cover
Contact Name
Citra
Contact Email
prodimsda@ipdn.ac.id
Phone
+6289679123366
Journal Mail Official
prodimsda@ipdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno Km.20, Jatinangor, Jawa Barat, Sumedang, Jawa Barat 45363
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur)
ISSN : 23550899     EISSN : 2714772X     DOI : https://doi.org/10.33701/jmsda.v7i1.1137
urnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) [e-ISSN 2714-772X; ISSN 2355-0899] is a peer-review journal that publishes scientific research and review articles. The journal publishes original full-length research papers in all areas related to the theory and practice of Human Resources Development and Management, as well as the critical examination of existing concepts, models, and frameworks. The Journal published by Department of Apparatus Resource Management, Faculty of Government Management, IPDN Jatinangor publishes biannually in June and December. Concerned with the expanding role of strategic human resource management in a fast-changing global environment, the journal focuses on providing a critical link between high-quality academic research and the practical implications for business practice.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2021): Juni" : 5 Documents clear
GOOD GOVERNANCE PADA PELAYANAN PUBLIK: SEBUAH USULAN MODEL PENGEMBANGAN BERBASIS PERILAKU Saputra, Nopriadi; Nugroho, Riant
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 9 No 1 (2021): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v9i1.1559

Abstract

ABSTRAK Masyarakat dewasa ini membutuhkan pelayanan publik yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan mereka. Penerapan praktek good governance pada pelayanan publik penting diterapkan dengan didukung model pengembangan yang relevan. Artikel ini mengusulkan model pengembangan pelayanan publik dengan pendekatan positive reinforcement theory. Sebuah pendekatan yang berbasis perilaku yang memetakan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh baik pada level individu, kelompok, maupun organisasi terhadap perilaku transfaransi, akuntabilitas, responsible, integritas, dan fair dari petugas pelayanan. Perilaku tersebut yang didukung oleh budaya pelayanan, manajemen kinerja, ketangkasan belajar, serta kepemimpinan berbasis transformational, otentik, dan melayani. Kata Kunci : pelayanan publik, tata kelola yang baik, positive reinforcement theory ABSTRACT Today's society needs public services that can help solve their problems. The application of good governance practices in public services is important to be implemented with the support of relevant development models. This article proposes a public service development model with a positive reinforcement theory approach. A behavior-based approach that maps out the factors that influence the level of individuals, groups, and organizations on the behavior of transparency, accountability, responsibility, integrity, and fairness of service personnel. These behaviors are supported by a service culture, performance management, learning agility, and transformational-authentic-servant leadership. Keywords: public service, bureaucratic reform, positive reinforcement theory
ANALISIS SWOT PADA PENANGGULANGAN KEKERASAN TERHADAP ANAK OLEH DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, DAN PERLINDUNGAN ANAK (DP2KBP3A) DI KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2018 Adiwilaga, Rendy; Alfian, Yani
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 9 No 1 (2021): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v9i1.1561

