cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
firmanyk@gmail.com
Phone
+6261- 6615683
Journal Mail Official
jurnaleduriligia@gmail.com
Editorial Address
Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan 20371, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education
ISSN : 25977377     EISSN : 25810251     DOI : http://dx.doi.org/10.47006
EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education sciences formed in year 2017 with E-ISSN 2581-0251 with DECREE No. 0005.25810251/JI. 3.1/SK. ISSN/2017.07-27 July 2017 and P-ISSN 2597-7377 SK No. 0005.25977377/JI. 3.1/SK. ISSN/2017.09-19 September 2017. The study and judgment done by the experts (peer-reviewed). The journal is affiliated to the UIN graduate of North Sumatera Islamic Education study Program located in Medan. The purpose of this journal is to be a writing platform relating to education, research for students, alumni and other academic civitas related to the scope of this journal.
Articles 335 Documents
Telaah Spirit Islam dalam Tasawuf Ahmad Ridwan
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.13262

Abstract

Tidak dapat diragukan bahwa Rasullah Saw. bersama para sahabatnya adalah “father” kaum sufi yang di dalam hidupnya hidup kekuatan jasmani dan ruhani dengan seimbang, namum demikian pada perkembangannya mengapa semua penganut ajaran tersebut dijuluki sufi bukan muhsin (pelaku kebaikan), zuhud (kaum asketis) atau ‘ubad (ahli Ibadah)? darimanakah istilah tersebut muncul dan semenjak kapankan ia menjadi identitas bagi komunitas penganut gerakan spritual dalam Islam? pertanyaan-pertanyaan inilah yang selalu muncul ketika para penulis ilmu tasawuf merunut akar kesejarahan ilmu tasawuf dalam Islam. metode yang digunakan dalam research ini bagian dari penelitian literatur, maka untuk mengumpulkan data diperoleh dengan cara menganalisi data kemudian ditarik suatu kesimpulan sehingga akan dapat hasil yang bersifat literatur. hasil penelitian ini mengungkap tentang spirit Islam dalam tasawuf, melalui pengenalan tasawuf dengan pendekatan historis praktek tasawuf yang di amalkan Rasullah Saw. Bersama sahabat, penelitian ini sekaligus mengungkan dan membantah tuduhan negatif terhadap kaum sufi yang mengamalkan ajarannya dengan tekun dan penuh dengan keunikan sampai akhir zaman.
MEMBERDAYAKAN EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Raudhatuz Zahrah
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 5, No 2 (2021): April-Juni
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v5i2.12913

Abstract

Islamic education must be built and developed based on epistemology to create quality and highly competitive Islamic education to survive and lead. Efforts to explore, discover and establish Islamic education can be effective and efficient if it is based on the epistemology of Islamic teaching. So that the development of Islamic education conceptually and in an applicative manner must be built from the epistemology of Islamic education as a whole. So the epistemology of Islamic education emphasizes efforts, ways, or steps to gain knowledge of Islamic teaching. The activity of thinking in epistemology is the most capable of developing scientific creativity compared to ontology and axiology. Epistemology of Islamic education is an object of knowledge, a way of obtaining knowledge and a way of measuring the correctness of knowledge related to the formation of personality, morals, developing nature and all human potential to the fullest so that they become a good Muslim, have a logical-critical mindset, have faith, fear, and are helpful. For themselves and their environment, they can achieve happiness in this world and the hereafter, according to Islamic teachings
ILMU PENDIDIKAN DALAM WACANA ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN Junaidi Arsyad; Mayurida Mayurida; Gunawan Gunawan
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 4, No 4 (2020): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v4i4.12902

