Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles
585 Documents
Model Pembelajaran Means Ends Analysis Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SD
Made Rika Mulasari;
I G A. Ayu Wulandari;
Made Putra
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i3.25812
Masalah utama dalam penelitian ini adalah masih terdapat beberapa siswa yang memperoleh nilai kurang mencapai KKM yang ditetapkan sekolah pada saat Penilaian Tengah Semester dilihat dari 182 siswa , yang sudah tuntas sebanyak 87 siswa dan tidak tuntas sebanyak 95 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD. Tergolong eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD sebanyak 5 kelas dengan jumlah 182 siswa. Teknik random sampling dipilih dalam menentukan sampel penelitian dan memperoleh 2 kelompok sampel yakni kelompok eksperimen berjumlah 32 orang dan kelompok kontrol berjumlah 38 orang. Metode tes digunakan dalam pengumpulan data. Instrumen pengumpulan data yaitu uraian atau essay. Rata-rata hasil belajar matematika kelas mengikuti model Means Ends Analysis yaitu 81,81 dan kelompok mengikuti konvensional yaitu 74,15. Data yang diperoleh dianalisis uji-t yaitu polled varians. Hasil anlisis data (thitung =2,632 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikasi 5% dan dk = 68 maka, H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam menerapkan pembelajaran dikelas yang lebih efektif dan efisien.
Teknik Numbered Heads Together dan Teknik Talking Stick dalam Lesson Study Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Ni Kadek Dwi Purnamayanti;
I Made Tegeh
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26073
Penelitian ini dilakukan agar mengetahui efektivitas kooperatif teknik Numbered Heads Togheter dan teknik Talking Stick padaSetting Lesson Studypada hasil belajar tematik peserta didik kelas IV A SD. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang memakai rancangan penelitian desain Rendomize Control Trials (RCTs). Populasi penelitian yakni siswa kelas IV A sejumlah 28 orang. Populasi untuk kelompok eksperimen pada kelas IV A di gunakan 14 orang yang diberikan perlakuan menggunakan teknik NHT dan teknik Talking Stick dan 14 orang pada kelas IV A sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar tematik peserta didikdidapatkan menggunakan instrumen tes dengan bentuk pilihan ganda sejumlah 30 butir soal. Data yang telah didapatkan lalu diolah melalui statistik deskriptif dan Independent Sample t-test.Berdasarkkan hasil penelitian, nilai rerata hasil belajar pendekatan tematik peserta didik kelompok eksperimen = 20,8. Serta setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan SPSS 23 for Windows pada tabel keputusan didapatkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,043 yang artinya nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 (0,043 < 0,05), jadi H0 ditolak serta H1 diterima. Ini berarti hasil penelitian memperlihatkan bahwasanyaadadampak yang signifikan pada kelompok eksperimen yang diajarkan dengan teknik Numbered Heads Togheter dan teknik Talking Stick dalam setting lesson study dengan kelompok kontrol yang dibelajaran guru seperti biasa pada hasil belajar siswa. Jadi bisa disimpulan bahwa teori konstruktivis model pembelajaran dengan kolaborasi teknik numbered heads togheter dan talking stick bersetting lesson study efektif terhadap hasil belajar tematik siswa kelas IVA Sekolah Dasar dapat ditingkatkan.
Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition (CIRC) Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa
Heni Adawiyah B.HS;
I Ketut Gading;
Gede Wira Bayu
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26465
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa yang menyebabkan kemampuan membaca pemahaman siswa menjadi rendah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Guru kelas IV di sekolah tempat penelitian mengetahui hasil bahwa masih ada beberapa siswa yang membacanya secara terbata-bata, bahkan ada siswa kelas IV yang belum bisa membaca, dengan demikian akan menjadi penghambat atau permasalahan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.Penelitian (Dibia, 2007)ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah One Shot-Case Study. Populasi penelitian ini berjumlah 178 siswa yang tersebar pada 7 sekolah, sedangkan sampel berjumlah 35 siswa. Adapun teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan cara yaitu, menulis nama kelas yang menjadi populasi pada kertas sampai semua nama kelas IV yang menjadi populasi tersebut ditulis, kertas tersebut kemudian dilipat atau diremas hingga tulisannya tidak terlihat, ambil satu kertas tersebut untuk memilih sampel yang akan digunakan sebagai kelas eksperimen. Sampel dalam penelitian ini akan mendapatkan perlakuan berupa penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition(CIRC) dalam proses pembelajarannya. Data Kemampuan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia yang sesuai dengan indikator kemampuan membaca pemahaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistika inferensial (Uji T Burning). Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD didapat (nilai signifikansi = 0,000 < 0,05).
