cover
Contact Name
Artono Raharjo
Contact Email
artonor@unisma.ac.id
Phone
+6281333205616
Journal Mail Official
jtm@unisma.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JTM
ISSN : -     EISSN : 23376546     DOI : -
Jurnal ini untuk mewadahi dan menjembatani civitas akademi, profesional dan pemerhati dalam bidang mechanical engineering, khususnya bidang tekhnologi manufaktur dan konversi energi dalam menuangkan hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan.
Articles 245 Documents
PENGARUH VARIASI DIAMETER PULLEY TERHADAP DAYA LISTRIK YANG DIHASILKAN PADA PROTOTYPE TURBIN PELTON Amin, Amirul
Jurnal Teknik Mesin Vol 12, No 01 (2019): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.843 KB)

Abstract

Hydroelectric power generation is one of the renewable energy that has been widely developed in Indonesia to overcome the increase in electricity demand, in 2022 it is estimated that the increase in electricity demand will increase by three times. Most power plants in Indonesia use fossil fuels, such as petroleum, natural gas and coal. With the use of fossil fuels that are increasingly depleted, renewable energy is needed. Water energy is very suitable for use as renewable energy in Indonesia. Water energy is utilized from the potential energy of water into mechanical energy by rotating a turbine which is then converted into electrical energy through a generator. By varying the pulley diameter of 100mm, 125mm, 150mm, 175mm, and 50mm generator turbines to find out how much influence the pulley comparison has on the electrical power produced in the pelton turbine protoype. The highest torque and electric power results occur in a variation of 175mm diameter: 50mm, producing 0.2 Nm of torque value and 5.8 watts of electric power. While the lowest shaft rotation and electrical power occur in variations of the diameter of 100mm: 50mm, producing a torque value of 0.056 Nm and electric power of 1.5 watts. It can be concluded that the greater the diameter of the pulley in the turbine can increase torque and increase electrical power in the Pelton turbine prototype.
PERANCANGAN MESIN PENGADUK PAKAN TERNAK SAPI kurniawan, randy; Lesmanah, Unung; Margianto, Margianto
Jurnal Teknik Mesin Vol 11, No 01 (2018): Jurnal Teknk Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilatar belakangi oleh tuntutan pengadukan pakan ternak yang efisiensi dan efektif dalam pengadukan pakan ternak sapi, penulis membuat ?Perancangan Mesin Pengaduk Pakan Ternak Sapi? yang berfungsi untuk memproses pengadukan dengan waktu yang relatif lebih cepat, dan menghemat tenaga, dengan hasil yang lebih merata. Bahan pakan yang digunakan adalah 200 gr rumput lapang, 200 gr daun jagung dan 20 gr molasses. Mesin pengaduk pakan ternak menggunakan motor dengan bahan bakar bensin sebagai sumber tenaga penggerak, sistem kerja mesin pengaduk rumput pakan ternak sapi yaitu setelah motor bensin dihidupkan, putaran dari motor akan memutar pulley dan ditransmisikan oleh sabuk penghubung ke pulley poros mesin pengaduk, dan secara otomatis mengaduk bahan pakan ternak. Alat ini sangat mudah dalam pengoperasiannya, sehinggga siapapun bisa menggunakan. Dari hasil analisa dan perhitungan perencanaan mesin pengaduk pakan ternak ini diperoleh spesifikasi motor bensin yang digunakan adalah 0,5 HP dengan kecepatan putaran motor 1450 rpm. Jumlah pengaduk 12 buah dengan luas penampang 6 cm2. Jumlah pelontar 2 buah dengan panjang 11 cm dan lebar 7 cm. Pulley poros 250 mm, untuk bahan poros dengan diameter S30C 25 mm. Untuk sabuk menggunakan sabuk V tipe A no.56. Bantalan yang digunakan adalah jenis bantalan gelinding dengan nomor seri FBJP025. Untuk dimensi alat ini adalah panjang 1000 mm, lebar 600 mm, dan tinggi 800 mm. Kata kunci: Pakan Ternak Sapi, Pengaduk, Prinsip Kerja Mesin Pengaduk, Daya 
PENGARUH KETEBALAN GASKET CYLINDER HEAD 0,3 MM DAN 0,5 MM TERHADAP PERFORMA MESIN ASTREA GRAND Ghozali, Imam imam
Jurnal Teknik Mesin Vol 15, No 01 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.132 KB)

