cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
editor.jp2@undiksha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
ISSN : 26143909     EISSN : 26143895     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jp2
Core Subject : Education,
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 585 Documents
E-Learning Berbasis Flipped Classroom pada Mata Pelajaran Matematika Anak Agung Gde Agung Dwi Angga Nirarta; I Nyoman Jampel; I Komang Sudarma
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.35078

Abstract

Pada saat pandemi telah terjadi penurunan hasil belajar matematika dikarenakan guru terlalu sering menggunakan model pembelajaran teacher center dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kelayakan e-learning berbasis flipped classroom pada mata pelajaran matematika diera covid-19. Penelitian ini menggunakan model ADDIE sebagai model penelitian. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah para ahli dan siswa. Metode pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan kuesioner. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik analis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah pertama desain pengembangan model e-learning berbasis flipped classroom pada mata pelajaran matematika meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kedua hasil uji validitas dari para ahli dan subjek uji coba produk mendapatkan predikat valid berdasarkan: hasil review ahli isi pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik  (93%), hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi baik (89%), hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (94%), hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi baik (80%), dan  hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi baik (87%), serta  hasil uji coba lapangan dengan kualifikasi baik (84%). Ketiga hasil efektivitas model pembelajaran e-learning berbasis flipped classroom pada mata pelajaran matematika mendapatkan hasil efektif berdasarkan hasil uji efektivitas dengan hasil 10,65 dengan  thitung > ttabel dengan taraf signifikasi 5%. Jadi berdasarkan hasil penelitian tersebut, pengembangan e-learning berbasis flipped classroom layak digunakan dalam pembelajaran matematika dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Hubungan Kebiasaan Belajar dengan Hasil Belajar IPA Siswa Evi Afriyanti; I Gusti Ngurah Japa; Ndara Tanggu Renda
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.35188

Abstract

Pelaksanaan kegiatan belajar daring, siswa sering menunjukkan adanya kebiasaan belajar yang  belum efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan yang positif dan signifikan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar pada siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian expost facto tipe korelasional dengan sampel sebanyak 159 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode kuesioner untuk memperoleh kebiasaan belajar dan metode dokumentasi memperoleh hasil belajar IPA. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis deskriptif dilakukan dengan mendeskripsikan frekuensi dari skor angket kebiasaan belajar dan hasi IPA belajar. Sedangkan analisis inferensial digunakan dalam uji asumsi dan uji hipotesis. Untuk menguji hipotesis menggunakan analisis korelasi sederhana yakni membandingkan rhitung dengan rtabel. Hasil penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa kelas IV yang dibuktikan dengan hasil perhitungan korelasi product moment dengan taraf signifikansi 0.05 (rhitung = 0.250 > rtabel 0.159). Hubungan antara variabel kebiasaan belajar dengan hasil belajar tergolong sedang, dan besarnya hubungan kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa yaitu sebesar 97,5% dan 2,5% ditentukan oleh faktor lain di luar penelitian. Jadi kebiasaan belajar siswa akan meberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Instrumen Penilaian Motivasi Belajar IPA Made Savitri Yugakisha; I Nyoman Laba Jayanta
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.35918

Abstract

Permasalahan yang terjadi terkait instrumen penilaian ini adalah guru tidak mengetahui seberapa besar motivasi belajar siswa karena tidak bertemu siswa selama pembelajaran daring, belum dilakukannya pemetaan dan analisis motivasi belajar serta tidak memiliki instrumen penilaian yang layak. Dari permasalahan tersebut, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menguji kelayakan instrumen penilaian motivasi belajar IPA siswa dilihat dari validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model RDR  yang terdiri dari 3 tahap yaitu tahap research, development  dan research.Tahap uji coba lapangan kelompok besar, diseminasi dan implementasi tidak dilaksanakan karena waktu dan kondisi yang tidak memungkinkan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan kuisioner. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 ahli instrumen dan 98 siswa. Teknik menganalisis data yang digunakan adalah rumus Gregory untuk menguji validitas isi, rumus product moment untuk menguji validitas butir dan rumus Alpha-Cronbach yang skornya bukan 1 dan 0 untuk menguji reliabilitas. Hasil uji ahli instrumen menunjukkan bahwa dari 30 pernyataan kuisioner, terdapat 24 pernyataan yang relevan dan 6 pernyataan yang tidak relevan. Kemudian hasil perhitungan validitas isi sebesar 0,92 dengan kriteria validitas sangat tinggi, validitas butir yang menunjukkan 2 pernyataan tidak valid dan reliabilitas sebesar 0,6474 dengan kriteria reliabilitas kuat. Simpulan dari hasil analisis data tersebut yaitu instrumen penilaian yang dikembangkan telah menunjukkan hasil yang valid dan reliabel sehingga layak digunakan untuk menilai motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA SD.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Anak Slow Learner di Masa Pandemi Covid-19 Isnaini Handayani; Allafta Muhsinatin AlFarhatan Noor Asri
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36014