Abstract

ABSTRAK Disamping kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak juga masih menjadi permasalahanpelik di tengah masyarakat Kabupaten Bandung sebagai wilayah satelit kota yang memiliki transisi kebudayaan yang dinamis. Dalam peneltian ini,penulis menggunakan Analisis SWOTsebagai upaya menggalikondisi existing pemerintah daerah menyikapi kasus kekerasan terhadap anak.Analisis SWOT sendiri digunakan sebagai alat analisis yang berfungsi menggali pemahaman komprehensif mengenai kondisi internal DP2KBP3A sebagai pelaksana utama pengentasan kekerasan terhadap anak. Metode yang digunakan adalah Metode penelitian Kualitatif yang bermaksud untuk memahami informasi deskriptif yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain sebagainya. Hasil dari penelitian di lapangan dilihat dari pisau analisis SWOT bahwa dengan Strengths (kekuatan) yang dimiliki DP2KBP3Ahanya pada tataran program rutin sosialisasi pada masyarakat/warga mengenai kekerasan pada anak yang diharapkan dapat sedikitnya mengurangi kekerasan pada anak di Kabupaten Bandung meskipun masih adanya Weaknesses (Kelemahan) pada DP2KBP3A yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu jumlah pegawai Dinas sendiri secara kuantitatif bahkan kualitatif. tapi Dinas masih memilikiOpportunities (Peluang) dalam menanggulangi kekerasan pada anak di Kabupaten Bandung yaitu dengan masyarakat yang mulai pro-aktif dalam pelaporan kekerasan anak.Threats (Ancaman) yaitu faktor tidak menguntungkan pada petugas Dinas contohnya ada penolakan dari sebagian masyarakat/warga lain yang menolak sosialisasi yang di lakukan petugas Dinas dan sulitnya merubah pola pikir mereka dalam mendidik anak dengan benar. Kata Kunci: Strategi, Kekerasan pada Anak, SWOT ABSTRACT Apart from violence against women, violence against children is still a polemic in the people of Bandung Regency as a satellite city area that has a dynamic cultural transition. In this study, the authors used a SWOT analysis in examining local government strategies in responding to cases of violence against children. The method used is the qualitative research method which intends to understand the phenomena experienced by the research subject such as behavior, perception, motivation, action, and so on, holistically and with a special natural context and by utilizing various scientific methods. The results of the research in the field can be seen from the blade of the SWOT analysis that with the Strengths ofthe Officefor Family Planning Population, Women's Empowerment and Child Protection, only at the level of socialization to the community / residents regarding violence against children, which is expected to at least reduce violence against children in the district. Bandung, although there are still Weaknesses in the Office of Population Control for Family Planning, Women's Empowerment and Child Protection, namely the lack of Human Resources (HR), namely the number of Dinasemployeesthemselves quantitatively and evenqualitatively. but the Agency still has Opportunities (Opportunities) in overcoming violence against children in Bandung Regency, namely with the community starting to be pro-active in reporting child abuse. Threats are unfavorable factors for Dinas officers, for example, there is resistance from some of the community / other residents who refuse the socialization carried out by Dinas officers and the difficulty in changing their mindset in educating children properly. Keywords: Strategy, Violence in Children, SWOT
PERAN APARATUR DALAM MENGATASI PENULARAN PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT mulianingsih, sunasih
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 9 No 1 (2021): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v9i1.1562

Abstract

Abstrak Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan mendapatkan data, sejauhmana peran aparatur Kabupaten Bandung Barat dalam menangani pendemi covid 19, Kabupaten Bandung Barat saat ini termasuk wilayah yang terdampak penyebaran dan penularan covid 19, dimana sebahagian Masyarakat dan jajaran aparatur terkonfimasi positif terkena covid 19. Sehingga peneliti ingin mengetahui sejauhmana peran aparatur Kabupaten Bandung Barat dalam mengatasi penularan pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif diskriptif dengan pendekatan induktif, dan dapat diperoleh melalui data sekunder yang bersumber dari media cetak media elektronik dan dokumentasi-dokumentasi terkait dengan covid 19. Simpulan bahwa dalam implementasinya peran aparatur sangat besar dalam menangani msibah kesehatan ini, tim gugus tugas yang dibentuk oleh Bupati, mengawasi jalannya operasional sehari-hari. Hasil nya Kabupaten Bandung Barat dapat mengendalikan angka penularan dan yang sembuh semakin meningkat. Walaupun saat ini covid 19 belum melandai, tetapi khususnya di Kabupaten Bandung Barat dapat dikendalikan. Kata Kunci : Peran, Aparatur, Penularan dan Covid 19. Abstract The purpose and objective of this study is to describe and obtain data, to what extent is the role of the West Bandung Regency apparatus in dealing with the COVID-19 pandemic, currently West Bandung Regency is an area affected by the spread and transmission of COVID-19, where some of the community and apparatus have been confirmed positive for COVID-19. 19. So that researchers want to know the extent of the role of the West Bandung Regency apparatus in overcoming the transmission of the covid 19 pandemic. This study uses descriptive qualitative methods with an inductive approach, and can be obtained through secondary data sourced from print media, electronic media and documentation related to covid 19. The conclusion is that in its implementation the role of the apparatus is very large in handling this health problem, the task force team formed by the Regent oversees the day-to-day operations. As a result, West Bandung Regency was able to control the number of infections and those who recovered were increasing. Even though at this time Covid 19 has not been sloping, but especially in West Bandung Regency, it can be controlled. Keywords: Role, Apparatur, Transmission and Covid 19
Analisis Dampak Pengembangan Karir PNS Pasca Pelaksanaan Alih Jabatan Struktural ke Jabatan Fungsional Marthalina, Marthalina
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 9 No 1 (2021): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v9i1.1716

