BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
210 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2023)"
:
210 Documents
clear
PEMANFAATAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA PENYEBARAN INFORMASI DI DESA POGUNGREJO
Arum Ratnaningsih;
Ashfahani Nur Hidayat;
Esti Widi Nugrahaini;
Nur Riya Asti;
Ika Nurul Afifatus Sa’idah;
Iga Wahyuning Sedya;
Nani Setiyo Wati;
Mardhianto Mardhianto;
Tazkia Ananda Oktavioleta;
Arif Wahyu Tama;
Yogi Ardiyanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.931 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4739
Website pemerintah desa Pogungrejo dengan domain pogungrejo.my.id merupakan salah satu strategi dalam melaksanakan program pengembangan e-government untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik. Pemanfaatan website sebagai implementasi teknologi dan komunikasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik di desa Pogungrejo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website pemerintah desa pogungrejo dalam penyampaian informasi kepada masyarakat belum maksimal. Efisiensi pemanfaatan website untuk layanan informasi kurang cepat namun dapat mengurangi proses kerja dari segi waktu dan biaya pada bagian pengelolaan data elektronik dan masyarakat. Transparansi informasi pemanfaatan website masih memunculkan pro dan kontra antara masyarakat dan pengelola terkait. Pemanfaatan website dalam bentuk kontrol dan monitoring yang ketat dengan sistem e-government belum berjalan dengan baik. Pemanfaatan website pemerintah desa Pogungrejo belum dapat mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik. Dukungan kepala desa membawa komitmen kuat untuk lebih menata sistem dan layanan informasi publik melalui media website pemerintah desa Pogungrejo.
Literasi Keuangan: Gemar Menabung Sejak Dini Bagi Anak-Anak Di Daerah Perbatasan Indonesia
Apolonia Loda;
Rofina M. Rua;
Yasinta S. Enes;
Adrianus Ketmoen;
Maria Augustin Lopes Amaral;
Lopes Amaral;
Erly Grizca Boelan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (795.008 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4743
Pengelolaan Keuangan merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam mempersiapkan masa depan dan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengelola keuangan adalah dengan cara menabung. Menabung harus mulai ditanamkan sejak usia dini karena hal ini akan berpengaruh terhadap perilaku dan kebiasaan seseorang. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan bagi anak-anak Desa Tes mengenai pentingnya membangun kebiasaan menabung serta membangun motivasi anak-anak agar terbiasa menabung sejak kecil dengan mengelola uang saku/uang jajan dengan baik berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Kegiatan Pengabdian kepada anak-anak SD N Tes dilakukan dengan metode sosialisasi edukasi. Rencana kegiatan ini disambut dengan baik pemerintah desa dan kepala sekolah SD N Tes. Pada saat pelaksanaan kegiatan anak-anak terlihat sangat sangat antusias dan memberikan respon yang positif dengan mendengarkan, sehingga diharapkan terbentuk mental anak yang lebih berhemat dan dapat membelanjakan uang saku yang diberikan oleh orang tua dengan bijak.
PENGUATAN KOMPETENSI TENAGA PENDIDIK DI ERA SOCIETY 5.0 DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI DESA JATIRAGA
Rully Khoeru Solihin;
Asep Romdani;
Ewin Winayah;
Aliffah Aliffah;
Wima Maryani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.679 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4753
Era Society 5.0 adalah proses kolaboratif di mana teknologi berfungsi sebagai fondasi dan umat manusia sebagai titik fokusnya (human-centric) (berbasis teknologi). Pendidikan era 5.0 merupakan proses pendidikan yang menekankan pada pengembangan manusia sebagai makhluk yang bermoral, berilmu, dan beretika pada masa kini dan didukung oleh kemajuan teknologi saat ini. Dalam rangka meningkatkan peran tenaga pendidik dalam proses dan hasil belajar siswa diharapkan tenaga pendidik mampu menciptakan lingkungan belajar dan pengelolaan kelas yang efektif. Tenaga Pendidik adalah pendidik profesional yang berdedikasi untuk mengembangkan peserta didik dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga pendidikan formal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilaksanakan dengan tujuan 1) memberikan penyuluhan kepada tenaga pendidik tentang mutu pendidikan; 2) penguatan kompetensi tenaga pendidik dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM yaitu penyuluhan yang didalamnya terdapat pemberian materi tentang kompetensi tenaga pendidik. Respon terhadap kegiatan PkM ini sangatlah baik dari peserta maupun mitra sekolah dimana peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mitra sekolah meminta untuk dilaksanakan kegiatan lanjutan untuk meningkatkan ketrampilan siswa dan tenaga pendidik dalam proses pembelajaran.
