cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022)" : 18 Documents clear
PELATIHAN CONTENT DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI UMKM KAB. BANYUMAS Luzi Oktaviana Oktaviana; Rara Iriane; Ajiono Ajiono
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.326 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1831

Abstract

Digital marketing merupakan salah satu usaha untuk memasarkan atau mempromosikan sebuah produk melalui media internet agar bisa menjangkau konsumen maupun calon konsumen dengan cepat. Media internet yang sekarang ini populer digunakan untuk pemasaran produk antara lain, Facebook, Youtube, Instagram, dan media sosial yang lain. Perubahan Marketing 4.0 atau yang juga disebut sebagai Digital Marketing memberikan pengetahuan terbaru tentang beberapa strategi dalam melakukan kegiatan pemasaran, salah satunya adalah Content Marketing atau Pemasaran Konten, yaitu kegiatan pemasaran yang melibatkan pembuatan, kurasi, distribusi, dan memperkuat konten yang menarik, relevan dan berguna untuk kelompok yang spesifik, agar menciptakan pembicaraan soal konten. Masalah utama yang terjadi adalah bagaimana dalam pembuatan konten pemasaran yang dapat menimbulkan minat dan ketertarikan dalam proses pengambilan keputusan terhadap produk tersebut, melihat banyak ragam produk yang ditawarkan dan memiliki nilai jual yang bagus dan layak, namun sayang dalam hal pemasaran produk kurang maksimal. Sehingga mengakibatkan branding knowledge dari produk tersebut kurang maksimal. Pelatihan Content Marketing ini bertujuan agar produk yang ditawarkan dapat terekspose dengan maksimal dan meningkatkan daya saing.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN COPYWRITING UNTUK PELAKU USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI BANYUMAS DAN SEKITARNYA Faridatun Nida; Sahira Dhiyaulhaq
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.723 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1832

Abstract

Kreativitas masyarakat meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM. Namun demikian, diperlukan adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pengelola UMKM supaya bisnis tersebut berkembang dan produknya dikenali oleh para konsumen. Melalui Amikom Mitra Masyarakat, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan copywriting untuk membentuk merk dagang, membangun ciri khas produk dan mempromosikan produknya. Pada saat pertemuan pertama, terbukti bahwa para pelaku belum pernah mengenal dunia copywriting. Hal tersebut menjadi peluang untuk menambah pengetahuan mereka mengenai skill yang dapat mendukung perkembangan usahanya. Di sisi lain, latar belakang pendidikan yang bukan pada bidang kebahasaan serta kreativitas mengolah bahasa yang masih perlu dibangun menjadikan peningkatan kemampuan membuat copywriting tidak terlihat secara signifikan. Hal tersebut dianggap wajar karena untuk memiliki ketrampilan berbahasa dibutuhkan latihan yang terus menerus. Dengan meningkatnya keahlian tersebut diharapkan mampu menjadikan produknya memiliki daya jual yang kemudian berdampak pada perkembangan ekonomi di wilayah tersebut.
PENDAMPINGAN GAPOKTAN MITRA ARJUNA DALAM MEMPROMOSIKAN PRODUK HASIL OLAHAN PERTANIAN Ali Roziqin; Eko R. P Widodo; Syasya Y. F Mas'udi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.36 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1858

Abstract

Batu City is known as one of the apple producing areas, but lately apple products are increasingly being abandoned by farmers due to difficulty in maintenance and falling market value. Based this statement, some farmers switch to growing vegetables and rely on processed products to market their products. This service aims to assist the farming community in Tulungrejo village to strengthen the local economy through assistance in promoting agricultural processed products. This assistance is carried out by cooperating with Gapoktan partners, Mitra Arjuna, through a lecturer partner service scheme. This service has succeeded in attracting public attention through promotions carried out by the service through Instagram, YouTube and TikTok. This has resulted in more and more processed products such as apple chips, cauliflower, chilies, pineapples, broccoli, and peppers that are known and sold well in the wider community. This assistance received positive feedback from the manager of the Mitra Arjuna Gapoktan and hopes that this service will last for multi-years. The assistance provided can also be specified for certain farmer groups so that the goal of improving the local economy, especially the farmers in Tulungrejo village, can be realized.
PELAKSANAAN SOSIALISASI DAN EDUKASI PENCEGAHAN PROGRESIVITAS HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA SARIMULYO Berta Arwi Yunita; Adnan Faris Naufal
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.529 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1884

Abstract

Background: Hypertension is a condition characterized by persistent high blood pressure in systemic arteries, namely systolic 140 mmHg and/or diastolic 90 mmHg. In connection with that, there are many risk factors for hypertension, including age. In Indonesia, the number of elderly people continued to grow, with most of them suffered from hypertension. Knowledge about hypertension that is still lacking made the number of people with hypertension more and more. In addition, one of the risk factors that can be changed is physical activity. The low level of physical activity made many elderly who suffered from hypertension experienced high hypertension progression. From this socialization activity, participants in the socialization could find out about hypertension in general and exercises that could prevent the progression of hypertension. Objective: to increase the level of public knowledge about hypertension and how to prevent the progression of hypertension in the elderly in Sarimulyo village. Methods: socialization and education. Result: after the socialization session finished, participants already knew at least what hypertension is, in general, the symptoms that arise when suffering from hypertension, and know what exercises are easy to do to keep blood pressure normal. Conclusion: there is an increase in the understanding of the elderly about hypertension in general, the symptoms or signs of hypertension and physical exercise that can help them to prevent the progression of hypertension.
SOSIALISASI DAN PELAYANAN FISIOTERAPI PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA SARIMULYO BOYOLALI Yusria Apriliani; Adnan Faris Naufal; Suryo Saputra Perdana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.196 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1886

