cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
alhikmah@iainlangsa.com
Phone
+6285260801133
Journal Mail Official
alhikmah@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
Department of Communication and Islamic Broadcasting Studies The Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah State Institute for Islamic Studies Langsa Jalan Meurandeh - Kota Langsa
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
ISSN : 20869762     EISSN : 26550539     DOI : https://doi.org/10.32505/hikmah
Core Subject : Education,
It is a journal published by the Department of Communication and Islamic Broadcasting Studies of the Faculty of Ushuluddin, Adab, and Dakwah of IAIN Langsa.
Articles 163 Documents
KOMUNIKASI MASSA DALAM MEDIA CRITICAL DAN MEDIA EQUATION Bahtiar
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 1 (2019): Januari - Juni 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.836 KB)

Abstract

Banyak para ahli komunikasi dunia memberikan pandangan tentang komunikasi massa secara beragam. Semua dilakukan berdasarkan sudut pandang masing-masing untuk melahirkan sebuah pemahaman yang konkrit, jelas dan mudah dipahami oleh semua kalangan terkait komunikasi massa. Diantara ahli komunikasi yang meyampaikan defenisi komunikasi massa untuk diketahui dan dipahami khalayak adalah Bittner mengatakan ?komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang (massa communication is meseeges communicated through a mass medium to a large number of people). Dalam ilmu jurnalistik, media massa yang menyiarkan berita atau informasi disebut juga dengan istilah pers. Menurut undang-undang pokok pers nomor 40 tahun 1999 pasal 1 ayat (1) pers adalah lembaga social dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengelola dan menyampaikannya sebagai informasi, baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara gambar serta data dan grafik menggunakan media massa. Misi yang diemban oleh media massa adalah mengamankan, menjunjung dan menyukseskan pembangunan nasional. Dari defenisi yang diungkapkan oleh para ahli tersebut, maka dapat kita pahami secara sederhana bahwa komunikasi massa adalah proses penyampaian pesan dari seorang komunikator kepada komunikan (khalayak banyak) melalui saluran media massa baik berupa cetak, online, radio dan televisi. Namun dalam pemahaman komunikasi massa, setiap pesan yang disampaikan berisi informasi atau berita penting bagi masyarakat, baik berupa pengumuman, pendidikan, pengetahuan, maupun informasi social, hukum, politik dan budaya yang terjadi dalam kehidupan kita. Bukan pesan (komunikasi) sebagaimana percakapan rutin yang dilakukan oleh dua orang atau lebih di warung atau rumah. Media massa sebagai saluran atau sarana komunikasi telah mengalami perkembangan yang signifikan dari waktu ke waktu, mulai dari surat kabar cetak harian (koran), majalah, berkembang ke era frekuensi atau radio, selanjutnya era signal atau televisi dan kini era jaringan atau internet. Perkembangan media massa ini secara positif semakin memudahkan manusia melakukan berbagai komunikasi terbuka secara massif untuk penyebaran informasi. Namun secara negative, perkembangan teknologi media massa ini juga telah merusak bahkan memutuskan hubungan interaksi social masyarakat. Bahkan manusia cenderung lebih memilih media sebagai sarana untuk berkomunikasi daripada bertemu langsung dan menyampaikan pesan (komunikasi interpersonal).
SENSASI DAN PERSEPSI PADA PSIKOLOGI KOMUNIKASI Novinggi, Vivi
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 1 (2019): Januari - Juni 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.118 KB)

