cover
Contact Name
Dr. Irfan Yuhadi, M.S.I
Contact Email
irfan.yuhadi@gmail.com
Phone
+62331-326831
Journal Mail Official
almajalis.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. M.H. Thamrin Gang Kepodang No. 5 Jember - Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah
ISSN : 23392630     EISSN : 24778001     DOI : https://doi.org/10.37397/almajalis.v7i2
Al Majaalis adalah Jurnal Dirasat Islamiyah diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafii Jember. Al Majaalis awalnya dipublikasikan dalam bentuk cetak, fokus pada ilmu fiqih, hadis, aqidah dan Al Quran. Jurnal dapat dikutip, digunakan untuk kepentingan yang baik dan ilmiah.
Articles 339 Documents
IJTIHAD HAKIM Misbahuzzulam
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 1 (2013): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i1.10

Abstract

الأيام تمر والمشاكل في هذه الدنيا تتجدد، فما من يوم إلا وحدثت فيهمشكلة بل مشاكل. والشاهد على ذلك تلك المحكمات التي امتلئت بالناس الذينيقدمون إليها قضاياهم ومشاكلهم الأسرية أو الاجتماعية. وهذا مما يؤكد أهميةالمحكمات، حيث إن الناس يفزعون إليها ليجدوا قرارا يعجز الخصم عنمعارضته. والحاكم ينبغي أن يكون من أهل الاجتهاد، لأنه قد يعرض الناس عليهمسائل لم يجد حكمها مكتوبا في القرآن العظيم ولا في السنة النبوية بعينه. فإذاواجه مثل هذه الحالة، كان الاجتهاد في تقرير الحكم سبيلا إلى حل تلكالمسائل. ولا يلام الحاكم المجتهد إذا أخطأ في اجتهاده، لأنه قد ثبت الإذن لهبالاجتهاد من النبي صلى الله عليه وسلم، بل إنه عليه الصلاة والسلام قدأخبرنا أن الحاكم المجتهد يثاب أجرا واحدا إذا أخطأ.ومما يجب أن يتنبه عليه الحاكم أنه إذا عرض عليه قضاء فلا يجوز لهأن يقضيه وهو في حالة اضطراب النفس، كأن يكون في الغضب الشديد، أوالجوع الشديد أو غيرهما مما يحصل به اضطراب النفس. لأن اضطرابالنفس يؤدي إلى تشعب الفكر ونقصان الوعي وانتفاء الانصاف كثيرا،فيقضي وهو على غير وعي.
WAKAF DI SAUDI ARABIA DAN MESIR (TINJAUAN MANAJEMEN DAN TERAPAN WAKAF PRODUKTIF) Muhsan
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 1 (2013): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i1.11

Abstract

Waqf is a source of significant economic Muslims. Good management of waqf can be an effective source of financing in various vital sectors such as the construction of the ummah needs education facilities, places of worship and health facilities such as hospitals, etc.In many Islamic countries waqf management policies are handled directly below a certain department. For example, in Saudi Arabia and Egypt, and this paper will discuss the management of endowments in the two countries.The discussion begins with an explanation of the function and usability perspective endowments Islamic normativity later implementation in several countries and ended with the conclusion that recommends that the successful utilization of endowments depends on a good management system.The authors hope the management knows her endowments of the two countries above may contribute to the development of motivation more productive endowments for other countries.
PANDANGAN POLITIK AHLUS SUNNAH TERHADAP PENGUASA Ali Musri Semjan Putra
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 1 (2013): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i1.12

Abstract

Islam as a religion that has been perfectly set up various problems of his people. Starting from the problem of belief, worship, muamalah, morals until the issue of the relationship between rulers and ruled. Anyone who tried to examine this issue through our books written by scholars from time to time, he will find how Islam has given the concept of the best in this regard. But the lack of information that is held by some people cause they view the concept of Islam with one eye on this. In this paper I will describe the various arguments of the Qur'an and Sunnah that explains it.
METODE AL-BUKHARI MENYELEKSI HADIS-HADIS SAHIFAH HAMMAM IBN MUNABBIH Noor Ikhsan
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 1 (2013): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i1.13

Abstract

Al-Bukhari selecting hadith from Sahih al-Bukhari hadith 600,000, among which are marwiyyat Sahifah Hammam ibn Munabbih. Scholars state that meets the requirements marwiyyat Sahifah Hammam al-Bukhari, but why only partially narrated?Al-Nawawi suggests four reasons: Due to forget, to be more concise, ‘illah, and represented by another hadith. The first two reasons are subjective, while the last two reasons are empirical and impossible to prove.Hazimi believes al-Bukhari terms are hadith first level narrator, sometimes he also took second level if the hadith narrators of hadith narrators do not get the first level in the chapter.To perform the inventory marwiyyat prove Sahifah Hammam in Sahih al-Bukhari. Of the 139 marwiyyat Sahifah Hammam, 129 of them were issued in the al-Jami', 51 narrated through the Hammam and the other disciple, 78 other hadith narrated by Abu Hurayrah student pathways besides Hammam. There are 10 hadiths which are not issued by al-Bukhari, Hadith 8 of them are represented by other companions, one of whom mansukh. Two other hadith that are not excluded because due to ‘illah.From data analysis, al-Bukhari Hadith always put the students first at the level of Abu Hurayrah: al-A'raj, Ibn al-Musayyib, Ibn Sirin, and the other, then the traditions Hammam. Thus the conclusion al-Nawawi and al-Hazimi very accurate and fit the facts.
TERORISME SEBAB DAN PENANGGULANGANNYA Ali Musri Semjan Putra
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 2 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i2.14

