DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah is a journal which publish articles concerned with education in elementary, junior, and high schools. Basic is published in March, July, and November annually.
Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2022)"
:
18 Documents
clear
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI KOMPETENSI LARUTAN ELEKTROLIT PADA PESERTA DIDIK KELAS X MIPA-6 SMA NEGERI 1 PEKALONGAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018-2019
FAHMI FAHMI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1582
rumusan masalah bagaimana proses pembelajaran, dan peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi melalui model PjBL pada kompetensi larutan elektrolit? Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, 2 pertemuan setiap siklus. Subyek penelitian keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan: proses pembelajaran, keterampilan berpikir tingkat tinggi: kreatif menjadi 86,8% (baik) dan kritis menjadi 87,3% (baik), dengan indikator keberhasilan sebesar 82% (baik).Kata Kunci: keterampilan berpikir tingkat tinggi, larutan elektrolit, dan PjBL
ANALISIS MATERI PEMBELAJARAN IPS TEMA 1-3 KELAS IV SD PADA BUKU PENERBIT KEMENTERIAN PENDIDIDKAN DAN KEBUDAYAAN
BAYU ADHI KURNIAWAN;
WAWAN PRIYANTO;
ASEP ARDIYANTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1572
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah adanya perubahan pembelajaran IPS yang awalnya pembelajaran per mata pelajaran menjadi pembelajaran tematik yang saat mempengaruhi penggunaan buku ajar dan ruang lingkup IPS dan adanya materi pembelajaran yang tumpang tindih dalam pembelajaran tematik di kurikulum 2013.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pengelompokan ruang lingkup IPS pada buku tematik tema 1-3 kelas IV Pada buku Kemendikbud. Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk adalah untuk mengetahui dan menganalisis lebih lanjut tentang materi pembelajaran IPS tema 1-3 kelas IV di sekolah dasar pada buku penerbit kementerian pendidikan dan kebudayaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif. Subjek penelitian ini adalah buku tematik tema 1-3 kelas IV terbitan Kemendikbud. Data dalam penelitian ini di peroleh melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasil analisis ruang lingkup IPS pada buku tematik tema 1-3 kemendikbud kelas IV terbitan kemendikbud menunjukan bahwa materi IPS ada di semua tema dan subtema namun hanya ada di pembelajaran 1 dan 5 saja dan ruang lingkupnya Antropologi dan Geografi.Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Buku Tematik, dan, Siswa SD
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS AKTIVITAS JASMANI DALAM KARAKTER TANGGUNG JAWAB TEMA DIRIKU SUB TEMA PRIBADI BAGI SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
RIRIES KHAIRUR ROHMAH;
ASEP ARDIYANTO;
KHUSNUL FAJRIYAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1578
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan model penunjang pembelajaran yang kurang efektif, kurangnya minat belajar, serta kurangnya variasi dan kreasi pengembangan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Adapun tujuan penelitian ini mengembangkan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter tanggung jawab tema diriku sub tema pribadi bagi siswa kelas III Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menerapkan prosedur model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian siswa kelas III SD N 1 Ketringan Jiken yang diambil adalah kelas III yang berjumlah 17 siswa. Data penelitian ini diperoleh dari lembar angket ahli media, lembar angket ahli materi, dan angket siswa serta informasi yang didapatkan dari guru SD. Hasil penelitian menghasilkan pengembangan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter tanggung jawab tema diriku sub tema pribadi bagi siswa kelas III Sekolah Dasar, valid dan praktis serta efektif digunakan sebagai model pembelajaran kelas III SD Negeri 1 Ketringan Jiken. Dikatakan valid berdasarkan uji validasi yang dilakukan oleh ahli model dan ahli materi. Hasil uji validasi model mencapai tingkat 93% dengan kategori “Sangat Layak” dan hasil uji validasi materi mencapai kevalidan sebesar 77% dengan kategori “Layak Digunakan”. Simpulan peenilitian ini pengembangan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter tanggung jawab tema diriku sub tema pribadi bagi siswa kelas III Sekolah Dasar, valid dan praktis serta efektif digunakan sebagai model pembelajaran kelas III SD Negeri 1 Ketringan Jiken.Kata Kunci: Pengembangan, Model Aktivitas Jasmani, Tanggung Jawab
