cover
Contact Name
Silviana Nur Faizah
Contact Email
m.fathulamin@unisla.ac.id
Phone
+6285645945695
Journal Mail Official
ummukhairiyah@unisla.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran No 53 A Gedung D FAI
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 25796259     EISSN : 2621895X     DOI : https://doi.org/10.30736/atl.v4i1.120
The focus and scope of At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah is: Curriculum Development in Elementary Education (MI/SD), Learning Mathematics, Science, Social Studies, Civics, English, Indonesian, Islamic Education, Art and Local content in Elementary Education (MI/SD), Media and Instructional Technologies in Elementary Education (MI/SD), Learning Strategies in Elementary Education (MI/SD), Teacher Competence in Elementary Education (MI/SD), Assessment in Elementary Education (MI/SD), Neuro Psycholinguistics for Children in Elementary Education (MI/SD).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 127 Documents
Pengaruh Pembiasaan Menghafal Perkalian Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tematik Matematika Kelas III Rodhiyah Dwi Agustin
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5, No 2 (2021): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v5i2.539

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembiasaan menghafal perkalian terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas III. Metode penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini terdapat siswa kelas III di SDN Mangunharjo 3 untuk kelas eksperimen dan siswa kelas III di SDN Mangunharjo 4 untuk kelas kontrol. Jumlah sampel di kelas kontrol 15 siswa dan 16 siswa di eksperimen. Teknik sampling penelitian ini memakai purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu tes. Hasil dari penelitian menampilkan analisis Uji T-Test terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal perkalian, diperoleh hasil thitung < ttabel (0,042 < 0,05), sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa pembiasaan menghafal perkalian memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran matematika kelas III.Abstract: The purpose of this research is to find out the effect of multiplication memorization habituation on the students’ learning outcomes in the thematic learning of Mathematics Class III. A quantitative research method was used in a quasi-experimental design. The sample of this research consisted of the third graders at SDN Mangunharjo 3 for the experimental group and the third graders at SDN Mangunharjo 4 for the control group. The number of students in the control and experimental group was 15 and 16, respectively. This research employed a purposive sampling technique, while the test was used as the data collection technique. The results of this research showed the results of the T-test analysis on the students’ ability to accomplish multiplication questions. It was obtained that the tvalue is less than ttable (0,042 < 0,05). Hence, it can be concluded that the multiplication memorization habituation on students’ learning outcomes in the thematic learning of Mathematics Grade III.
Manajemen Kepala Madrasah untuk Meningkatkan Kedisiplinan Guru dalam Proses Belajar Mengajar di Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Almi Hidayat; Rahmah Nurfitriani
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5, No 2 (2021): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v5i2.550