Abstract

The idea of Islamization of science has become an interesting phenomenon lately which has always been a hot topic of discussion among Muslim academics. This is interesting because it responds to the development of modern epistemology which is dominated by non-Islamic Western civilization. By using a library research method with a content analysis approach, all information, whether written or printed in the form of a book, will be elaborated on and understood by the contents of the text in order to answer all the research questions. The results of the study indicate that the speed of dissemination of the development of knowledge institutionally is based on the epistemology of Islamic scholarship, which continues to be studied and critically studied. This shows that Islamic teachings are updated on developments and are able to design the future order of life. Even though at the beginning, the conceptual level was more at the epistemological level where science was described as explained by Al-Faruqi, also Kuntowijoyo and M. Amin Abdullah, but contributed greatly to the grand design of Islamic scholarship, especially in Islamic universities..
IMPLEMENTASI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DALAM KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI UNTUK PENINGKATAN SELF EFFICACY SISWA KELAS 1 MAN 1 MEDAN Feri Zal; Saiful Akhyar Lubis; Neliwati Neliwati
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i2.6865

Abstract

Kecemasan yang dialami siswa ketika menghadapi pelajaran tertentu dapat timbul bukan hanya disebabkan oleh beban yang dirasa bisa mengancam, tetapi juga dikarenakan bagaimana persepsi siswa terhadap kemampuannya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan tersebut yang merupakan self-efficacy. Peran guru pembimbing sangat penting, karena kebutuhan mereka harus dipenuhi, seperti kebutuhan akan perhatian, bimbingan dalam menghadapi permasalahan belajarnya sehingga lebih mampu dalam meningkatkan aktualisasi diri dalam aktivitas belajarnya. Apabila keadaan ini tidak diberikan perhatian dan bimbingan maka bisa memberikan dampak pada diri siswa untuk melakukan tindakan yang kurang baik seperti suka bolos dari sekolah, berkelahi dengan teman dan sebagainya. Agar siswa dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan mampu mengarahkannya menjadi individu yang berkembang secara optimal maka dibutuhkan suatu bantuan seperti diberikannya bimbingan dan konseling di sekolah terutama dengan pembinaan belajar dengan memberikan layanan penguasaan konten.
EVALUASI KURIKULUM MIS TI AL-MUSHTHAFAWIYAH Maulidah Hasnah Anas
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 5, No 4 (2021): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v5i4.12935

Abstract

Kurikulum titik tolak pelaksanaan pembelajaran.  Evaluasi berguna  mengetahui  pencapaian tujuan, keperluan tambahan/pengurangan, peranan pengawasan dan penerapan. Penelitian bertujuan  mendeskripsikan data  evaluasi penerapan kurikulum MIS TI Al-Mushthafawiyah Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif . Teknik pengumpulan data:  wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknis analisis data: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Sabjek  penelitian: kepala sekolah dan wakil serta guru.
Karakteristik Perkembangan Peserta Didik Mia Miaw
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 4 (2022): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i4.5794

Abstract

Perkembangan peserta didik, merupakan upaya yang sangat strategis bagi para pendidik ( guru ), mahasiswa calon guru, orang tua, atau semua pihak yang terkait dengan pendidikan. Dengan mempelajari perkembangan peserta didik, para pendidik akan memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang perkembangan peserta didik, yang berguna bagi upaya mendidik, membimbing, memfasilitasi anak dalam mengembangkan potensi dirinya secara optimal. Mempelajari dan memahami karakteristik perkembanagn peseta didik adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Peserta didik memiliki potensi yang multidimensi, yang meliputi biospsikososiospritual ( fisik,/biologis, psikologis, sosial, dan moral spiritual ) dan peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda-beda yang melekat diri mereka masing-masing dan itu merupakan suatu ciri khas yang menetap pada diri peserta didik. Terbentuknya karakter yang berbeda-beda tersebut tergantung pada peran orang tua dan guru dalam mendidik mereka.
DINAMIKA PERKEMBANGAN ILMU ISLAM DAN ILMU KEISLAMAN Saiful Bahri
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 5, No 3 (2021): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v5i3.12926

