksitosin, sehingga ibu mendapatkan kenyamanan yang membuat produksi ASI dapat meningkat dan mengurangi stress dimasa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan one group pre and post test design dengan lembar observasi (produksi ASI), kemudian diberikan intervensi (pijat oksitosin) yang diikuti dengan evaluasi hari ke 3 menggunakan lembar observasi (produksi ASI). Hasil evaluasi ini kemudian dibandingkan dengan hasil pengukuran sebelum diberikan intervensi. Efektifitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum menunjukkan bahwa hasil uji statistik lanjut menggunakan Mcnemar Test diperoleh nilai p value = 0,000 atau p < α=0,05 yang berarti terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI. Saran bagi bidan untuk dapat membuat program penyuluhan secara daring kepada ibu post partum dan meningkatkan peran konsultasi seputar ASI melalui grup handphone sehingga pesan kesehatan bisa tersampaikan secara maksimal meskipun di masa pandemi Covid 19. Kata Kunci: pijat oksitosin, ASI, pandemi
PERBEDAAN NYERI PADA IBU POST SEKSIO SESAREA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN MUSIK RELIGI DI RUMAH SAKIT AURA SYIFA KABUPATEN KEDIRI Ulul Azmi Zuhaira
Jurnal Bidan Pintar Vol 3, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v3i1.2496

Abstract

AbstrakSeksio sesarea merupakan suatu cara membuat sayatan pada dinding depan perut untuk melahirkan janin, seksio sesarea dianggap lebih aman. Ibu dengan post seksio sesarea akan merasakan nyeri pasca operasi seksio sesarea, nyeri merupakan rangsangan tidak enak yang dapat menimbulkan rasa khawatir dan rasa takut. Pengalian rasa nyeri dari pasien dapat dilakukan dengan pemberian musik, memecah siklus ketakutan dan kecemasan yang meningkatkan reaksi nyeri dan akan memindahkan perhatian dari pasien tersebut pada sensasi yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nyeri pada ibu post seksio sesarea sebelum dan sesudah diberikan musik religi di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Penelitian ini menggunakan desain Pra-Eksperimental dengan rancangan penelitian menggunakan one grup pretest posttest design dan dilakukan dengan cara memberikan musik religi selama 15 menit. Jumlah sampel yaitu 49 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis penelitian ini menggunakan uji statistik Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil uji statistik didapatkan p < 0,05, Sig. (2-tailed) sebelum dan sesudah pemberian musik religi adalah 0,000. berdasarkan data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan penurunan nyeri antara sebelum dan sesudah pemberian musik religi pada ibu post seksio sesarea. Perlakuan dengan menggunakan musik religi ini akan membuat responden merasa rileks.Kata kunci : Musik Religi, Post Sectio Sesarea, Nyeri

Page 4 of 13 | Total Record : 125