Abstract

Abstrak:  Sejak pandemi covid-19, kegiatan pembelajaran di madrasah beralih dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring, sehingga kepala madrasah tetap harus mengedepankan aturan kedisiplinan bagi para guru agar proses pembelajaran berjalan optimal meskipun melalui proses pembelajaran dalam jaringan. Tujuan penelitian ini  mengetahui tentang manajemen kepala madrasah MIN 3 Aceh Tengah dalam meningkatkan kedisiplinan guru pada pembelajaran daring selama pandemi covid-19. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil temuan penelitian adalah: 1) menyatukan persepsi bersama guru, 2) melakukan bimbingan kegiatan pembelajaran bagi para guru dalam menggunakan media digital, 3) memfasilitasi wifi, 4) memonitoring kinerja guru setiap minggu, 5) mengevaluasi kinerja guru di akhir bulan, 6) menegakkan disiplin protokol kesehatan, 7) menetapkan aturan fingerprint, 8) menegakkan disiplin dalam berpakaian rapi dan sopan dan 9) memberikan hadiah bagi guru teladan. Kendalanya adalah guru tidak dapat melaksanakan proses pembelajaran tepat waktu meskipun telah tersedia wifi di sekolah, hal ini karena mayoritas siswa tidak memiliki handphone android sehingga pembelajaran daring kurang efektif. Solusinya adalah dengan menginstruksi guru untuk mengajari siswa yang tidak memiliki handphone android agar datang ke sekolah kemudian membawa soal latihan untuk dikerjakan di rumah.Abstract: Since the Covid-19 pandemic, the learning activities in madrasah (Islamic school) have shifted from face-to-face learning to online learning, so the school principal still has to prioritize disciplinary rules for teachers to make the learning process run optimally even though the learning process is online. The purpose of this study is to find out the management of the madrasah principal of MIN 3 Central Aceh in improving teacher’s discipline in online learning during the Covid-19 pandemic. This descriptive qualitative research employed interviews, observations and documentation as the data collection techniques. The results of the present research were: 1) unifying perceptions with teachers; 2) conducting guidance on the  learning activities for teachers using digital media; 3) facilitating Wi-Fi; 4) monitoring teacher’s performance every week; 5) evaluating teacher performance at the end of the month; 6) enforcing the health protocols; 7) setting fingerprint rules; 8) enforcing people to dress neatly and politely; and 9) giving prizes for exemplary teachers. However, the problem was that the teachers mostly could not carry out the learning process on time even though there was Wi-Fi available at the school. This was because the majority of the students did not have an Android cellphone so online learning was less effective. The solution is to instruct the teacher to allow the students who do not have an android phone to come to school and to give them questions to do at home.
Pengembangan Modul Pembelajaran Fikih Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa MI Miftahul Ulum Al-Islamy Kedungdung Modung Bangkalan Moh Wardi; Nurus Sulalah; Raudlatul Jannah
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5, No 2 (2021): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v5i2.596

Abstract

Abstrak: iPenelitian iini ibertujuan iuntuk imengembangkan ibahan iajar iberupa imodul ipada imata ipelajaran ifiqih, idan i imengetahui idampak ipenggunaannya iterhadap imeningkatkan ikemandirian ibelajar isiswa. iPenelitian iini imenggunakan ipendekatan ipenelitian idan i ipengembangan iatau iResearch iand iDevelopment i(R&D) idengan imenggunakan imodel ipengembangan iDick iand iCarey. iTeknik ipengumpulan idata idengan imenggunakan iangket, iobservasi idan iwawancara. iAngket idigunakan iuntuk imengumpulkan idata itentang ipengembangan imodul ipembelajaran iyang idibuat idan idijawab ivalidator iyang iterkait iantara ilain: iahli iisi/media, iahli idesaign, iahli ibahasa, iahli ipembelajaran i(guru imapel) idan isiswa. iMetode iyang idigunakan iuntuk imenganalisis idata idiungkapkan idalam idistribusi iskor i iskala iempat iterhadap ikategori iskala ipenilaian iyang itelah iditentukan. iHasil ipenelitian imenunjukkan ibahwa imenghasilkan iproduk imodul ipembelajaran ifikih iyang isudah idinyatakan ilayak idigunakan isetelah idilakukan ipengujian ioleh ipengembang iahli iisi/media, iahli idesaign, iahli ibahasa, iahli ipembelajaran i(guru imapel) idan isiswa. iTerdapat ipeningkatan iyang isignifikan iterhadap ikemandirian ibelajar isiswa idilihat idari ihasil itest isiswa iberupa iangket idan ilembar iobservasi. i Kata iKunci i: iModul iFikih idan iKemandirian iBelajarAbstract: iThis iresearch iaims ito idevelop iteaching imaterials iin ithe iform iof imodules ion ifiqh isubjects, iand ifind iout ithe iimpact iof itheir iuse ion iincreasing istudents' ilearning iindependence. iThis iresearch iuses ia iresearch iand idevelopment i(R&D) iapproach iusing ithe iDick iand iCarey idevelopment imodel. iData icollection itechniques iusing iquestionnaires, iobservations iand iinterviews. iQuestionnaires iare iused ito icollect idata ion ithe idevelopment iof ilearning imodules icreated iand ianswered iby irelevant ivalidators, iamong iothers: icontent i/ imedia iexperts, idesaign iexperts, ilinguists, ilearning iexperts i(mapel iteachers) iand istudents. iThe imethods iused ito ianalyze ithe idata iare iexpressed iin ithe idistribution iof ifour-scale iscores iagainst ipredefined icategories iof iscoring iscales. iThe iresults iof ithe istudy ishowed ithat iproducing ia ifikih ilearning imodule iproduct ithat ihad ibeen ideclared ifit ifor iuse iafter itesting iby ithe ideveloper iof icontent i/ imedia iexperts, idesaign iexperts, ilinguists, ilearning iexperts i(mapel iteachers) iand istudents. iThere iis ia isignificant iincrease iin istudent ilearning iindependence ijudging ifrom ithe iresults iof istudent itests iin ithe iform iof iquestionnaires iand iobservation isheets. i Keywords: iFiqh iModule iAnd iLearning iIndependence Abstrak: iPenelitian iini ibertujuan iuntuk imengembangkan ibahan iajar iberupa imodul
Peran Guru dalam Proses Pembelajaran di Era Pandemi Covid-19 Sulamudiana Sulamudiana; Siti Zazak Soraya
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 1 (2022): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v6i2.711