Abstract

One of the world problems that do not have definite solutions yet is terrorism. There were already many conferences and seminars held, but all of them were just ended with theories. In this paper, I am trying to discuss this problem from the point of view of my expertise, the Islamic creed. Theories proposed by many experts still do not meet the standards of excellent, according to my opinion, since their analyses focus on the effects of terrorism only. It is very rare to find a discussion about terrorism from the point of view of its causes that provoke this grave action.Also, many other analyses put their focuses on the solutions of terrorism in the form of movement. It is very hard to find the one that talks about the ideological solutions. According to my opinion, terrorism will not be eliminated by using weapons because they, the terrorists, are not afraid of the death. Therefore, in this paper, I am trying to discuss the ideological solutions to solve the problem of terrorism.
الأسلوب الوقائي والعلاجي في التربية الإسلامية Sanusin Muhammad Yusuf
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 2 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i2.15

Abstract

Al-Quran dan As-Sunnah merupakan dua sumber ajaran Islam, yang pada keduanya kita mendapatkan petunjuk dan tuntunan untuk memperbaiki kehidupan kita, salah satu bagiannya adalah memperbaiki problematika dan permasalahan, baik yang berhubungan dengan urusan dunia maupun agama.Al-Quran dan As-Sunnah mengajarkan kepada kita dua metodelogi yang mendasar dalam memperbaiki kesalahan atau kerusakan yang terjadi; Metode pertama adalah Metode Al-‘Ilaji (pengobatan), yaitu melakukan perbaikan setelah kerusakan, dan metode yang kedua adalah Metode Al-Wiqa’i (pencegahan), yaitu melakukan hal-hal yang mencegah terjadi suatu kesalahan agar tidak terjadi.Dua metode tersebut banyak kita dapatkan contohnya di dalam Al-Quran dan As-Sunnah, diantara contoh dari Metode Al-Wiqa’i adalah larangan dari mendekati zina sebagai pencegahan dari terjadinya kerusakan zina, dan contoh dari Metode Al-‘Ilaji diantaranya adalah mengobati penyakit amarah dengan menahan marah dan memberi maaf.
الدعوة و التربية الفردية Suhuf Subhan
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 2 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i2.16

Abstract

Dakwah dan tarbiyah fardiyah adalah mengajak manusia secara perorangan berdakah dan mentarbiyah orang per orang- person to person-. Apabila ditinjau dari sisi mad’u (obyek tarbiyah) maka model dakwah ini adalah kebalikan dari dakwah secara umum dengan pengajian umum tabligh akbar,sekolahan dan lain-lain. Rasulullah shollallahu ‘alai wasallam juga memulai dakwah beliau di Makkah dengan dakwah secara individual, dan metode dakwah beliau ini membuahkan hasil yang begitu gemilang, masuk Islamnya 50 orang dari penduduk makkah dengan penuh keiklasan, rela berkorkan untuk agama mereka, dan tidak pernah ada sedikitpun keraguan merasuki hati mereka atau terdapat salah satu dari mereka yang murtad (keluar dari agama Islam). Inilah diantara buah dari berdakwah secara individual.Dan lihatlah pula dakwah dan ajakan serta pendekatan Abubakr kepada Utsman, Zubair, Tholhah, Abdurrahaman bin Auf, dan Saad bin Abi Waqosh rodhialluanhum.54 Lihat juga bagaimana Lukman mentarbiyah anaknya dalam kisahnya di dalam Al Quran surat Luqman. Dakwah secara individual sangat efektif dalam lingkup pendidikan, karena terdapat padanya pengarahan yang intensif sehingga memudahkan untuk memperbaiki kesalahan dan menanamkan dasar-dasar ajaran agama islam dengan baik dan pada waktu yang tepat. Dakwah secara individual juga merupakan metode pendidikan yang mencakup segala aspek kehidupan beragama seseorang tidak terbatas pada satu aspek saja. Sebaliknya berdakwah secara masal tidak bisa mengetahui kesalahan-kesalahan obyek dakwah secara lebih detail dari setiap individu mereka sehingga dai tidak dapat segera membenahinya dan mengarahkannya kepada jalan yang benar.
AL-‘ITRAH DALAM TINJAUAN SUNNI DAN SYI’AH (Studi Perbandingan) Bisri Tujang
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 2 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i2.17

