cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 248 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023)" : 248 Documents clear
Budaya Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMPN 3 Leuwimunding Agus Rofii; Royan Fakhrurozi; Dede Salim Nahdi; Ujiati Cahyaningsih; Dadang Sudirno
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.817 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4188

Abstract

Literasi berhubungan dengan kapsitas siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam mata pelajaran kunci dan menganalisa, mempertimbangkan dan mengkomunikasikan secara efektif seperti yang mereka identifikasi, menafsirkan dan menyelesaikan masalah dalam variasi masalah. Adanya budaya literasi menjadi sebuah upaya dalam menjaga peradaban. Sudah selayaknya sekolah mengaplikasikan sebuah program yang berkaitan dengan budaya literasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan budaya literasi pada siswa agar minat baca mereka dapat meningkat. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 3 Leuwimuncing dengan jumlah peserta sebanyak 284 siswa. Kegiatan pengabdian budaya literasi berjalan baik dan antusias. Dalam kegiatan ini para siswa memberikan sebuah gagasan dan konsep lewat literasi yang sarat akan ide dan inovasi yang luar biasa, diantaranya mereka membuat sebuah konsep yang menarik tentang literasi berupa “Pohon Literasi” kemudian dari kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dilakukan oleh para siswa setiap hari sabtu semakin meningkatkan minat budaya literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca.
PENERAPAN KALKULATOR GIZI DAN STANTING DI POSYANDU LESTARI 10 KELURAHAN BANTARSOKA Tyas Pratama Puja Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.532 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3401

Abstract

Posyandu Lestari 10 Bantarsoka sub-district is one of the posyandu that routinely carries out health control activities for children under five. There are 40 toddlers who regularly participate in posyandu activities at Posyandu Lestari 10. With so many toddlers participating in activities, it is not uncommon for posyandu cadres to feel overwhelmed in serving. To make it easier for posyandu cadres to determine the health of toddlers, a solution for making nutritional and stunting calculators emerged that can be used to calculate the growth and development of toddlers. With this calculator, cadres can easily calculate whether toddlers are in good or bad nutrition. The method used in the implementation of this Community Partner Amikom Service activity is to provide socialization and training. From the results of the analysis listed on the nutrition calculator and posyandu cadres, they can immediately find out whether the child is in good nutrition or not. Thus, the time needed for posyandu activities can be shorter and cadres no longer need to look at the graph tables of child growth in the Maternal and Child Health book, which cadres often do not read carefully. With the nutritional calculator and stunting can minimize errors in determining the health of toddlers. Keywords: Posyandu, Toddler, Nutrition, Stunting.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN TOKO PADA UKM SEPATU CARDOLA SRAGEN Atika Jauharia Hatta; Doddy Hapsoro; Y. Yohakim Marwanta; Efraim Ferdinan Giri; Shita Lusi Wardani; Deranika Ratna Kristiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.905 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3611

Abstract

Abstract The purpose of the Community Partnership Program for Small and Medium Enterprises is to develop and train a store sales information system to improve the ability of SME partners to manage their shoe store sales. So far, SME partners have never recorded how many shoes they have in stock, so if there is a reduction in inventory due to loss or theft, they cannot identify them. So far, SME partners have only done manual records regarding the number and types of shoes sold. The marketing of shoe sales is mostly done in stores, so the marketing reach is not too broad. The use of online-based marketing networks only uses Instagram, which may not have a not very broad space, and the available applications cannot record the number of shoes owned. Based on the problems mentioned above, the servant feels it is necessary to develop a store sales information system as an effort to record inventory accounting and a website to expand marketing reach. After the development of the information system is complete, it is necessary to have training on the use of the system. The results obtained from this training are increased knowledge and skills of SMEs in recording inventory and marketing their products, which is expected to increase business sales. Keywords: online marketing; community partnership program; Cardola shoes; small and medium enterprises
Penerapan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Pendapatan Pedagang Di Lokasi Wisata Panyaweuyan Kabupaten Majalengka Masduki; Dudung Abdullah; Endah Prihartini; L. Suparto; Alan Rusdiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.546 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3649