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan evaluator dalam proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19 di SDN 2 Klesem Kebonagung, Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data interaktif dari Miles dan Huberman yaitu: reduksi data, sajian data, dan kesimpulan data. Hasil menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator di tengah pandemi Covid-19 yaitu membuat grup WhatsApp dan melakukan strategi home visit. Selanjutnya, peran guru sebagai motivator yakni dengan guru bersikap ramah dan terbuka kepada peserta didik, memberikan hadiah berupa reward serta punishment kepada peserta didik, dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan ketika proses pembelajaran berlangsung. Sedangkan peran guru sebagai evaluator yaitu dengan pemberian tugas kepada siswa dan pemberian feedback terhadap tugas mereka serta pemberian remidi kepada peserta didik dengan nilai yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM).Abstract: The purpose of the study is to describe the role of teachers as facilitators, motivators, and evaluators in the learning process during the Covid-19 pandemic at SDN 2 Klesem Kebonagung, Pacitan. This research used a descriptive qualitative approach. The participants in this research were the principal, class teachers, and students. The data collection techniques used in this research were observation, interviews, and document study. The data analysis techniques were an interactive data analysis from Miles and Huberman, namely: data reduction, data presentation, and data conclusion. The results showed that the teacher's role as a facilitator in the midst of the Covid-19 pandemic was to create WhatsApp groups and carry out home visit strategies. Furthermore, the teacher’s role as a motivator was to be friendly and open to students, give rewards or punishments to students, and create fun learning when the learning process takes place. While, the teacher’s role as an evaluator was to give assignments to students and provide feedback on their assignments, and provide remedial program to students whose scores that do not meet the minimum completeness criteria.
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Penerapan Kurikulum Muatan Lokal Gayo di Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Aceh Tengah Nazri Adlani
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 1 (2022): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v6i1.698