UPAYA MENINGATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI KEGIATAN BERNYANYI PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI 03 GABUS
AGNES SATYA RAMADHAN;
EKA SARI SETIANINGSIH;
QORIATI MUSHAFANAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1560
Rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA menunjukkan adanya indikasi terhadap rendahnya kinerja belajar siswa dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kegiatan bernyanyi pada mata pelajaran IPA kelas IV SD Negeri 03 Gabus. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan pemberian angket, tes, dan wawancara yang berupa soal IPA pada materi Alat Indera dan Fungsinya. Hasil dari pengisian angket siswa diklasifikasikan pada 3 kategori yaitu motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas IV di SD Negeri 03 Gabus yang memiliki tingkat motivasi belajar tinggi cenderung memiliki kemampuan belajar IPA yang tinggi setelah guru menggunakan metode bernyanyi saat pembelajaran berlangsung. Pada siswa yang memiliki tingkat motivasi belajar sedang ia memiliki tingkat kemampuan belajar IPA yang tinggi setelah guru menggunakan metode bernyanyi. Sedangkan untuk siswa yang memiliki motivasi belajar rendah ia memiliki kemampuan belajar IPA yang rendah juga. Karena dari awal mungkin mereka sudah tidak memperhatikan jadi ketika guru menggunakan metode yang berbeda ia tidak tertarik sama sekali dan menganggapnya seperti hal yang biasa. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa metode bernyanyi sangat berpengaruh pada motivasi belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 03 Gabus.Kata Kunci: Metode Bernyanyi, Motivasi Belajar, Kemampuan Belajar IPA
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM FILM UPIN DAN IPIN EPISODE SEMUA SAYANG OPAH TERHADAP TINGKAH LAKU ANAK
IKA YONA SAPUTRI;
SINGGIH ADHI PRASETYO;
ASEP ARDIYANTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1583
Latar belakang dalam penelitian ini adalah maraknya tayangan telivisi yang beredar di Indonesia, banyak tayangan televisi yang tak layak untuk ditonton anak-anak. Namun apabila tayangan yang dikosumsi anak tidak sesuai tentunya bisa membentuk dampak negatif terhadap pembentukan karakter anak karena anak cenderung mencontoh apa yang dilihatnya. Dan sebaliknya, kalau suatu tayangan mempunyai nilai-nilai positif yang bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari, tentunya akan mempermudah dalam poses pendidikan karakter Salah satu film animasi yang bernilai positif ialah film animasi Upin dan Ipin, produksi Les’ Copaque, Malaysia. Film animasi asal malaysia berkisah mengenai anak kembar bernama Upin dan Ipin yang lucu, polos, cerdas dan juga menggemaskan Tayangan Film animasi Upin dan Ipin sangat digandrungi oleh seluruh kalangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ”Apa nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kartun Upin-Ipin?” dan “Bagaimana nilai-nilai karakter tersebut berpengaruh terhadap tingkah-laku anak-anak?”. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang terdapat di dalam kartun Upin-Ipin dan untuk mengetahui pengaruh nilai-nilai karakter tersebut terhadap tingkah laku anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data bahwa nilai karakter kejujuran, tingkah laku, dan tanggung jawab pada film upin dan ipin dapat berpengaruh pada tingkah laku anak. Dibuktikan dengan anak dapat meniru karakter yang ada dalam film upin dan ipin episode semua sayang opah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Nilai-nilai karakter yang terkandung dalam serial animasi “Upin dan Ipin” episode Semua Sayang Opah yaitu kejujuran, kerja keras dan tanggung jawab dan nilai karakter yang terdapat pada film upin dan ipin bisa berpengaruh terhadap tingkah laku anak karena memang anak itu sering melihat kartun tersebut dan nilai karakter yang baik bisa perbengaruh karena pada saat menonton anak ditemani orang dewasa yang bisa membimbing dan memberi arahan yang baik kepada anak.Kata Kunci: nilai karakter, film upin dan ipin, tingkah laku anak
ANALISIS PERAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS III SD NEGERI SUKOREJO 02 SEMARANG
AWANG BUDI SETYAWAN;
IKHA LISTYARINI;
SUKAMTO SUKAMTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1573