Abstract

Science will always follow developments with the progress of science will create various conveniences for humans in life. If science in the context of Islamic epistemology can be achieved through three sources/tools; senses, mind, and heart, so in Western epistemology, scientific knowledge can only be achieved through the senses and reason. Therefore, none of Allah's creatures can achieve perfection and maturity in life without going through a process of science or education. So, simply that science in Islam has distinctive characteristics that are fundamentally different from the sciences developed in the West, both in terms of foundation, source, means, and methodology. In Islam, science has a solid foundation through the Qur'an and Sunnah, sourced from the physical and metaphysical realms, obtained through the senses, reason, and heart/intuitive. The scope of his knowledge is very broad, not only concerning worldly issues, but also related to ukhrawi problems.Science will always follow developments with the progress of science will create various conveniences for humans in life. If science in the context of Islamic epistemology can be achieved through three sources/tools; senses, mind, and heart, so in Western epistemology, scientific knowledge can only be achieved through the senses and reason. Therefore, none of Allah's creatures can achieve perfection and maturity in life without going through a process of science or education. So, simply that science in Islam has distinctive characteristics that are fundamentally different from the sciences developed in the West, both in terms of foundation, source, means, and methodology. In Islam, science has a solid foundation through the Qur'an and Sunnah, sourced from the physical and metaphysical realms, obtained through the senses, reason, and heart/intuitive. The scope of his knowledge is very broad, not only concerning worldly issues, but also related to ukhrawi problems.. 
PERADABAN ISLAM DI KOTA TEBING TINGGI Juliet Medi Anda
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 5, No 1 (2021): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v5i1.12909

Abstract

 In writing this journal aims to find out the history and civilization of Islam in the cliff town of North Sumatra, in a context that focuses on aspects of aspects and monuments in the city of high cliffs as evidence of Islamic civilization in the city of high cliffs. The study of Islamic civilization in Tebing Tinggi is important because based on its history, Tebing Tinggi was once a kingdom before becoming an autonomous region. The period of Dutch rule in East Sumatra or Dutch colonialism (Hindia Holland) applies in East Sumatra since the signing of the conflict contract between the Dutch. and siak on February 1, 1858. In this agreement it is stated that the kingdom of Siak Sri Indrapura and its colonies and conquests were under the Dutch Sultanate and became part of the Dutch East Indies. The method used is the historical method. The results of this study show the development of the development of Islamic civilization in Tebing Tinggi, divided into several periods, namely the historical period of the high cliff city, the existence of a figure who can be said to be the founder of the high cliff city, and the kingdom of the land of Padang which was the forerunner of the birth of the high cliff city.
Kontribusi Abdur Rauf As-Singkili Terhadap Pendidikan Islam Ridwan, Ahmad; Jannah, Fathul; Gunawan, Gunawan
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i2.13217

Abstract

Syekh Abdurrauf As-Singkili, beliau adalah tokoh yang sangat berpengaruh dalam penyebaran Pendidikan Islam melalui penyebaran Islam di wilayah barus (Fansur) atau disebut singkil. Beliau mengembangkan dakwah Islam/pendidikan Islam mulai dari Fansur, hingga ke kerajaan Aceh bahkan sampai tingkat internasional, hal tersebut dapat di buktikan dari karya karya mereka yang berkembang pesat di kerajaan Aceh, dan menjadi rujukan terhadap Pendidikan Islam di Aceh khususnya di Aceh Singkil. Dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriftif yaitu, malakukan inventarisasi pemikiran Abdurrauf As-Singkili tentang pokok permasalahan yang akan dibahas. Pada tahap pengumpulan data akan ditempuh dengan studi kepustakaan (Library Research), selanjutnya analisis data yang dilakukan berupa analisis isi (Content Analysis). Berdasarkan data analisa yang dilakukan terhadap pemikiran Abdurrauf As-Singkili, Studi ini menyimpulkan bahwa Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Tidak diragunakan lagi bahwa Abdul Ruf Singkel merupakan seorang pemikir yang meiliki pemikiran yang tajam dan keulamaannya sangat terkenal.kontribusinya terhadap pendidikan dibuktikan dengan karya-karya sastra beliau yang dijadikan sebagai  bagian kekayaan intelektual muslim di Indonesia yang sangat masyhur. Karya-karyanya  yang  berbentuk suluk dari karya pemikir ulama Islam terdahulu sampai saat ini. Naskah  aslinya yang berupa manuskrip atau tulisan tangan asli masih ada pada perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi di Belanda.
MANAJEMEN TENAGA PENDIDIK DI IAIN TAKENGON Maulida Maulida
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 4, No 3 (2020): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v4i3.12885

Abstract