Kontribusi Komunikasi Interpersonal dan Self-confidence Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V SD
N P. Trisya Hani Sagita;
I. B. Surya Manuaba;
I B. Gede Surya Abadi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i3.26539
Rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa disekolah telah menjadi masalah yang harus diperhatikan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah komunikasi interpersonal dan self-confidence. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran kontribusi komunikasi interpersonal dan self-confidence terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 490 orang siswa. Sampel ditetapkan dari populasi menggunakan teknik proportional random sampling. Jumlah sampel dari populasi ini adalah 210 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non tes. Data komunikasi interpersonal dan self-confidence diperoleh dengan penyebaran kuesioner dan data kompetensi pengetahuan IPA diperoleh melalui pencatatan dokumen. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan komunikasi interpersonal terhadap kompetensi pengetahuan IPA dengan kontribusi sebesar 54,1%, terdapat kontribusi yang signifikan self-confidence terhadap kompetensi pengetahuan IPA dengan kontribusi sebesar 47,3%, serta terdapat kontribusi yang signifikan komunikasi interpersonal dan self-confidence terhadap kompetensi pengetahuan IPA dengan kontribusi sebesar 58,5%. Dapat disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal dan self-confidence berkonstribusi terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V.
Model Creativity Learning Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Tanggung Jawab Pada Mata Pelajaran IPA
Ni Ketut Kris Primayonita;
I Gusti Ayu Tri Agustiana;
I Nyoman Laba Jayanta
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26551
Keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa masih sangat sulit ditumbuhkan karena keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah yang mengakibatkan penerapan keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa pada proses pembelajaran kurang optimal. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Creativity Learning terhadap keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment, dengan rancangan yang digunakan non-equivalen post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 8 kelas yang terdiri dari 186 orang siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian adalah Random Sampling dengan jumlah sampel 61 orang siswa. Data di analisis dengan menggunakan statistik Inferensial yaitu Uji Manova. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA dibuktikan bahwa nilai signifikan yang diperoleh 0.000 lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Creativity Learning berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa. Model creativity learning merupakan gabungan dari tiga model pembelajaran yaitu model inkuiri, PBL, dan BBL. Model ini mengarahkan siswa menyelesaikan persamasalahan dengan cermat dan kreatif, sehingga siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis tersebut model creativity learning sangat cocok diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab siswa.
Model Pembelajaran Kolaboratif Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa
Kadek Beny Agus Permana;
Ndara Tanggu Renda;
I Gede Margunayasa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26552
Rendahnya hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar dan belum diketahuinya apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar matematika siswa. menjadi permasalahan utama pada penelitian ini. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru dalam menerapkan model pembelajaran yang inovatif pada proses belajar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kolaboratif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang berjumlah 401 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V(A) SDN 1 Astina, dan kelas V SDN 1 Penarukan dengan jumlah 55 orang sebagai kelompok eksperimen, untuk kelompok kontrol pada penelitian ini adalah kelas V(B) SDN 1 Astina, dan kelas V SDN 4 Penarukan dengan jumlah 49 orang sebagai kelompok kontrol, dengan teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode tes dengan instrument tes objektif berupa tes pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal objektif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji-t). Hasil uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (7,09 > 1,983) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil analisis uji-t dan rata-rata hasil belajar tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kolaboratif berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD di Gugus II dan Gugus IX Kecamatan Buleleng. Oleh sebab itu, model pembelajaran kolaboratif cocok diterapkan untuk mengatasi hasil belajar matematika siswa yang rendah.