Abstract

Abstrak:   Sekarang ini, kemerosotan nilai moral semakin meningkat di kalangan pelajar. Kurikulum muatan lokal dapat menjadi solusi dalam menangani penurunan moral tersebut. Kurikulum tersebut berisi kearifan lokal Gayo, Budaya Gayo, Adat Istiadat, dan Seni Budayanya. Penelitian ini membahas penguatan pendidikan karakter melalui kurikulum muatan lokal. Tujuannya yaitu mengidentifikasinya, serta menentukan faktor penghambat dari pelaksanaannya. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di MIN 8 Aceh Tengah, dan MIS AL-Wasliyah. Hasil penelitian menunjukan secara keseluruhan penguatan pendidikan karakter dalam kurikulum muatan lokal di Aceh Tengah belum berjalan dengan baik. Kegiatannya berupa guru mengajarkan bahasa Gayo dan “Munomang Berume”. Pendidikan karakternya berupa gemar membaca, cinta bahasa daerah, dan komunikatif. Kegiatan ekstrakurikuler membuat kreativitas kerawang Gayo, tari tradisional, masakan tradisional, budaya sumang, origami, dan pie kopi. Kurangnya buku tambahan menjadi faktor pendukung dan penghambat, serta kurangnya materi di dalam buku, tidak adanya guru mulok, adanya pengurangan jam pelajaran selama pandemi COVID-19. Kegiatan ekstrakurikuler ditiadakan selama pandemi dan kurangnya kreativitas guru mengajar secara online.Abstract: Currently, the decline of moral values is increasing among the students. The local content curriculum can be a solution in dealing with this moral decline. The curriculum contains Gayo local wisdom, Gayo culture, customs, and cultural arts. This study discusses the strengthening of character education through local content curriculum. The goal was to identify and determine the inhibiting factors of its implementation. The research method was descriptive qualitative. The techniques used were interview, observation, and documentation. The research was conducted at State Islamic Primary School (MIN) 8 Central Aceh and Private Islamic Primary School (MIS) Al-Wasliyah. The results showed that the strengthening of character education had not run well. The activity was done using Gayo language and “Munomang Berume”. The character education covered loving to read, loving regional languages, and being communicative. The extracurricular activities included Gayo filigree, traditional dance, traditional cuisine, Sumang culture, origami, and coffee pie. The lack of additional books became the supporting and inhibiting factor simultaneously and the lack of materials, the absence of the local content teachers, the reduction in class hours during the COVID-19 pandemic. The postponed extracurricular activities and the lack of teachers’ creativity in teaching online were other contributing factors.
Integrasi Nilai-nilai Keislaman pada Pembelajaran IPA Pendidikan Dasar di Masa Pandemi Covid-19 Kiki Melita Andriani; Rz. Ricky Satria Wiranata; Tria Marvida
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 1 (2022): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v6i1.655

Abstract

Abstrak: Penelitian ini melihat pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Watubelah selama masa pandemi, khususnya untuk melihat bagaimana pembelajaran IPA diintegrasikan dengan akidah Islam pada masa wabah Covid-19. Pendekatan penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas V di sekolah tersebut. Temuan menunjukkan bahwa guru di sekolah tersebut mengalami kesulitan mengintegrasikan keyakinan Islam ke dalam kurikulum sains selama pandemi Covud-19. Faktor pertama yaitu rutinitas pembelajaran online yang berlangsung cukup lama menyebabkan siswa kehilangan fokus dan menjadi bosan sehingga mengakibatkan hilangnya semangat. Faktor kedua yaitu pembelajaran online melalui tugas di grup WhatsApp tidak memungkinkan guru mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran IPA. Faktor ketiga yaitu pembelajaran tatap muka dibatasi 50% dari jumlah siswa dan dilakukan selama 2 jam karena kelas dibagi dua, mengharuskan guru mengulang materi yang sama pada pertemuan lain, menyebabkan guru hanya fokus pada menyampaikan materi inti, dari pada integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran IPA. MI Muhammadiyah Watubelah harus membenahi atau menata ulang perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di masa Covid-19. Hal ini harus dilakukan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.Abstract: This study observes science learning at Madrasah Ibtidaiyah (an Islamic Primary School) Muhammadiyah Watubelah during the pandemic, particularly to observe how Islamic values were integrated in science learning during the COVID-19 outbreak. The research approach was descriptive qualitative. The research subject was a fifth grade teacher at the school. The findings showed that the teacher at the school had difficulty in integrating Islamic values into the science curricula during the COVID-19 pandemic. The first factor was that the online learning routine lasted long enough causing students to lose focus and get bored, resulting in loss of enthusiasm. The second factor was that online assignments in WhatsApp groups did not allow the teacher to integrate Islamic values into the learning process. The third factor was that face-to-face learning was limited to 50% students and was carried out for two hours since it was divided into two sessions. It demanded the teacher to repeat the same materials causing less focus of the teacher in delivering the materials, instead of the Islamic values. The Muhammadiyah Watubelah Primary school must rearrange the learning planning and implementation during the COVID-19 period. This must be done so that the learning objectives can be achieved.
Pengaruh Kuis Kahoot Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Rofiatun Nisa&#039;
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 1 (2022): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v6i1.681