Abstract

Secara umum permasalahan yang dihadapi oleh pedagang di lokasi wisata Tarasering Panyaweuyan adalah kurangnya pengetahuan terkait platform-platform pemasaran digital. Oleh karenanya diperlukan pendampingan dan pelatihan bagi pedagang dalam menerapkan digital marketing guna meningkatkan pendapatan pelaku usaha di lokasi wisata Tarasering Panyaweuyan Kabupaten Majalengka. Pengabdian kepada Masyarakat ini berutujuan : Pertama, untuk meningkatkan kemampuan Pelaku Usaha Wisata Tarasering Panyaweuyan dalam menerapkan pemasaran digital; kedua, untuk meningkatkan branding produk-produk lokal yang diproduksi oleh UMK objek wisata Tarasering Panyaweuyan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri atas tiga tahap, yaitu : Identifikasi Masalah, Pelatihan dan Pendampingan, dan Monitoring dan Evaluasi, yang dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2022. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian, diperoleh hasil sebagai berikut : Pertama, secara umum pedagang di lokasi wisata Terasering Panyaweuyan belum menggunakan pemasaran digital dalam memasarkan produknya. Sehingga melalui kegiatan pengabdian ini para pedagang diharapkan mempunyai wawasan dan mampu mengoperasikan YUBImini sebagai salah satu platform digital markrting untuk sebagai alat pemasaran yang efektif;  kedua, Dari hasil evaluasi dan monitoring ditemukan bahwa setelah memasarkan produk digital, rata-rata pendapatan pedagang mengalami peningkatan karena dengan adanya pemasaran digital terutama YUBI mini produk akan dikenal oleh masyarakat luas dengan biaya yang efisien serta adanya kemudahan yang disediakan dapat memberikan daya tarik produk UMK setempat kepada konsumen.
Peningkatan Kapasitas Aktivitas Pemasaran Digital Usaha Kecil Online Ayam Sijagur dan Gow Juice di Kecamatan Ujungberung Kota Bandung: Digital Marketing Abdul Rosid; Andry Mochamad Ramdan; Yayan Mulyana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.961 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3651

Abstract

Abstract Bandung, the capital city of the province of West Java, is very much known for the development of the creative economy (Ekraf), especially in the culinary industry. Many of the culinary products that came originally from Bandung are very well known in Indonesia, or even for some are known worldwide. Therefore, the city of Bandung is known as one of the centers of Indonesian culinary trends. With the online platform and the Covid-19 pandemic, many culinary entrepreneurs have finally adopted the concept of online food delivery with minimal capital and facilities. The activists of the online culinary industry are trying to survive through the rigors of market battles in the city of Bandung. Most of the problems that occured are the lack of information technology infrastructure facilities and the lack of understanding of online marketing strategies in order to maximize the business potential of online culinary entrepreneurs. The method of implementing activities is carried out through the provision of digital marketing technical guidance, mentoring and business facilitation. The results of the implementation show that there are significant changes after being given training, guidance and assistance regarding digital marketing, as well as facilitating the provision of Devices provided by the Team to Partners. Keywords: Capacity; Improvement; SME; Small Business. Abstrak Kota Bandung, Ibukota provinsi Jawa Barat ini sangat dikenal dengan perkembangan ekonomi kreatif (Ekraf) terutama di industri kuliner. Begitu banyak produk kuliner asal Kota Bandung yang dikenal di Indonesia atau bahkan beberapa ada yang dikenal mendunia. Oleh sebab itu Kota Bandung dikenal sebagai salah satu pusat trend kuliner Indonesia. Dengan adanya platform online serta adanya pandemic covid-19 tidak sedikit pada akhirnya pengusaha kuliner yang mengusung konsep online food delivery dengan modal dan fasilitas yang minim seadanya. Para pegiat industri kuliner online mencoba bertahan mengarungi kerasnya pertarungan market di Kota Bandung. Permasalahan yang terjadi kebanyakan adalah minimnya fasilitas infrastuktur teknologi informasi dan kurangnya pemahaman strategi pemasaran online agar bisa memaksimalkan potensi bisnis para pengusaha kuliner online. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemberian bimbingan teknis pemasaran digital, pendampingan dan fasilitasi usaha. Hasil pelaksanaan menunjukkan terdapat perubahan signifikan setelah diberikan pelatihan, bimbingan dan pendampingan mengenai pemasaran digital, serta fasilitasi pemberian device yang diberikan tim kepada mitra, nantinya diharapkan jika bisnis skala kecil berhasil terdigitalisasi maka akan terjadi akselerasi percepatan skala usaha bisnis kuliner online. Kata Kunci: Kapasitas; Peningkatan; UKM; Usaha Kecil.
Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru IPA Di Kelas Tinggi Muktar Bahruddin Panjaitan; Andriono Manalu; Ady Frenly Simanullang
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.934 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3801

