cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
editor.jp2@undiksha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
ISSN : 26143909     EISSN : 26143895     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jp2
Core Subject : Education,
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 585 Documents
Motivasi Belajar Mahasiswa pada Pembelajaran Daring Selama Pandemik Covid-19 I Made Aditya Dharma; Made Padmarani Sudewiputri
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.38899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara detail bagaimana kondisi objektif motivasi yang dialami mahasiswa dalam pembelajaran daring pada masa pandemic Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 50 mahasiswa aktif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik survey dengan skala likert. Survey dibuat dalam google form agar mudah diakses oleh mahasiswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung presentase data dari setiap indikator, kemudian menginterpretasi skor presentasi data dan menganalisis setiap indikatornya secara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa pada pembelajaran daring selama pandemic covid 19 masuk dalam kategori baik, hal itu didapatkan dari skor presentase motivasi tersebut yang berjumlah 76,33%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dari 8 indikator motivasi belajar yaitu konsentrasi, rasa ingin tahu, semangat, kemandirian, kesiapan, antusias atau dorongan, pantang menyerah, dan percaya diri menunjukkan kriteria baik, hal ini dapat dikatakan bahwa ditengah pandemic covid-19 yang melanda dunia, hal tersebut tidak menjadi alasan mahasiswa untuk memiliki motivasi belajar yang tinggi, walaupun dalam pelaksanaannya terdapat kekurang-kekurangan yang ditemukan, akan tetapi tidak ada pilihan lain selain mengoptimalkan pembelajaran daring, karena dalam kondisi darurat seperti ini, hanya teknologilah yang menjadi jembatan dalam mentransfer pengetahuan dari dosen ke mahasiswa.
Model Pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA Made Padmarani Sudewiputri; I Made Aditya Dharma
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.38900

Abstract

IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib dibelajarkan kepada siswa sekolah dasar, hanya saja pada kenyataannya dilapangan motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) terhadap motivasi dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen (quasi eksperimen). Jumlah populasi dalam penelitian ini yakni sebanyak 160 orang siswa. Penarikan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang siswa. Metode pengumpulan data Motivasi belajar, dilakukan dengan lembar kuesioner, sedangkan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes objektif. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis Manova. Adapun hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis yakni terdapat perbedaan motivasi belajar siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, serta terdapat perbedaan secara simultan motivasi belajar dan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model Numbered Heads Together (NHT) efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas IV, kususnya pada pembelajaran IPA.
Analisis Kesulitan Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran Online di Sekolah Dasar Rose Winda; Febrina Dafit
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.38941

Abstract

Saat ini hasil belajar anak belum bisa dikatakan berhasil secara optimal dimana bagi anak slow learner, pembelajaran daring bukanlah solusi yang baik. hal ini didukung oleh tidak semua orang tua dan guru berperan secara optimal. Masalah ini menjadi salah saru alasan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji peran guru dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar matematika anak slow learner di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif, dengan desain penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian digunakan peneliti ada 3 yaitu satu guru mata pelajaran .matematika, satu orangtua anak ABK, dan satu kepala sekolah. Mengunakan wawancara online dan metode observasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyederhanaan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru yakni adanya perlakuan khusus di kelas, guru selalu memantau tugas-tugas anak slow learner, dan adanya video pembelajaran matematika yang di kirimkan oleh guru via whatsapp. Adapun peran orang tua yakni merupakan pendidik bagi anak, orangtua sebagai pelindung anak, anak prioritas orangtua, dan orangtua mengetahui kondisi anak ketika di rumah. Adapun peran kepala sekolah yakni kepala sekolah membimbing guru dalam proses pembelajaran, dan adanya evaluasi untuk guru. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa guru, orangtua, dan kepala sekolah sangatlah berpengaruh dalam mengatasi kesulitan belajar anak slow learner.
Modul Pembelajaran PPKn Bermuatan Nilai Karakter Toleransi pada Kelas V Sekolah Dasar I Gede Pait Budhi Puniatmaja; Ndara Tanggu Renda
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39058