Abstract

Motor bensin merupakan salah satu jenis mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) yang proses pembakaran bahan bakarnya dilakukan didalam ruang bakar silinder itu sendiri dengan bantuan percikan bunga api dari busi. Dari hasil pembakaran itulah didapatkan daya untuk melakukan langkah usaha. Salah satu jenis mesin dari pembakaran dalam adalah mesin empat langkah. Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin penggerak yang banyak dimanfaatkan dengan menggunakan energi kalor dari proses pembakaran menjadi energi mekanik. Motor yang menggunakan pembakaran dalam memerlukan tekanan kompresi yang cukup diruang bakar untuk dapat bekerja dengan sempurna. Percobaan ini bertujuan untuk memadatkan kompresi dengan cara mengurangi ketebalan gasket silinder head. Hasil percobaan ini dilakukan untuk mendapatkan kecepatan maksimal, RPM maksimal, Durasi waktu tempuh, dan konsumsi bahan bakar semaksimal mungkin. Dalam pengujian ini  menggunakan jarak 200m dengan menghitung waktu tercepat dalam jarak tersebut. Ketebalan gasket 0,3 mm lebih baik dari 0,5 mm, karena volume pada ruang bakar menjadi sempit sehingga tenaga pada piston akan menjadi besar.Kata  kunci : mesin, silinder head, gasket, bahan bakar.
ANALISA KERUGIAN PENGGUNAAN GAS FREON TERHADAP PERUBAHAN SUHU DI BAGIAN KONDENSOR PADA AC MOBIL Surya Wijaya; Abdul Wahab; Artono Raharjo
Jurnal Teknik Mesin Vol 2, No 02 (2013): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.175 KB)

Abstract

Important of treatment him to components or parts of from Car Air Conditioner (AC Car) representing very fundamental matter to minimize the level of damage generated by negligence of consumer of facility of AC car. In this case, damage can be resulted from by leakage, stricture and also impasse at pipes between parts of AC Car, and also usage of gas of Freon decreasing. So that, if gas of Freon used decrease counted 300 mg and more than capacities save refrigerant equal to 600 mg will happened refrigeration which dont reach temperature 40C. usage of gas of Freon at type of R12 or of R134A this if decreasing counted 300 mg can cause temperature in part of liquefier become heat. So that the amount of required condensation kalor in part of liquefier very decreasing which result temperature become heat, this matter can cause liquefier pipe wall become hole effect of korosi. Thereby, loss of effect usage of gas of Freon decreasing temperature chapter can in part of liquefier become very hot and temperature in part of evapolator become less is cool.
PERANCANGAN MESIN PEMBERSIH KOTORAN PADA KANDANG AYAM PETELUR JENIS LAYER Hardianto, Anang
Jurnal Teknik Mesin Vol 13, No 01 (2019): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.504 KB)

Abstract

ABSTRAKSI             Selain menghasilkan sebuah produk, dalam dunia usaha juga menghasilkan sisa - sisa hasil produksi yang berupa limbah, tidak terkecuali usaha dalam bidang peternakan ayam yang menghasilkan limbah berupa kotoran ayam dan air bekas cucian perlengkapan ayam yang mengakibatkan bau yang mengganggu kenyamanan. Sumber pencemaran dari usaha peternakan ayam yang paling mengganggu kenyamanan itu berasal dari kotoran ayam. Tidak hanya masalah bau saja, tapi limbah kotoran ayam ini juga dapat mengakibatkan terjangkitnya penyakit terhadap hewan ternak, kerana itu kebersihan kandang ayam merupakan faktor terpenting dalam usaha peternakan ayam. Masalah yang masih terjadi sampai saat ini adalah teknik pembersihan kotoran ayam pada peternakan skala kecil, yakni masih menggunakan teknik manual dengan menggunakan tenaga manusia yang kurang efektif dan memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu demi keoptimalan kualitas peternakan yang baik dilakukan perencanaan dengan judul ?Perancangan Mesin Pembersih Kotoran Ayam Pada Kandang Ayam Petelur Jenis Layer?. Hasil dari perencanaan alat ini, memungkinkan setiap orang dapat mengoperasikannya dengan mudah. Dari hasil analisa dan perhitungan dari perencanaan mesin dengan kapasitas 384 kg / jam maka diperoleh spesifikasi masing-masing komponen yang terdapat pada mesin tersebut, Seperti motor listrik yang digunakan adalah 0,5 HP dengan kecepatan putaran motor 1250 rpm. Dengan jumlah 2 pembersih, pulli motor 35 mm dan pulli poros 125 mm, untuk bahan poros dengan diameter S 30 C 14 mm. Untuk sabuk menggunakan sabuk V tipe A no 20. Bantalan yang digunakan adalah jenis bantalan Block Bearing dengan nomor seri F204. Untuk dimensi alat ini adalah panjang 2000 mm, lebar 800 mm, dan tinggi 500 mm. Kata kunci: Kotoran ayam,Pembersih Kotoran,Kandang Ayam Petelur, motor listrik.
PERENCANAAN MESIN PEMBERSIH KACANG BOGOR KAPASITAS 5 KG Muh. Khoirul Anas; Priyagung Hartono; Sujatmiko Sujatmiko
Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 02 (2016): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.876 KB)