Abstract

Pada pengabdian yang dilakukan Kepada masyarakat Kegiatan sosialisasi dan pelatihan di SD Negeri 091488 Pematangsiantar bertujuan untuk memberikan informasi kepada guru terkait aplikasi yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran sebagai implementasi kurikulum merdeka belajar sehingga kegiatan pembelajaran termasuk saat evaluasi menjadi lebih praktis, efektif dan menarik. Kagiatan sosialisasi dan pendampingan ini juga diharapkan agar guru mampu Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka bagi guru IPA di kelas Tinggi  dan dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di SD Negeri 091488 Pematang Siantar berjalan dengan baik, guru — guru terlihat antusias dan responsif selama mengikuti kegiatan. Para peserta pelatihan menunjukkan Antusias dan keseriusan selama kegiatan pelatihan berlangsung. Dalam kegiatan pelatihan juga diadakan sesi tanya jawab sehingga membuat suasana pelatihan menjadi semakin interaktif. Hasil pengabdian masyarakat kepada 20 Guru SD diperoleh dari umpan balik peserta pelatihan yang menunjukkan bahwa dengan adanya sosialisasi tersebut maka 85% Guru Sangat Paham dan 5% Kurang Paham karena guru tersebut sudah diambang batas pensiun dan kurangnya pelatihan implementasi kurikulum  yang diadakan sekolah bagi guru IPA di kelas Tinggi.
Pemanfatan Lilin Dalam Pembelajaran Matematika Bangun Ruang Bagi Siswa Sekolah Dasar Sri Indra Maiyanti; Anita Desiani; Bambang Suprihatin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.683 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3881

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh kebanyakan siswa sekolah dasar. Berbagai inovasi dalam pembelajaran Matematika dilakukan supaya materi pelajaran yang abstrak dapat dipahami dengan mudah dan melekat dalam ingatan siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan alternatif pembelajaran Matematika yang mudah dipahami, menarik dan menyenangkan dengan memanfaatkan media pembelajaran dalam bentuk lilin bangun ruang. Metode kegiatan dengan ceramah dan praktek pembuatan lilin berbentuk bangun ruang (kubus, balok, kerucut, prisma, limas, tabung dan bola). Hasil dari pengabdian ini adalah siswa dapat memahami materi bangun ruang melalui benda konkrit, selanjutnya dapat ditingkatkan ke pemahaman yang lebih abstrak. Siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, bersemangat dan gembira. Sebelum kegiatan 80% siswa menganggap pelajaran bangun ruang “sulit” namun setelahnya hanya tinggal 33,3% siswa yang menganggap pelajaran bangun ruang sulit. Hampir semua siswa (93,3%) menganggap pembelajaran bangun ruang dengan media lilin bangun ruang “menyenangkan” dan mudah dilakukan. Nilai siswa setelah pembelajaran (Nilai rata-rata 67,5 post-test) lebih baik dibandingkan sebelumnya (rata-rata pre-test 50,7). Kata Kunci: Bangun Ruang; Lilin Bangun Ruang; Media Pembelajaran Matematika
Pengurusan Legalitas Usaha dengan Luaran Pengembangan Merek Dagang pada Usaha "Satenya Bikin Kenyang" Cerina Cerina; Fendy Cuandra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.903 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3962

Abstract

Abstrak Dokumen terkait legalitas atas suatu usaha yang dijalankan sangatlah penting untuk dimiliki. Legalitas usaha dapat berupa tanda daftar perusahaan, domisili, ataupun Nomor Induk Berusaha. Saat ini pemerintah Indonesia sudah membantu para pelaku usaha dengan mempermudah proses pengurusan dokumen perusahaan yang dapat dilakukan secara mandiri secara daring. Legalitas usaha ini tidak hanya untuk usaha berskala besar, namun juga untuk usaha berskala mikro. Usaha Satenya Bikin Kenyang adalah salah satu usaha rumahan yang belum memiliki legalitas usaha dan mengalami kendala karena hal tersebut. Usaha Satenya Bikin Kenyang ini menemukan hambatan untuk menjadi supplier dibeberapa supermarket lokal karena sama sekali belum memiliki dokumen usaha. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari kegiatan ini adalah usaha Satenya Bikin Kenyang kini sudah dapat men-supply produknya ke supermarket terpilih dan sudah memiliki Nomor Induk Berusaha. Hak Kekayaan Intelektual berupa merek dagang saat ini masih dalam tahapan menunggu untuk diterbitkan.
PENDAMPINGAN PRODUK UNGGULAN MINUMAN KHAS SINJAI DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN PADA BADAN AMAL USAHA NASYIATUL AISYIYAH (BUANA) SINJAI Agusdiwana Suarni; Andi Jam’an; Rabiatul Adawiya; Badiana Badiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.867 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4027