Abstract

Penyederhanaan birokrasi berupa alih jabatan struktural ke jabatan fungsional pada Kementerian PAN RB bertujuan menciptakan iklim birokrasi yang lincah, dinamis dan profesional dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja pemerintahan dalam pelayanan publik. Dalam pelaksanaannya, ada beberapa penyesuaian yang harus dihadapi oleh ASN dan organisasi. Tujuan penelitian adalah untuk memotret dampak dari implementasi perampingan birokrasi ini terhadap perkembangan karir ASN pasca pergantian jabatan. Subjek penelitian ini adalah ASN yang melaksanakan pengalihan jabatan administrator atau eselon III dan jabatan pengawas atau eselon IV menjadi jabatan fungsional. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif melalui tahap orientasi, tahap eksplorasi dan akhirnya tahap pemeriksaan anggota dengan sumber daya penelitian menggunakan orang, kertas dan tempat. Akibatnya, pelaksanaan alih jabatan struktural ke jabatan fungsional tidak berdampak langsung pada perkembangan karier ASN di organisasi Kementerian PAN RB selama setahun terakhir. Hal ini dikarenakan beberapa tantangan perubahan yang masih perlu disesuaikan oleh ASN dan organisasi Kementerian PAN RB. Meskipun secara konseptual pola pengembangan karir ASN umum telah dibuat, tetapi tidak semua pola pengembangan karir jabatan fungsional untuk jenis jabatan tersedia. Hal lain yang menjadi pertimbangan untuk pengembangan karier di jabatan fungsional adalah desain organisasi yang diharapkan gesit atau lincah yang akan mempengaruhi bagaimana perkembangan karier ASN di Kementerian PAN RB ke depan.
Pengaruh Kinerja Aparatur Terhadap Kualitas Pelayanan Pembuatan Kartu Keluarga di Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi Rachman, Muhammad Widigdo; Kurniansyah, Dadan; Ramdani, Rachmat; Hapsari, Rian
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) Vol 9 No 1 (2021): Juni
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmsda.v9i1.1763

Abstract

This study aims to determine the effect of apparatus performance on the service quality of making family cards in Tambun Utara district, Bekasi district. This research is a quantitative research through survey method with correlation regression data analysis technique. Using the Performance questionnaire instrument to measure the performance of the apparatus includes 4 aspects, namely: quality, quantity, use of time, cooperation and the service quality questionnaire covers 5 aspects, namely: physical form (responsiable), reliability (reability), responsiveness (responsiviness), assurance (assurance. ) and empathy (emphaty). The sample consisted of 122 family heads who took care of making family cards in North Tambun District in 2019-2010. The results showed that there is a significant influence between the performance of the apparatus on the quality of service for making family cards in Tambun Utara District, Bekasi Regency, which is equal to 52.8%, the remaining 47.2% is influenced by other factors outside the performance of the apparatus. Based on the results of the above research, it is concluded that there is a strong influence between the performance of the apparatus on the quality of service for making family cards in Tambun Utara District, Bekasi Regency.

Page 1 of 1 | Total Record : 5