Abstract

Kurangnya buku ajar dan penunjang untuk menyajikan pengajaran PPKn yang efektif terutama pada pelajaran tema 7 SD kelas V. Belum ada pengembangan bahan ajar yang membantu siswa untuk belajar mandiri dan menunjukkan nilai karakter toleransi. Tingkat pemhaman masing-masing siswa berbeda-beda, sehingga siswa yang memiliki kemampuan rendah akan lebih sulit memahami materi yang ada pada buku ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan modul pembelajaran PPKn bermuatan nilai karakter toleransi pada kelas V Sekolah Dasar. Pengembangan media dalam penelitian menggunakanmodel ADDIE.Subjek pada penelitian ini yaitu  2 orang ahli materi, 2 orang ahli media dan desain, 2 orang praktisi Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuisionerdan instrumen rating scale. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu hasil bahwa persentase yang diperoleh dari segi materi secara keseluruhan yaitu 96,66%. Hasil persentase dari ahli materi pembelajaran berada pada rentangan 90-100 dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Hasil perhitungan persentase uji validitas dari segi media pembelajaran secara keseluruhan yaitu 88,88%. Hasil persentase dari ahli media pembelajaran berada pada rentangan 90-100 dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Sementara itu, dari uji praktisi menyatakan bahwa modul pembelajaran ada pada kualifikasi sangat baik dengan persentase keseluruhan yaitu 94,5%. Jadi, modul pembelajaran PPKn bermuatan nilai karakter toleransi layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu modul pembelajaran PPKn bermuatan nilai karakter toleransi dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Pendekatan Matematika Realistik Berbantuan Youtube Khairunnisa Siregar; Sri Muliatik; Yenni Novita Harahap
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39333

Abstract

Kegiatan pembelajaran matematika lebih banyak dilakukan dengan menanamankan konsep-konsep matematis kepada siswa, hanya saja pada pelaksanaannya tidak semua siswa mampu memahami konsep dengan baik. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk memberikan variasi pembelajaran yang tepat dan efektif dalam kemapuan pemahaman konsep matematika pada meteri lingkaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ekperimen semu (quasi ekperimen) dengan jumlah populasi yakni seluruh siswa kelas VII SMP. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, dengan jumlah sampel akhir yakni sebanyak 60 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes, dengan instrument penelitian berupa Bentuk instrumen tes berisi materi perkalian bilangan bulat. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menentukan atau menghitung skor mentah tiap-tiap anggota sampel yang dipilih secara acak, baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Setelah itu dilakukan penghitungan rata-rata (mean) dan standar deviasi baik hasil tes siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran matematika realistik berbantuan youtube maupun hasil tes siswa yang diajarkan dengan metode konvensional. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika rata-rata sebesar 0,8% dan dapat dikatagorikan tinggi menutur tabel skor N-Gain. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dalam penelitian ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa melalui pendekan matematika realistik berbantuan youtube.
Analisis Kompetensi Sosial Guru Kelas Vb Sdn 001 Pasar Lubuk Jambi Kab. Kuantan Singingi Vita Julita; Febrina Dafit
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.39334

Abstract

Kompetensi guru salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainnya tujuan pembelajaran dan pendidikan di sekolah, guru harus memiliki kompetensi yang akan digunakan di dalam mengajar di sekolah salah satunya kompetensi sosial guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi sosial guru kelas VB. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek data pada penelitian ini adalah 1 guru kelas VB , kepala sekolah, 2 rekan guru dan 2 siswa kelas VB. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunakan model milles and Huberman dengan tahapan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru kelas VB sudah kategori sangat  baik dan sesuai dengan komponen kompetensi sosial seorang guru yaitu (1) Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga dan status sosial ekonomi. (2) Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat. (3) Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. (4) Bersosial dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan maupun tulisan atau bentuk lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru kelas VB sudah memiliki kompetensi yang sangat  baik dan sesuai dengan indikator kompetensi sosial Permendiknas No 16 Tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru.
Implementasi Penggunaan Quizizz dalam Evaluasi Pembelajaran Online English For Food and Beverage Service Ni Luh Supartini; Luh Eka Susanti
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39524

Abstract

Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang tepat sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran daring. Salah satu medai yang dapat digunakan yakni aplikasi Quizizz yang bisa dipakai secara langsung dan bersamaan dengan Learning Management System. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi bagaimana implementasi Quizizz dalam evaluasi pembelajaran online pada English For Food And Beverage Service. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai keadaan saat ini. Subjek yang terlibat pada penelitian ini yakni sebanyak 60 mahasiswa dari program studi Manajemen Perhotelan. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode wawancara, kuesioner dan observasi dengan metode analisis data secara deskriptif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan Quizizz sangat membantu mahasiswa dalam mengingat kembali semua materi yang disampaikan secara online dan meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris mahasiswa. Hal ini didukung oleh hasil analisis kuisioner yang menunjukkan bahwa 78,4% mahasiswa menyatakan setuju untuk penggunaan Quizizz menarik minat mereka untuk belajar bahasa Inggris. Hanya 21,65%  mahasiswa yang merass cukup setuju. Dan tidak ada mahasiswa yang menyatakan bahwa Quizizz ini tidak meningkatkan minat mereka untuk mengikuti perkuliahan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi Quizizz sangat efektif digunakan untuk membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran daring serta dapat mempermudah proses evaluasi pembelajaran oleh dosen.
Media Video Pembelajaran pada Muatan IPA Topik Perubahan Energi Ni Luh Putu Ayu Evi Handayani; Gede Wira Bayu; I Gusti Ayu Tri Agustiana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39732