Abstract

Hipertensi masuk kedalam sepuluh besar kasus penyakit terbanyak di Kabupaten Boyolali. Peningkatan usia merupakan salah satu faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi untuk kejadian hipertensi. Penyakit hipertensi sering dijumpai pada lansia, tetapi masih banyak masyarakat yang lupa akan pentingnya kesehatan dan tidak memeriksakan kesehatannya. Hal tersebut dialami oleh lansia dan mengakibatkan gangguan-gangguan kesehatan lainnya. Untuk itu, perlunya dilakukan sosialisasi fisioterapi dalam mengenali dan mencegah progresivitas hipertensi dan memberikan pelayanan fisioterapi untuk lansia yang memiliki keluhan atau masalah kesehatan sesuai ranah fisioterapi. Kegiatan ini bertujuan agar terjadi perubahan sosial masyarakat dalam memandang pentingnya kesehatan, meningkatkan kesadaran lansia agar sering datang ke posyandu umtuk memeriksakan kesehatannya. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi, konsultasi dan pelayanan fisioterapi. Hasil kegiatan dilakukan di Hari Kamis Tanggal 16 Desember 2021 bertempat di rumah kader di Posyandu Desa Sarimulyo, Dusun Sumber Agung, dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Jumlah peserta kegiatan sosialisasi dan pelayanan fisioterapi pada lansia dengan hipertensi sebanyak 25 peserta. Kesimpulan kegiatan sosialisasi dan pelayanan fisioterapi berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana dan tujuan, peserta yang hadir memahami dan antusias saat pemateri memaparkan materi.
PELATIHAN GURU MENGEMBANGKAN PANTUN BERORIENTASI BUDAYA HIDUP SEHAT DI SEKOLAH DASAR Edwita Edwita; Uswatun Hasanah; Yofita Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.522 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1478

Abstract

Budaya hidup sehat merupakan hal yang sangat essensial bagi seluruh manusia. Budaya hidup sehat harus dilatihkan mulai dari usia sekolah dasar. Guru tentunya memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya menumbuhkan kesadaran hidup sehat ini. Dalam kegiatan pembelajaran, guru dapat mengintegrasikan materi atau aktivitas yang menumbuhkan atau meningkatkan kesadaran hidup sehat bagi para siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para guru agar dapat meningkatkan budaya hidup sehat siswanya. Salah satunya melalui media pantun. Pada kegiatan ini, peserta terdiri dari 67 guru yang tersebar di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilakukan secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting. Hasil refleksi peserta menunjukkan 90% dari peserta menguasai pengembangan pantun budaya hidup sehat. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dan solusi bagi para praktisi Pendidikan dalam rangka menanamkan budaya hidup sehat sejak usia sekolah dasar sehingga dapat menciptakan generasi pemuda yang sehat secara jasmani dan rohani.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN MEDIA MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT PADA PEMBELAJARAN PPKN DI SD KECAMATAN MUSTIKAJAYA KOTA BEKASI JAWA BARAT Otib Satibi Hidayat; Dudung Amir Soleh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.623 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1482

Abstract

PowerPoint pada Pembelajaran PPKn di SD Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada sekolah mitra sebagai media pembelajaran PPKn. Pada kegiatan ini, peserta terdiri dari 30 guru.. Kegiatan ini dilakukan secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting. Hasil refleksi peserta menunjukkan 80% dari peserta menguasai pengembangan Multimedia Interaktif berbasis PowerPoint pada Pembelajaran PPKn. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan guru dapat memanfaatkan media Multimedia Interaktif berbasis PowerPoint dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar dan menjadikan pembelajaran menjadi lebih menarik.
Edukasi Tentang Pentingnya Kesadaran Mahasiswa Dalam Etika di Kehidupan Kampus Rahmia Rachman; Erlan Ardiansyah; Irzha Friskanov. S; Mohammad Saleh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.94 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i1.1821

Abstract

Etika dan akhlak memiliki pengertian yang kurang lebih sama, namun dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan yaitu akhlak atau moralitas untuk penilaian terhadap tindakan yang dilakukan, sedangkan etika adalah ilmu yang mempelajari tentang sistem nilai yang berlaku. Setiap masyarakat memiliki sistem nilai tersendiri, baik dari unit masyarakat terkecil yaitu keluarga, masyarakat dunia pendidikan/sekolah, maupun masyarakat luas yaitu masyarakat. Anggota masyarakat dituntut untuk dapat memahami dan menghayati sistem nilai yang berlaku. Begitu juga di lingkungan kampus, setiap civitas akademika diharapkan turut serta membangun sistem nilai di lingkungan kampus, baik dosen, karyawan maupun mahasiswa. Sebagai mahasiswa, etika tidak hanya menghormati guru, tetapi juga dalam etika akademik. Ada prinsip-prinsip dasar yang memandu kehidupan di kampus. Setiap perguruan tinggi memiliki kode etik yang tidak boleh dilanggar. Seseorang akan tercela sebagai civitas akademika jika dia melakukan hal ini. Permasalahan inilah yang melatarbelakangi penulis untuk membahasnya dalam pengabdian, Pertama, masih kurangnya pemahaman tentang kesadaran mahasiswa akan etika berbicara, membuat janji bertemu, berkirim pesan dan berperilaku dalam kehidupan kampus. Kedua, kurangnya sosialisasi kepada siswa dalam berperilaku sesuai dengan etika dan kesopanan.

Page 2 of 2 | Total Record : 18