Abstract

Didalam suatu proses pembersihan kacang, di Indonesia kususnya wilayah jawa timur, hingga saat ini proses pembersihan kacang masih mengunakan tangan sebagai media pembersihan dengan cara meng aduk-aduk kacang sampai bersih hingga kacang lepas dari tanah. Proses pembersihan dengan media tangan ini memakan waktu 1 jam untuk 1 kwintal kacang bogor. Proses pembersihan kacang yang dibersihkan disungai sebelumnya kacang yang sudah dalam karung yang berisih 1 kwintal kacang bogor,terlebih dulu kacang direndam selama jam untuk memudahkan proses pembersihan nanti, setelah direndam selama jam kacang yang berada didalam karung lalu diambil dibersihkan dengan mengaduk-aduk dan menggoyang-goyangkan kacang hinggah bersih, pengaruh dari proses pembersihan kacang bogor tersebut yang dilakukan disungai sangat mengotori dan mencemari sungai yang tadinya bersih menjadi kotor, banyak masyarakat yang tidak setuju pembersihan kacang disungai yang berimbas pencemaran pada sungai sehingga lurah desa tidak memberi izin pada pembersihan kacang bogor yang dibersihkan disungai. Pembersihan kacang akhirnya sering berpindahpindah tempat, dari desa satu kedesa yang lain.metode pembersihan tersebut kurang efisien karena masih banyak kacang yang berserakan. Maka dari itu seorang perancang merencanakan pembersihan kacang bogor dengan media mesin sebagai proses pembersihan kacang bogor dari tanah yang mudah dioperasihkan guna membantu masyarakat untuk mempercepat dalam proses pembersihan, dan dapat juga mengurangi biaya tenaga kerja, pembersihan tidak lagi memakan waktu hingga 1 jam untuk proses tersebut. Untuk spesifikasi dari Mesin Pembersih Kacang Bogor Kapasitas 5 Kg sebagai tenaga penggerak memakai motor listrik dengan putaran n1 1200 rpm, n2 240 rpm dengan daya 0,186 KW
MODIFIKASI MEKANISME MESIN POTONG PADI UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PANEN Yulianto, Bachtiar Hadi
Jurnal Teknik Mesin Vol 14, No 01 (2020): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan banyak masyaraakat Indonesia yang bekerja sebagai petani. Tuntutan kebutuhan akan keefisian waktu dalam bekerja memamen padi mendesak pemikir untuk menciptakan sebuah alat yang bisa membantu petani dalam memanen padi dalam waktu yang cepat. Memanen padi secara tradisional membuat petani lebih lama memanen padi dan membuang tenaga lebih banyak saat memanen padi, menggunakan cara mekanis harganya terbilang mahal buat petani-petani di Indonesia.Tujuan penelitian ini untuk membantu petani-petani di Indonesia mengerjakan panen padi lebih efisien dalam hal waktu dan tenaga dengan kondisi pemotongan satu jalur, serta mengujinya pada lahan siap panen.Dari hasil perancangan alat didapatkan mesin untuk  pemanen padi dengan daya 0,17 Hp dengan putaran 494 Nmm, torsi 100 Nmm. Pada pengujian dilapangan didapatkan mesin bisa memotong padi dan cengkraman padi dimulut bak pemotong bisa membantu pisau saat dipotong dan membantu masuk kedalam bak penampung. Salah satu fungsi yang kurang tercapai adalah pisau pemotong sebab pisau pemotong tumpul saat memotong padi biasa terjadi melilit di pisau pemotong.
PERENCANAAN ALAT PENJEMUR PAKAIAN OTOMATIS DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR PANAS IC LM35 DAN SENSOR LDR Abdul Karim; Abd. Wahab; Ena Marlina
Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 01 (2016): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.684 KB)