Latar belakang penelitian ini adalah pada masa pandemi Covid-19 saat ini, sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh di rumah. Dalam pembelajaran jarak jauh motivasi belajar siswa menjadi rendah. Karena suasana dan sarana tidak sama seperti dengan pembelajaran di sekolah. Dalam hal ini siswa lebih sering bermain dari pada belajar. Di sini orang tua mempunyai peran penting untuk mendampingi belajar anaknya di rumah. Orang tua menggantikan peran guru dalam mengajari dan mendampingi anak dalam belajar. Keberhasilan pembelajaran ini sangat dipengaruhi kemampuan orang tua masing-masing. Penelitaian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh di kelas III SD Negeri Sukorejo 02 Semarang.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek utama penelitian ini adalah siswa dan orang tua siswa kelas III SDN Sukorejo 02 Semarang. Penelitian ini mengambil sampel 10 siswa beserta orang tuanya, dari jumlah keseluruhan satu kelas 30 siswa. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua siswa dalam menunjang pendidikan anak pada pembelajaran jarak jauh di rumah sangat bagus. hampir semua orang siswa yang diteliti sudah melakukan empat indikator yang menjadi ukuran penelitian. Yaitu membimbing, memperhatikan, memfasilitasi dan memotivasi belajar anak. Sehingga anak yang tadinya kurang termotivasi untuk belajar menjadi termotivasi untuk belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini,1 saran yang dapat disampaikan adalah dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di rumah. Orang tua perlu membimbing, memperhatikan, memfasilitasi dan memotivasi belajar anak. Supaya anak selalu termotivasi untuk belajar.Kata Kunci: Peran Orang Tua, Motivasi Belajar Siswa, Pembelajaran Jarak Jauh
UPAYA MENINGKATAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN MEMBUAT RPP MELALUI PENDAMPINGAN BERBASIS LESSON STUDY GURU SD NEGERI 2 SIDAKANGEN KORWILCAMDIKPORA KECAMATAN KALIBENING KABUPATEN BANJARNEGARA
SURATONO SURATONO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1579
Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya Motivasi guru dalam menyusun perencanaan dan Kemampuan Membuat RPP di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Membuat RPP melalui Pendampingan Berbasis Lesson Study di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening. Penelitian ini dilakukan pada semester 2 tahun pelajaran 2021/2022, dengan mengambil subyek penelitian guru kelas di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening yang berjumlah 6 orang. Metode yang digunakan melakukan dua tindakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan & observasi dan refleksi. Hasil Pendampingan berbasis Lesson Study dapat meningkatkan Motivasi guru dalam menyusun RPP dari rata-rata nilai 50,51 pada pra siklus meningkat menjadi 82,82 pada siklus II. Pendampingan berbasis lesson study dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari rata-rata nilai 52,67 pada pra siklus meningkat menjadi 86,33 pada siklus II. Berdasarkan hasil analisi data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pendampingan berbasis Lesson Study dapat meningkatkan Motivasi guru dan Kemampuan Membuat RPP di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening. Kata Kunci: Motivasi, Membuat RPP, Pendampingan Berbasis Lesson Study Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya Motivasi guru dalam menyusun perencanaan dan Kemampuan Membuat RPP di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Membuat RPP melalui Pendampingan Berbasis Lesson Study di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening. Penelitian ini dilakukan pada semester 2 tahun pelajaran 2021/2022, dengan mengambil subyek penelitian guru kelas di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening yang berjumlah 6 orang. Metode yang digunakan melakukan dua tindakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan & observasi dan refleksi. Hasil Pendampingan berbasis Lesson Study dapat meningkatkan Motivasi guru dalam menyusun RPP dari rata-rata nilai 50,51 pada pra siklus meningkat menjadi 82,82 pada siklus II. Pendampingan berbasis lesson study dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari rata-rata nilai 52,67 pada pra siklus meningkat menjadi 86,33 pada siklus II. Berdasarkan hasil analisi data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pendampingan berbasis Lesson Study dapat meningkatkan Motivasi guru dan Kemampuan Membuat RPP di SD Negeri 2 Sidakangen Korwilcamdikpora Kecamatan Kalibening.