Penggunaan Teknik Think Pair Share dan Teknik Index Card Match Dalam Lesson Study Mampu Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Ketut Rosita Dewi;
I Ketut Dharsana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26554
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar tematik siswa kelas VA SD, setelah mendapatkan perlakuan berupa teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson sudy dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan teknik konvensional. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Trials (RCTs). Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VA SD. Pemilihan siswa pada kelompok eksperimen dan kontrol dilakukan dengan cara random sehingga masing-masing kelompok baik kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mendapatkan siswa sebanyak 13 orang. Data hasil belajr tematik siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk tes pilihan ganda yang berjumla 30 butir soal. Analisis data menggunakan uji-t dengan rumus Levenes Test. Rata-rata hasil belajar tematik siswa pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan menggunakan teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson study lebih besar dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (22,85>18,62). Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis menggunakan SPSS 22.00 pada tabel keputusan pada nilai Sig (2-tailed) di peroleh nilai 0,009 yang artinya nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar tematik antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson study dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar tematik siswa kelas VA di SD.
Model Pembelajaran SAVI Berbantuan Media Mind Mapping Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V
I Gede Eric Cantona;
I Komang Sudarma
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26615
Hasil belajar IPA sebagian besar siswa yang masih rendah, mendorong perlunya menciptakan proses pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu cara yaitu dengan menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan media mind mapping. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI berbantuan mind mapping terhadap hasil belajar IPA di kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan non-equivalent posttest onlycontrol group. Adapun jumlah dari populasi dalam penelitian ini 104 siswa dan sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis uji-t menunjukkan data yang diperoleh thitung = 2,86> ttabel pada taraf signifikan 5% dan dk 38 diperoleh nilai ttabel=2,02. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI berbantuan media mind mapping terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Dengan demikian model pembelajaran SAVI berbantuan media mind mapping memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Implikasi pada penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan media mind mapping sesuai untuk diterapkan pada pembelajaran IPA karena dengan menerapkan model pembelajaran SAVI ini membuat siswa belajar dengan menemukan pengalaman-pengalaman baru yang nantinya akan meningkatkan keaktifan, berpikir kritis, serta daya ingat yang semakin berkembang. Sehingga hal tersebut akan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA yang dimiliki oleh siswa.
Model Pembelajaran STAD Berorientasi THK Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Ni Putu Ayu Winaastari;
Kadek Yudiana;
Ni Nyoman Kusmariyatni
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26617
Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan model pembelajaran yang kurang inovatif yang mengakibatkan rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Student Teams Achivement Devision (STAD) berorientasi Tri Hita Kara (THK) terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat quasi eksperiment menggunakan desain non-equivalent post-test only control group desaig pada populasi siswa sebanyak 210 orang dengan menggunakan sempel sebanyak 26 siswa pada kelompok eksperimen dan 22 orang siswa pada kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah metode tes, bentuk tes yang dikembangkan adalah tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan menentukan mean, median, modus dan stadar deviasi serta menggunakan analisis statistik inferensial dengan melakukan uji homogenitas varian dan uji normalitas data serta uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh = 6,398. Sedangkan pada taraf sighifikan 5% adalah 2,021 yang menunjukan bahwa (6,398 > 2,021), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Student Teams Achievement Devision (STAD) berorientasi Tri Hita Karana (THK) terhadap kompetensi pengetahuan IPA di kelas V SD.
Model Quantum Teaching Berbasis Pendidikan Karakter Terhadap Motivasi Belajar IPA
Ni Luh Ayu Widiastiti;
Made Sumantri
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26628
Rendahnya motivasi belajar IPA yang dimiliki oleh siswa menjadi dasar penelitian ini dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model quantum teaching berbasis pendidikan karakter terhadap motivasi belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 172 orang yang merupakan seluruh siswa kelas IV, sedangkan untuk sampel penelitian berjumlah 55 orang siswa. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner motivasi belajar. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dari hasil pengolahan data (thitung =19,08, > ttabel = 1,67) artinya thitung lebih besar daripada ttabel yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran quantum teaching berbasis pendidikan karakter berpengaruh terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas IV SD. Penggunaan model quantum teaching berbasis pendidikan karakter mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA karena pembelajaran quantum teaching berbasis pendidikan karakter menekankan pada adanya interaksi-interaksi yang positif dalam kegiatan pembelajaran