MEMBACA TEKS NARASI MENGGUNAKAN STRATEGI STORY MAP UNTUK SISWA SMA KELAS X
Risna Saswati;
Syaadiah Arifin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.191 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4760
Membaca teks narasi merupakan kegiatan pembelajaran yang tidak mudah untuk siswa SMA. Siswa mengalami kesulitan ketika menemukan kosa kata yang tidak dipahami. Siswa juga membutuhkan waktu lama untuk membaca teks narasi karena mereka memusatkan pada setiap bagian detail dari isi teks narasi. Strategi membaca teks narasi dengan menggunakan strategi story-map dapat membantu siswa membaca lebih mudah. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan membaca teks narasi dengan menggunakan strategi story-map ke siswa SMA kelas 10. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan platform zoom. Pelatihan membaca teks narasi ini dilakukan dengan tiga tahapan kegiatan , yaitu adalah perencanaan, pelatihan dan evaluasi. Hasilnya adalah siswa terbantu dalam membaca teks narasi dengan menggunakan strategi ini karena membaca menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Hasil angket menunjukkan bahwa membaca teks narasi menjadi lebih mudah untuk siswa karena strategi ini mengajarkan siswa untuk memusatkan pada bagian-bagian penting teks narasi sehingga menjadi lebih efiesien.
Edukasi Teknik Komunikasi Orang Tua Penyandang Disabilitas Tentang Kenakalan Remaja dan Seksualitas
Yulia Fitri;
Putri Santy;
Fitriani Fitriani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.736 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4765
Permasalahan pada remaja semakin meningkat dan salah satu penyebabnya adalah minimnya komunikasi antara orangtua dan remaja tentang dampak kenakalan remaja dan seksualitas. Orang tua yang merupakan penyandang disabilitas, memiliki akses yang lebih rendah untuk mendapatkan informasi dan edukasi khususnya tentang kenakalan remaja dan seksualitas. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan teknik berkomunikasi orang tua penyandang disabilitas khususnya tentang kenakalan remaja dan seksualitas dengan anak remaja mereka Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pemberian materi dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan diskusi. Hasil kegiatan diperoleh peningkatanpengetahuan orangtua penyandang disabilitas tentang kenakalan remaja dan seksualitas sebesar 47%. Implikasi yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peserta dapat melaksanakan komunikasi yang efektif kepada anak remaja mereka, dalam upaya mencegah kenakalan remaja Kegiatan edukasi tehnik komunikasi pada orantua penyandang disabilitas tentang kenakalan remaja dan seksualitas mampu meningkatkan pengetahuan mereka.
EDUKASI TEKNOLOGI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI PEMBELAJARAN ONLINE KEPADA ORANG TUA DAN MURID DI VILLA BALARAJA RT 06 RW 06 DESA SAGA KECAMATAN BALARAJA-TANGERANG
Astuti Samosir;
Ade Siti Haryanti;
Suyekti Kinanthi Rejeki
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (520.068 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4770
Permasalahan yang tim abdimas temui di lapangan, berdasarkan cerita dari orangtua dan siswa di Desa Saga yaitu fasilitas yang tidak memungkinkan, jaringan/sinyal internet, biaya pembelian paket data, metode pembelajaran yang kurang dipahami, penggunaan media pembelajaran. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan edukasi dan cara pada orangtua dan siswa di Desa Saga tentang penggunaan aplikasi pembelajaran online. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM ini adalah metode sosialisasi, diskusi bersama dan problem solving. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini yaitu para orangtua dan murid mengetahui lebih banyak beragam berkenaan dengan media pembelajaran, para orangtua dan murid mampu menggunakan dan mengaplikasikan media daring yang awalnya mereka sama sekali tidak mengenal, para orangtua dan murid memberikan respon baik terhadap pembelajaran daring, beberapa hal yang menjadi miss-komunikasi dalam pembelajaran daring dapat didiskusikan secara bersama, penggunaan gawai atau handphone semakin lebih bermanfaat.