Abstract

Persoalan 'Itrah adalah bagian besar dari polemik-polemik besar yang sering kali dijadikan bahan pembicaraan antara dua Agama, agama Sunni dan agama Syi'ah. Pembicaraan yang panjang tersebut berjalan seiring berputarnya waktu. Namun tentu manusianyapun datang bergantian berjalan bersamanya waktu. Oleh karenanya persoalan 'itrah senantiasa hangat setiap saat dan susah untuk sampai pada ujung permasalahan. Pada makalah ini penulis akan mencoba menyelesaikan duduk pesoalan dengan menjelaskan apa yang dimaksud dengan ‘itrahti’, apa landasan hukumnya? konteks denotative kalimat tersebut seperti apa? Siapakah mereka? Dan mengapa harus itrahti? Apa keistimewaan mereka?. Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan segenap kegelisahan yang perlu diselesaikan pada kesempatan kali ini.
KRITIK FUAT SEZGIN TERHADAP IGNAZ GOZIER TENTANG LITERATUR HADITS Hendri Waluyo Lensa
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 1 No 2 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v1i2.18

Abstract

Wacana pemikiran hadis terus berkembang baik didalam tubuh umat Islam sendiri maupun dikalang para pemikir barat dari kalangan kaum orientalis yang masing-masing berargumen dengan pola-pola dan metode-metode yang berbeda. Nama Ignaz goldziher seorang sarja Yahudi berkebangsaan Hongaria dalam karyanya Muhammadanische menjelaskan bahwa sebagian besar dari hadis adalah bukan merupakan pesan-pesan nabi yang terjaga karena, hadis merupakan buatan para penguasa dan para fuqohqa yang dibut-butat untuk menguatkan mazhab-mazhabnya. Dan seorang Fuat Sezgin salah satu sarjana muslim yang ahli dalam bidang ilmu-ilmu sejarah Arab Islam, telah menjawab pernyataan-pernyataan sekaligus mengkritisi secara ilmiah Ignaaz Goldziher diatas dengan argumen-argumennya.Tulisan ini mengupas tentang kritik Sezgin atas pemikiran-pemikiran Ignaz Goldziher tentang literatur hadis.
KONTRADIKSI HADIS PENYAKIT MENULAR PRESPEKTIF ULAMA HADIS DAN RELEVANSINYA DENGAN DUNIA MEDIS Nur Kholis bin Kurdian
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 2 No 1 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/almajaalis.v2i1.20

Abstract

Terkait dengan penyakit menular, terdapat sejumlah hadits sahih yang menjelaskan tentang hal itu, namun sebagiannya menyatakan bahwa penyakit menular itu tidak ada, sedangkan sebagian lainnya menerangkan bahwa penyakit menular itu ada. Dalam menyikapi dua hadits yang nampak kontradiksi dibutuhkan bidang ilmu mukhtalif al-hadits yang menjelaskan bagaimana metodologi para ulama dalam menyikapi hadits-hadits yang nampak kontradiksi tersebut. Dari dua hadits yang nampak kontradiksi di atas, muncullah pertanyaan: Bagaimana pendapat para ulama dalam menyikapi dua hadits yang nampak kontradiksi tersebut? Pendapat manakah yang paling kuat dalam menyikapi dua hadits tersebut? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induksi. Kesimpulan akhir dari penelitian ini adalah terdapat lima atau lebih pendapat ulama dalam mengompromikan dua hadits tersebut, akan tetapi semuanya berkisar pada dua titik inti yaitu ada atau tidak adanya penyakit menular, dan pendapat yang paling kuat menurut hasil analisis penulis adalah yang mengatakan bahwa penyakit menular itu ada, hal tersebut didukung oleh pemahaman para sahabat terhadap penyakit menular dan bukti empiris dari dunia medis.

Page 11 of 34 | Total Record : 339


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2025): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 12 No 2 (2025): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 12 No 1 (2024): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 11 No 2 (2024): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 11 No 1 (2023): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 10 No 2 (2023): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 10 No 1 (2022): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 9 No 2 (2022): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 9 No 1 (2021): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 8 No 2 (2021): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 8 No 1 (2020): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 7 No 2 (2020): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 7 No 2 (2020): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 7 No 1 (2019): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 7 No 1 (2019): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 6 No 2 (2019): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 6 No 2 (2019): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 6 No 1 (2018): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 6 No 1 (2018): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 5 No 2 (2018): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 5 No 2 (2018): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 5 No 1 (2017): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 5 No 1 (2017): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 4 No 2 (2017): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 4 No 2 (2017): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 4 No 1 (2016): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 4 No 1 (2016): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 3 No 2 (2016): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 3 No 2 (2016): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 3 No 1 (2015): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 3 No 1 (2015): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 2 No 2 (2015): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 2 No 2 (2015): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 2 No 1 (2014): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 2 No 1 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 1 No 2 (2014): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 1 No 2 (2014): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 1 No 1 (2013): AL-MAJAALIS: JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH Vol 1 No 1 (2013): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH More Issue