cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 752 Documents
PERANCANGAN RUANG MEMBACA EDUKATIF DAN INTERAKTIF PADA SD NEGERI 01 KALIDERES PAGI Irene Syona Darmady; Theresia Budi Jayanti; Laura Tri Agustin
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v9i2.37863

Abstract

This Community Service Program (PKM), initiated by lecturers from the Architecture Study Program, aims to integrate contextual learning with the application of practical and sustainable architectural design knowledge. The program focuses on improving the quality of reading spaces as facilities that support literacy development among elementary school students. A well-designed reading environment that is comfortable, attractive, and responsive to children's needs can encourage reading habits and create a more conducive learning atmosphere. The partner institution, SD Negeri 01 Kalideres Pagi, West Jakarta, currently faces several challenges related to its reading facilities. Existing conditions reveal a limited reading area, unorganized book storage, and a visual environment that lacks appeal, reducing students’ interest in utilizing the space for reading activities. To address these issues, the “Cikal Aksara” program was developed through a collaborative effort between lecturers and students to design a reading space that is functional, comfortable, and participatory. The program actively involved school stakeholders throughout the design process to ensure that the proposed solutions responded to actual user needs. This initiative is aligned with Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education, which promotes inclusive and equitable education and supports lifelong learning opportunities, particularly through the enhancement of literacy among children. The design process employed a participatory design-based approach, comprising observations of existing conditions, identification of user needs in collaboration with the school partner, literature review, design concept development, and design evaluation and refinement based on partner feedback. These theoretical foundations informed the development of design recommendations that accommodate children's anthropometric characteristics, optimize visual elements to improve comfort and engagement, and create a welcoming learning environment. The primary output of the program is a contextual design concept document that can serve as a strategic reference for the sustainable development of literacy facilities within the school.   ABSTRAK Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh dosen Program Studi Arsitektur bertujuan mengintegrasikan pembelajaran kontekstual dengan penerapan ilmu desain yang aplikatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kualitas ruang membaca sebagai sarana pendukung literasi bagi siswa Sekolah Dasar. Keberadaan ruang membaca yang nyaman, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan anak diyakini mampu menumbuhkan minat baca serta mendukung proses belajar dalam lingkungan pendidikan yang lebih kondusif. Mitra kegiatan, Sekolah Dasar Negeri 01 Kalideres Pagi, Jakarta Barat, menghadapi berbagai keterbatasan pada fasilitas ruang baca. Kondisi eksisting menunjukkan ruang yang sempit, penyimpanan buku yang kurang terorganisir, serta tampilan visual yang belum mampu menarik minat siswa untuk beraktivitas di dalamnya. Menanggapi permasalahan tersebut, program “Cikal Aksara” dikembangkan melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam merancang konsep ruang membaca yang lebih fungsional, nyaman, dan partisipatif dengan melibatkan warga sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education), yang menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas serta mendukung peningkatan budaya literasi sejak usia dini. Proses perancangan didasarkan pada metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis desain melalui tahapan observasi kondisi eksisting, identifikasi kebutuhan pengguna bersama mitra sekolah, studi literatur, pengembangan konsep desain, serta evaluasi dan penyempurnaan desain berdasarkan masukan mitra. Hasil kajian tersebut menjadi landasan dalam penyusunan konsep desain yang menyesuaikan dimensi furnitur dengan karakteristik pengguna, mengoptimalkan elemen visual untuk meningkatkan kenyamanan, serta menciptakan suasana ruang yang ramah bagi anak. Luaran kegiatan berupa dokumen konsep desain yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan dan pembangunan fasilitas literasi sekolah secara berkelanjutan.
PELATIHAN PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL UNTUK KINERJA USAHA UMK PEREMPUAN Ida Puspitowati; Al Fathir Rizky Pradifa
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v9i2.38190

Abstract

Women-owned micro and small enterprises (MSEs) play an important role in Belitung Regency, particularly in the food and beverage processing and craft sectors. Local data indicate that 63.61% of MSE actors are women; however, their use of social media has generally remained limited to communicating with existing customers and has not been managed as an integrated marketing channel. This community service program aimed to strengthen the knowledge and practical readiness of women-owned MSEs in managing social media, while supporting Sustainable Development Goal 5 on gender equality and women's economic empowerment. The program was conducted through four stages: needs analysis, material preparation, training and guided practice, and descriptive evaluation based on observations of participant practice. The training covered the division of roles between Instagram and TikTok, completion of business profiles, selection of product photographs, preparation of product and promotional information, and planning of more regular content. Before the training, participants generally had not differentiated the marketing function of each platform and had not organized profiles and content systematically. After the training and practice session, participants began to identify platform functions, improve the completeness of business information, select more appropriate product visuals, and formulate promotional content according to market needs. These observable changes indicate increased understanding and confidence in using social media beyond customer communication. The program contributes practical digital marketing capabilities that can support wider market reach, business development, and the economic empowerment of women-owned MSEs. ABSTRAK UMK perempuan memiliki peran penting di Kabupaten Belitung, khususnya pada sektor pengolahan makanan dan minuman serta kriya. Data setempat menunjukkan bahwa 63,61% pelaku UMK merupakan perempuan. Namun, penggunaan media sosial oleh mitra umumnya masih terbatas untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan belum dikelola sebagai saluran pemasaran yang terpadu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan kesiapan praktis UMK perempuan dalam mengelola media sosial, sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 5 mengenai kesetaraan gender dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, persiapan materi, pelatihan dan praktik terbimbing, serta evaluasi deskriptif berdasarkan pengamatan terhadap praktik peserta. Materi mencakup pembagian fungsi Instagram dan TikTok, penyempurnaan profil usaha, pemilihan foto produk, penyusunan informasi produk dan promosi, serta perencanaan konten yang lebih teratur. Sebelum pelatihan, peserta pada umumnya belum membedakan fungsi pemasaran setiap platform dan belum menata profil maupun konten secara sistematis. Setelah menerima materi dan mengikuti praktik, peserta mulai mampu mengenali fungsi platform, melengkapi informasi usaha, memilih visual produk yang lebih sesuai, serta menyusun konten promosi berdasarkan kebutuhan pasar. Perubahan yang teramati menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri dalam memanfaatkan media sosial melampaui fungsi komunikasi dengan pelanggan. Kegiatan ini memberikan kontribusi berupa kemampuan praktis pemasaran digital yang dapat mendukung perluasan pasar, pengembangan usaha, dan pemberdayaan ekonomi UMK perempuan.

Filter by Year

2018 2026