Abstract

Allah swt menganugerahkan alat indera kepada makhluk-Nya untuk mengetahui segala sesuatu di luar dirinya. Melalui alat indera manusia dan hewan bisa menjaga dirinya dan mempertahankan kehidupannya. Di dalam psikologi, dikenal dua istilah pemrosesan informasi yang diterima dari pengamatan, yaitu sensasi dan persepsi. Dalam arti sempit kedua istilah ini tidak dibedakan karena kedua fungsi ini merupakan dua proses yang melibatkan pengamatan. Tetapi, secara fungsional kedua fungsi psikis ini sangat berbeda. Beberapa bentuk emosi bisa memengaruhi persepsi. Misalkan seorang anak yang takut berada di kamar yang gelap akan mempersepsi kamar tersebut banyak sesuatu yang menakutkan. Kecintaan kita pada seseorang pun menjadikan diri kita lupa untuk mengetahui kekurangan yang ada pada orang yang kita cintai. Begitu juga dengan kebencian pada seseorang menyebabkan kita hanya memerhatikan kejelekannya saja tanpa melihat kebaikannya. Rasulullah saw mengisyaratkan bahwa semua dorongan dan emosi yang terdapat dalam diri kita dapat menghalangi persepsi dan pikiran secara benar. Sabda Rasulullah saw yang artinya: Cinta kepada dunia merupakan pangkal setiap kesalahan dan cintamu kepada sesuatu akan menjadikan dirimu buta dan tuli. Diriwayatkan oleh Anas ra. Hadits ini mengisyaratkan bahwa kecintaan kepada dunia dapat memperlambat cara berpikir yang benar dan menghalangi persepsi kita secara tepat. Mencintai sesuatu secara berlebihan dapat menyebabkan buta dan tuli karena panca indera dan cara berpikir cenderung akan keliru. Dikehidupan kita sehari-hari kita selalu menggunakan indra kita untuk mengetahui apa yang kita rasakan, tanpa alat-alat indra kita tidak bisa merasakan kehidupan di dunia ini. Dalam makalah ini akan membahas sensasi dan persepsi, seperti yang kita ketahui didalam sensasi indra kita ada dua stimuli (rangsang), yang pertama stimuli eksternal dan stimuli internal. kemudian bagaimana sensasi dalam dimensi pengindraan dan ambang pengindraan. dalam makalah ini juga akan membahas bagaimana alat-alat indra kita merasakan sesuatu atau rangsang. Seperti alat indra penglihatan, pendengaran, pengecapan, penciuman dan perasa. Dan kemudian dalam persepsi, kita ketahui apa itu persepsi setelah kita mengetahui sensasi. Dikarnakan sensasi mempengaruhi persepsi. Persepsi dalam pandangan Islam adalah suatu proses kognitif yang dialami individu dalam memahami informasi baik melalui panca indera, seperti mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk penciuman, hati untuk merasakan, dan pemahaman dengan indera mata maupun pemahaman dengan hati dan akal. Ada faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi, yaitu faktor perhatian yang meliputi faktor eksternal dan internal, faktor fungsional dan faktor struktural.
KOMUNIKASI MASSA SEBAGAI MEDIA DAKWAH Safrizal
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 1 (2019): Januari - Juni 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.169 KB)

Abstract

Sejarah media penyiaran dunia dimulai ketika ahli fisika Jerman bernama Heinrich Hertz pada tahun 1887 berhasil mengirim dan menerima gelombang radio. Upaya Hertz itu kemudian dilanjutkan oleh Guglielmo Marconi (1874-1937) dari Italia yang sukses mengirimkan sinyal morse berupa titik dan garis dari sebuah pemancar kepada suatu alat penerima. Sinyal yang dikirimkan Marconi berhasil menyeberangi Samudra Atlantik pada tahun 1901 dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. Stasiun radio pertama muncul ketika seorang tehnik bernama Frank Conrad di Pittsburgh AS, pada tahun 1920 secara iseng-iseng sebagai bagian dari hobi, membangun sebuah pemancar radio di garasi rumahnya. Conrad menyiarkan lagu-lagu, mengumumkan hasil pertandingan olahraga dan menyiarkan instrumen musik yang dimainkan putranya sendiri. Dalam waktu singkat, Conrad berhasil mendapatkan banyak pendengar seiring dengan meningkatnya penjualan pesawat radio ketika itu. Stasiun radio yang dibangun Conrad itu kemudian diberi nama KDKA dan masih tetap mengudara hingga saat ini, menjadikannya sebagai stasiun tertua di Amerika dan mungkin juga didunia. Di Provinsi Aceh perkembangan siaran radio saat ini berkembang dengan pesat mengikuti perubahan zaman dan aturan yang berlaku. Sampai saat ini program-program pada siaran Radio Swasta masih banyak diminati oleh pendengarnya disetiap lapisan masyarakat mulai dari kalangan anak-anak, remaja, hingga dewasa. Program-program siaran Radio Swasta di Aceh khususnya kabupaten Aceh Tamiang banyak menyiarkan siaran-siaran yang berbau Islami hingga siaran-siaran umum dan Pemerintahan, sehingga berbagai program radio menjadi lebih baik dan sesuai. Program Penyiaran tentang Ke-Islaman tersebut disiarkan pada Radio Birama Indah 103,7 FM untuk disiarkan di wilayah Aceh Tamiang guna mendukung terciptanya ketentraman dan kesejahteraan berdasarkan ajaran Islam yang diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW sebagai suri tauladan bagi kita semua khususnya umat Islam diseluruh penjuru dunia.
KOMUNIKASI PERSUASIF ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA Dhiaurrahman
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.251 KB) | DOI: 10.32505/hikmah.v10i2.1708