Pelestarian Lingkungan Pantai Wari Ino Dari Pencemaran Sampah
Boyke Raymond;
Ontje Fransisca W. Tutupary;
Alberth I Pical;
Loana J Totoda;
Darius Arkwrigth
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.222 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4774
Keberadaan sampah di lingkungan pantai Wari Ino, Kabupaten Halmahera Utara mengalami penumpukan yang disebabkan oleh aktivitas manusia yang berkunjung. Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi masalah sampah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuannya adalah melestarikan lingkungan Pantai Wari Ino dari pencemaran sampah. Metode pelaksanaan dimulai dari memberikan penyuluhan tentang pelestarian lingkungan dan pencegahan pencemaran yang diakibatkan oleh sampah serta dilanjutkan dengan demonstrasi untuk menanggulangi berbagai jenis sampah. Berdasarkan hasil kegiatan ditemukan berbagai pencemaran sampah yang berasal dari pemukiman penduduk, kunjungan wisatawan, dan lingkungan Alam. Keberhasilan pelestarian lingkungan dari pencemaran sampah di Pantai Wari Ino dapat terwujud melalui antusiasme peserta yang berkerjasama untuk menanggulangi berbagai jenis sampah di lingkungan pantai Wari Ino, namun masih terdapat kekurangan tersedianya tempat sampah dilokasi pantai Wari Ino.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU OTKP SE SOLO RAYA
Tri Murwaningsih;
Nur Rahmi Akbarini;
Wiedy Murtini;
Hery Sawiji
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.616 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4795
Seiring berkembangnya ilmu pendidikan, maka sumber daya manusia harus lebih berkompeten. Kompetensi yang dimiliki oleh seseorang khususnya guru, perlu terus dikembangkan dan diperbarui agar memenuhi profesionalismenya. Pemerintah telah melaksanakan kebijakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan/ Continuing Professional Development (CPD) sebagai upaya dalam meningkatkan profesionalisme guru sesuai dengan peraturan yang berlaku. Unsur CPD meliputi pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Penyebab rendahnya keikutseraan guru dalam memenuhi CPD khusunya publikasi ilmiah yakni kurangnya kesadaran masing – masing individu, kesulitan dalam memahami penulisan artikel ilmiah, dan kurangnya sosialisasi maupun pelatihan dari pihak atas. Dalam mengatasi permasalahan tersebut dilakukan kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah dalam rangka meningkatkan skill guru juga sebagai upaya program keprofesian berkelanjutan. Tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi. Berdasarkan hasil survei diperoleh bahwa pemahaman peserta sebelum dan setelah pelatihan menunjukkan peningkatan. Pada kategori kurang, terdapat 56,50% peserta yang pengetahuannya kurang sebelum pelatihan lalu meningkat meningkat menjadi cukup atau baik setelah pelatihan sehingga tidak ada lagi peserta dengan pengetahuan yang kurang. Pada kategori cukup meningkat dari 40% sebelum pelatihan menjadi 53,30% setelah pelatihan. Pada kategori baik juga mengalami peningkatan dari 3,33% sebelum pelatihan menjadi 47% setelah pelatihan. Secara keseluruhan kepuasan peserta pelatihan terhadap kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan prosentase sebesar 89,06%.
PENYULUHAN EDUKASI SECARA DARING TENTANG MEMAHAMI DAN MENCEGAH KANKER SERVIKS
Ageng Septa Rini;
Magdalena Tri Putri Apriyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (600.533 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4803
Cervical cancer is a disease that is categorized as a malignant disease of the cervix or uterine cervix. Approximately 90% or 270,000 deaths resulting from cervical cancer in 2017 occur in countries with low and middle income. The purpose of this study was to determine mother's knowledge about cervical cancer prevention. Method In this community service the researcher provides information education to women of childbearing age regarding Understanding and Preventing Cervical Cancer, the researcher distributes flyers to respondents to take part in this counseling in online community service (Zoommeeting) in Bojonggede Village, Bogor. Participants will fill out a questionnaire in the form of a Googleform. The results of the recapitulation of the pretest and posttest, that is, from the 74 participants who answered the pretest results, an average of 60% of the answers were correct and 40% of the answers were wrong. the answer is wrong. It can be concluded that after counseling the posttest results are better so that the mother understands and understands preventing Cervical Cancer. It is recommended that women of childbearing age maintain personal hygiene and prevent cervical cancer with early examinations such as an IVA test and acetic acid.
Sosialisasi Dan Pelatihan Budidaya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER) di Desa Bug-Bug, Lingsar, Lombok Barat
Rangga Idris Affandi;
Bagus Dwi Hari Setyono;
Damai Diniariwisan;
Wastu Ayu Diamahesa;
Thoy Batun Citra Rahmadani;
Muhammad Sumsanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.991 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4811
Desa Bug-bug adalah saIah satu desa yang terIetak di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat dan terletak pada daerah yang dekat dengan pegunungan sehingga memiliki sumber air bersih yang cocok digunakan untuk kegiatan memelihara ikan (budidaya ikan). Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah praktik Budikdamber (budidaya ikan daIam ember). Budikdamber adaIah teknik budidaya ikan ramah Iingkungan yang memanfaatkan ember untuk wadah budidaya ikan serta menggunakan air budidaya untuk tumbuh kembang sayuran yang ditanam. Tujuan sosialisasi dan pelatihan budikdamber ini agar nantinya masyarakat mampu melaksanakan budikdamber secara berkelanjutan dan mencapai tujuan yang diharapkan bagi masyarakat dan ahli budidaya di Desa Bug-bug. PeIaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diIakukan dengan metode penyuIuhan dan pelatihan yaitu memperkenaIkan dan praktik Iangsung kegiatan budikdamber. Kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan memperkenaIkan budikdamber, tanya jawab/diskusi, dan pelatihan langsung. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu telah dilakukan penyuIuhan dengan materi yang disampaikan berkaitan tentang budikdamber yang diikuti keIompok ibu PKK, karang taruna, dan beberapa mahasiswa Universitas Mataram yang sedang meIaksanakan kegiatan KKN. Setelah itu dilakukan pelatihan langsung pembuatan budikdamber. KesimpuIan pengabdian masyarakat ini adaIah teIah disampaikannya informasi, pengetahuan, dan bimbingan teknis kepada masyarakat di Desa Bug-bug tentang teknoIogi budikdamber.