Abstract

Saat ini hasil belajar anak belum bisa dikatakan berhasil secara optimal dimana bagi anak slow learner, pembelajaran daring bukanlah solusi yang baik. hal ini didukung oleh tidak semua orang tua dan guru berperan secara optimal. Masalah ini menjadi salah saru alasan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji peran guru dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar matematika anak slow learner di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif, dengan desain penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian digunakan peneliti ada 3 yaitu satu guru mata pelajaran matematika, satu orangtua anak ABK, dan satu kepala sekolah. Mengunakan wawancara online dan metode observasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyederhanaan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru yakni adanya perlakuan khusus di kelas, guru selalu memantau tugas-tugas anak slow learner, dan adanya video pembelajaran matematika yang di kirimkan oleh guru via whatsapp. Adapun peran orang tua yakni merupakan pendidik bagi anak, orangtua sebagai pelindung anak, anak prioritas orangtua, dan orangtua mengetahui kondisi anak ketika di rumah. Adapun peran kepala sekolah yakni kepala sekolah membimbing guru dalam proses pembelajaran, dan adanya evaluasi untuk guru. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa guru, orangtua, dan kepala sekolah sangatlah berpengaruh dalam mengatasi kesulitan belajar anak slow learner.
Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi Pengetahuan IPS Ditinjau dari Disiplin Belajar Ni Luh Wayan Nopa Suartini; Ni Ketut Suarni
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36045

Abstract

Kesulitan guru dan orangtua dalam membentuk disiplin belajar anak dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar khususnya pada kompetensi pengetahuan IPS siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara disiplin belajar belajar dengan kompetensi pengetahuan IPS. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Metode yang digunakan adalah metode tes dan non tes berupa kuesioner tentang disiplin belajar dan kuesioner kompetensi pengetahuan IPS. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa yang memiliki jumlah sebanyak 42 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik sampling total, dikarenakan jumlah populasi sedikit yaitu kurang dari 100. Variabel bebas dari penelitian ini adalah disiplin belajar sedangkan variabel terikat adalah kompetensi pengetahuan IPS. Data penelitian ini dikomputasi analisis statistik deskriptif dan product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara disiplin belajar dengan kompetensi pengetahuan IPS siswa dengan perhitungan skor sebesar 3,53 pada taraf signifikansi 5% dengan kategori korelasi tinggi. Jadi dapat disimpulkan, terdapat arah korelasi positif yang menunjukkan semakin tinggi disiplin belajar semakin meningkat penguasan kompetensi pengetahuan IPS.
Discovery-Inquiry Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPA I W. Gylank Okka Prathama; I Made Citra Wibawa; I Kadek Agus Sudiandika
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36089

Abstract

Pembelajaran kurang menggunakan model inovatif yang menyebabkan hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa kelas V sekolah dasar dibawah kriteria ketuntasan minimal, untuk memperbaiki hal tersebut diadakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa kelas V dengan menerapkan model Discovery-Inquiry. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus.  Subjek penelitian pada siswa kelas V terdiri dari 21 siswa dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni dengan tes pilihan ganda diberikan kepada siswa, sedangkan metode analisis data yakni analisis kuantitatif dengan menghitung mean, daya serap, dan ketuntasan belajar siswa tiap siklus. Hasil Analisis data dalam penelitian ini menyatakan rerata hasil belajar pada prasiklus sebesar 67,19, siklus I sebesar 70,95, dan siklus II 81,14. Secara berurut dari prasiklus ke siklus I, prasiklus ke siklus II, dan siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 3,37 poin, 13,95 poin dan 10,19 poin. Terjadi peningkatan juga pada daya serap siswa dari prasiklus, siklus I, dan siklus II, yaitu 67,19%; 70,95%; 81,14%. Demikian pula terdapat peningkatan persentase siswa yang nilai hasil belajarnya memenuhi KKM dari prasiklus, siklus I, dan siklus II, yaitu 38,09%; 57,14%, dan 85,71%, Jadi model pembelajaran discovery-inquiry dapat meningkatkan hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa Sekolah Dasar.
Model Discovery Learning Berbantuan Media Power Point Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SD Ni Kadek Aryantini; I Wayan Sujana; I Gusti Ayu Putu Sri Darmawati
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36193

Abstract

Kurangnya penggunaan media dan model pembelajaran yang inovatif menyebabkan rendahnya hasil belajar IPA. Oleh sebab itu diadakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar melalui penerapan model discovery learning berbatuan media power point. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang ini terdiri dari 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek peneitian ini adalah siswa kelas V sekolah dasar yang berjumlah 27 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Instrumen penelitian yakni berupa tes pilihan ganda dengan 4 option. Teknik analisis data yakni analisis deskriptif kuantitatif yaitu; mencari mean, median, modus, daya serap, dan ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian tindakan kelas adalah model discovery learning berbantuan media power point dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar yang diperoleh dari hasil peningkatan hasil belajar pada kegiatan pra siklus menuju siklus I terlihat cukup signifikan dengan perolehan peningkatan pada nilai rata-rata siswa sebesar 8,28 dan ketuntasan belajar sebesar 18,52%.  Sedangkan peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I menuju siklus II terlihat signifikan karena perolehan peningkatan rata-rata nilai siswa sebesar 9,91 dan ketuntasan belajar sebesar 18,52%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas diperoleh simpulan yakni terjadi peningkatan hasil belajar IPA melalui model discovery learning berbantuan media power point.
Media Pembelajaran Daring Interaktif Berbasis Power Point dengan Fungsi Hyperlink Putu Desta Pramesti; I Ketut Dibia; Putu Rahayu Ujianti
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36524