Abstract

Komunikasi persuasif adalah komunikasi yang dilakukan sebagai ajakan atau bujukan agar mau bertindak sesuai dengan keinginan komunikator selanjutnya komunikasi persuasif dinilai efektif dilakukan orang tua dalam mengatasi kenakalan pada remaja karena pesanpesan yang bersifat himbauan dan bujukan akan mudah diterima dan dipahami oleh remaja, secara bahasa komunikasi merupakan proses interaksi atau hubungan saling pengertian satu sama lain antara sesama manusia. Proses interaksi atau hubungan satu sama lain yang dikehendaki oleh seseorang dengan maksud agar dapat diterima dan dimengerti antara sesamanya. (Soewarno Handaya Ningrat, 1980:94) Carl I. Hovland mendefenisikan ilmu komunikasi sebagai upaya yang sistematis untuk merumuskan secara tegar asas-asas penyampaian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap. Hovland mengatakan bahwa komunikasi adalah proses mengubah perilaku orang lain. (Onong Uchjana Efendy, 1992:10) Menurut Kamus Psikologi, Dictionary of Behavioral Science, yang dikutip oleh Rakhmat, menyebutkan enam pengertian komunikasi : Komunikasi 1) Penyampaian perubahan energi dari satu tempat ketempat yang lain seperti dalam sistem saraf atau penyampaian gelombang-gelombang suara. 2) Penyampaian atau penerimaan sinyal atau pesan oleh organisme. 3) Pesan yang disampaikan. 4) Teori Komunikasi. ( Jalaluddin Rakhmat, 1991:4) Benard Berelson dan Gary A. Steiner menjelaskan bahwa komunikasi adalah transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, fitur, grafik dan sebagainya. ( Deddy Mulyana, 2001:62)
KOMUNIKASI SATU ARAH DAN DUA ARAH Hamdan
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.472 KB)

Abstract

Pada dasarnya, manusia adalah mahluk yang bergantung. Sehingga, tidak bisa hidup secara mandiri dan pasti membutuhkan orang lain untuk mengatasi kendala yang ada dalam kehidupannya, sehingga manusia biasa disebut sebagai makhluk sosial. Dalam menjalani kehidupan sosial tersebut, seseorang memerlukan sebuah fasilitas serta cara untuk membantunya mempermudah dirinya untuk masuk pada ranah sosial tersebut. Interaksi merupakan ungkapan yang kemudian dapat menggambarkan cara untuk mempermudah terjadinya sebuah hubungan antara seseorang dengan orang lain, yang kemudian diaktualisasikan melalui praktek komunikasi. Oleh karena itu, seringkali istilah komunikasi digantikan dengan komunikasi sosial, komunikasi juga ditujukan untuk menyatukan komponen-komponen sosial yang bervariasi dan mempunyai prilaku yang berbeda. Komunikasi adalah proses dimana pesan-pesan ditransfer dari sumber kepada penerima, baik secara langsung maupun melalui media. Memahami komunikasi berarti memahami apa yang terjadi selama komunikasi berlangsung, mengapa itu terjadi, manfaat apa yang dirasakan, akibat-akibat apa yang ditimbulkan, apa tujuan dari aktivitas komunikasi, sesuai dengan apa yang diinginkan, memahami hal-hal yang dapat mempengaruhi dan memaksimalkan hasil-hasil dari kejadian tersebut.
KARAKTERISTIK MANUSIA KOMUNIKAN Marhaban, Nawawi
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.767 KB)