STRATEGI DISKO UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI FISIKA
AGUS ARINTONO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1562
Pembelajaran fisika secara tradisional dengan metode ceramah, dimana guru lebih banyak aktif (teacher-oriented) sedangkan siswa hanya sebagai pendengar saja menyebabkan siswa cepat lelah dan tidak fokus pada pembelajaran. Ternyata menggunakan strategi disko (diskusi dan kompetisi) dalam pembelajaran fisika SMA bab gerak lurus, dapat meningkatkan semangat belajar seluruh siswa. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar aspek pengetahuan pada mata pelajaran fisika. Jenis metode yang digunakan pada penelitia ini adalah metode tindakan kelas. Pembelajaran dengan strategi disko ternyata mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas dan meningkatkan perolehan nilai seluruh siswa. Penelitian yang dilaksanakan dalam 2 siklus meningkatkan nilai rata-rata aspek pengetahuan dari kondisi awal 73 menjadi 91 pada siklus 1 dan mencapai nilai rata-rata 95 pada siklus 2 dengan ketuntasan 100 % di kedua siklus.Kata Kunci: diskusi, kompetisi, kinematika gerak
PENGEMBANGAN CELOPERDAM (CELEMEK ORGAN PEREDARAN DARAH MANUSIA) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TEMA 4 SUBTEMA 1 KELAS V SEKOLAH DASAR
NURIL ISKARIMA;
JOKO SISWANTO;
VERYLIANA PURNAMASARI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1584
Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya nilai siswa khususnya pada mata pelajaran IPA materi sistem peredaran darah yang diakibatkan oleh proses pembelajaran yang kurang aktif, kreatif, dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan, kelayakan dan kevalidan media CELOPERDAM pada siswa kelas V di dua sekolah yaitu SDN 1 Purwokerto, dan SDN 2 Purwokerto. Penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE metode yang digunakan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penilaian ahli validasi media pembelajaran, ahli validasi materi pembelajaran, angket respon guru dan angket respon siswa. Perolehan hasil nilai validasi ahli media sebanyak 90% dengan kriteria “sangat baik” dan nilai validasi materi sebanyak 84% dengan kriteria “sangat baik”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 1 Purwokerto tahun ajaran 2020/2021. Hasil dari perolehan nilai rata-rata pretest 25,8 dengan kriteria “sangat kurang” dimana nilai tertinggi 50 dan nilai terendah 10. Sedangkan perolehan nilai rata-rata posttest siswa sebanyak 82 dengan kriteria “sangat baik” dimana nilai tertinggi sebanyak 100 dan nilai terendah 60. Jadi Hal ini menunjukkan selisi peningkatan sebesar 56,2. Dengan ini membuktikan bahwa Media CELOPERDAM (Celemek Organ Peredaran Darah Manusia) materi sistem peredaran darah manusia mata pelajaran IPA dinyatakan valid, praktis dan sudah memenuhi kriteria efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Media Scrapbook, pembelajaran tematik, Keterampilan Komunikasi, Hasil Belajar
DAMPAK COVID-19 PADA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING DI SDN BINTORO 1 DEMAK
RENY SEPTY RAHAYU;
A.Y SOEGENG YSH;
FILIA PRIMA ARTHARINA
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1575
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah wabah Coronavirus yang menimbulkan dampak ke bidang pendidikan yang sangat besar seperti pada gangguan pembelajaran siswa dan gangguan dalam penilaian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat banyak kendala yang dialami oleh murid, guru dan orangtua dalam kegiatan mengajar, sehingga penulis berkeinginanan untuk mengkaji dampak Covid-19 pada pelaksaanaan pembelajaran daring dan bagaimana solusi pembelajajaran daring menjadi efektif di SDN Bintoro 1 Demak dimasa pademi..Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran dan mengetahui bagaimana dampak Covid-19 pada pelaksanaan pembelajaran di SD Bintoro 1 Demak serta solusi pembelajaran daring di SDN Bintoro 1 Demak selama pademi. Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui wawancara, angket dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, guru dan orangtua siswa. Setelah melakukan wawancara penulis membagi angket kepada kepala sekolah dan guru serta meminta dokumen yang dibutuhkan dalam penelitian penulis. penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan subjek penelitiannya. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Dari hasil penelitian bahwa SDN Bintoro 1 Demak memiliki dampak Covid-19 seperti jaringan, pembelajaran kurang menarik, orangtua yang kurang mendampingi anak saat pembelajaran daring tetapi SDN Bintoro 1 Demak memiliki solusi pelaksanaan pembelajaran daring seperti Website khusus untuk pembelajaran daring, pelaksanaan pembelajran daring di SDN Bintoro 1 Demak memiliki keunikan sendiri dalam pelaksanaan pembelajaran daring membuat pembelajaran daring efektif.Kata Kunci: Dampak Covid-19, Pembelajaran daring, Solusi pembelajaran daring