Abstract

Abstrak: Kondisi belajar di rumah yang membuat peserta didik tidak bisa belajar bersama guru dan peserta didik lainnya di kelas. Hal ini membuat peserta didik menjadi malas untuk belajar dan lebih memilih bermain game yang ada pada handphonenya. Untuk itu dibutuhkan media pembelajaran salah satu media pembelajaran interaktif yang berbasis kuis online adalah kahoot. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif untuk menguji peserta didik setelah diberikan treatment berupa menerapkan media pembelajaran kahoot. Instrumen penelitian ini menggunakan angket yang diberikan kepada peserta didik menggunakan google form. Teknik analisis data dalam penelitian ini mencari validitas, reliabilitas, uji normalitas serta linearitas, uji hipotesis dengan uji t. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil uji thitung sebesar 4.163, sedangkan ttabel sebesar 2.101. Karena thitung > ttabel (4.163 > 2.101) artinya dengan adanya media pembelajaran berupa quiz seperti ini, apalagi yang bisa dimainkan oleh peserta didik pada smartphonenya masing-masing membuktikan bahwa kuis kahoot bisa menjadi salah satu pilihan media pembelajaran yang menyenangkan, karena dapat membuat kesan belajar yang baru dan menimbulkan motivasi belajar bagi peserta didik.Abstract: The current learning condition at home makes the students unable to study with teachers and other students in class. This makes them feel lazy to study and prefer to play games. For this reason, learning media is needed. One of the interactive learning media based on online quizzes is Kahoot. The method used in this study was experimental quantitative to test the students’ learning motivation after being given a treatment in the form of Kahoot application. This research used a questionnaire as the instrument given to the students via Google Form. The data analysis procedure in this study covered validity, reliability, normality and linearity tests, and the hypothesis testing using t-test. Based on the results of the hypothesis testing, it was found the tobserved value 4.163, while the ttable value was 2.101. Because tobserved > ttable (4.163 > 2.101), it means that through the learning media in the form of an online interactive quiz where the students can play on their respective smartphones, using Kahoot can be one of the choices to create fun learning because it can create the good impression among the students and instil their learning motivation.
Pengembangan Video Pembelajaran Tematik Menggunakan Scribe Gigih Winandika
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 1 (2022): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v6i1.755

Abstract

Abstrak: Antusias siswa dalam belajar dan merespon guru dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran. Tersedianya fasilitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah belum sepenuhnya digunakan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran videoscribe yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini sebagai penelitian pengembangan (R&D) yang mengambil dari model pengembangan Borg & Gall dengan subjek penelitian siswa kelas II SDN 3 Tinggarjaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil validasi media dikategorikan sangat layak dengan tingkat kevalidan 93,75%, selanjutnya hasil validasi materi termasuk kriteria sangat layak dengan tingkat kevalidan 85,31%, selanjutnya respon guru dikategorikan kriteria sangat layak dengan tingkat kevalidan 81,25% dan selanjutnya hasil pada respon tanggapan siswa tergolong pada kriteria sangat layak dengan hasil uji t tingkat sig 0.00 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pengembangan videoscribe pada pembelajaran tematik layak digunakan dan efektif untuk memaksimalkan hasil belajar siswaAbstract: Students' enthusiasm in learning and responding to teachers is influenced by the use of learning media. The availability of technology-based learning media at schools has not been fully maximized in the learning process. The purpose of this study was to develop a proper and effective videoscribe learning media. This research was a development research (R&D) which adopted Borg and Gall’s development model. The research subjects were the second graders at a public elementary school 3 Tinggarjaya. The results showed that the media validation results were categorized as very feasible with a validity level of 93.75%. Then, the materials validation was attributed very feasible with a validity level of 85.31%. Then, the teacher's response was categorized as very feasible criteria with a validity level of 81.25%. The results of students’ responses were classified as very feasible with the sig. value in the t-test was 0.00 <0.05. It can be concluded that the application of developing videoscribe in a thematic learning is feasible and effective to maximize their learning outcomes.
Pengembangan Modul Fiqih Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Jannah; Nurus Sulalah; Moh. Wardi
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5, No 2 (2021): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v5i2.972