Abstract

Abstract Our community service program (PKM) found various forms of partner problems, namely those with partners, namely in terms of production, it was still very manual and simple and the packaging was still classified as not according to standards, and therefore that the business management and marketing that was carried out which was very simple with conduct sales to the community in the Sinjai area near the place of business. Another problem is that Buana Sinjai in terms of recording the financial statements of production and sales results, there is no bookkeeping specifically still on paper, so it is a little difficult to increase sales turnover. The solutions offered to achieve this PKM goal are (1) providing assistance and training in terms of MINAS' superior products focusing on production, business management, and marketing and (2) preparing financial reports using the Microsoft Excel program to find out how much production and profit you get. The method for implementing PKM activities, namely 3 stages (1) Training, (2) Assistance to (3) evaluating the success of the activity where the implementation of the activities will be in Buana Sinjai. The implementation of training activities includes (1) Production activities by making logos, brochures, and attractive packaging, (2) Management, mentoring for simple financial governance, business management, and entrepreneurship training, (3) Marketing with training on making brochures, brands, accounts social media (Whatsapp, Facebook, Instagram), how to contact customers without advertising costs. Keywords: Buana Sinjai, Nasyiatul Aisyiyah, Minas Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) kami menemukan berbagai bentuk permasalahan mitra yaitu yang ada pada mitra yaitu hal produksi, masih sangat manual dan sederhana serta kemasan yang masih tergolong belum sesuai dengan standar, dan begitu halnya manajemen usahanya serta pemasaran yang dilakukan terbilang sangat sederhana dengan melakukan penjualan ke masyarakat di area Sinjai dekat tempat usaha. Permasalahan yang lainnya adalah Buana Sinjai dalam dalam hal pencatatan laporan keuangan hasil produksi dan penjualan belum ada pembukuan secara khusus masih diatas kertas sehingga sedikit sulit meningkatkan omset penjualan. Solusi yang ditawarkan untuk mencapai tujuan PKM ini adalah (1) memberikan pendampingan dan pelatihan dalam hal produk Unggulan MINAS focus pada produksi, manajemen usaha dan pemasaran dan (2) pembuatan laporan keuangana dengan menggunakan program Microsoft Excel untuk mengetahui berapa jumlah produksi dan keuntungan yang didapatkan. Metode pelaksanaan kegiatan PKM, yaitu 3 tahapan (1) Pelatihan, (2) Pendampingan sampai kepada (3) evaluasi keberhasilan kegiatan yang dimana pelaksanaan kegiatannya akan di Buana Sinjai. Pelaksanaan kegiatan pelatihan diantaranya adalah (1) Kegiatan Produksi dengan pembuatan logo, brosur, packaging yang menarik, (2) Manajemen, pendampingan tata kelola keuangan sederhana, pelatihan manajemen usaha dan ilmu berwirausaha, (3) Pemasaran dengan pelatihan membuat brosur, brand, akun sosmed (Whatsapp, Facebook, Instragram), cara menghubungi pelanggang tanpa biaya iklan.
EDUKASI KEAMANAN PANGAN DI KANTIN KAMPUS PUTRI UNIDA GONTOR kartika pibriyanti; Ardiani Ayu Puspitarini; Lulu Luthfiya; Oktavia bela Dyah Ajeng Panganti; Erika Anggraini Lintang; Rahma Ningrum; Rahayu Wulan Safitri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.576 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4037

Abstract

Background Food service has the basic principles of hygiene and health in the provision of food, the food served must be free from all kinds of contamination. The canteen is a crucial type of place where food is served. The purpose of the activity is to provide food safety education to canteen managers. Methods this activity uses an outreach method with poster media and questions and answers, then pre-test before education and post-test after education is carried out followed by statistical analysis with paired samples test. Result there is an increase in the knowledge of workers after education as evidenced by the results of statistical analysis, a significance value of 0.044. Conclusion there is an effect of education on increasing the knowledge of UNIDA Gontor canteen managers on the female campus.

Page 5 of 25 | Total Record : 248