Abstract

Partisipasi siswa dalam pembelajaran belum banyak ditemukan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor tersebut adalah masih minimnya penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran pada muatan IPA topik Perubahan Energi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar yang valid. Pengembangan media video pembelajaran pada penelitian ini berpedoman pada prosedur ADDIE yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Namun, karena keterbatasan waktu, finansial, tenaga, dan sumber daya maka tahap implementasi tidak dilaksanakan. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media dan 2 orang praktisi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan memberikan lembar penilaian kepada dua orang dosen ahli media, dua orang dosen ahli materi IPA, dan dua orang guru kelas IV SD. Data hasil validasi dari para ahli kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas media video pembelajaran IPA. Rata-rata skor validitas media video pembelajaran IPA dari segi ahli materi sebesar 4,75 dengan kualifikasi sangat baik, dari segi ahli media sebesar 4,65 dengan kualifikasi sangat baik, dan dari segi praktisi sebesar 4,5 dengan kualifikasi sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa media video pembelajaran pada muatan IPA topik Perubahan Energi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Evaluasi Pembelajaran Daring Mahasiswa pada Mata Kuliah Pembelajaran Matematika di SD Refiona Andika; Sherlyane Hendri
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39828

Abstract

Penggunaan informasi dan teknologi tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan tinggi. Apalagi didukung dengan penyebaran virus corona yang memaksa para pendidik dan mahasiswa untuk mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran secara daring di Indonesia. Permasalahan yang muncul adalah apakah kegiatan pembelajaran secara daring yang telah berlangsung, telah memenuhi kebutuhan mahasiswa terhadap jadwal, metode, dan media, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa terhadap jadwal, metode, dan media pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi baca tulis dan juga literasi digital, sehingga pembelajaran secara daring dapat terlaksana dengan optimal. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 55 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada mata kuliah Pembelajaran Matematika di SD. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, agnket, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa, platform yang digunakan dalam pembelajaran online adalah 98,2% menggunakan LMS dan 96,4% menggunakan Whatsapp. Kebutuhan mahasiswa terhadap waktu kegiatan daring adalah sebesar 81,8% mahasiswa memilih perkuliahan dilaksanakan dengan terjadwal, 81,8% memilih metode pembelajaran diskusi terbimbing, 80% mahasiswa memilih media pembelajarannya adalah video pembelajaran yang dilengkapi dengan buku referensi dan 98,2% membutuhkan umpan balik dari dosen yang mengajar. Dengan difasilitasinya kebutuhan mahasiswa terhadap perkuliahan daring, maka kegiatan perkuliahan akan menjadi lebih bermakna untuk meningkatkan literasi baca tulis dan juga literasi digital menjadi lebih baik.
Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) Sesuai Pembelajaran Abad 21 Bermuatan Tri Kaya Parisudha L. Heny Nirmayani; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39891

Abstract

Masa pandemi membuat pembelajaran harus dilaksanakan secara daring sehingga guru harus memilih model pembelajaran yang tepat untuk siswa. Saat ini siswa kurang memiliki motivasi dalam belajar sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Project Based Learning sesuai Pembelajaran Abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan desain dan produk (Design and Development) dengan menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek pada penelitian ini terdiri dari 2 orang ahli, 8 orang mahasiswa, dan 7 orang guru sekolah dasar. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Analisis kuantitatif untuk mengolah data hasil kuesioner yang kemudian disesuaikan dengan kateori PAIT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan model Project Based Learning sesuai Pembelajaran Abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha berupa sintaks pembelajaran. Hasil validitas produk menyatakan bahwa pengembangan model Project Based Learning sesuai Pembelajaran Abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha memiliki validitas yang sangat baik. Jadi model Project Based Learning sesuai Pembelajaran Abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha layak untuk dijadikan panduan bagi guru sekolah dasar dalam melaksanakan pembelajaran. Model Project Based Learning bermuatan Tri Kaya Parisudha dapat membantu siswa dalam belajar.