Abstract

Keterbatasan sumber belajar menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, guru diharuskan mampu mengembangkan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan gaya belajar siswa masa kini. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan modul pada mata pelajaran fiqih, dan mengetahui dampak penggunaannya untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Responden penelitian ini adalah 17 siswa kelas V di MI Miftahul Ulum. Instrumen penelitian menggunakan angket validasi untuk mengukur tingkat validitas internal modul dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul terhadap kemandirian belajar siswa. Selain itu, peneliti juga menggunakan lembar observasi sebagai instrumen tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan penilaian para ahli, modul pembelajaran fiqih yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang baik dan layak untuk digunakan. Disamping itu dari hasil angket dan observasi kepada siswa modul ini juga dinilai efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran fiqih. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul fiqih dinilai layak untuk digunakan dalam pembelajaran fiqih untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas V MI Miftahul Ulum.
Pembelajaran Baca Tulis Al Qur'an melalui Home Visit Method pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Bondowoso Zaenol Fajri; Atik Hikmatuz Zakiyah; Christiana Pertiwi; Evita Widiyati
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 1 (2022): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v6i1.896

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan pembelajaran selama pandemi COVID-19 dilakukan secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Pelaksanaan pembelajaran daring memiliki keterbatasan ketersediaan perangkat pembelajaran. Mengatasi keterbatasan tersebut MI Nurul Rahman melaksanakan pembelajaran luring dengan home visit method pada pembelajaran Baca Tulis Al Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan, faktor pendukung dan penghambat pembelajaran luring home visit method dalam belajar Baca Tulis Al Qur'an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaannya satu sampai dua kali pertemuan dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran home visit method, guru harus beradaptasi dengan keadaan, mampu merancang pembelajaran sesuai karakteristik siswa, materi, mampu memberikan motivasi, reward, memilih dan memilah materi yang diprioritaskan karena terkendala waktu pelaksanaan. Faktor pendukung pelaksanaan yaitu guru dan siswa dapat berinteraksi langsung dengan siswa sehingga pembelajaran akan lebih efektif, namun faktor penghambatnya kesulitan mengatur waktu dan materi karena keterbatasan waktu yang tersedia.Abstract: The implementation of the learning process during the COVID-19 pandemic is carried out both online and offline. However, its implementation may experience limited availability of the learning tools. Overcoming the limitation, the Islamic elementary school (MI) Nurul Rahman carried out the offline learning using home visit method in learning to read and write the Qur'an. This study aims to find out how the application, supporting and inhibiting factors of offline learning home visit method in learning to read and write the Qur'an. This research was a qualitative research using data collection techniques of observation, interviews and documentation. The implementation was done one to two times a week. The results showed that in the implementation of the home visit method, the teacher had to adapt to the circumstances, be able to design learning according to the characteristics of the students, the learning materials, be able to provide motivation, reward, select and sort out the prioritized materials due to time constraints. The supporting factor for such implementation was that teachers and students could interact directly each other so that the learning would be more effective, but the inhibiting factor was the difficulty of managing time and materials due to the time limit.

Page 7 of 13 | Total Record : 127