Abstract

In the Middle of changes in the weather is erratic and bustle of society different and also amid the technological advances that have been increasingly sophisticated, I was planning tool basking garments automatically by using a heat sensor IC LM35 and sensor LDR with the aim of enabling the public to conserve the resources of time, and power should be used for more important purposes. This tool uses automatic control system using heat sensor IC LM35 and LDR light sensor as a detector and microcontroller ATmega16 as a micro-processor. In the motion system, this tool uses a motor with a rotational speed of 80 rpm and reduced with pully in the ratio 1: 5 and again reduced by a screw 400 pitch per meter so that the resulting rate clothesline movement speed is 1 meter per minute.
ANALISA PENGARUH LEBAR AYUNAN ELEKTRODA RB-26 DAN RD-260 TERHADAP KETANGGUHAN LAS PADA UJI BENDING POSISI PENGELASAN 1G DENGAN MATERIAL BAJA ST 37 Beni Miftahul Khoir; Priyagung Hartono; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 11, No 01 (2018): Jurnal Teknk Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini digunakan anova dua arah (two way anova) yaitu  digunakan untuk menguji hipotesis rata-rata k sampel, bila pada setiap sampel itu hanya terdiri atas dua kategori atau dua perlakuan. Untuk mengetahui perbedaan nilai kekuatan Bending pada pengelasan   SMAW. Pengelasan pola zig-zag dengan variasi lebar ayunan elektroda menggunakan jenis elektroda RB-26 dan RD-260, maka dari data hasil pengujian kemudian dianalisis dengan anova dua arah dan Untuk mengetahui perbedaan variasi kedua kelompok data dianalisis dengan Uji “ Least Significance Difference “ (LSD) untuk mengetahui pasangan nilai mean yang berbedanya significant dengan persentase keyakinan level of significance 0,05. Pada penelitian ini untuk membandingkan nilai kekuatan Bending  pada pengelasan SMAW baja ST 37 yang di variasikan lebar ayunan yaitu 2 kali diameter elektroda, 3 kali diameter elektroda dan 4 kali diameter elektroda  dengan menggunakan jenis elektroda RB-26 dan RD-260. Pada perbedaan jenis elektroda RB-26 dan RD-260. Hasil: Karena Fhitung > Ftabel yaitu 6,808 > 5,14 maka H0 ditolak, artinya bahwa nilai kekuatan Bending  pada pengelasan SMAW dengan menggunakan elektroa RB-26 dan RD-260, bahwa  terdapat perbedaan yang significant nilai kekuatan pada uji bending. Hasil: Karena Fhitung > Ftabel yaitu 57,292 > 5,14 maka H0 ditolak,  artinya bahwa nilai kekuatan Bending  pada pengelasan SMAW dengan menggunakan lebar ayunan 2 kali diameter elektroda, menggunakan lebar ayunan 3 kali diameter elektroda, menggunakan lebar ayunan 4 kali diameter elektroda terdapat perbedaan yang significant nilai kekuatan pada uji bending. Hasil: Karena Fhitung > Ftabel yaitu 12,011 > 4,53 maka H0 ditolak,  artinya bahwa nilai kekuatan Bending pengelasan SMAW pada elektroda RB-26, RD-260  dengan menggunakan lebar ayunan 2 kali diameter elektroda, menggunakan lebar ayunan 3 kali diameter elektroda dan menggunakan lebar ayunan 4 kali diameter elektroda terdapat perbedaan yang significant nilai kekuatan pada uji bending. Kata Kunci: Uji Bending, Elektroda RB-26 dan Elektroda RD-260, Lebar Ayunan Elektroda, Uji Anova Dua Arah dan LSD
RE-DESIGN MESIN ROLL SANDAL LAPIS MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK DENGAN SISTEM PENGGERAK RODA GIGI SKALA HOME INDUSTRY Sisminoro, muhammad fathir
Jurnal Teknik Mesin Vol 15, No 01 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri rumahan salah satu penunjang ekonomi di negara indonesia, negara termasuk dengan populasi terbesar dan bertambahnya penduduk setiap tahun kebutuhan hidup semakin berat dan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat adalah dengan menciptakan alat untuk membuka lowongan bagi masyarakat. Selain itu untuk mengurangi jumlah pengangguran harus terus menerus dikembangkan dan ditingkatkan lagi dalam perkembangan dalam usaha, contohnya pada alat pengeroll sandal. Sebab dari  usaha sebagian besar dari alat ini untuk meningkatkan negara kita agar menjadi lebih baik dan menunjang perekonomian sebagaian besar dari negara. Karena itu kegiatan industri rumahan harus dikembangkan secara baik. Dengan memvariasi perbandingan jumlah roda gigi Z1 dan Z2 adalah 11 mata gigi dan 38 mata gigi, Z3 dan Z4 adalah 13 mata gigi dan 38 mata gigi dan diteruskan jumlah gigi sprocket 21 : 31 sehingga dari putaran motor 1400 rpm menjadi 93 rpm. Variasi roda gigi ditujukan untuk pengurangan kecepatan rpm yang berfungsi untuk pengerollan lebih baik. Hasil setelah variasi rpm di dapat perekatan lem pada lapis sandal menjadi lebih rata dan lem bisa merekat dengan baik.Kata kunci: roda gigi, Motor listrik, Roda gigi sprocket

Page 7 of 25 | Total Record : 245