Abstract

Pemeran utama dalam proses komunikasi adalah manusia. Jika fokus psikologi adalah manusia yang terlibat dalam komunikasi, maka yang harus diketahui adalah karakteristik manusia sebagai komunikan yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku mereka dalam berkomunikasi. Hakikat manusia terletak pada hidup kejiwaannya (rohaniahnya) juga didukung oleh hidup jasmaniahnya agar terwujud kesehatan lahir dan batin. Oleh karena itu, secara psikologi pendekatan yang dilakukan ialah secara interdiciplinary approach (pendekatan antar ilmu), dimana manusia dilihat dari segala aspeknya kemudian dipadukan menjadi satu ilmu pengetahuan yang padu dan lengkap. (Faizah, Lalu Muchsin Effendi,2006:42)
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP PENERAPAN AJARAN AGAMA KEPADA ANAK Armayanti, Juli
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.354 KB)

Abstract

Efektifitas komunikasi orang tua sangat penting bagi kehidupan anak, apalagi seperti di zaman sekarang ini dimana anak banyak yang telah lalai dengan kemajuan teknologi yang memicu perubahan zaman. Sehingga banyak perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat yang sangat cepat sekali diterima. hal inilah yang memicu para orang tua untuk lebih memperhatikan anak mereka agar tidak terjerumus dengan perubahan zaman yang bersifat negatif, dengan cara komunikasi yang efektif bagi orang tua serta bersifat aktif diharapakan dapat membentuk karakter anak yang baik, terutama perbuatan anak yang bersifat religius. Penulis tertarik memilih judul ini di karenakan orang tua merupakan sebuah contoh atau cerminan bagi anak, jika orang tua mengajarkan hal yang baik maka anak akan menirunya. Apalagi peranan orang tua itu dibutuhkan dalam membentuk karakter anak yang akan dijadikan bekal bagi anak untuk hidup bermasyarakat kelak. Disini peneliti melihat dari segi efektifitasnya berkomunikasi orang tua kepada anak. Mengenai metodelogi penelitiannya penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif, dimana penelitian deskriptif kualitatif adalah suatu penelitian yang bermaksud memberikan uraian mengenai suatu gejala sosial dengan menggunakan ukuran perasaan sebagai dasar penelitian. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini adalah efektifitasnya komunikasi orang tua yang bersikap proaktif, orang tua yang relegius dan orang tua yang bersikap empati terhadap anaknya bisa menjadi cara untuk mengajarkan anaknya tentang agama sehingga sudah terlihat banyak diantara anak-anak telah melakukan shalat berjama?ah, sudah jarang terlihat seorang anak di kampung kesehatan melanggar norma dan adat yang berlaku dimasyarakat.
EKOSISTEM DAKWAH DALAM ERA TEKNOLOGI DISRUPTIF Aini, Zulkefli bin
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.268 KB)

Abstract

Ziauddin Sardar (1993) pernah mengemukakan pendapat tentang beberapa perubahan besar akan berlaku dalam kehidupan umat Islam akibat kemunculan dan penggunaan suatu inovasi dalam teknologi maklumat dan komunikasi (ICT). Ini kerana sepanjang berlakunya perkembangan teknologi yang bermula dengan teknologi kertas, yang diikuti selepas itu teknologi percetakan dan cakera padat, dalam pemerhatian beliau mendapati bahawa peranan ulama sebagai orang yang dianggap menguasai ilmu dan menjadi panduan serta rujukan dalam pembangunan masyarakat Islam akan mengalami pengurangan sedikit demi sedikit. Beliau berhujah: ?The role of the ulama as human memory banks, and the power they command by virtues of that role, is about to end?. Berdasarkan pandangan tersebut, beliau menyimpulkan bahawa keupayaan teknologi baru ICT yang mmempunyai keupayaan mengatasi kemampuan manusia biasa dalam menyimpan, memproses dan mendapatkan maklumat dalam jumlah yang banyak dan boleh dilakukan dengan sangat pantas.Begitu juga dalam pencarian dan pencapaian maklumat tentang Islam yang boleh diakses melalui perisian ICT yang serba canggih, pada pandangan beliau, secara tidak langsung boleh mengurangkan pengaruh penguasaan ilmu oleh para ulama pada masa sekarang. Persoalannya apakah Islam dan umat Islam serta para ulama perlu meninggalkan atau mengabaikan atau tidak mengendahkan suatu penciptaan baharu dalam dunia yang begitu pantas dengan perkembangan teknologi dengan mempertahankan cara dan pendekatan lama dan konvensional dalam menyebarkan mesej Islam dalam kerangka dakwah kepada umat manusia sedangkan umat mahukan perubahan dan terdedah dengan perubahan? apakah dakwah begitu kaku dan tidak berkembang selari dengan berkembangnya kemajuan sains dan teknologi yang menghasilkan pelbagai invention yang memudahkan urusan umat manusia? apakah mawdu'` dakwah yang perlu dikongsikan kepada sasaran dakwah yang mempunyai pelbagai latar belakang yang kedudukannya barangkali sama taraf atau tidak dengan pendakwah? Apakah pendakwah hanya berdiam diri apabila berhadapan dengan mad`'u yang pelbagai latarbelakang atau menggunakan pendekatan konvensional atau tradisional menyampaikan mesej Islam dalam kerangka dan iklim dakwah masa kini?
KEPRIBADIAN GANDA SEBAGAI PELACUR PERSPEKTIF PSIKOLOGI KOMUNIKASI Rusli
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.535 KB)