Abstract

Pembelajaran daring yang monoton membuat siswa bosan dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan suatu media yang cocok untuk menindaklanjuti hal tersebut salah satunya adalah media pembelajaran daring interaktif berbasis power point dengan fungsi hyperlink. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran daring interaktif berbasis Power Point dengan fungsi Hyperlink pada mata pelajaran IPA materi Rotasi Revolusi Bumi dan Bulan. Penelitian ini dilaksanakan dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 1 orang ahli materi, 1 orang ahli media, 1 orang ahli praktisi, dan 3 orang siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah validitas dari media pembelajaran yang telah dikembangkan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode kuisioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui validitas produk yang dikembangkan. Adapun hasil analisis data tersebut yaitu: hasil uji validasi ahli isi materi pembelajaran memperoleh persentase 94% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji validasi ahli desain media pembelajaran memperoleh persentase 90% dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian respon pendidik memperoleh persentase 90% dengan kualifikasi sangat baik, dan hasil penilaian uji coba perorangan memperoleh persentase 94,7%, 93,3%, dan 96% dengan rata-rata persentase 94,7% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hal itu, maka media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran.
Perangkat Pembelajaran Pendekatan STEAM-PJBL pada Tema 2 Selalu Berhemat Energi Ni Putu Linda Krisna Dewi; I Gede Astawan; I Made Suarjana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36725

Abstract

Masih banyak guru yang belum mampu menciptakan perangat pembelajaran yang inovatif sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Pendekatan dan model pembelajaran yang kurang inovatif akan membuat siswa pasif dalam proses pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan perangkat pembelajaran RPP Berpendekatan STEAM-PjBL. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba penelitian ini yaitu 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 ahli desain, 2 praktisi, 4 siswa uji coba perorangan serta 7 siswa uji kelompok kecil. Metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang diberikan oleh para ahli rata-rata mendapatkan nilai 3,8 sehingga berada pada kategori sangat baik. Hasil penilaian uji coba produk mendapatkan nilai 3,73 sehingga berada pada kategori sangat baik. Jadi perangkat pembelajaran RPP dan LKPD Berpendekatan STEAM-PjBL mendapatkan kualifikasi sangat baik dan layak diterapkan dalam proses pembelajaran dan produk yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini dapat membantu siswa dalam belajar serta dapat meningkatkan keaktivan siswa dalam belajar sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013.
Sistem Layanan Informasi PISA (Programme For International Student Assessment) Berbasis Website untuk Guru IPA SMP dan SMA Hartono Hartono; Ayu Fadhilah; Adeng Slamet
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.36810

Abstract

PISA merupakan program internasional yang diselenggarakan oleh OECD untuk membandingkan kemampuan peserta didik yang berada pada rentang usia 15 tahun. Hanya saja pada tidak semua guru mengetahui serta memahami apa itu PISA. Peningkatan pemahaman guru mengenai PISA dapat dilakukan dengan mengembangkan PISA berbasis website dengan tujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan efektivitas penggunaan Website. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan, yang dikembangkan dengan menggunakan model Alisse dan Trollip yang tersusun dalam 3 tahap antara lain perencanaan, desain dan pengembangan. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh guru mata pelajaran IPA SMP dan SMA. Penentuan sekolah dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling yaitu dipilih  berdasarkan kriteria tertentu, yaitu berdasarkan letak dan akreditasi sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan kuesioner. Kuesioner yang diisi oleh para ahli bertujuan untuk mengetahui kevalidan sistem layanan informasi berbasis Website sedangkan kuesioner yang diisi oleh responden bertujuan untuk mengetahui keefektivan sistem layanan informasi PISA. Instrumen validasi ahli, dan Instrumen efektifitas pada penelitian ini menggunakan Skala Likert yang memiliki 5 pilihan jawaban. Website divalidasi oleh 1 validator ahli desain, 1 validator ahli materi dan 1 validator ahli bahasa. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Uji terhadap validitas oleh ahli desain 90,91% dan materi 87.5%, berkualifikasi dan hampir sempurna dengan dilakukan perbaikan ringan, selanjutnya pada uji terhadap efektivitas menunjukan persentase 87,49 dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian, sistem layanan informasi PISA berbasis Website dinyatakan layak untuk diproduksi dan diterapkan.