Abstract

Persoalan sosial dalam kehidupan masyarakat tidak terlepas dari berbagai kebutuhan hidup manusia yang semakin hari semakin sulit dirasakan, hal ini menimbulkan berbagai masalah terhadap perilaku seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Masalah sosial terbentuk oleh kombinasi faktor-faktor internal yang berasal dari dalam diri seseorang dan faktor-faktor eksternal yang berasal dari lingkungan sosial. Pelacuran salah satu penyakit masyarakat yang dianggap sebagai pekerjaan atau sering disebut dengan Pekerja Seks Komersial (PSK). Seorang pelacur yang mempunyai kepribadian ganda dalam kehidupannya yaitu sebagai pelacur dan juga sebagai seorang yang memiliki keyakinan terhadap agamanya, hal ini menimbulkan konflik dalam dirinya antara kebenaran dan kekufuran yang dilakukannya. Nilai-nilai atau norma-norma agama yang mengarahkan seseorang kepada kebenaran dan kepribadian yang sebenarnya sebagai manusia ideal. Bila dilihat dalam perspektif psikologi komunikasi, tepatnya dalam psikologi kognitif tidak terlepas dari psikologi sosial. Pengaruh psikologi kognitif ini dalam psikologi sosial, terutama untuk meggambarkan perkembangan konsepsi sebagai manusia.
TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI Bahtiar
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 9 No 1 (2018): Januari - Juni 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.867 KB) | DOI: 10.32505/hikmah.v15i1.1722

Abstract

Teknologi merupakan segala sesuatu sarana yang digunakan untuk memudahkah kehidupan manusia dalam menjaga kelangsungan hidup. Perkembangan teknologi juga sebagai indicator kemajuan suatu peradaban manusia pada setiap masanya dan itu menjadi dasar untuk perubahan dan perkembangan teknologi kedepannya. Kemajuan sebuah teknologi sangat berimplikasi pada perubahan kehidupan manusia baik secara positif maupun negative. Besarnya pengaruh dari teknologi membuat manusia terus melakukan berbagai pengembangannya untuk menciptakan teknologi-teknologi baru demi memudahkan kehidupan manusia dalam berbagai hal. Sebagaimana plot dalam film (science fiction) dengan judul ?Jumper?, dalam film ini menggambarkan bagaimana pengaruh sains dan teknologi yang diimajinasikan terhadap masyarakat mampu membuka hubungan jarak jauh secara fisik seperti pesan suara atau gambar melalui teknologi frekuensi atau jaringan dengan kemampuan ?teleportasi? (perpindahan fisik atau tubuh manusia dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam waktu yang sangat cepat). Selanjutnya komunikasi merupakan interaksi dua orang atau lebih yang memiliki kesamaan makna mengenai hal yang diperbincangkan dan mengistilahkannya dengan komunikatif. selain membangun interaksi social, komunikasi juga sebuah proses penyampaian informasi kepada khalayak untuk diketahui dan dipahami. Sehingga penyebaran informasi tersebut melahirkan sebuah tatanan kehidupan social atau budaya yang baru ditengah masyarakat (peradaban), sesuai dengan tuntutan dan tuntunan perubahan jaman (masa)

Page 2 of 17 | Total Record : 163


Filter by Year

2017 2025